cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK)
ISSN : 26154595     EISSN : 26559005     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 9 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah. Jurnal ini terbit setiap 4 (empat) bulan dan memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar kota Madiun. Diterbitkan Oleh : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN.
Arjuna Subject : -
Articles 179 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Geografi Tentang Dinamika Perubahan Atmosfer Dan Dampaknya Melalui Penerapan Metode Belajar Pintar Siswa Kelas X 1 SMA Negeri 1 Magetan
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 2 (2018): Vol.1 No.2 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.761 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Geografi kompetensi dasar Mendeskripsikan Dinamika Perubahan Atmosfer dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Di Muka Bumi melalui Penerapan Metode Belajar PINTAR pada siswa Kelas X 1 SMA Negeri 1 Magetan Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017.Data yang diperoleh dari daftar nilai diketahui bahwa minat belajar Geografi kompetensi dasar Mendeskripsikan Dinamika Perubahan Atmosfer dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Di Muka Bumi sangat rendah, sekitar 70% mendapat nilai dibawah 75. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Belajar PINTAR dengan harapan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Mendeskripsikan Dinamika Perubahan Atmosfer dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Di Muka Bumi dan memenuhi standar ketuntasan minimal 75%. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Peranan Model Pembelajaran Belajar PINTAR dalam meningkatkan kemampuan Geografi materi ajar Mendeskripsikan Dinamika Perubahan Atmosfer dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Di Muka Bumi ini ditandai adanya peningkatan mean score, yakni : pada siklus I 69,14; siklus II 73,97; dan siklus III 86,38. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 48,28%, siklus II menjadi 79,31%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 96,55%.
Peningkatan Prestasi Belajar Menerapkan Konsep Termodinamika Dalam Mesin Kalor Pada Mata Pelajaran Fisika Dengan Pembelajaran Certainly Of Response Index (CRI) Siswa Kelas XI Mat-IA 2 SMA Negeri 1 Magetan Suratno .
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 2 (2018): Vol.1 No.2 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.353 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar Menerapkan Konsep Termodinamika dalam Mesin Kalor melalui strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) pada siswa Kelas XI MAT-IA 2 SMA Negeri 1 Magetan Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017. Data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa pada standar kompetensi “Menerapkan Konsep Termodinamika dalam Mesin Kalor“ siswa Kelas XI MAT-IA 2 SMA Negeri 1 Magetan dalam kategori rendah. Berdasarkan hasil ulangan harian nilai rerata yang dicapai 55,31, dan prosentase ketuntasan siswa 56,25% atau 18 siswa dari jumlah keseluruhan 32 siswa,. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Peranan strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) dalam meningkatkan kemampuan Fisika materi ajar Menerapkan Konsep Termodinamika dalam Mesin Kalor ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 72,81; siklus II 77,03, dan siklus III 82,97. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu siklus I hanya 65,63%, siklus II 81,25%, siklus III mencapai 96,88%.
Peningkatan Hasil Belajar Mendeskripsikan Sistem Peredaran Darah Pada Manusia Melalui Model Pembelajaran Awarenes Training Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 1 Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 2 (2018): Vol.1 No.2 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.764 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar di Mendeskripsikan sistem peredaran darah pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan melalui strategi pembelajaran Awarenes Training pada siswa Kelas VIII C, SMP Negeri 1 Kecamatan Bungkal Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018.Berdasarkan kenyataan yang ada, tingkat keterampilan siswa Kelas VIII C dalam hal menguasai materi Mendeskripsikan sistem peredaran darah pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan dalam kategori kurang. Hal ini didukung adanya mean skor kelas hanya mencapai 58,33. Sedangkan siswa yang telah mencapai KKM 53,33% atau 16 siswa saja dari KKM yang telah ditetapkan 75. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Peranan model pembelajaran Awarenes Training dalam meningkatkan hasil belajar di Mendeskripsikan sistem peredaran darah pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 75,00; siklus II 79,00; dan siklus III 82,67. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 56,67%, siklus II 76,67%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 93,33%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Awarenes Training dalam proses pembelajaran dapat meningkatan hasil belajar di Mendeskripsikan sistem peredaran darah pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
Peningkatan Kemampuan Mata Pelajaran Matematika Tentang Operasi Pada Bentuk Aljabar Melalui Metode Modeling The Way Siswa Kelas VII H SMP Negeri 2 Kecamatan Ponorogo Ninik Ernamawati
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 2 (2018): Vol.1 No.2 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.624 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Melakukan operasi pada bentuk aljabar melalui metode Modeling the Way pada siswa Kelas VII H SMP Negeri 2 Kecamatan Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2013/2014. Pengajaran Matematika yang diharapkan adalah pengajaran yang dapat membuat siswa benar-benar mampu menerapkan, bukan hanya menguasai teori saja. Namun kenyataannya siswa belum dapat menerapkan secara maksimal. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa untuk dalam bidang Matematika khususnya pada kompetensi dasar Melakukan operasi pada bentuk aljabar sangat rendah, yakni 44,44% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 58,89. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Modeling the Way, diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Melakukan operasi pada bentuk aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Peranan Model Pembelajaran Modeling the Way dalam meningkatkan kemampuan Matematika ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 71,75; siklus II 74,17; dan siklus III 76,08. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 69,44%, siklus II 77,78%, siklus III 91,67%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Modeling the Way dalam proses pembelajaran dapat meningkatan kemampuan Matematika pada kompetensi dasar Melakukan operasi pada bentuk aljabar.
Penerapan Pendekatan Saintifik Model Numbered Heads Together Berbasis Media Audiovisual Untuk Meningkatkan Aktifitas Dan Hasil Belajar Tema 2 Muatan IPS Pada Siswa Kelas V B SDN 01 Pandean Kota Madiun Sutrisno, Sutrisno
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.929 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatan aktivitas siswa, meningkatkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan siswa kelas V A SDN 01 Pandean Kota Madiun dalam pembelajaran IPS tema 2. Udara Bersih bagi Keseharan dengan menggunakan pendekatan saintifik model pembelajaran Numbered Heads Together berbasis media Audiovisual. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas V A SDN 01 Pandean Kota Madiun yang berjumlah 32. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan : Aktivitas siswa siklus I skor 25,1 kategori cukup, siklus II skor 36,58 kategori sangat baik. Kompetensi pengetahuan prasiklus rata-rata nilai 72,5 dengan ketuntasan belajar 46,88%, siklus I nilai rata-rata naik menjadi 78,72 ketuntasan belajar sebesar 68,75%, dan siklus II rata-rata kelas 90,03 ketuntasan belajar 90.63% Kompetensi keterampilan siklus I jumlah rata-rata skor 8,2, siklus II skor 10,8. Kompetensi sikap siklus I jumlah skor 9,19, siklus II jumlah rata-rata skor naik menjadi 14,06.Simpulan penelitian adalah penerapan pendekatan saintific model Numbered Heads Together berbasis media audiovisual dapat meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar yang meliputi kopetensi pengetahuan dan keterampilan siswa.Saran penelitian adalah guru harus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar dapat memotivasi siswa untuk aktif dalam pembelajaran di kelas sehingga sekolah dapat meningkatkan mutu pendidikan dengan menerapkan pendekatan saintifik model NHT berbantuan media audiovisual.
Peningkatan Kompetensi Penelitian Dan Pengembangan Serta Optimalisasi Kualitas Kepengawasan Melalui Supervisi Manajerial Di SDN Gasang I Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan Srimukti Srimukti
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.936 KB)

