cover
Contact Name
Kurnia Dwi Artika
Contact Email
kurnia.2a@politala.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
elemenjurnal@politala.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. tanah laut,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Elemen
ISSN : 24424471     EISSN : 25812661     DOI : -
Jurnal Elemen is a media for publishing scientific articles in the field of mechanical and automotive engineering which are published regularly in June and December each year. All articles presented are the results of research, conceptual ideas and reviews in the field of mechanical and automotive engineering that have never been published before. Jurnal Elemen managed by P3M in the Tanah Laut State Polytechnic has been ISSN, namely the printed version of ISSN 2442-4471 and online version of ISSN 2581-2661, and for now the Elementary journal has been indexed in ISJD (Indonesian Scientific Journal Database) in PDII-LIPI . then it can be indexed and accredited at SINTA, DOAJ and Scopus.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2019)" : 6 Documents clear
PERANCANGAN SISTEM KELISTRIKAN PERANGKAT ELEKTRONIK PADA MOBIL LISTRIK Rahmat Mulyadi; Kurnia Dwi Artika; Muhammad Khalil
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i1.85

Abstract

Mobil Listrik adalah alat transportasi yang sangat ramah lingkungan, karena tidak menimbulkan polusi asap dan suara yang tidak terlalu bising. Mobil listrik digerakkan oleh tenaga listrik yang disimpan dalam baterai maupun tempat penyimpanan energi lainnya. Mobil listrik terdapat perangkat elektronik pendukung yang sangat bermanfaat, contohnya seperti lampu utama, seins, klakson, dan lampu speedometer. Permasalahannya adalah pada konstruksi dari asupan daya yang sangat boros, beban berlebih, dan daya simpan yang minimal. Maka dari itu perlu dibuat mobil listrik dengan harga yang sangat terjangkau, tetapi dengan daya yang besar. Dari permasalahan tersebut maka perlu dilakukan perancangan sistem kelistrikan perangkat elektronik pada mobil listrik. Yaitu melakukan pengujian pengukuran kecepatan, tegangan dan arus, yang dikonversi ke daya total dan waktu tempuh. Hasilnya adalah rangkaian pada mobil listrik terdiri dari 4 buah baterai 12 volt yang dirangkai secara seri untuk tenaga controller dan roda penggerak, sehingga didapat daya tertinggi yang dibutuhkan oleh mobil listrik pada posisi idle d penambahan beban lampu.yaitu sebesar 152,424 watt.
RANCANG BANGUN ALAT PENIRIS MINYAK PADA KERIPIK SINGKONG Marlia Adriana; Rusuminto Syahyuniar
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.749 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i1.90

Abstract

Sebagai makanan yang digoreng, keripik singkong biasanya masih banyak mengandung minyak yang berlebih didalamnya. Oleh karena itu untuk memperpanjang nilai konsumsi pada keripik singkong ini dapat dilakukan dengan cara meniriskan kandungan minyak menggunakan mesin peniris minyak. Penelitian ini bertujuan merancang desain rangka dan proses pembuatan rangka alat peniris minyak. Penelitian yang dilakukan adalah membuat rangka alat peniris minyak. Rangka alat peniris minyak ini menyerupai meja didesain menggunakan software Autocad dengan dimensi panjang 74 cm, lebar 54 cm dan tinggi 95 cm . Rangka alat peniris minyak ini dibuat dengan menggunakan pipa hollow stainless steel, stainless steel bulat dan stainless steel plat.
PENGUJIAN CAMPURAN BAHAN BAKAR PIROLISIS HDPE DAN PREMIUM TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN SUHU MESIN SEPEDA MOTOR 110 CC Ika Kusuma Nugraheni; Fikli Maulana
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.112 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i1.87

Abstract

Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor diikuti semakin meningkatnya jumlah konsumsi bahan bakar. Ketersediaan bahan bakar minyak bumi semakin mengalami penurunan. Bahan bakar yang berasal dari minyak bumi tidak bisa diperbaharui. Untuk itu perlu adanya bahan bakar alternatif yaitu bahan bakar nabati atau biofuel. Penggunaan minyak pirolisis HDPE sebagai campuran premium pada mesin 4 langkah dengan tujuan untuk mengetahui konsumsi bahan bakar dan temperatur mesin. Plastik HDPE (High density polyethylene) adalah plastik yang terbuat dari minyak bumi, plastik ini membutuhkan 1,75 kg minyak bumi untuk memproduksi 1 kg plastik HDPE. Plastik HDPE ini memiliki sifat yang keras dan juga tahan terhadap suhu tinggi plastik ini juga tahan terhadap bahan kimia. Plastik HDPE menggunakan angka 2 sebagai simbol plastik tersebut dan juga plastik jenis ini dapat di daur ulang. Objek penelitian yang digunakan untuk campuran minyak pirolisis HDPE dan premium adalah sepeda motor Yamaha JupiterZ 110cc. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh konsumsi bahan bakar dan suhu mesin sepeda motor terhadap penggunaan bahan bakar campuran pirolisis HDPE dan premium. Dengan menggunakan waktu 1 menit, 2 menit dan 3 menit dengan putaran mesin 500 rpm, 1000 rpm, dan 1500 rpm dengan campuran bahan bakar yang digunakan adalah B0, B5, B10, B15, dan B20. Hasil dari pengujian menunjukan bahwa, campuran bahan bakar B5 lebih baik dari segi konsumsi bahan bakar dengan konsumsi bahan bakar sebanyak 0.24 Liter/Jam dan suhu mesin terendah 55 oC.
KARAKTERISTIK ALIRAN DI SEKITAR SILINDER SIRKULAR DAN SILINDER BERSIRIP Sudirman Sudirman
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.76 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i1.93

