cover
Contact Name
Akhmad Maliki
Contact Email
maliki.ts@uwks.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.axial@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi
ISSN : 23376317     EISSN : 26150824     DOI : http://dx.doi.org/10.30742/axial.v10i1
Core Subject : Engineering,
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sejak tahun 2012 dengan ISSN:2337-6317 untuk terbitan versi cetak, sedangkan untuk terbitan versi online mulai tahun 2018 dengan ISSN: 2615-0824. axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi merupakan jurnal yang berisikan tulisan yang diangkat dari hasil penelitian, kajian, dan telaah kritis dibidang ilmu ketekniksipilan dengan konsentrasi ilmu rekayasa struktur, bangunan air, manajemen transportasi/lalu lintas, manajemen konstruksi dan geoteknik. axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi diterbitkan tiga kali dalam satu tahun, antara bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Volume 9, No. 3, Desember Tahun 2021" : 6 Documents clear
PERENCANAAN SALURAN PEMATUSAN DI BOEZEM UTARA MOROKREMBANGAN SURABAYA Sumardianto, Dani; Soebagio, Soebagio
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 9, No. 3, Desember Tahun 2021
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v9i3.1762

Abstract

ABSTRAK: Perencanaan saluran pematusan bertujuan untuk mengalirkan genangan yang meluas pada seluruh bantaran Boezem. Berdasarkan hasil analisis curah hujan rencana dengan menggunakan metode  Log Person III dengan periode ulang (R25) adalah 116,977 mm; perhitungan debit rencana saluran primer menggunakan metode rasional dengan periode ulang (R25) adalah 57,45 m3/dt.; perhitungan debit air kotor menggunakan metode Geometric Rate of Growth di masa 25 tahun mendatang adalah 0,590 m3/dt. Hasil dan kesimpulan menunjukkan bahwa dimensi saluran pematusan menggunakan penampang trapesium didapatkan luas penampang basah (A) adalah 33 m; luas keliling basah (P) adalah 24,7 m; lebar dasar saluran (B) adalah 20,5 m; tinggi saluran (H) adalah 1,5 m. KATA KUNCI : Boezem Morokrembangan , saluran pematusan
PERENCANAAN EMBUNG DI KAWASAN ANGGREK GORONTALO UTARA Janatha, Dimas; Soebagio, Soebagio
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 9, No. 3, Desember Tahun 2021
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v9i3.1766

Abstract

ABSTRAK: Embung merupakan suatu sistem penyimpanan air, yang biasanya digunakan oleh penduduk di daerah yang memiliki sumber air yang sangat terbatas. Pembangunan Embung Hiyalo Oyile sebagai salah satu tempat penyimpanan air yang diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air baku di daerah irigasi Embung Hiyalo Oyile yang berada di Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara.Dari hasil analisis dengan metode Nakayasu diperoleh debit banjir rencana periode ulang 100 tahun sebesar 28,89 m3/dt, volume tampungan sebesar 150,776.38 m3 berada pada elevasi tambah 55.2 m yang digunakan sebagai elevasi mercu pelimpah, lebar pelimpah 10 m dengan tinggi 5,5 m. Elevasi muka air banjir pada ketinggian tambah 56.61 m, elevasi dasar sungai pada ketinggian tambah 42.33 m. Tubuh embung direncanakan menggunakan pasangan batu dengan elevasi puncak embung pada ketinggian tambah 57.20 m, tinggi jagaan diambil 1,00 m, tinggi embung 14.90 m, lebar embung 8,55 m, kemiringan lereng hulu 1 : 3 dan kemiringan lereng hilir 1 : 2,25. Konstruksi stabil terhadap gaya-gaya yang terjadi pada kondisi yang berbahaya. KATA KUNCI : Perencanaan,Embung , Pelimpah
PERENCANAAN GEDUNG APARTEMEN D’RINI 10 LANTAI DENGAN STRUKTUR BETON RINGAN BJ 1760 KG/M3 BERTULANG TAHAN GEMPA MENGGUNAKAN SRPMK S.E, Maria Yuliana; Machmoed, Soerjandani Priantoro
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 9, No. 3, Desember Tahun 2021
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v9i3.1765

