cover
Contact Name
Marzuki
Contact Email
marzuki14apr12@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
marzuki14apr12@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Fisika
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19794657     EISSN : 26147386     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) is a peer-reviewed open access journal on interdisciplinary studies of physics, and is published twice a year (March and September) by Department of Physics, Andalas University Padang.
Arjuna Subject : -
Articles 449 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PENGOLAHAN CITRA UNTUK PENENTUAN SIFAT FISIS BATUAN Afdal Afdal
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 2 No 1 (2010): March 2010
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.2.1.9-14.2010

Abstract

Interpretasi data geofisika seperti dalam geofisika eksplorasi, pertambangan, teknik, dan geofisika lingkungan membutuhkan pengetahuan tentang sifat fisis batuan. Beberapa sifat fisis batuan dapat diperoleh dengan teknik pengolahan citra digital. Dalam penelitian ini dikembangkan perangkat lunak pengolahan citra digital untuk penentuan sifat fisis batuan. Perangkat lunak pengolahan citra yang dikembangkan dapat digunakan untuk menentukan beberapa sifat fisis batuan seperti karakteristik pori dan rekahan. Karakteristik pori terdiri atas porositas dan dimensi fraktal. Sedangkan karakteristik rekahan terdiri atas distribusi panjang rekahan, densitas dan dimensi fraktal.
INTERFEROMETER MICHELSON DAN CCD WEBCAM SEBAGAI PENENTU FREKUENSI GETAR OBJEK Afdhal Muttaqin
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 2 No 1 (2010): March 2010
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.2.1.15-23.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengukuran getaran suatu obyek dengan menggunakan interferometer Michelson dan CCD webcam. Pola intereferensi dihasilkan dari perbedaan lintasan laser HeliumNeon dengan panjang gelombang 632,8 nm melewati obyek getar speaker piezo yang diletakkan pada cermin uji. Pemberian frekuensi getar dimulai 5 Hz – 30 Hz dengan kelipatan 5 Hz serta frekuensi 1 KHz-20 KHz dengan kelipatan 1 KHz. CCD webcam dapat merekam berkas sinar laser dari cermin referensi dan cermin uji dengan kemampuan CCD webcam 30 frame perdetik. Perubahan intensitas laser yang menggambarkan frekuensi getar obyek dapat dilihat pada frekuensi di bawah frekuensi CCD webcam.
VISUALISASI PENJALARAN GELOMBANG TSUNAMI DI KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATERA BARAT Dwi Pujiastuti
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 2 No 1 (2010): March 2010
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.2.1.24-35.2010

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk melihat pola penjalaran gelombang tsunami dari pusat pembangkitan sampai kawasan pantai Pesisir Selatan Sumatera Barat dengan menggunakan model numerik linier Tunami N3. Dalam penelitian ini digunakan tiga model skenario penjalaran gelombang tsunami yaitu untuk magnitudo (Mw) 7,5, 8,0 dan 8,5 dengan titik koordinat gempa 99.3 BT dan -3,3 LS. Dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa tinggi gelombang tsunami paling besar dihasilkan pada skcnario pemodelan dengan magnitodo 8,5.
RANCANG BANGUN SISTEM AKUISISI DATA TEMPERATUR BERBASIS PC DENGAN SENSOR THERMOPILE MODULE (METODE NON-CONTACT) Wildian -
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 2 No 1 (2010): March 2010
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.2.1.36-43.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian rancang-bangun sistem akuisisi data temperatur berbasis PC dengan metode non-contact menggunakan sensor thermopile module TPMF1-G12-J4S#2099. Sensor yang tersusun dari beberapa termokopel ini bekerja berdasarkan radiasi inframerah yang diterimanya dari obyek. Radiasi inframerah yang dipancarkan obyek tersebut sebanding dengan pangkat empat temperaturnya. Sinyal keluaran sensor (dengan fungsi transfer Vout = 0,009T + 1,3492 dan koefisien korelasi R 2= 0,9963) dikuatkan dengan menggunakan penguat non-inverting (dengan penguatan 2 kali). Sinyal itu kemudian dikonversi ke bentuk digital menggunakan ADC0804 dan dikirim ke PC melalui teknik antarmuka menggunakan port paralel (melalui konektor DB-25) yang ditampilkan di monitor PC menggunakan bahasa pemrograman Delphi 5. Dari hasil pengujian diperoleh kesalahan relatif maksimum sistem akuisisi data temperatur ini sebesar 0,048% dengan resolusi sebesar 0,31C.
ANALISIS GEMPA NIAS DAN GEMPA SUMATERA BARAT DAN KESAMAANNYA YANG TIDAK MENIMBULKAN TSUNAMI Badrul Mustafa
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 2 No 1 (2010): March 2010
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.2.1.44-50.2010