Abstract

The flow through an object will produce flow characteristics that depend on several physical parameters, including; shape, surface conditions, and orientation of the object being crossed. This study, the author uses Gambit 2.4 and Fluent 6.3 software to model finned cylinders with variations in the distance between fin. The cylinder diameter, cylinder length, fin length, and fin thickness are variables that remain constant. The variables that are changed are the distance between fins, namely 10 mm, 14 mm and 18 mm. The numerical simulation in this study was carried out using the 3D-steady flow Reynolds Averaged-Navier Stokes (RANS) and RNG k-ε approaches. The air properties used in STP conditions with a temperature of 28oC are, density (ρ) = 1.17 kg / m3 and viscosity (μ) = 1.85 x 10-5 N.s / m2. Inlet conditions of air flow, velocity inlet 16 m / s and turbulence intensity of 1.56% were applied in the inlet boundary condition of the numerical simulation domain. The fluid flow through the cylinder which has a clearance between the cylinder and the wall does not form a pair of vortices with a closed loop direction as is generally the 2D flow vortex behind the circular sililnder. Vortex is formed on the gap between the fin, especially in the gap between the fin near the clearance between the cylindrical fin and the wall. The more vortices that are formed, the greater the induced drag will be, especially in finned cylinders with narrower spacing between fin. Finned cylinders produce a longer wake area before the attached flow occurs.
PERANCANGAN SISTEM ELEKTRIKAL PADA ALAT PENGISIAN MINYAK REM OTOMATIS MOBIL Anggun Angkasa Bela Persada; Yuliana Ningsih; Heru Gunawan
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.502 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i1.91

Abstract

Sistem rem adalah komponen yang ada pada mobil termasuk keamanan dalam berkendara. Untuk keamanan pengendara maka harus dibutuhkan sistem pengereman yang optimal. Perawatan minyak rem dilakukan dengan cara pengecekan minyak rem. Jika minyak rem habis maka minyak rem diganti. Untuk mempermudah pengisian minyak rem maka dibuatlah Alat pengisian minyak rem secara otomatis agar memudahkan saat pengisian minyak rem. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui cara kerja kelistrikan pada alat pengisian minyak rem dan mengetahui Tegangan Baterai, Tegangan Motor, Arus Motor dan Volume minyak rem. Alat ini mempunyai sistem kelistrikan dan rangkaian sistem kelistrikan alat pengisian minyak rem otomatis berawal dari baterai menuju ke Fuse lalu ke Switch terus ke Potensiometer sprayer terus ke motor Washer. Adapun pengukuran pada alat pengisian minyak rem yaitu mengukur Tegangan, Arus, dan Volume. Dari hasil pengukuran Tegangan, Arus danVolume keluarnya minyak rem yang di lakukan sebanyak tiga kali pengukuran di dapat nilai rata rata yaitu pengukuran tegangan batrai nilai rata ratanya 12,41 V. Tegangan Motor nilai rata-ratanya yaitu 10,7 V. Arus Motor nilai rata-ratanya yaitu 0,57 danVolume keluarnya minyak rem niai rata-ratanya yaitu 40,25 ml/s. Pengisian minyak rem yang lebih optimal yaitu dilakukan pada putaran potensiometer keempat karena diputaran keempat volume keluarnya minyak rem lebih cepat.
UJI EMISI GAS BUANG DENGAN PERBANDINGAN JENIS BUSI PADA SEPEDA MOTOR 108 CC Adhiela Noer Syaief; Marlia Adriana; Akhmad Hidayat
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.521 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i1.82

Abstract

ABSTRAK Tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor yang tinggi yang mana menimbulkan dampak lingkungan yang sangat serius. Kontribusi emisi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusi udara terbesar 60-70%, dibandingkan dengan industri yang hanya berkisar antara 10-15% sedangkan sisanya berasal dari rumah tangga, pembakaran sampah, kebakaran hutan, dan lain lain. Hal ini dapat dilihat dari besarnya tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor yang menembus angka 15% pertahun (BPS,2011) atau 7,9 juta kendaraan pertahun. Pertumbuhan kendaraan bermotor yang tinggi tidak hanya didukung oleh jumlah penduduknya Indonesia yang besar (240 juta). Salah satu penyebab tingkat polusi yang di sebabkan oleh kendaraan adalah proses pembakaran yang terjadi didalamnya. Yang mana dalam hal ini melibatkan 3 komponen penting, yaitu bahan bakar, sumber pembakaran atau busi dan udara. Oleh karena itu dalam penelitian berikut ini akan dilakukan sebuah pengujian kendaraan dengan cara melakukan variasi penggunaan busi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar emisi gas buang kendaraan bermotor dengan menggunakan berbagai jenis busi dan untuk mengetahui pola emisi gas buang kendaraan bermotor bermesin bensin yang didasarkan pada bahan bakar dan jenis busi yang digunakan. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan hasil pengujian emisi gas buang dari jenis busi iridium HC 46 ppm, CO 0,63%vol dan jenis busi standar (non iridium) HC 625 ppm, CO 0,93%vol. Kata Kunci : Polusi, Emisi Gas Buang, Busi

Page 1 of 1 | Total Record : 6