Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Waste machines as an alternative way to enhance students’ speaking interest Yuliana Ningsih; Kurnia Dwi Artika
UAD TEFL International Conference Proceedings of the 5th UAD TEFL International Conference
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/utic.v2.5758.2019

Abstract

The phenomenon this time was that many lecturers had fallen asleep with the technological advancements used in the learning media. By relying on a more unique creativity, this study used simple materials from spare parts of a machine that can be used as learning media especially in speaking interest. The paper aims to explore speaking interest through waste machines to the students of Mechanical Engineering, the State Polytechnic of Tanah Laut. It investigates how waste machines can be incorporated in English for Specific Purpose (ESP) learners’ speaking interest. This study was qualitative case study, and data were gathered through observations, field notes and interviews. Data were interpreted based on the prepared achievements indicator. The results of the study reveal that the utilization of waste machines such as shocks, piston, gear, and bold is successful improving speaking skill for the students of Mechanical Engineering. In addition, students also learnt how to deliver in presentation with their field studies.
PELATIHAN PEMANFAATAN BARANG BEKAS MENJADI BERDAYA GUNA SKALA RUMAH TANGGA DI DESA SAMBANGAN KABUPATEN TANAH LAUT Marlia Adriana; Yuliana Ningsih; Rusuminto S
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v2i1.19

Abstract

Tahun 2016 ada sekitar 65 juta ton sampah per harinya yang diproduksi masyarakat Indonesia. Jumlah ini naik  satu ton dibandingkan produksi 2015 sekitar 64 juta ton sampah perhari. Jenis sampah yang dihasilkan sangat beragam dan kebanyakan sampah yang ada merupakan sampah anorganik yang sangat sulit terurai. Akibatnya dapat berdampak pada lingkungan, kesehatan, sosial budaya masyarakat. Sesuai dengan program pemerintah untuk melakukan 3R yaitu Reduce, Reuse, Recycle yaitu mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah. Berdasarkan latar belakang tersebut perlu adanya upaya pemanfaatan sampah atau bahan –bahan yang sudah tidak terpakai lagi seperti kerdus, botol bekas air mineral yang cukup banyak didapatkan di rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Sambangan Kabupaten Tanah Laut yang dihadiri oleh kelompok Ibu-Ibu PKK dan Pemuda pemudi Karang Taruna. Kegiatannya yaitu memberikan pelatihan membuat barang-barang kreatif berupa pigura dari kerdus, tempat lilin , tempat pensil dan gantungan koran dari botol air mineral dengan variasi beraneka ragam bentuk. Proses pembuatan cukup mudah sehingga dapat di lakukan oleh semua peserta dan hasil akhirnya menjadi cukup menarik baik sebagai pajangan atau untuk dijual kembali sehingga dapat meningkatkan pendapatan warga khususnya Desa Sambangan. Kata Kunci : Barang bekas, pigura, tempat lilin, tempat pensil, desa sambangan.
PENCOK (PENCIL CASE FROM SHOCK): PENGOLAHAN SHOCK MOTOR BEKAS MENJADI TEMPAT PENSIL SEBAGAI PENANGGULANGAN LIMBAH Yuliana Ningsih; Marlia Adriana; Adhiela Noer Syaief; Sukma Firdaus
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v3i1.36

