cover
Contact Name
Marzuki
Contact Email
marzuki14apr12@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
marzuki14apr12@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Fisika
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19794657     EISSN : 26147386     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) is a peer-reviewed open access journal on interdisciplinary studies of physics, and is published twice a year (March and September) by Department of Physics, Andalas University Padang.
Arjuna Subject : -
Articles 449 Documents
ANALISIS DIMENSIONING TRAFIK PADA JARINGAN 3G MENGGUNAKAN METODE LINIER LEAST SQUARE Dikky Chandra
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 3 No 2 (2011): September 2011
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.3.2.62-67.2011

Abstract

Pelanggan telekomunikasi akan bertambah dari hari ke hari. Lonjakan jumlah pelanggan ini tentu menggembirakan pelaku industri telepon seluler. Namun penambahan jumlah pelanggan juga membawa konsekuensi serius bagi operator, yaitu kapasitas jaringan untuk menjamin konektifitas pelanggannya. Dengan menggunakan data periode dari tahun 2008 dan metode linier least square untuk melakukan prediksi trafik di tahun 2010. Perhitungan dan prediksi dilakukan untuk mendapatkan komponen nilai growth factor, high season factor, trafik akhir 2010, prediksi pelanggan akhir 2010, dan program ekspansi jaringan 3G khususnya tentang kebutuhan High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) . Subscriber HSDPA di Bali diperkirakan meningkat sebesar 160% di tahun 2010, sedangkan Tren Average of Concurrent User Tahun 2010 diprediksikan akan mengalami kenaikan sekitar 206 %. Peningkatan jumlah pelanggan HSDPA diatasi dengan penambahan kapasitas jaringan baik disisi ekspansi maupun new collocated.
KARAKTERISASI SIFAT MEKANIS KALENG MINUMAN (LARUTAN LASEGAR, POCARI SWEAT DAN COCA COLA) Sri Mulyadi
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 3 No 2 (2011): September 2011
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.3.2.68-74.2011

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Karakterisasi Sifat Mekanis Kaleng Minuman (Larutan Lasegar, Pocari Sweat dan Coca Cola). Pengujian yang dilakukan meliputi kekerasan dan kuat tarik. Dari hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa nilai kuat tariknya berbanding terbalik dengan persen kandungan aluminium dalam masing-masing sampel kaleng minuman, yaitu semakin tinggi kandungan aluminium dalam sampel maka kuat tariknya semakin rendah. Pada pengujian kekerasan, nilai kekerasannya sebanding dengan persen kandungan aluminium dalam sampel, yaitu semakin tinggi kandungan aluminiumnya maka nilai kekerasannya semakin tinggi.
STUDI PENGARUH PENAMBAHAN SERAT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR ATAP SERAT BULU AYAM Sri Handani
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 3 No 2 (2011): September 2011
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.3.2.75-79.2011

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan serat terhadap kuat tekan dan kuat lentur atap serat bulu ayam dengan variasi serat 30%, 40%, 50%, dan 60%. Untuk pengujian kuat tekan, atap dibuat dengan ukuran 5 cm x 5 cm x 6 cm, dan ukuran 10 cm x 5 cm x 3 cm untuk pengujian kuat lentur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi optimum serat bulu ayam adalah 30% yang memberikan nilai kuat tekan atap sebesar 38 Mpa, dan kuat lentur sebesar 27.8 MPa. Pada komposisi yang sama, nilai kuat tekan atap serat kaca lebih lebih kecil daripada atap serat bulu ayam, sedangkan nilai kuat lenturnya lebih besar dibandingkan atap serat bulu ayam.
PEMANFAATAN SENSOR FOTOTRANSISTOR DAN LED INFRAMERAH DALAM PENDETEKSI KEKERUHAN AIR BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 Meqorry Yusfi
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 3 No 2 (2011): September 2011
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.3.2.80-85.2011

Abstract

Fototransistor merupakan salah satu komponen yang berfungsi sebagai detektor cahaya yang dapat mengubah efek cahaya menjadi sinyal listrik. Air yang keruh akan menyebabkan intensitas cahaya yang masuk kedalamnya berkurang. Dengan demikian tingkat kekeruhan air dapat dideteksi dengan alat pengukur intensitas cahaya seperti fototransistor dan LED inframerah sebagai sumber cahaya. Sistem yang telah dirancang bangun terdiri dari mikrokontroler AT89S51 sebagai pemroses data dan ADC digunakan untuk mengkonversi sinyal analog ke digital. Alat ini digunakan sebagai sistem pengontrol dengan keluarannya berupa alarm. Tegangan acuan yang dipakai agar alarm berbunyi adalah 1,656 volt. Pengujian sistem dilakukan dengan mendeteksi perubahan tingkat kekeruhan air pada sampel air minum kemasan, air PDAM, air sungai dan air kopi. Hasil yang diperoleh adalah semakin tinggi tingkat kekeruhan air atau semakin keruh air, maka tegangan keluaran sensor juga semakin tinggi.
PENGARUH BAHAN DIELEKTRIK DALAM UNJUK KERJA WAVEGUIDE Lince Markis
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 4 No 1 (2012): March 2012
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.4.1.1-7.2012

