cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK)
ISSN : 26154595     EISSN : 26559005     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 9 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah. Jurnal ini terbit setiap 4 (empat) bulan dan memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar kota Madiun. Diterbitkan Oleh : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN.
Arjuna Subject : -
Articles 179 Documents
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK) Oleh Pengawas Sekolah Di SDN Wonosidi II Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan HARYANTO HARYANTO
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.562 KB)

Abstract

Kegiatan pembelajaran di kelas yang berlangsung dengan baik, berbudaya guna dan berhasil guna merupakan satu diantara indikator tercapainya program peningkatan mutu pendidikan. Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di SDN Wonosidi II Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan meskipun pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi, yang memiliki tujuan: 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik DRK dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SDN Wonosidi II Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan melalui penerapan supervisi teknik DRK. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Guru Dan Optimalisasi Program Kepengawasan Akademik Dan Manajerial Oleh Pengawas Sekolah Di SDN Tulakan II Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan JOKO SUYANTO
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah: 1) Meningkatkan kompetensi Supervisi Akademik dan Manajerial sesuai dengan kajian kepengawasan tahun yang lalu yang meliputi (a) perencanaan program Supervisi Akademik dan Manajerial, (b) pelaksanaan program Supervisi Akademik dan Manajerial, (c) menindaklanjuti program Supervisi Akademik dan Manajerial secara mandiri; 2) Mengembangkan model penilaian yang secara umum dapat dipandang lebih baik dari apa yang telah dikembangkan di sekolah, baik yang menyangkut mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaiannya; 3) Melaksanakan pengkajian terhadap program kepengawasan di Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan berkenaan dengan implementasi 8 standar nasional pendidikan (SI, SKL, Proses, Penilaian, Pengelolaan, Sarpras, Tendik, Pembiayaan). Setelah penulis sebagai pengawas sekolah melaksanakan kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah mulai awal sampai akhir pelaksanaan kegiatan, maka kompetensi supervisi akademik penulis sebagai pengawas sekolah dapat meningkat, kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (silabus dan RPP) meningkat, dengan melaksanakan supervisi guru dan kepala sekolah, maka kompetensi supervisi akademik penulis sebagai pengawas sekolah semakin meningkat, meningkatnya kompetensi penulis sebagai pengawas sekolah dalam menyusun perangkat pembelajaran.
Peningkatan Hasil Belajar Mendeskripsikan Perjuangan Masa Penjajahan Belanda Dan Jepang Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Melalui Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Siswa Kelas V SDN Kluwih I Kecamatan Tulakan LISTYANINGSIH LISTYANINGSIH
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.164 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Mendeskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang melalui metode Two Stay Two Stray pada siswa Kelas V, SDN Kluwih I Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018.Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya pada kompetensi dasar Mendeskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang sangat rendah, yakni 42,86% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 66,67. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Mendeskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Peranan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray dalam meningkatkan kemampuan Ilmu Pengetahuan Sosial ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 70,00; siklus II 75,48; dan siklus III 79,76. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 61,91%, siklus II 76,19%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.
Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Kompetensi Dasar Mendiskripsikan Kondisi Fisik Wilayah Dan Penduduk Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Dra ENI SRI ISTANTI
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.076 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan prestasi dan motivasi belajar siswa setelah diterapkan Pembelajaran Model Based Learning pada siswa klas VIII C semester ganjil di SMP Negeri 2 Barat, Kabupaten Magetan tahun Pelajaran 2017/2018. Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih yaitu mempergunakan Metode Pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mempergunakan rumus mean atau rata-rata. Peningkatan hasil belajar siswa tampak pada meningkatnya nilai rata-rata prestasi belajar siswa dari siklus ke siklus pada pembelajaran IPS mulai siklus I nilai rata-rata 69,25 meningkat 4 poin menjadi 73,25 pada siklus II kemudian meningkat 6,50 poin menjadi 79,75 pada siklus III. Secara klasikal dari siklus ke siklus pada pembelajaran IPS siswa Kelas VIII C semester ganjil di SMP Negeri 2 Barat tahun pelajaran 2017/2018 mulai dari ketuntasan klasikal siklus I 40,00%, siklus II 65% dan siklus III menjadi 90% .
Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar IPA Melalui Pemberdayaan Siswa Kelas Bimbingan Intensif IPA Dalam Kelompok Belajar Tutor Teman Sebaya Kelas 7 SMPN 2 Rakit Tahun Pelajaran 2017/2018 SRI SAYEKTI, S.Pd.
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.33 KB)