Abstract

Pertumbuhan teknologi dan ekonomi saat ini semakin pesat dan maju, dalam perkembangan tersebut diikuti juga dengan dampak negatif limbah mesin otomotif yang semakin pesat pertumbuhan industrinya. Dampak negatif tersebut sangat mempengaruhi lingkungan. Limbah mesin khususnya otomotif akan memperburuk kondisi lingkungan dan mempengaruhi kesehatan hidup manusia. Melalui sosialisasi dan pelatihan yang seksama, kesadaran warga terhadap pengelolaan limbah menjadi maju dengan bisa membuat kerajinan yang bernilai ekonomi dari bahan limbah. Sosialisasi dan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengintegrasikan limbah mesin yang meningkat di lingkungan, adapun peserta kegiatan tersebut yakni masyarakat Desa Pemuda yang terdiri dari bapak, ibu dan para remaja sekitar 25 orang. Selain itu juga menggambarkan pengetahuan, keterampilan dan motivasi warga Desa Pemuda Kecamatan Pelaihari dalam pengelolaan limbah. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah bertambahnya wawasan masyarakat dalam pengelolaan limbah dan membantu peserta mengolah limbah mesin,  terutama shock motor bekas menjadi karya yang dapat dimanfaatkan di lingkungan masyarakat. Selain itu juga kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat baik dengan keaktifan masyarakat mengikuti pendampingan dari awal hingga akhir kegiatan pengabdian. Kata Kunci: limbah mesin, penanggulannya 
ENHANCING SPEAKING SKILL THROUGH WASTE OF MACHINE’S SPARE PARTS AS THE LEARNING MEDIA Yuliana Ningsih; Kurnia Dwi Artika
Eltin Journal : Journal of English Language Teaching in Indonesia Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, ISSUE 1, APRIL 2021
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/eltin.v9i1.p30-38

Abstract

The study investigated whether the machine's spare parts' waste impacts teaching, especially enhancement the students' speaking skills, and describes how the waste of machine's spare parts influences the students' speaking skills. The study explored the waste of machine's spare parts, which has a negative impact on the environment, to create a learning media to enhance speaking skills to the students of Politeknik Negeri Tanah Laut, Mechanical Engineering majoring. Action research was implemented in two cycles, and the data were collected through observation, questionnaire, and speaking assessment. Pre-Test Testing, Cycle I Test, and Cycle II Test use the same speaking test used waste of the machine's spare parts by students. The data showed that the mean score of the Pre-test was 65,45, 70,1 in Cycle I, and 82 in Cycle II. Therefore, it can be concluded that the use of machine’s spart waste can improve students’ speaking skill. In addition, the finding also showed that it gives enhancement to students' participation and confidence in speaking English.Keywords: waste of machine’s spare part, speaking skill, learning media
Improving speaking fluency using video vision Yuliana Ningsih; Adhiela Noer Syaief
English Vol 3 No 1 (2019): June 2019
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.845 KB) | DOI: 10.31940/jasl.v3i1.1160

Abstract

This study aims to investigate the use of Video Vision on Machine Technology to improve students' English-speaking skills in Politeknik Negeri Tanah Laut. This research is action research conducted in two cycles with a subject of the 4th semester of the Mechanical Engineering Department in the Politeknik Negeri Tanah Laut in the course of ‘English for Communication’, academic year 2017/2018 with total 22 students. The data source is the result of an English-speaking skill test conducted at the end of each cycle. The data were analyzed quantitatively and quantitatively to determine the improvement of English-speaking skills in the learning process on the implementation of the Video Vision on Machine Technology in the classroom. The findings showed that there was an increase of learning process, from classical mastery in cycle 1 and the average absorption in Cycle 1, after continued cycle 2 and the result of classical mastery - average absorption also increased in the category ‘good’. Based on the results revealed that these learning media give a change in the learning process to improve students' English-speaking skills in the classroom by applying video vision on Machine Technology.
PERANCANGAN SISTEM KERJA SIMULATOR AC (AIR CONDITIONER) MOBIL Rusuminto Syahyuniar; Yuliana Ningsih; Ridho Dwi Kurniawan
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.124 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i1.71