Abstract

Kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah sebagai tindak lanjut dari upaya meningkatkan kompetensi penulis, yaitu keterampilan melaksanakan supervisi akademik dan manajerial, dan meningkatkan kualitas litbang dengan semaksimal mungkin. Pada penelitian ini akan difokuskan pada Manajerial. Penelitian ini sejalan dengan pelaksanaan pengawasan oleh pengawas sekolah yang harus dijalani oleh penulis adalah dalam kegiatan tatap muka dengan guru-guru pada sekolah yang menjadi binaannya. Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah: 1) Melaksanakan dan membuat laporan upaya peningkatan kompetensi penelitian dan pengembangan oleh guru baik secara mandiri maupun terprogram; 2) Menyusun perangkat pembelajaran untuk satu mata pelajaran lengkap; 3) Menyusun laporan observasi pembelajaran di kelas terhadap beberapa guru dalam upaya mencapai standar kompetensi lulusan; 4) Mengembangkan model penilaian yang secara umum dapat dipandang lebih baik dari apa yang telah dikembangkan di sekolah, baik yang menyangkut mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaiannya; 5) Melaksanakan pengkajian terhadap program kepengawasan di UPT TK dan SD Kecamatan Tulakan (SDN Gasang I) berkenaan dengan implementasi 8 standar nasional pendidikan (SI, SKL, Proses, Penilaian, Pengelolaan, Sarpras, Tendik, Pembiayaan). Setelah penulis sebagai pengawas sekolah melaksanakan kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah mulai awal sampai akhir pelaksanaan kegiatan, maka kompetensi supervisi akademik penulis sebagai pengawas sekolah dapat meningkat, kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (silabus dan RPP) meningkat, dengan melaksanakan supervisi guru dan kepala sekolah, maka kompetensi supervisi akademik penulis semakin meningkat, meningkatnya kompetensi penulis dalam menyusun perangkat pembelajaran.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Akademik Teknik Individual Conference (IC) Oleh Pengawas Sekolah Di SDN Nawangan III Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan Sunarto Sunarto
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.259 KB)