Abstract

Karya tulis ini merupakan ringkasan dari Best Practice yang dilakukan oleh penulis. Dari kegiatan dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan siswa Kelas Bimbingan Intensif IPA dalam kelompok belajar tutor teman sebaya dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA kelas 7 SMP Negeri 2 Rakit Tahun Pelajaran 2017/2018. Hal ini dibuktikan dengan perolehan data peningkatan rata rata motivasi belajar dan peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar pemanasan global. Model pembelajaran kelompok belajar tutor teman sebaya dengan memberdayakan siswa Kelas Bimbingan Intensif IPA dapat diterapkan pada mata pelajaran lain yang sesuai sebagai variasi model pembelajaran guru dalam kegiatan pembelajaran disekolah.
Peningkatan Motivasi Belajar Dalam Pembelajaran Tema 7. Benda, Hewan, Dan Tanaman Di Sekitarku Melalui Teknik Reword Pada Siswa Kelas I A SDN 01 Taman Kota Madiun Mariati Mariati
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 1 No 3 (2018): Vol.1 No.3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar dalam pembelajaran tematik integratif Tema 7. Benda, Hewan, dan Tanaman di Sekitarku melalui teknik reward pada siswa kelas 1A SD Negeri 01 Taman Kota Madiun Semester II tahun pelajaran 2017/ 2018. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pola kolaboratif yang menggunakan model siklus Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SD Negeri 01 Taman Kota Madiun dengan jumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, skala psikologi dan catatan lapangan. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik reward pada pembelajaran tematik integratif Tema 7. Benda, Hewan, dan Tanaman di Sekitarku dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 1A SD Negeri 01 Taman Kota Madiun tahun pelajaran 2017/ 2018. Peningkatan terlihat dari hasil skala motivasi belajar siswa secara klasikal pada pratindakan memperoleh persentase 54,32%, siklus I memperoleh persentase 70,42% dan siklus II memperoleh persentase 91,24% sehingga telah mencapai kriteria keberhasilan. Peningkatan motivasi belajar siswa dilihat dari persentase rata-rata hasil skala motivasi belajar siswa secara individu, jumlah siswa yang memenuhi kriteria keberhasilan dari jumlah siswa seluruhnya 27 siswa pada pratindakan sejumlah1 siswa atau 3,70% siswa, siklus I sejumlah 7 siswa atau 25,92% siswa, siklus II sejumlah 24 siswa atau 88,89% siswa.
Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Seni Tari Melalui Pembelajaran Visual Activities Learning (Pembelajaran Yang Mengembangkan Kegiatan Untuk Membaca, Demonstrasi, Memperhatikan Dan Melakukan Percobaan) Pada Siswa Kelas VIII/A Semester Genap Di SMP Nege Triana Susilo Wardani
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 2 No 1 (2019): Vol.2 No.1 (2019)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.743 KB)

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran Visual Activities Learning (Pembelajaran yang mengembangkan kegiatan untuk membaca, demonstrasi, memperhatikan dan melakukan percobaan) berpengaruh terhadap hasil Belajar Seni Tari? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi Belajar Seni Tari dengan diterapkannya metode pembelajaran Visual Activities Learning. (Pembelajaran yang mengembangkan kegiatan untuk membaca, demonstrasi, memperhatikan dan melakukan percobaan)?. Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Visual Activities Learning (Pembelajaran yang mengembangkan kegiatan untuk membaca, demonstrasi, memperhatikan dan melakukan percobaan) terhadap hasil Belajar Seni Tari. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata Belajar Seni Tari setelah diterapkannya pembelajaran Visual Activities Learning (Pembelajaran yang mengembangkan kegiatan untuk membaca, demonstrasi, memperhatikan dan melakukan percobaan). Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan reflsi. Sasaran penelitian ini adalah Siswa Kelas VIII/A Semester Genap di SMP begeri 2 Geneng, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2017 / 2018 Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (65 %), siklus II (72 %), siklus III (77 %).
Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Mengenai Kebutuhan Tubuh Melalui Metode Modeling The Way Siswa Kelas I SDN 1 Wringinanom Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo Endah Budi Utami
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 2 No 1 (2019): Vol.2 No.1 (2019)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.632 KB)

