cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2018)" : 25 Documents clear
PUPUK ORGANIK CAIR SEBAGAI PEMBERDAYAAN SAMPAH ORGANIK DI DUSUN BANJAR Merawati, Fitri; Frismayudha, Evril
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.454 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.513

Abstract

Masyarakat Dusun Banjar sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai petani dan memiliki ternak di sekitar tempat tinggalnya. Wilayah yang terletak di dataran tinggi yang dikelilingi berbagai macam tumbuhan mengakibatkan di dusun Banjar termasuk wilayah yang memiliki sampah organik lebih banyak dibandingkan sampah anorganik. Selama ini sampah belum diolah secara maksimal sehingga tumpukan sampah menjadi sumber penyakit. Oleh karena itu, mengubah sampah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC) menjadi sebuah solusi untuk mengatasi masalah tersebut melalui program pengabdian masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan dan praktik langsung yang berisi tentang sosialisasi jenis-jenis dan manfaat sampah organik, sosialisasi tentang Pupuk Organik Cair, dan pelatihan dengan paraktik langsung membuat Pupuk Organik Cair. Hasil yang dicapai, masyarakat menjadi memahami jenis-jenis dan manfaat sampah sehingga mereka dapat menglasifikasikan sampah-sampah tersebut. Masyarakat juga mengetahui kelebihan maupun manfaat Pupuk Organik Cair. Selain itu masyarakat juga bisa praktik langsung membuat Pupuk Organik Cair.
PEMBERDAYAAN WARGA MELALUI USAHA PEMBUATAN BESEK DI GUMAWANG GUNUNG KIDUL Astuti, Reni Dwi; Budiyanto, Tri; Faishal, Muhammad
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.281 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.386

Abstract

Gumawang is an area with lots of bamboo, so many bamboo craftsmen in the area. However, production capacity is still low and cannot meet market demand. This is due to the small number of craftsmen (approximately 10 people) and the low number of workers who carry out the bamboo process. In addition, product quality is low, because it is easily damaged (moldy) caused by the water content in the product is too high, especially in the rainy season. Another problem encountered is a non-ergonomic work system and no financial accounting. To solve the problem, a solution was offered in the form of training for Gumawang residents to increase the number of craftsmen, use of product drying technology to reduce water content so that products last longer, counseling on ergonomics, and training on financial management. Another benefit of the service program is increasing the income of craftsmen and residents in general.
PELATIHAN NST. (NIJMEEGSE SCHOOLBEKWAN TEST) UNTUK DETEKSI DINI KESIAPAN ANAK MASUK SEKOLAH DASAR SEBAGAI BENTUK PROFESIONALISME GURU Pramudyani, Avanti Vera Risti; Maharani, Ega Asnatasia
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.025 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.389

Abstract

The school readiness should be a part of early detection is done within the scope of the teacher in ECE. The ability of the teacher to archive the result of the test NST can be used to detect the school of readiness to enter Elementary School will provide important information for the education of the children of the next level. Early detection of the readiness of children entering the Elementary School level can be done by using the NST. (Nijmeegse Schoolbekwan Test). The activities of the Community aims to provide knowledge and insights, as well as the skills to the teacher about the school of readiness of children entering the Elementary School level in using the tool of early detection of NST. Through this training, teachers can also improve professional competence especially in doing the evaluation of the ability of the child who is ready to enter Elementary School level. Main target training is the kindergarten teacher under the auspices of the PCA Umbuharjo. Methods of implementation activities include lectures, discussion, practice, and Self and Group Reflection. Material service consists of three large materials i.e. school readiness concepts, basic concepts, and practice the use of the NST NST. The result of the activities of this devotion is in great demand this training by teachers can be seen from the number of participants and the origin of schools that exceed the target. The constraints experienced by participants of devotion when doing testing to students is community service participants (teachers) the difficulty to get the data from the entire question of tests because of limited time with learners and learners who belongs to moody.
PENUMBUHAN KARAKTER ANAK USIA SEKOLAH BERBASIS MASJID MELALUI KULIAH KERJA NYATA (KKN) DI MASJID MUHAJIRIN WIROBRAJAN Adiyanto, Okka; Saputro, Eko
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1144.18 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.454