Abstract

Wilayah Sumatera Barat memiliki tingkat seismisitas yang tinggi. Konvergensi oblique dari lempeng Indo-Australia terhadap Eurasia yang menunjam di bawah Sumatera menghasilkan potensi gempa dangkal dan sedang di wilayah muka busur (fore-arc) Sunda. Potensi gempa juga berada di darat sepanjang patahan Sumatera serta di laut sepanjang patahan Mentawai. Di wilayah muka busur diketahui adanya potensi gempa besar yang berpotensi tsunami. Hasil penelitian terhadap pertumbuhan mikroatol di kepulauan Mentawai menunjukkan bahwa periode ulang gempa besar di Mentawai adalah sekitar 200 tahun (Hilman, 2005). Namun tidak semua pengulangan gempa besar di daerah fore-arc ini menimbulkan pengulangan tsunami. Data menunjukkan bahwa gempa Nias 28 Maret 2005 (8,7 SR) dan gempa Sumatera Barat 30 September 2009 (7,9 SR) sama-sama tidak menimbulkan tsunami. Salah satu kemungkinan sebabnya adalah episenternya tidak berada di daerah megathrust.
PENGARUH PENAMBAHAN GULA JAGUNG TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN BIODEGRADABILITAS PLASTIK CAMPURAN POLYPROPYLENE BEKAS DAN PATI SAGU Sri Mulyadi
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 2 No 2 (2010): September 2010
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.2.2.51-55.2010

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan pengaruh gula jagung terhadap sifat mekanik dan biodegradabilitas plastik campuran polypropylene bekas dan pati sagu. Pada penelitian ini dibuat 5 sampel dengan variasi massa gula jagung yang berbeda. Pengukuran dilakukan terhadap kuat tekan dan kuat lentur dari setiap sampel. Penentuntuan tingkat degradabilitas ditentukan dengan mengubur sampel selama tujuh hari. Hasil menunjukkan bahwa kuat lentur dan kuat tekan plastik mengalami kenaikan dengan penambahan gula jagung. Nilai kuat tekan dan kuat lentur maksimum terdapat pada komposisi 90 gr : 10 gr : 10 gr yaitu 87,04 kg/cm2 dan 96,9 kg/cm2 . Ditinjau dari segi fisis setelah proses penguburan, plastik campuran dengan komposisi gula jagung terbanyak memiliki permukaan paling kasar dan paling banyak lobang. Hal ini dapat diartikan bahwa plastik dengan komposisi gula jagung terbanyak memiliki tingkat degradabilitas tertinggi.
ANALISIS EFEK KARBON DIOKSIDA (CO2) TERHADAP KENAIKAN TEMPERATUR DI BUKIT KOTOTABANGTAHUN 2005 – 2009 Dwi Pujiastuti
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 2 No 2 (2010): September 2010
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.2.2.56-67.2010