Abstract

Makalah ini menyajikan hasil studi pengukuran nilai Voltage Standing Wave Ratio (VSWR) dan power reflection factor (PRF) untuk berbagai jenis bahan dielektrik yang akan disisipkan pada saluran transmisi yang beroperasi di frekuensi 9 GH dan dibandingkan dengan saluran transmisi tanpa bahan dielektrik. Pengukuran dilakukan di laboratorium antena Politeknik Negeri Padang dengan menggunakan alat ukur penunjang komponen waveguide yang berfungsi menghasilkan nilai VSWR dan PRF sehingga didapatkan grafik gelombang berdiri dengan parameter tegangan dan jarak. Pengukuran dilakukan dengan menjadikan bahan dielektrik berbagai jenis dengan kondisi rangkaian terbuka. Pengukuran pertama dilakukan untuk bahan dielektrik jenis teflon berwarna putih diperoleh hasil VSWR sebesar 28,50 dengan PRF 86,90% sedangakan bahan dielektrik jenis plexiglass berwarna transparan nilai VSWR sebesar 12,39 PRF 72,35 % dan bahan dielektrik jenis PVC berwarna abu-abu VSWR 7,97 dengan PRF 60,39 %. Sedangkan untuk saluran transmisi tanpa bahan dielektrik ( tidak disisipi bahan dielektrik ) nilai VSWR 1,50 dengan PRF 4,01%.
PENENTUAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS (DM) MELALUI UJI SPEKTROSKOPI ASETON DALAM AIR LIUR. Afdhal Muttaqin
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 4 No 1 (2012): March 2012
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.4.1.8-13.2012

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menetukan hubungan antara kadar aseton dalam air liur dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus (DM). Sampel terdiri dari dua kelompok, lima orang tanpa keluhan DM dan lima orang pasien DM dari RSUP Dr. M. Djamil Padang. Pengambilan air liur dan pengukuran gula darah dilakukan bersamaan pada dua waktu, dua jam setelah makan dan setelah berpuasa selama dua belas jam. Semua sampel air liur dispektroskopi dengan spektrofotometer UV-Vis menggunakan lampu xenon sebagai sumber cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi tinggi antara kadar aseton dalam air liur dengan kadar gula darah dengan koefisien korelasi sebesar 0.985.
PROSPEK PENGEMBANGAN ENERGI SURYA UNTUK KEBUTUHAN LISTRIK DI INDONESIA Valdi Rizki Yandri
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 4 No 1 (2012): March 2012
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.4.1.14-19.2012

Abstract

Energy has important meaning in social and economics achievement to continously development and support to national economics activities. Energy consumption in Indonesia increases rapidly parallel with economics engagement and people growth. To supply energy requirement, renewable energy source should be developed. Renewable energy potency like solar energy hasn’t been used for big scale although Indonesia has big energy potency. Indonesia be included on tropical area which is exposed sun radiance almost year. It means solar energy has good prospects to be developed in Indonesia. Solar energy is one kind of energy which is gotten by converting sun calor energy to another type of energy. Solar energy can be used in form solar cell for electrical power plant. The utilization of solar cell can help people who lives on isolated area which is far from electrical network to use electrical energy.
PENGARUH WAKTU PEMANASAN TERHADAP SINTESIS NANOPARTIKEL FE3O4 Astuti -
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 4 No 1 (2012): March 2012
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.4.1.20-25.2012

Abstract

Nanopartikel magnetik Fe3O4 disintesis dari destruksi batuan besi. Metode yang digunakan adalah metode kopresipitasi dengan menggunakan template PEG 4000. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu pemanasan terhadap sifat nanopartikel magnetik yang dihasilkan, yaitu 3 jam, 4 jam, dan 5 jam pada temperatur 220 0C. Karakterisassi nanopartikel magnetik dilakukan dengan Magnetic Susceptibilitymeter, X-Ray Difractometer (XRD), dan Scanning Elektron Microscope (SEM). Berdasarkan hasil penelitian ini, waktu dan temperatur pemanasan berpengaruh terhadap kemagnetan, ukuran partikel, maupun ukuran kristal material magnetik Fe3O4 yang dihasilkan. Pemanasan dengan waktu yang optimum diperoleh pada 4 jam dengan ukuran kristal 20,86 nm dan ukuran partikel terkecil antara 36-46 nm dan suseptibilitas magnetnya 20427,96 m3 /kg. Sedangkan distribusi ukuran partikel sudah cukup seragam dan berbentuk bulat, sebagai pengaruh dari PEG 4000 yang berfungsi sebagai template dan mencegah terjadinya aglomerasi antar partikel.
SIFAT MEKANIK PAPAN PARTIKEL SEKAM PADI DENGAN RESIN POLYESTER TAK JENUH (YUKALLAC 157) Sri Handani
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 4 No 1 (2012): March 2012
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.4.1.26-30.2012