Abstract

ABSTRAK: Struktur Gedung Apartemen d’Rini direncanakan menggunakan konstruksi beton ringan bertulang. Beton ringan adalah beton yang memiliki berat jenis lebih ringan daripada beton pada normal. Material beton ringan yang digunakan pada perencanaan ini adalah menggunakan styrogravel sebagai pengganti agregat kasar sehingga dapat menurunkan berat jenis beton menjadi lebih ringan. Styrogravel merupakan produk turunan hasil diversifikasi limbah styrofoam, dengan campuran yang digunakan adalah 75 persen styrogravel dan 25 persen kerikil sehingga berat jenisnya didapat BJ 1760 kg/m3.Gedung direncanakan berada di kota Sulawesi yang termasuk wilayah gempa tinggi, sehingga untuk menahan beban gempa yang terjadi gedung apartemen ini memerlukan sistem penahan gempa. Pada perencanaan ini menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK). Sistem rangka pemikul momen khusus adalah komponen struktur yang mampu memikul gaya akibat beban gempa dan direncanakan untuk memikul lentur. SRPMK direncanakan dengan mengacu pada persyaratan Strong Column Weak Beam yang selalu dipakai untuk mendesain struktur dengan tingkat daktilitas tinggi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Peraturan yang digunakan pada perencanaan ini diantaranya SNI 03-1726-2012, SNI 03-1727-2013 dan SNI 03-2847-2013.Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan, diambil kesimpulan bahwa gedung apartemen ini mampu menjadi bangunan tahan gempa, yang bisa merespon gempa dengan sikap bertahan dari keruntuhan. Struktur bangunan apartemen d’Rini telah memenuhi syarat-syarat yang berlaku untuk perencanaan bangunan tahan gempa yang sesuai dengan SNI 2847-2013, kontrol Strong Column Weak Beam dimana syaratnya SigmaMnc adalah 2507,69 kNm lebih kecil dari/sama dengan 1,2 SigmaMnb adalah 1508,5 kNm. Struktur gedung apartemen ini juga mampu memperkecil kemungkinan terjadinya keruntuhan, yang diketahui dari hasil perhitungan simpangan horisontal struktur yang terjadi sebesar 65,75 mm tidak melebihi simpangan ijin sebesar 80 mm.. KATA KUNCI : Struktur Beton Ringan Bertulang, Beton Styrogravel, Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus, Struktur Tahan Gempa
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN KOMPOSIT MENGGUNAKAN PLATE GIRDER DI JALAN RAYA SEMEMI SURABAYA Wardhani, Devina Novita; Siswoyo, Siswoyo
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 9, No. 3, Desember Tahun 2021
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v9i3.1763

Abstract

ABSTRAK: Tipe jembatan didaerah surabaya berupa konvensional, truss span, compoosite dan cable stayed. Namun pada jembatan di Jalan Raya Sememi Surabaya menggunakan plate grider dengan panjang 60m yang menghubungkan Kecamatan Benowo Tambak Osowilangun. Sedangkan tipe composite plate grider ini di harapkan nantinya bisa menjadi pembanding untuk perencanaan yang akan datang. Metode pembebanan mengacu pada Standar Pembebanan untuk Jembatan RSNI.T.02.2005 serta menggunakan Metode Perancah dan Metode LRFD (Load Resistance Factor Design). Dari hasil perhitungan rencana di peroleh pada tiang sandaran dengan tinggi 95 cm yang menggunakan tulangan   pokok    1D10 mm dan tinggi profil plate girder 2,50 m, tubuh badan 4 cm, luas badan 1000 cm2, tebal sayap 16,6 cm. KATA KUNCI : Jembatan, Plate Grider, Sememi Surabaya
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE DI DESA BANYULEGI KECAMATAN DAWARBLANDONG KABUPATEN MOJOKERTO Muhammad Alif Derry Bachtiar; Soebagio Soebagio
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 9, No. 3, Desember Tahun 2021
Publisher : axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v9i3.1764