Abstract

Sistem AC memiliki beberapa komponen yaitu kompresor, kondensor, receiver dryer, katup ekspansi dan evaporator, yang mana memiliki fungsinya tersendiri. Untuk itu perlu adanya suatu simulator untuk mensimulasikan sistem kerja dari simulator AC mobil. Pengujian untuk simulator ini adalah bagaimana pengaruh massa refrigerant terhadap rpm motor listrik, tekanan kerja refrigerant, suhu kondensor dan suhu evaporator.Simulator AC mobil ini digunakan sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa mesin otomotif dibidang sistem refrigerasi mobil. Metode pengujianya adalah dengan memasukkan beberapa variasi massa refrigerant (100 gram, 200 gram, 300 gram) kedalam sistem simulator AC mobil kemudian mencatat hasil pengujian. Berdasarkan hasil pengujian massa refrigerant sangat berpengaruh terhadap sistem kerja simulator AC mobil(rpm motor listrik, tekanan kerja refrigerant, suhu kondensor dan suhu evaporator), Rpm motor listrik paling tinggi adalah pada massa refrigerant 100 gram yaitu 1446 rpm. Tekanan kerja refrigerant paling tinggi adalah pada massa refrigerant 300 gram yaitu 20 Psi / 195 Psi. Suhu kondensor paling tingi adalah pada massa refrigerant 300 gram yaitu mencapai 58,8oC. Dan suhu evaporator paling dingin adalah pada massa refrigerant 300 gram yaitu mencapai 11,4oC. Kecepatan blower evaporator juga berpengaruh terhadap sistem kerja dari simulatir AC mobil, namun tidak terlalu signifikan. Di setiap massa refrigerant rpm motor listrik paling tinggi adalah saat massa refrigerant 100 gram dan dengan kecepatan blower 1 yaitu 1446 rpm. Suhu kondensor paling tinggi adalah pada massa refrigerant 300 gram dan dengan kecepatan blower 3 yaitu mencapai 61,6oC. Dan suhu evaporator paling dingin adalah pada massa refrigerant 300 dan dengan kecepatan blower 3 gram yaitu mencapai 9,2oC.
PERANCANGAN SISTEM ELEKTRIKAL PADA ALAT PENGISIAN MINYAK REM OTOMATIS MOBIL Anggun Angkasa Bela Persada; Yuliana Ningsih; Heru Gunawan
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.502 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i1.91

Abstract

Sistem rem adalah komponen yang ada pada mobil termasuk keamanan dalam berkendara. Untuk keamanan pengendara maka harus dibutuhkan sistem pengereman yang optimal. Perawatan minyak rem dilakukan dengan cara pengecekan minyak rem. Jika minyak rem habis maka minyak rem diganti. Untuk mempermudah pengisian minyak rem maka dibuatlah Alat pengisian minyak rem secara otomatis agar memudahkan saat pengisian minyak rem. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui cara kerja kelistrikan pada alat pengisian minyak rem dan mengetahui Tegangan Baterai, Tegangan Motor, Arus Motor dan Volume minyak rem. Alat ini mempunyai sistem kelistrikan dan rangkaian sistem kelistrikan alat pengisian minyak rem otomatis berawal dari baterai menuju ke Fuse lalu ke Switch terus ke Potensiometer sprayer terus ke motor Washer. Adapun pengukuran pada alat pengisian minyak rem yaitu mengukur Tegangan, Arus, dan Volume. Dari hasil pengukuran Tegangan, Arus danVolume keluarnya minyak rem yang di lakukan sebanyak tiga kali pengukuran di dapat nilai rata rata yaitu pengukuran tegangan batrai nilai rata ratanya 12,41 V. Tegangan Motor nilai rata-ratanya yaitu 10,7 V. Arus Motor nilai rata-ratanya yaitu 0,57 danVolume keluarnya minyak rem niai rata-ratanya yaitu 40,25 ml/s. Pengisian minyak rem yang lebih optimal yaitu dilakukan pada putaran potensiometer keempat karena diputaran keempat volume keluarnya minyak rem lebih cepat.
RANCANG BANGUN BLADE TURBIN ANGIN TIPE HORIZONTAL Rusuminto Syahyuniar; Yuliana Ningsih; Herianto Herianto
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.55 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i1.74