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam merupakan salah satu mata pelajaran pada jenjang Sekolah Dasar yang merupakan prasyarat yang harus dipenuhi dalam penentuan kenaikan kelas. Oleh karena itu siswa wajib mencapai ketuntasan belajar yang telah ditetapkan yakni 75. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa untuk dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam khususnya pada kompetensi dasar Mengidentifikasi kebutuhan tubuh agar tumbuh sehat dan kuat sangat rendah, yakni 50,00% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 60,00. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Modeling the Way. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Modeling the Way diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memiliki hasil belajar Mengidentifikasi kebutuhan tubuh agar tumbuh sehat dan kuat dengan baik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Mengidentifikasi kebutuhan tubuh agar tumbuh sehat dan kuat melalui metode Modeling the Way pada siswa Kelas I SDN 1 Wringinanom Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan Model Pembelajaran Modeling the Way dalam meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 72,50; siklus II 76,00; dan siklus III 83,00. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 70,00%, siklus II 90,00%, siklus III 100%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Modeling the Way dalam proses pembelajaran dapat meningkatan hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada kompetensi dasar Mengidentifikasi kebutuhan tubuh agar tumbuh sehat dan kuat.
Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Supervisi Komunikasi Administrasi Oleh Pengawas Sekolah Di SMK Negeri 1 Sukapura Kabupaten Probolinggo Dwi Rini Agus Prihatin
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 2 No 1 (2019): Vol.2 No.1 (2019)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.99 KB)

Abstract

Guru dan kepala sekolah dengan semangat tinggi berarti mempunyai gairah kerja, disiplin kerja serta kerja sama dengan karyawan lain dalam melaksanakan tugasnya. Tetapi jika ada karyawan yang tidak mempunyai semangat kerja tinggi maka akan mengalami banyak hambatan yang akan menimbulkan kekeliruan atau kesalahan kerja sehingga menyebabkan kerusakan dalam pekerjaannya. Tercapainya tujuan organisasi merupakan suatu hal yang penting bagi pimpinan. Begitu juga dalam lembaga pendidikan, tercapainya tujuan lembaga pendidikan menjadi tolok ukur bagi peneliti dalam menilai keberhasilan pimpinan yakni guru di dalam memimpin para guru. Namun demikian sering dijumpai adanya guru yang kurang bersemangat dalam bekerja meskipun kebutuhan hidupnya, yang berupa gaji yang tinggi sudah dipenuhi. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah kurang memperhatikan kebutuhan sosial psikologis para guru. Kebutuhan sosial psikologis ini bisa berupa komunikasi yang baik antara peneliti dengan kepala guru, guru dengan kepala sekolah selaku pimpinan lembaga pendidikan. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi komunikasi administrasi. Hasil dari pelaksanaan supervisi komunikasi administrasi ini ditengarai menjadikan situasi sekolah menjadi lebih kondusif apalagi jika didukung adanya lingkungan kerja yang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan Semangat Kerja Guru SMK Negeri 1 Sukapura Kabupaten Probolinggo melalui Supervisi Komunikasi Administrasi pada Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan komunikasi administrasi dapat meningkatkan Semangat Kerja Guru, karena komunikasi administrasi mampu memperjelas tugas guru dalam melaksanakan manajemen sekolah yang akan selalu dikembangkan guru dalam melaksanakan tugas profesinya.
Peningkatan Kemampuan Mendeskripsikan Besaran Pokok Dan Besaran Turunan Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dengan Strategi Pembelajaran Inquiry Pada Siswa Kelas Vii B Slb-B Dharma Wanita Sidoarjo Endang Sulistyorini
Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) Vol 2 No 1 (2019): Vol.2 No.1 (2019)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.171 KB)

Abstract

Strategi pembelajaran yang kurang melibatkan siswa akan menurunkan minat siswa, sehingga prestasi belajarnyapun akan mengalami penurunan. Strategi pembelajaran yang lebih menekankan pada aktivitas siswa merupakan metode belajar mengajar yang mengutamakan peran siswa aktif, baik fisik, mental maupun sosial. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam khususnya pada kompetensi dasar Mendeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan sangat rendah. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan strategi pembelajaran Inquiry. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Inquiry diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Mendeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan dalam Mendeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan melalui strategi pembelajaran Inquiry pada siswa Kelas VII B, maka tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut: Meningkatkan Kemampuan Mendeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan Strategi Pembelajaran Inquiry Siswa Kelas VII B SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan strategi pembelajaran Inquiry dalam meningkatkan kemampuan Ilmu Pengetahuan Alam materi ajar Mendeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 70,00; siklus II 76,00, dan siklus III 81,00. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I hanya 60,00%, siklus II meningkat menjadi 80,00%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan strategi pembelajaran Inquiry dalam proses pembelajaran dapat meningkatan kemampuan Mendeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan.

Page 4 of 18 | Total Record : 179