cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2019)" : 18 Documents clear
EKONOMI KREATIF PEMBUATAN DETERGENT CAIR DAN BUBUK PADA KELOMPOK PKK KELURAHAN KRAJAN Fatimah, Siti; Wiharto, Wiharto; Indrasari, Anita
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.628 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.931

Abstract

Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan stock of knowledge. Masyarakat yang heterogen, majemuk dan factor Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi faktor utama dalam kegiatan ekonomi. Masyarakat yang kondisi geografis ekonominya berada di lingkungan pusat perekonomian seperti pasar tradisional, dituntut untuk lebih kreatif, inovatif, dan sensitif tentang kondisi pangsa pasar. Kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Krajan Kabupaten Klaten berada pada kondisi sosial geografis ekonomi yang strategis dengan lingkungan pasar tradisional. Sebagian kelompok PKK ini memiliki pendapatan yang masih rendah karena tidak memiliki modal atau ketrampilan yang terbatas untuk menambah penghasilan. Mata pencahariannya antara lain adalah sebagai pedagang, pembantu rumah tangga, pengasuh anak, dan menjual minuman atau makanan. Kegiatan jual beli ini hanya berlangsung di pagi hari saja tatkala kegiatan pasar masih aktif. Pada siang atau sore sampai malam mereka tidak memilki aktifitas tambahan. Program pendampingan dan pelatihan pembuatan detergent cair dan bubuk dilakukan untuk meningkatkan taraf perekonomian dan membantu menciptakan ketentraman dalam berkehidupan. Kegiatan ini dilakukan tanpa menghilangkan pekerjaan utamanya, dan bisa dilakukan setiap saat atau ketika longgar. Metode pelaksanaan program ini adalah introduksi, pelatihan, pendampingan, dan pemantauan. Tujuan program ini adalah adanya peningkatan pendapatan kelompok PKK.
PENYELENGGARAAN FESTIVAL ANAK SHOLEH DI DUSUN SEROPAN I, DESA MUNTHUK, KECAMATAN DLINGO Maryani, Ika; Noveryal, Nanda
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.569 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.595

Abstract

Festival anak sholeh merupakan salah satu program kerja bersama yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UAD yang ada di Dusun Seropan 1. Tujuan diselenggarakannya program festival anak sholeh ini adalah; (1) untuk meningkatkan semangat dalam belajar agama islam; (2) untuk mengembangkan minat dan bakat dalam bidang agama; (3) untuk mengembangkan tingkat kreativitas seni; dan (4) untuk meningkatkan rasa percaya diri anak-anak Dusun Seropan 1. Pelaksanaan program festival anak sholeh terdapat 5 kegiatan yaitu, lomba hafalan surah pendek, lomba adzan, lomba membaca puisi, lomba membaca do?a sehari-hari dan lomba menggambar. Metode pelaksanaan yang diterapkan pada program festival anak sholeh ini menggunakan metode pembekalan, pelatihan, dan praktik. Hasil dari program festival anak sholeh ini berupa anak-anak di Dusun Seropan 1 lebih bersemangat dalam mempelajari agama islam, kemudian anak-anak Dusun Seropan 1 juga lebih berani untuk menunjukkan bakat serta rasa percaya dirinya semakin meningkat setelah mengikuti program festival anak sholeh. Hal ini dibuktikan dengan beberapa anak laki-laki di Dusun Seropan 1 yang semula tidak berani dalam melakukan adzan setelah dilakukannya pelatihan adzan dalam kegiatan festival anak sholeh menjadi berani untuk melakukan adzan.
PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DI PEDUKUHAN JANGKANG LOR, SENTOLO, KULONPROGO Rahman, Hasrul; Adi, Hanif Rahman; Yuliani, Dian; Rinah, Rinah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.707 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.778

Abstract

Kreativitas sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat saat ini. Salah satu tujuannya adalah untuk mendongkrak perekonomian dalam negeri. Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi adalah salah satu cara untuk menghasilkan produk yang dapat menjadi sebuah sumber penghasilan yang bernilai jual tinggi. Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi ini dilaksanakan di pedukuhan Jangkang Lor, Kabupaten Kulonprogo. Dengan diadakannya pelatihan ini masyarakat pedukuhan Jangkang Lor dapat memahami teori dan praktik pembuatan lilin aromaterapi. Setelah pelatihan ini selesai diharapkan masyarakat dapat mengembangkan lebih lanjut, agar bisa dijadikan sebagai sarana untuk menghasilkan sumber penghasilan bagi masyarakat setempat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENGEMBANGAN LITERASI PADA ANAK-ANAK DI DUSUN JATEN TRIHARJO PANDAK BANTUL Maulana, Muchsin; Prasetyo, Eko
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.394 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.917