Abstract

ABSTRAK: Permasalahan banjir sering terjadi di Desa Banyulegi Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto. Dalam studi ini mepunyai tujuan untuk mengetahui tangkapan hujan yang berada di Desa Banyulegi untuk mengetahui berapa debit rencana pada sungai yang dikaji, dan mengetahui penyebab terjadinya banjir. Penyebabnya adalah penampang pada saluran primer yang ada wilayah tersebut hanya mampu menampung debit sebesar 252,51 m3/det yang seharusnya dapat menampung debit banjir maksimum sebesar 278,12 m3/det. Lama genangan terparah terjadi pada tahun 2019 lebih dari 3 jam dengan kedalaman 60 sampai 70 cm dan wilayah yang tergenang 24,637 m2. Untuk menangani masalah banjir tersebut dilakukan kajian drainase, sehingga saluran bisa menampung debit banjir yang ada dikawasan tersebut. Curah hujan rencana dengan Metode Log Pearson III didapatkan R10 adalah 78,79 mm dan R25 adalah 89,79 mm. Debit banjir maksimum dihitung menggunakan Metode Nakayashu untuk saluran primer dengan periode ulang 10 tahun. Debit banjir maksimum akan dibandingkan dengan kapasitas penampang saluran yang dihitung dengan perumusan Manning. Saluran yang tidak dapat menampung debit banjir yang diakibatkan oleh mengecilnya saluran, diperlukan  pengerukan atau perencanaan ulang dimensi saluran yang sesuai dengan kebutuhan lebar dasar di setiap penampang. sehingga tiap penampang mampu menampung debit banjir maksimum. KATA KUNCI : Penampang, Banjir, Dawarblandong.
STUDI PERBANDINGAN PERILAKU GEDUNG BETON BERTULANG MENGGUNAKAN SISTEM GANDA DENGAN DINDING GESER DAN BRESING TERHADAP BEBAN GEMPA Trimurtiningrum, Retno; Andaryati, Andaryati; Sarya, Gede; Fitra Febrianno, Gebby Ramdhan Rizky; Fitriyati, Elfin Nur
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 9, No. 3, Desember Tahun 2021
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v9i3.1761

Abstract

ABSTRAK: Bangunan bertingkat tinggi pada masa kini umumnya memiliki masalah terkait simpangan, fleksibilitas atau kurangnya kekakuan. Konsep desain yang mengacu pada kondisi ultimit, membuat ukuran penampang elemen struktur utama menjadi lebih kecil atau lebih langsing. Untuk mengatasi salah satunya perlu penambahan elemen pengaku yang sifatnya menambah kekakuan, seperti dinding geser maupun bresing baja. Baik dinding geser maupun bresing keduanya memiliki kinerja yang baik terhadap beban gempa lateral. Dinding geser sangat efektif dalam menambah kekakuan struktur dan mereduksi simpangan lateral. Bresing baja juga dapat meningkatkan kekakuan lateral dengan penambahan berat struktur yang minimal. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan periode, simpangan dan simpangan antar lantai dari struktur beton bertulang tanpa dan dengan sistem pengaku lateral dinding geser maupun bresing konsentrik tipe cross terhadap beban gempa. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa permodelan struktur beton bertulang dengan dinding geser mempunyai nilai periode terkecil yaitu 0,85 detik dan kinerja yang baik terhadap simpangan dan simpangan antar lantai struktur, yaitu 21,342 mm untuk arah X dan 21,345 mm untuk arah Y (simpangan) serta sebesar 20,39 mm untuk arah X dan 20,39 mm untuk arah Y (simpangan antar lantai). KATA KUNCI : bresing, dinding geser, sistem ganda, simpangan, periode

Page 1 of 1 | Total Record : 6