Abstract

Pada dunia pendidikan, supervisi selalu mengacu kepada kegiatan memperbaiki proses pembelajaran. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para Guru. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Individual Conference (IC). Hasil dari pelaksanaan IC ini ditengarai dapat dijadikan pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dalam membina guru dan tenaga kependidikan di sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik IC dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SDN Nawangan III Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan melalui penerapan supevisi akademik teknik IC. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional Guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Keterampilan Membandingkan Dan Mengurutkan Bilangan Melalui Pendekatan Learning Expeditions Siswa Kelas II SDN Tokawi IV Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan Suprihatin Suprihatin
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajaran Matematika diharapkan dapat membuat siswa benar-benar mampu menerapkan, bukan hanya menguasai teori saja. Pada kenyataannya Matematika pada saat ini tidak seperti yang diharapkan. Siswa belum dapat menerapkan secara maksimal, hal ini terjadi karena guru seringkali hanya mengevaluasi pengajaran Matematika dari segi teorinya saja. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk dalam bidang Matematika khususnya pada kompetensi dasar Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan 1 sampai 500 sangat rendah, yakni hanya 57,69% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 64,52. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Dengan model pembelajaran Learning Expeditions diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa terampil dalam Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2x45 menit, yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan 1 sampai 500 melalui metode Learning Expeditions pada siswa Kelas II SDN Tokawi IV Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Peranan Model Pembelajaran Learning Expeditions dalam meningkatkan keterampilan Matematika materi ajar Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan 1 sampai 500 ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 71,92; siklus II 76,34, dan siklus III 81,53. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 69,23%, siklus II meningkat menjadi 84,61%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 96,15%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Learning Expeditions dalam proses pembelajaran dapat meningkatan keterampilan Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan 1 sampai 500 pada mata pelajaran Matematika.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Menggunakan Adobe Flash Pro Cs 5.5 Pada Pembelajaran IPA Untuk Siswa Kelas IV SD Slameto, Slameto; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.261 KB)

Abstract

Media pembelajaran adalah sarana untuk menyampaikan materi dalam pembelajaran. Oleh karena itu diperlukan pengembangan media pembelajran berupa multimedia interaktif untuk mata pelajaran IPA kelas IV SD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian R and D dengan menggunakan model desain pengembangan ADDIE dengan subjek uji coba yaitu siswa kelas IV SD Negeri Sidorejo Lor 01 Salatiga. Pembuatan media interaktif ini memanfaatkan aplikasi Adobe Flash Pro CS 5.5. Multimedia interaktif ini terbukti efektif dilihat dari peningkatan hasil nilai, dari nilai pretest yang mencapai KKM hanya 7.5% meningkat menjadi 100% pada nilai posttest. Multimedia interaktif ini membuat siswa lebih antusias dan mudah memahami materi.
Peningkatan Hasil Belajar Fisika Tentang Momentum Dan Impuls Melalui Model Pembelajaran Awarenes Training Siswa Kelas X T OI A SMK Negeri 1 Jenangan BASIS PRADJAWATI
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.699 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Memahami Konsep Impuls dan Hukum Kekekalan Momentum melalui strategi pembelajaran Awarenes Training pada siswa Kelas X T OI A, SMK Negeri 1 Jenangan Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Berdasarkan kenyataan yang ada, tingkat keterampilan siswa Kelas X dalam hal menguasai materi Memahami Konsep Impuls dan Hukum Kekekalan Momentum dalam kategori kurang. Hal ini didukung adanya mean skor kelas hanya mencapai 56,25. Sedangkan siswa yang telah mencapai KKM 50,00% atau 16 siswa saja dari KKM yang telah ditetapkan 75. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Peranan model pembelajaran Awarenes Training dalam meningkatkan hasil belajar Fisika ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 71,88; siklus II 75,63; dan siklus III 81,56. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 68,75%, siklus II 75,00%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.

Page 3 of 18 | Total Record : 179