Abstract

Masih rendahnya minat membaca anak-anak juga dapat mempengaruhi minatnya dalam menulis. Tentunya hal ini juga akan mempengaruhi perkembangan dan pengetahuan seorang anak di tingkat pendidikannya. Oleh karena itu kegiatan yang berkaitan dengan literasi sangatlah penting untuk mengoptimalkan kemampuan membaca dan menulis seorag anak. Permasalahan yang didapat adalah sulitnya remaja mengakses taman baca yang ada di pedukuhan Jaten. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi pada anak seperti membaca dan menulis di dusun Jaten Triharjo Pandak Bantul Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah tanya jawab kepada anak-anak terkait pentingnya membaca dan menulis. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa kegiatan seperti lomba membaca puisi, membaca pantun dan mendongeng. Anak-anak sangat antusias mengikuti beberapa lomba yang telah dilaksanakan. Kegemaran anak-anak dalam membaca dan menulis membuat taman bacaan yang telah didirikan di dusun Jaten sering dikunjungi.
PELATIHAN “KERA-PIKNIK” (KERAJINAN BUNGA PINUS UNIK) WARGA KRAGILAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI Anggraini, Agustina Novita; Suprihadi, Rizki Anissa Putri; Utami, Ika Ayu; Ependi, Arfan; Purbosari, Purwanti Pratiwi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.033 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.877

Abstract

Desa Kragilan Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah merupakan tempat wisata alam baru berupa hutan pinus yang sekarang menjadi destinasi wisata yang cukup terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Namun masyarakat Desa Kragilan belum memanfaatkan secara maksimal potensi parawisata yang mereka miliki. Selain beberapa orang menjual makanan dan menawarkan jasa foto, tidak ada jenis usaha lain yang mereka kembangkan. Sementara itu, berdasarkan data saat observasi terdapat banyak pengangguran dan anak putus sekolah di daerah Kragilan lantaran rendahnya tingkat ekonomi keluarga. Berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan kegiatan pelatihan keterampilan dan pendampingan bagi masyarakat Desa Kragilan yang bernama Kera-Piknik (Kerajinan Bunga Pinus unik). Pelatihan untuk memberikan keterampilan dalam membuat bunga pinus menjadi produk menarik dengan potensi penjualan tinggi, memberikan pelatihan strategi pemasaran produk kerajinan, dan membantu membuka peluang usaha untuk masyarakat Kragilan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini yaitu berupa sosialisasi terhadap masyarakat, dilanjutkan dengan pelatihan keterampilan, serta pengontrolan dan pendampingan keberlanjutan kegiatan. Kegiatan sosialisasi untuk memberikan informasi kepada warga tentang program yang akan dilaksanakan. Kegiatan pelatihan berupa pelatihan pembuatan kerajinan bunga pinus dan strategi penjualan (di dalamnya mencakup pula motivasi bisnis). Sedangkan tahapan pengontrolan dan pendampingan keberlanjutan dilakukan sebanyak dua kali dan akan terus dilakukan sampai program pengabdian ini berakhir. Hasilnya yaitu diperolehnya pendapatan tambahan bagi masyarakat Desa Kragilan dari penjualan produk kerajinan, terbentuknya grup/kelompok usaha masyarakat yang bergerak untuk mengorganisasi kegiatan usaha di Desa Kragilan, serta meningkatnya keterampilan masyarakat dalam hal bisnis (cara membuat produk, serta cara bisnis offline maupun online).
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SERUT, KAYOMAN, DAN DAWUNG MEMAKSIMALKAN POTENSI MASYARAKAT DI BIDANG KEAGAMAAN, PENDIDIKAN, DAN EKONOMI Mulasari, Surahma Asti; Syehab, Muhson; Dewi, Tri Kusuma; Awhinarto, Awhinarto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.265 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.598

