cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2020)" : 17 Documents clear
EDUKASI ASI DAN MPASI PADA IBU BALITA DI PEDUKUHAN DAYAKAN, DESA DADAPAYU, KECAMATAN SEMANU Liena Sofiana; Nurul Karina Sabrina; Putri Siska Aprilia; Diana Maisyaroh Kusumaningrum
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v4i1.1949

Abstract

Prevalensi balita pendek di DIY pada tahun 2017 sebesar 13,86% turun menjadi 12,37% pada tahun 2018. Prevalensi balita pendek tertinggi adalah Kabupaten Gunungkidul yaitu sebesar 18,47%. Beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian tersebut adalah pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tidak tepat dan penyapihan terlalu dini, sehingga pemberian edukasi bagi ibu mengenai ASI dan MPASI menjadi hal pokok untuk meningkatkan pengetahuan dalam mempraktikkan pemberian ASI dan MPASI bagi bayi dan balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan menggunakan metode ceramah dan praktik secara langsung mengenai pemberian ASI dan MPASI, dengan sasaran adalah ibu yang memiliki balita di pedukuhan Dayakan. Hasil kegiatan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu balita memiliki pengetahuan yang baik mengenai ASI dan MPASI sesuai dengan usia balitanya setelah dilakukan penyuluhan dan praktik, kegiatan ini berjalan dengan lancar dibuktikan dengan para ibu mendiskusikan dan menjawab pertanyaan yang diutarakan selama pemberian edukasi ini.
EDUKASI ALAT KONTRASEPSI GUNA MENINGKATKAN KEIKUTSERTAAN KELUARGA BERENCANA DI DUSUN MODALAN KECAMATAN BANGUNTAPAN BANTUL D.I YOGYAKARTA Fitriana Putri Utami; Lukyana Dinar Puspita; Ninda Mira Dania; Wulida Andri Astuti; Najwa Hasna Nida; Sitti Nuhra
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v4i1.1968

Abstract

Keluarga Berencana merupakan upaya pelayanan preventif yang paling mendasar untuk mencegah morbiditas dan mortalitas ibu. Banyak PUS mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan jenis kontrasepsi. Hal ini dipengaruhi oleh ketidaktahuan mereka untuk menentukan pilihan yang tepat sesuai dengan usia, jumlah anak, dan juga efek samping yang ditimbulkan. Pendataan yang telah dilakukan pada 247 Pasangan Usia Subur (PUS) di Dusun Modalan tepatnya RT 1-4 diketahui bahwa permasalahan terkait kesehatan reproduksi terbesar yaitu ketidakikutsertaan PUS pada program KB yang disebabkan oleh rendahnya pengetahuan mengenai KB. Metode pelatihan yang dilaksanakan adalah pemberian materi edukasi mengenai metode kontrasepsi tradisonal, modern jangka pendek, dan modern jangka panjang. Metode yang digunakan berupa presentasi disertai diskusi tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 22-23 Februari 2020 total selama 150 menit. Kegiatan melibatkan peserta wanita usia subur dari PKK Apsari Dusun Modalan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, D.I Yogyakarta. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta terkait alat kontrasepsi. Terlihat dari kemampuan peserta dalam menjawab pertanyaan yang dilontarkan fasilitator pada setiap sesi. Dalam kegiatan ini terlihat para peserta antusias dalam bertanya tentang materi yang disampaikan serta menceritakan pengalaman mereka dalam menggunakan alat kontrasepsi.
EDUKASI PHBS DAN GERMAS SEBAGAI UPAYA DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT LEPTOSPIROSIS Khoiriyah Isni; Melati Kusuma Wardhani; Febri Ernia; Shabrina Amalia Dianty
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v4i1.1973

Abstract

International Leptospirosis Society menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara yang memiliki insiden leptospirosis tertinggi. Kasus leptospirosis terjadi di daerah Gunungkidul selama lima tahun berturut-turut. Pada awal tahun 2019 terdapat 2 kasus leptospirosis, terdapat satu orang yang mengalami keterlambatan dalam memperoleh tindakan medis yang pada akhirnya meninggal dunia. Penyakit leptospirosis sudah sering terjadi namun masih banyak warga yang kurang memperhatikan gejala dan faktor-faktor resiko terjadinya penyakit ini. Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahua dan kesadaran masyarakat terkait dengan upaya pencegahan penyakit leptospirosis, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pemberian edukasi terkait dengan penyakit leptospirosis dan GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat), tanya jawab, dan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan dengan melibatkan warga dari tiga dusun di Kelurahan Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Yogyakarta. Secara umum, dalam kegiatan ini warga sangat berpartisipasi aktif melalui tanya jawab dan studi kasus. Harapannya dari kegiatan ini pengetahuan dan kesadaran masyarakat semakin meningkat mengenai penyakit leptospirosis dan dapat menerapkan PHBS serta GERMAS di kehidupan sehari-hari, sehingga dapat berkontribusi dalam menekan angka penyakit leptospirosis dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DI DUSUN PRINGGOLAYAN DENGAN MENERAPKAN 5 PILAR STBM Ahmad faizal rangkuti; Bella Viaril Karimah; Dandi Aninda Putri
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v4i1.1992