Abstract

Telah dilakukan pengujian sifat mekanik untuk mengetahui kuat tekan dan kuat lentur papan partikel sekam padi dengan variasi resin 30%, 40%, 50%, 60%, 70% dan 80%. Papan dibuat dengan cetakan berukuran 5cm x 5cm x 6cm untuk pengujian kuat tekan dan cetakan berukuran 10cm x 5cm x 3cm untuk pengujian kuat lentur. Nilai kuat tekan maksimum diperoleh pada variasi resin 80% yaitu sebesar 9,2x107 N/m2 dan nilai minimum pada variasi resin 30% yaitu sebesar 7,3x106 N/m2 . Papan partikel sekam padi yang memiliki nilai kuat lentur maksimum yaitu pada variasi resin 50% sebesar 4x107 N/m2 dan nilai minimum pada variasi resin 30% sebesar 1,3x107 N/m2.
PENGARUH PERSEN MASSA HASIL PEMBAKARAN SERBUK KAYU DAN AMPAS TEBU PADA MORTAR TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN SIFAT FISISNYA Sri Mulyadi; Dahyunir Dahlan
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 4 No 1 (2012): March 2012
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.4.1.31-39.2012

Abstract

Telah melakukan penelitian tentang pengaruh pencampuran abu ampas tebu dan produk pembakaran serbuk gergaji yang telah digiling halus dengan kekuatan mortar. Kedua bahan dicampur pada saat pencetakan mortar pasir sebanyak 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% massa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kekuatan tekan, kekuatan tarik, dan densitas dan penurunan porositas dan penyerapan air seiring dengan bertambahnya variasi campuran terhadap abu ampas tebu dan pembakaran produk serbuk gergaji hingga mencapai hasil yang optimal. Hasil optimum pencampuran abu ampas tebu adalah dalam campuran ini variasi 15%, sedangkan hasil yang optimal dari produk pembakaran serbuk gergaji adalah dalam campuran variasi 10 %.

Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 1 (2026): March 2026 Vol 17 No 2 (2025): September 2025 Vol 17 No 1 (2025): March 2025 Vol 16 No 2 (2024): September 2024 Vol 16 No 1 (2024): March 2024 Vol 15 No 2 (2023): September 2023 Vol 15 No 1 (2023): March 2023 Vol 14 No 2 (2022): September 2022 Vol 14, No 1 (2022): In progress (March 2022) Vol 14 No 1 (2022): March 2022 Vol 13 No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 2 (2021): Published in September 2021 (COMING ISSUE) Vol 13, No 1 (2021): Published in March 2021 Vol 13 No 1 (2021): March 2021 Vol 12 No 2 (2020): September 2020 Vol 12, No 2 (2020): Published in September 2020 Vol 12, No 1 (2020): Published in March 2020 Vol 12 No 1 (2020): March 2020 Vol 11 No 2 (2019): September 2019 Vol 11, No 2 (2019): Published in September 2019 Vol 11, No 1 (2019): Published in March 2019 Vol 11 No 1 (2019): March 2019 Vol 10, No 2 (2018): Published in September 2018 Vol 10 No 2 (2018): September 2018 Vol 10 No 1 (2018): March 2018 Vol 10, No 1 (2018): Published in March 2018 Vol 9, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 9 No 2 (2017): September 2017 Vol 9 No 1 (2017): March 2017 Vol 9, No 1 (2017): Published in March 2017 Vol 8 No 2 (2016): September 2016 Vol 8 No 1 (2016): March 2016 Vol 8, No 2 (2016): JURNAL ILMU FISIKA Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ILMU FISIKA Vol 7 No 2 (2015): September 2015 Vol 7 No 1 (2015): March 2015 Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ILMU FISIKA Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA Vol 6 No 2 (2014): September 2014 Vol 6 No 1 (2014): March 2014 Vol 6, No 2 (2014): JURNAL ILMU FISIKA Vol 6, No 1 (2014): JURNAL ILMU FISIKA Vol 5 No 2 (2013): September 2013 Vol 5 No 1 (2013): March 2013 Vol 5, No 2 (2013): JURNAL ILMU FISIKA Vol 5, No 1 (2013): JURNAL ILMU FISIKA Vol 4 No 2 (2012): September 2012 Vol 4 No 1 (2012): March 2012 Vol 4, No 2 (2012): JURNAL ILMU FISIKA Vol 4, No 1 (2012): JURNAL ILMU FISIKA Vol 3 No 2 (2011): September 2011 Vol 3 No 1 (2011): March 2011 Vol 3, No 2 (2011): JURNAL ILMU FISIKA Vol 3, No 1 (2011): JURNAL ILMU FISIKA Vol 2 No 2 (2010): September 2010 Vol 2 No 1 (2010): March 2010 Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1 No 2 (2009): September 2009 Vol 1 No 1 (2009): March 2009 Vol 1, No 2 (2009): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1, No 1 (2009): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1, No 1 (2009): JURNAL ILMU FISIKA More Issue