Abstract

Pada Dusun Serut, Dusun Kayoman, dan Dusun Dawung terjadi problematika yang berkaitan dengan bidang ekonomi dan juga pendidikan, baik pendidikan formal maupun pendidikan non formal (TPA). Dalam bidang ekonomi, masyarakat sudah mampu memproduksi bahan mentah menjadi makanan, namun masyarakat mengalami kesulitan untuk memperoleh bahan baku di wilayahnya sendiri dan kendala pemasaran produk sehingga masyarakat belum mampu mengangkat dan mengembangkan produktifitas serta harga jual produk tersebut. Dalam tingkat pendidikan, jenjang pendidikan formal sebagian besar masyarakat hanya menempuh pendidikan sampai di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Sedangkan dalam hal pendidikan non formal (TPA), di ketiga dusun tersebut TPA juga belum terlaksana secara rutin. Tujuan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di dusun Serut, Kayoman, dan Dawung mempunyai fokus pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, dan juga keagamaan. Dimana ketiga hal tersebut, merupakan hal yang sangat mendasar untuk memberdayakan masyarakat yang nantinya baik dalam hal keduniaan maupun hal yang berkaitan dengan ke-Tuhanan. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah penyuluhan dan pendampingan Diharapkan dengan adanya hal tersebut, bisa mengubah mindset masyarakat yang semula belum mempunyai keberanian untuk memasarkan potensi secara lebih luas. Selain itu, masyarakat bisa memajukan daerahnya sendiri, terutama untuk memajukan dalam hal ekonomi masyarakat setempat.
PENYULUHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DAN TANAMAN PENGUSIR NYAMUK DI DESA MODALAN, BANGUNTAPAN Setiyawan, Hery; Lestari, Asih Sri; Ayuningtyas, Elly Nur; Meradji, Annisa; Diana, Elly; Utami, Evi Budi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.112 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.849

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk Indonesia menyebabkan kebutuhan papan juga meningkat. Semakin lama bangunan dan perumahan juga semakin padat dan menyebabkan meningkatnya populasi nyamuk di sekitar rumah. Nyamuk tidak hanya hidup di lingkungan air kotor saja, akan tetapi pada air bersih juga. Masyarakat umumnya sudah menggunakan obat nyamuk berbahan kimia, namun belum banyak yang mengetahui bahaya dari efek yang ditimbulkan. Cara untuk menghindari bahaya dari efek obat nyamuk berbahan kimia yaitu dengan menggunakan tanaman pengusir nyamuk. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk memanfaatkan tanaman sebagai pengusir nyamuk. Tujuan dari kegiatan ini untuk menambah pengetahuan tentang bahaya nyamuk demam berdarah serta cara menanggulanginya dengan cara organik. Kegiatan ini dilakukan di lingkungan desa Modalan, Banguntapan dengan tahapan persiapan pada tanggal 20 April 2019, sedangkan pelaksanaan penyuluhan pada tanggal 21 April 2019. Materi yang diberikan tentang penyakit DBD dan tanaman pengusir nyamuk. Hasil dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuan masyarakat tentang bahaya demam berdarah dan manfaat tanaman pengusir nyamuk.
EDUKASI KESEHATAN KONSUMSI SAYUR DAN BUAH, SERTA PENGELOLAAN SAMPAH PADA ANAK–ANAK SD NEGERI KEMPONG Pranungsari, Dessy; Anwar, Indra Chaerul; Maarifudin, Samsul; Arisandi, Viki
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.633 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.766

Abstract

SD Negeri Kempong merupakan satu-satunya sekolah dasar yang terletak di Dusun Kempong, Banjaroyo, Kalibawang, Kulon Progo. Edukasi diikuti sebanyak 25 siswa dari total 64 siswa di SD Kempong. Konsumsi sayur dan buah merupakan salah satu syarat dalam memenuhi menu gizi seimbang. Konsumsi sayur dan buah sangat penting untuk dilakukan oleh anak-anak di setiap kali makan. Konsumsi sayur dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya yaitu pada usia 7-9 tahun. Pengetahuan tentang perbedaan sampah organik dan anorganik juga merupakan suatu hal yang penting untuk diajarkan kepada siswa. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar siswa mampu menjaga lingkungan dan mengetahui manfaat dari sampah organik dan anorganik. Dengan memberikan edukasi selama 2 hari (12 dan 13 Februari 2019) tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah serta perbedaan sampah diharapkan anak-anak dapat mengonsumsi sayur, buah setiap harinya dan dapat menjaga lingkungan agar tetap bersih.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TIRTOHARGO DENGAN PROGRAM EKO-EDUWISATA MANGROVE MENUJU KONSERVASI TAMAN PESISIR DI BANTUL Wijayanti, Dedi; Suryani, Suryani; Budiman, Wahyu
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.378 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.521