Abstract

Analysis of radiative forcing of carbon dioxide (CO2) by using IPCC (Intergovermental on Panel Climate Change) method over Bukit Kototabang (Agam, West Sumatera) for period of 2005 to 2009 has been conducted. The result is correlated with temperature deviation which measured by using AWS (Automatic Weather Station). Result showed that CO2 concentration increased from 375.256 ppm in 2005 to 381.736 ppm in 2009 but still below the global CO2 concentration in every year. In addition, CO2 radiative forcing has derived increased from 1.605 Wm-2 in 2005 to 1.697 Wm-2 in 2009 but still below the global CO2 radiative forcing. Concentration of CO2 has the same trend with CO2 radiative forcing. Temperature deviation was influenced by CO2 radiative forcing but with low correlation coefficient, about 6.9%. It can be concluded that the CO2 radiative forcing is not the main factor which is influences the temperature deviation in Bukit Kototabang.
SIFAT ISOLATOR PANAS PAPAN SEKAM PADI DENGAN VARIASI RESIN DAN UKURAN PARTIKEL Sri Handani
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 2 No 2 (2010): September 2010
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.2.2.68-73.2010

Abstract

Telah dilakukan penghitungan konduktivitas panas (k) untuk mengetahui sifat isolator panas dari papan sekam padi dengan metode plat rangkap. Papan sekam padi dibuat dengan variasi diameter sekam dan kadar resin. Sekam padi setelah digiling divariasikan menjadi tiga kelompok ukuran, yaitu sekam berdiameter kecil dari 1 mm, di antara 1 mm hingga 2 mm dan lebih besar dari 2 mm. Kadar resin divariasikan menjadi tiga kelompok, yaitu + 20 %, + 45 % dan + 75 % . Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga konduktivitas panas masing-masing sampel papan sekam sangat kecil dan bervariasi. Papan sekam padi yang mempunyai harga konduktivitas panas yang paling rendah atau memiliki sifat isolator panas paling tinggi adalah papan sekam padi dengan diameter sekam kecil dari 1 mm dan kadar resin + 20 % dengan k = 0,187 (J s-1 m-1 K-1 ), sedangkan papan sekam padi yang mempunyai harga konduktivitas panas yang paling tinggi atau sifat isolator paling rendah adalah papan sekam padi yang diameter sekamnya lebih besar dari 2 mm dan kadar resin + 75 % dengan konduktivitas panas k = 0,329 (J s-1 m-1 K-1 ).
RANCANG-BANGUN PROTOTYPE SISTEM KONTROL PINTU BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 MENGGUNAKAN KARTU BER-PASSWORD DAN SENSOR FOTODIODA Wildian -
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 2 No 2 (2010): September 2010
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.2.2.74-80.2010

Abstract

Telah dilakukan rancang-bangun prototype sistem buka-tutup pintu berbasis mikrokontroler AT89S51 menggunakan kartu ber-password dan sensor fotodioda. Kartu ber-password ini dibuat dari kartu ATM bekas yang diberi lubang dengan jumlah, posisi, dan jarak tertentu. Dengan menggunakan sistem sensor yang terdiri dari 8 pasang LED-fotodioda (jarak deteksi antara 4,7 cm hingga 5,2 cm), maka kartu ber-password yang disisipkan di antara LED dan fotodioda itu memiliki kode password 8-bit sesuai posisi dan jumlah lubang. Bagian kartu yang berlubang akan menyebabkan keluaran fotodioda low (antara 0 V hingga 1,5 V)., sedangkan bagian yang tak berlubang akan menyebabkan keluaran fotodioda high (antara 4 V hingga 4,5 V). Data digital 8-bit ini kemudian dibandingkan oleh mikrokontroler dengan data acuan yang telah disimpan di memorinya. Jika sesuai, maka mikrokontroler akan mengirimkan sinyal untuk membuka pintu, dan jika tidak sesuai, pintu akan tertutup.
PENGARUH PENAMBAHAN RESIN TERHADAP RESISTIVITAS DAN POROSITAS CAMPURAN PASIRSEMEN Ardian Putra
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) Vol 2 No 2 (2010): September 2010
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.2.2.81-84.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan resin terhadap resistivitas dan porositas campuran pasir-semen. Bahan yang digunakan adalah pasir (butiran pasir), semen Padang Portland tipe 1 dan resin damar. Sampel dibuat dengan komposisi massa pasir 20 gr, 40 gr, 60 gr, 80 gr, massa resin 0 gr, 10 gr, 20 gr, 30 gr, 40 gr, dan massa semen 60 gr. Resistivitas terbesar didapatkan sebesar 0,040 Ωm pada campuran dengan massa pasir 60 gr dan massa resin 0 gr, resistivitas terkecil 0,020 Ωm pada campuran dengan massa pasir 80 gr dan massa resin 40 gr. Hasil yang diperoleh memperlihatkan resistivitas turun dengan penambahan massa resin dan tidak memperlihatkan pola yang baik dengan penambahan massa pasir. Porositas terbesar adalah 69 % pada campuran dengan massa pasir 20 gr dan massa resin 20 gr, porositas terkecil adalah 27 % pada campuran dengan massa pasir 60 gr dan massa resin 0 gr. Porositas turun dengan penambahan massa pasir, namun porositas naik dengan penambahan massa resin 0-20 gr, dan turun atau konstan dengan massa resin 20-40 gr. Nilai resistivitas menurun dengan penambahan nilai porositas, namun diperlukan data yang lebih banyak untuk menguatkan hubungan ini.

Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 1 (2026): March 2026 Vol 17 No 2 (2025): September 2025 Vol 17 No 1 (2025): March 2025 Vol 16 No 2 (2024): September 2024 Vol 16 No 1 (2024): March 2024 Vol 15 No 2 (2023): September 2023 Vol 15 No 1 (2023): March 2023 Vol 14 No 2 (2022): September 2022 Vol 14, No 1 (2022): In progress (March 2022) Vol 14 No 1 (2022): March 2022 Vol 13 No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 2 (2021): Published in September 2021 (COMING ISSUE) Vol 13, No 1 (2021): Published in March 2021 Vol 13 No 1 (2021): March 2021 Vol 12, No 2 (2020): Published in September 2020 Vol 12 No 2 (2020): September 2020 Vol 12 No 1 (2020): March 2020 Vol 12, No 1 (2020): Published in March 2020 Vol 11, No 2 (2019): Published in September 2019 Vol 11 No 2 (2019): September 2019 Vol 11 No 1 (2019): March 2019 Vol 11, No 1 (2019): Published in March 2019 Vol 10, No 2 (2018): Published in September 2018 Vol 10 No 2 (2018): September 2018 Vol 10, No 1 (2018): Published in March 2018 Vol 10 No 1 (2018): March 2018 Vol 9 No 2 (2017): September 2017 Vol 9, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 9, No 1 (2017): Published in March 2017 Vol 9 No 1 (2017): March 2017 Vol 8 No 2 (2016): September 2016 Vol 8 No 1 (2016): March 2016 Vol 8, No 2 (2016): JURNAL ILMU FISIKA Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ILMU FISIKA Vol 7 No 2 (2015): September 2015 Vol 7 No 1 (2015): March 2015 Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ILMU FISIKA Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA Vol 6 No 2 (2014): September 2014 Vol 6 No 1 (2014): March 2014 Vol 6, No 2 (2014): JURNAL ILMU FISIKA Vol 6, No 1 (2014): JURNAL ILMU FISIKA Vol 5 No 2 (2013): September 2013 Vol 5 No 1 (2013): March 2013 Vol 5, No 2 (2013): JURNAL ILMU FISIKA Vol 5, No 1 (2013): JURNAL ILMU FISIKA Vol 4 No 2 (2012): September 2012 Vol 4 No 1 (2012): March 2012 Vol 4, No 2 (2012): JURNAL ILMU FISIKA Vol 4, No 1 (2012): JURNAL ILMU FISIKA Vol 3 No 2 (2011): September 2011 Vol 3 No 1 (2011): March 2011 Vol 3, No 2 (2011): JURNAL ILMU FISIKA Vol 3, No 1 (2011): JURNAL ILMU FISIKA Vol 2 No 2 (2010): September 2010 Vol 2 No 1 (2010): March 2010 Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1 No 2 (2009): September 2009 Vol 1 No 1 (2009): March 2009 Vol 1, No 2 (2009): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1, No 1 (2009): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1, No 1 (2009): JURNAL ILMU FISIKA More Issue