Abstract

Permasalahan kesehatan dipengaruhi oleh banyak hal, baik yang bersifat internal (dari dalam diri manusia) maupun yang bersifat eksternal (dari luar diri manusia). Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yaitu melalui program nasional sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Menurut Permenkes RI No. 3 Tahun 2014 menjelaskan bahwa STBM adalah pendekatan untuk mengubah perilaku hygienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. Kegiatan pengabdian didahului dengan komunikasi dan sosialisasi rencana kegiatan. Pengambilan data masyarakat untuk mengetahui gambaran umum terkait permasalahan kesehatan lingkungan yang ada di Dusun Pringgolayan khususnya di RT 01, 02 dan 13 dengan metode survei dan observasi lapangan dari rumah ke rumah untuk mendapatkan data dengan panduan kuesioner lembar cheklist. Data yang sudah diperoleh  kemudian diolah menjadi bahan untuk penyuluhan dan pelatihan. Warga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), artinya ada peningkatan pengetahuan yang bermakna antara sebelum (77%) dan sesudah (91%) diberikan penyuluhan. Warga Dusun Pringgolayan dapat memahami dengan baik pentingnya STBM.
UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH TIKUS DI RT 05 DAN 06 DUSUN PRINGGOLAYAN, BANGUNTAPAN BANTUL, D.I YOGYAKARTA Annisa Parisudha Parisudha; Arihni Arihatal Jannah; Dewi Apriani; Elsa Nurdyah Puspitarini; Utari Esi Faatihah; Riana Dyah Wijayanti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v4i1.2016

Abstract

Penyakit yang disebabkan oleh tikus menjadi kekhawatiran tersendiri di wilayah pemukiman penduduk heterogen dan juga padat. Upaya pencegahan dilakukan melalui program penyuluhan yang bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya penyakit yang tidak diharapkan yang dapat dibawa oleh tikus. Metode program penyuluhan dilakukan melalui media banner yang berisikan kiat-kiat yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh tikus. Dampak dari program yang dilakukan diketahui adanya kesadaran masyarakat yang muncul untuk berupaya menjalankan pesan-pesan yang tercantum didalam banner.  
ASPEK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI INSTANSI KESEHATAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGUNTAPAN III muchamad rifai; Yokas Siswan Winanto; Ulil Ma’rifah; Inaya Larang Asri; Rizqi Nur Anis Safitri; Nur Azmi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v4i1.2020

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja di fasilitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu upaya perlindungan terhadap tenaga kerja. Pada beberapa instansi kesehatan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Banguntapan III, masih ditemukan beberapa permasalahan seperti penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam bekerja yang tidak lengkap serta tidak adanya media promosi keselamatan dan kesehatan kerja.  Masih kurangnya pengetahuan tentang pentingnya penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di beberapa instansi kesehatan membuat para pekerja tidak begitu memperhatikan aspek tersebut dan dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Untuk menanggulangi hal tersebut dilakukan intervensi ke beberapa instansi kesehatan. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan pengetahuan pekerja tentang keselamatan dan kesehatan kerja di fasilitas pelayanan kesehatan, serta mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja di tempat kerja. Metode yang digunakan yaitu pemberian  media promosi keselamatan dan kesehatan kerja berupa poster dan leaflet, serta penyuluhan yang dilaksanakan dari tanggal 29 Januari sampai 27 Februari 2020. Hasil dari kegiatan tersebut yaitu pekerja menerima poster untuk dipasang di dinding dan leaflet untuk mereka baca, dan selain  itu pekerja memiliki pengetahuan yang belum mereka ketahui sebelumnya tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Dampak program ini adalah pekerja telah sadar menggunakan APD dengan lengkap ketika bekerja.
KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI ( KIE) DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT LEPTOSPIROSIS DAN DEMAM BERDARAH Dengue ( DBD ) DI DUSUN JARANAN, BANGUNTAPAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Rokhmayanti Rokhmayanti; Ramli Andani; Teti Sunia A.P; Jihan Rizka; Nadia Nursyavidha; Nurmalasari Nurmalasari; Zati Ishmah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v4i1.2024

Abstract

Upaya pencegahan penyakit menular DBD dan leptospirosis perlu dilakukan melalui promosi kesehatan sebagai salah satu pilar pembangunan kesehatan di Indonesia yaitu dengan mengendalikan penyakit menular melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di wilayah endemis. Desa Banguntapan adalah salah satu desa yang masih ada kasus DBD dan leptospirosis setiap tahunnya, khususnya Dusun Jaranan RT 02 dan RT 11. Minimnya pengetahuan disertai kesadaran terhadap menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor risiko penyakit DBD dan leptospirosis. Pengabdian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit DBD dan leptospirosis. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan masyarakat ini adalah metode ceramah yaitu penyuluhan, diskusi, tanya jawab, dan pembagian leaflet. Setelah mendapatkan intervensi berupa penyuluhan masyarakat mengalami peningkatan yaitu sebesar 37% responden memiliki pengetahuan yang baik terhadap penyakit DBD dan leptospirosis.

Page 2 of 2 | Total Record : 17