Abstract

Pantai Baros terletak di wilayah pesisir Kabupaten Bantul merupakan salah satu dari kabupaten di Propinsi DIY yang memiliki ekosistem mangrove. Tanaman mangrove diharapkan dapat mengurangi ancaman intrusi air laut, ancaman gelombang tsunami dan dampak gangguan angin laut yang mengancam pertanian masyarakat. Penanaman mangrove di Pantai Baros ini di masa yang akan datang prospeknya sangatlah besar bagi kemakmuran warga masyarakat sekitar asalkan mulai dari sekarang dimanfaatkan dengan benar. Terdapat peluang besar pengembangan kemakmuran masyarakat sekitar yaitu pengembangan wisata alam pantai yang sekaligus dapat berfungsi sebagai pusat pendidikan lingkungan pesisir di Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan KKN PPM ini partisipatif masyarakat dan pihak terkait. Dalam hal ini, secara teknis semua kebijakan dan kegiatan yang dilaksanakan selama KKN PPM ini selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, dalam hal ini Bappeda Bantul sampai dengan pemerintah desa dan melibatkan SKPD terkait. Hasil dari kegiatan KKN PPM ini adalah penyelenggaraan pelatihan SDM, pengadaan kolam terpal di 2 dusun dan keramba jaring apung di muara sungai, pengadaan bibit ikat dan pakan di 3 dusun, penanaman mangrove 1000 batang di kawasan konservasi, pengadaan solar panel atau pembangkit lisrik tenaga surya yang dipasang di pondok jaga di kawasan mangrove Pantai Baros, pembangunan green house di kawasan kandang terpadu kelompok ternak Andhini Lestari di Dusun Baros, pengadaan bibit tanaman buah dan toga di 3 dusun, pembangunan dermaga mini Pantai Baros dan jembatan bambu di kawasan konservasi, pendesainan data yang akan ditampilkan dalam website KP2B sebagai media promosi eko eduwisata mangrove, merancang dan membuat media promosi berupa brosur, pembersihan sampah di kawasan konservasi, dan pengadaan buku bacaan anak yang bertema lingkungan.
MENUMBUHKAN DAN MEMBENTUK KEPRIBADIAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT DALAM MENGELOLA PARIWISATA Adiprabowo, Vani Dias; Yasir, Muhammad; Arfiantiningrum, Inana Dwi; Triwibowo, Ardiansyah Sriaji
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.89 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.606

Abstract

Masalah pariwisata di Indonesia sekarang ini sangat memprihatinkan salah satunya terkait dengan menurunnya kepedulian dalam pengembangan objek wisata. Kuliah Kerja Nyata Universitas Ahmad Dahlan mengusung tema ?Pengelolaan Pariwisata sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat? yang tersebar di berbagai kabupaten di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Tema tersebut merupakan sikap taktis yang diambil UAD dalam menyikapi program pemerintah, yaitu Wonderful Indonesia?sebuah program kerja berbasis pariwisata. Setiap unit maupun divisi wajib membantu mendorong ekonomi masyarakat berbasis pariwisata melalui Program Kerja individu maupun bersama mereka. Untuk mencapai tujuan tema besar tersebut, beragam metode yang dilakukan, seperti berdiskusi dengan pengelola pariwisata, menulis jurnal pariwisata, pelatihan tourguide, dan pelatihan membuat video pariwisata. Melalui serangkaian metode tersebut, masyarakat secara signifikan dapat mempromosikan pariwisata melalui media sosial Blogspot, Facebook, Whatsapp, Intagram, dan sebagainya. Dampak nyata dari metode-metode tersebut adalah bertambahnya wisatawan lokal dan mancanegara yang berdatangan. Otomatis, tidak hanya masyarakat yang menjadikan pariwisata sebagai pekerjaan pokoknya yang mendapatkan keuntungan, namun pedagang, penganyam, dan peladang jagung pun mendapatkan keuntungan dari bertambahnya wisatawan lokal maupun mancanegara yang berdatangan setiap harinya.

Page 1 of 2 | Total Record : 18