Abstract

Turbin angin adalah kincir angin yang digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik. Di dalam turbin angin terdapat komponen yang sangat penting yaitu blade/baling-baling. Blade merupakan bagian dari turbin angin yang berfungsi menerima energi kinetik dari angin dan merubahnya menjadi energi gerak (mekanik) putar pada poros penggerak, dari fungsi blade tersebut dan beberapa faktor di atas maka dilakukan eksperimen lebih lanjut untuk mencoba membuat blade turbin angin horizontal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara perancangan pembuatan blade turbin angin tipe horizontal, dan mengetahui cara pembuatan blade turbin tipe horizontal. Pada saat perancangan blade tersebut diperlukan perancangan gambar teknik geometris tampak depan, tampak atas, dan tampak samping agar menghasilkan tangkapan angin yang baik dan putaran poros yang optimal. Adapun perancangan dan pembuatan blade adalah dengan pembentukan blade, pembuatan penampang blade, pengeleman, dan pemasangan blade ke poros, dan pengujian. Dari pengujian kecepatan poros tersebut maka didapatkan hasil kecepatan putaran poros dalam 10 kali pengujian yang paling maksimal adalah 171 rpm, dengan kecepatan angin 18 m/s.
METODE PENGUKURAN BLOW-BY MENGGUNAKAN U-TUBE AIR BERBASIS PERSAMAAN BERNOULLI TERHADAP DIESEL ENGINE BULDOZER Rusuminto Syahyuniar; Yuliana Ningsih
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.514 KB) | DOI: 10.34128/je.v4i1.6

Abstract

Pada motor diesel proses pembakaran yang terjadi didalam ruang bakar disebabkan oleh adanya salah satu proses 4 langkah yaitu kompresi udara yang dilakukan oleh dorongan piston dari titik mati bawah ke titik mati atas dengan menekan udara didalam ruang bakar sampai dengan volume tertentu yang mengakibatkan naiknya temperatur dan tekanan didalam ruang bakar, pada saat langkah akhir kompresi udara didalam ruang bakar mengalami kenaikan temperatur berkisar antara 450 sampai 500 derajat Celcius dan naiknya tekanan menjadi 30 Kg/Cm3, kemudian bahan bakar diesel disemprotkan kedalam ruang bakar yang mengakibatkan terjadinya rambatan api yang begitu cepat yang dimulai dari dinding silinder atau, dari hasil pembakaran inilah yang digunakan untuk mendorong kembali piston dari titik mati atas ketitik mati bawah dan proses tersebut terjadi secara berulang ulang berdasarkan prinsip 4 tak, Prestasi suatu engine terutama mesin diesel itu tidak lepas dari kemampuannya melakukan proses kompresi secara baik, proses ini diharapkan karena prinsip kerja dari motor diesel  yaitu memanfaatkan naiknya temperatur udara yang tinggi didalam ruang bakar untuk membakar bahan bakar, dalam proses kegiatan preventive maintenance salah satu unsur yang terpenting adalah memeriksa tekanan kompresi engine dengan cara mengetahui seberapa besar tingkat kebocoran kompresi, keakuratan hasil pengukuran menjadi faktor yang sangat penting untuk menghasilkan data yang tepat untuk digunakan sebagai dasar dalam menganalisa dimana kerusakan yang terjadi.
PERANCANGAN SIMULATOR CHARGING SYSTEM PADA SEPEDA MOTOR Adhiela Noer Syaief; Yuliana Ningsih; Rizqiannor Rizqiannor
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.725 KB) | DOI: 10.34128/je.v4i2.50

Abstract

Charging system merupakan bagian dari sistem kelistrikan pada sepeda motor, yang mana charging system ini mensuply kebutuhan listrik pada sepeda motor. Untuk memudahkan dalam pemahaman proses tersebut, maka perlu adanya pembuatan simulator charging system sebagai alat bantu mahasiswa dalam pembelajaran. Adapun charging system pada simulator tersebut meliputi baterai, fuse (sekring), switch (stop kontak), regulator serta alternator. Berdasarkan dari hasil pembuatan simulator charging system, maka telah diperoleh hasil pembuatan bahwasanya lampu LED (Light Emitting Diode) untuk warna merah sebesar 1,7 Watt dan wrna hijau sebesar 2,2 Watt, sedangkan resistornya 1 KΏ beserta tegangan pengisian baterai sebesar 12 Volt. Jadi, dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwasanya simulator charging system tersebut sesuai kebutuhan mahasiswa dalam memahami system, fungsi dan proses kerja charging system yang tidak kalah sama seperti fungsi pada kondisi aslinya dengan kelengkapan yang sama