Abstract

Kelurahan Wirobrajan merupakan salah satu wilayah yang memiliki jumlah anak usia sekolah yang cukup banyak. Usia sekolah ini menjadi salah satu usia yang rentan terhadap pengaruh negative. Pendidikan karakter menjadi salah satu yang penting untuk menangkal pengaruh negative tersebut. Masjid menjadi salah satu tempat media dakwah yang efektif yang dapat membentuk karakter anak usia sekolah. Salah satu masjid di wilayah Wirobrajan yang digunakan untuk KKN alternatif periode LXI yaitu Masjid Muhajirin. Masjid Muhajirin terletak satu komplek dengan SD Muhammadiyah Wirobrajan 3. Program KKN ini menggunakan beberapa metode yang digunakan untuk menanamkan pendidikan karakter. Metode yang digunakan yaitu pendidikan masyarakat, difusi IPTEK, dan juga praktek. Segala kegiatan pada KKN ini dilakukan di masjid sehingga suasana masjid akan semakin meriah. Program-program yang sudah dilaksanakan juga sangat berperan dalam penumbuhan pendidikan karakter anak usia sekolah yang berbasis masjid.
WISATA OUTBOUND DI GUNUNG GENTONG GEDANGSARI GUNUNG KIDUL Sukesi, Tri Wahyuni; Sulistyawati, Sulistyawati; Mulasari, Surahma Asti; Tentama, Fatwa
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.669 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.378

Abstract

Wisata budaya dan alam saat ini sedang banyak digemari oleh masyarakat. Wisata outbound adalah salah satu dari wisata budaya dan alam yang sedang banyak berkembang saat ini. Upaya untuk mengurangi tekanan pekerjaan dan hidup banyak sekali orang mencari tujuan wisata outbound yang murah. Salah satu tujuan yang ada di wilayah Gunung Kidul adalah Gunung Gentong, akan tetapi tujuan wisata outbound ini belum digarap dengan maksimal sehingga perlu dilakukan beberapa pelatihan bagi pengelolanya khususnya pelatihan permainan outbound yang berbasis pada dolanan anak di gunung Gentong.Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan outbound yang berbasis pada dolanan anak tradisional secara langsung kepada pengelola wisata. Memberikan sumbangan peralatan yang digunakan dalam permainan permainan tersebut. Melakukan monitoring evaluasi setelah pelaksanaan pelatihan.Hasil yang diperoleh adalah kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan peserta aktif bertanya dan mengikuti kegiatan pelatihan sampai selesai. Pelatihan dilakukan dengan interaktif antara narasumber dengan peserta pelatihan
MEMBANGUN KOTA SEHAT (HEALTHY CITY) MENUJU INDONESIA SEHAT BERKEMAJUAN Mulasari, Surahma Asti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.342 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.419

Abstract

Pembangunan kesehatan adalah upaya strategis untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Diperlukan  peningkatan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang. Pemerintah melalui Peraturan Bersama Mentri Dalam Negeri dan Mentri Kesehatan menetapkan pedoman penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat. Permasalahan umum yang berkaitan dengan Kota Sehat adalah karena kurangnya sosialisasi dari pemerintah. Hal tersebut menyebabkan masyarakat tidak mengetahui program Kota Sehat yang sudah dicanangkan. Masalah umum lainnya adalah belum adanya kerjasama lintas sektor yang baik. Tidak semua kota terbentuk Forum Kota Sehat (FKS). Jika terbentuk, antara anggota pengurus sendiri juga belum ada keterpaduan dalam persepsi dan pelaksanaan kegiatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang kota sehat, manfaat serta langkah-langkah apa saja yang dapat dilakukan untuk menjadi kawasan pemukiman, sarana, dan prasarana umum yang sehat. Metode yang digunakan adalah melalui ceramah (talkshow), tanya jawab serta diskusi permasalahan tentang kota sehat.  Sasaran pengabdian yaitu mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan dan masyarakat umum yang memiliki respon baik terhadap program yang sudah dilaksanakan. Pada saat kegiatan pengabdian dilasanakan, tamu undangan hadir dan berpartisipasi aktif selama proses talkshow berlangsung.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN HANDMADE DI KELURAHAN BANGUNKERTO KECAMATAN TURI KABUPATEN SLEMAN Kusbandari, Aprilia; Pertiwi, Deasy Vanda; Widiyastuti, Lina
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.099 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.384

Abstract

Sabun merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang dapat digunakan untuk membersihan dan menjaga kesehatan tubuh manusia. Sabun mandi yang sering kita jumpai menurut bentuknya ada 2 macam, yaitu sabun batangan (padat) dan sabun cair . Seiring perkembangan jaman sabun banyak sekali kita temukan jenis sabun mandi dengan beraneka raga bentuk dan bau yang khas. Selain sabun dapat digunakan untuk mandi dapat pula dimanfaatkan sebagai obat maupun pewangi dalam ruangan maupun souvenir. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu memberdayakan masyarakat melalui pembuatan sabun handmade untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan yaitu berupa penyuluhan dan praktek pembuatan serta pengemasan sabun sehingga sabun siap untuk di konsumsi. Antusias dari peserta pada saat mengikuti kegiatan ini sangat bagus. Masyarakt tertarik untuk membuat dan mengembangkan usaha pembuatan sabun sabun ini untuk menambah penghasilan dalam keluarga.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENGELOLA UMKM DENGAN KETERAMPILAN GO ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENGELOLAAN Supriyanto, Supriyanto; Farihanto, Muhammad Najih; Handoko, Sugeng
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1104.776 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.387

Abstract

Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) berkembang cukup pesat, artinya pemberdayaan masyarakat agar mandiri berjalan dengan baik. Kemampuan UMKM untuk dapat bertahan di jaman serba digital saat ini sangat penting untuk menopang keberlangsungan unit usahanya. Terlebih lagi UMKM yang ada di daerah pedesaan, sangat diperlukan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan untuk dapat GO Online. UMKM dilatih agar Siap Digital yaitu dapat menggunakan teknologi-teknologi digital yang ada saat ini untuk meningkatkan kualitas pengelolaan. Selain itu juga dapat digunakan sebagai media promosi dan penjualan produk maupun jasa UMKM. Setelah UMKM Siap Digital dilanjutkan dengan pendampingan untuk memilih teknologi yang tepat sehingga pemanfaatan teknologi dapat benar-benar efektif dan efisien. Kegiatan Pelatihan GO Online diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan UMKM, serta mampu memaksimalkan teknologi untuk memaksimalkan marketing.
USAHA PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU SEKOLAH MENENGAH MUHAMMADIYAH KAB GUNUNGKIDUL: PENDAYAGUNAAN LECTORA SEBAGAI MEDIA AJAR Mardhia, Murein; Normawati, Dwi; Azhari, Ahmad
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.388 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.405

Abstract

Sebuah  kegiatan  peningkatan  keterampilan  guru  telah  diadakan  di  kalangan  sekolah  menengah pertama di wilayah Kabupaten Gunungkidul  pada periode libur semester gasal tahun ajaran 2017/2018. Kegiatan  pelatihan  TIK  kali  ini  mengundang  tenaga  pendidik  dari  sekolah-sekolah  menengah  Muhammadiyah  di  bawah  pengelolaan  Majelis  Pendidikan  Dasar  dan  Menengah  (Dikdasmen) PDM Gunungkidul.  Tujuan yang ingin dicapai antara lain pengayaan keterampilan tenaga pendidik di bidang TIK sebagai media pendukung kegiatan belajar mengajar di kelas. Dengan peningkatan keterampilan guruguru  sebagai  tenaga  pendidik  melalui  TIK, diharapkan  dapat  mendukung  tercapainya  pemenuhan kompetensi guru-guru di SMP Muhammadiyah di Kabupaten Gunungkidul secara terprogram. Di bagian akhir pelaksanaan, peserta diminta untuk mengumpulkan feedback mengenai kegiatan pelatihan yang telah diikuti. Lebih dari 80% peserta yang hadir menyatakan tingkat kepuasan yang baik terhadap materi, pelaksana, dan kemanfaatan karya yang telah mereka hasilkan. Target usabilitas karya juga telah tercapai sebagai media belajar untuk diaplikasikan di semester genap tahun ajaran 2017/2018.
PEMBUDIDAYAAN TANAMAN APOTIK HIDUP GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT Hidayatulloh, Amir; Mahandika, Diani; Yuniantoro, Yuniantoro; Mudzakir, Muhammad Darajatun
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.263 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.457

Abstract

Lahan pedesaan memiliki banyak manfaat. Lahan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai lahan apotik hidup atau tanaman obat keluarga (TOGA). Sehingga, dibutuhkan upaya untuk memanfaatkan lahan pekarangan tersebut secara lebih efektif. Hal inilah yang mendorong pengabdi untuk melakukan pengabdian di Desa Seloharjo, khususnya dusun Dukuh, Nambangan, dan Bobok Tempel. Pemerintah desa Seloharjo sedang gencar menghimbau kepada seluruh masyarakatnya untuk memanfaatakan pekarangan atau perkebunan yang tersedia. Pengabdi melakukan pengabdian bersama mahasiswa KKN. Mahasiswa memberikan pengetahuan kepada warga mengenai memanfaatkan, membudidayakan, serta mengemas obat akan laku di pasaran. Sedangkan, pengabdi memberi pelatihan mengenai cara pemasaran. Hasil pengabdian adalah masyarakat mengetahui cata memenafaatkan, membudidayakan, mengemas, serta memasarkan hasil olahan dari tanaman hias. Sehingga, pembudidayaan tanaman obat tradisonal akan memberikan manfaat kepada warga. Manfaat tersebut adalah (1) sebagai sarana untuk menyediakan obat herbal bagi warga, (2) sarana untuk memanfaatkan tanaman herbal di pedesaan sebagai bahan baku obat herbal, yang dapat digunakan sebagai cara alternative untuk menanggulangi obat kimia yang relative mahal, serta (3) meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan budidaya tanaman herbal yang dapat didistribusikan ke pasar, rumah sakit, industry obat, dan lain sebagainya.

Page 2 of 3 | Total Record : 25