cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Lingkungan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
PENGAMAN LAJU AIR UMPAN UNTUK ARSINUM KAPASITAS 5M3/HARI MENGGUNAKAN PRESSURE SWITCH DAN SELENOID VALVE Setiadi, Imam
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.117 KB)

Abstract

Abstrak Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap air minum yangberkualitas dan kesadaran mengkonsumsi air minum yang sehat, banyak pulateknologi penyediaan air minum yang ditawarkan produsen kepada masyarakat.Mulai dari yang konvensional sampai dengan teknologi modern semuaditawarkan kepada masyarakat. Dari penyaringan biasa sampai denganpenyaringan membrane dengan disain sederhana ataupun dengan disain yangkomplek. Semua menjadi pilihan yang harus disesuaikan dengan kebutuhanmasyarakat. Penyediaan teknologi penyediaan air minum agar dapat beroperasidengan baik harus ada kontrol yang baik sehingga unit mesin penyedia air itudapat bekerja maksimal dan berkesinambungan. Kontrol pengaman aliran airumpan adalah salah satu contoh sistem kontrol pengaman yang dapat diterapkansecara mudah pada unit-unit tersebut dengan jaminan ketersediaan sukucadangnya yang bisa dibeli di kota-kota kecil. Sistem kontrol ini menggunakanpressure switch yang dikombinasikan dengan selenoid valve. Kombinasi inidengan melakukan pengaturan tekanan air akan mengamankan unit pengolahanair minum jadi unit ini tidak akan bekerja apabila tidak ada pasokan air.Kata kunci : air minum, kontrol, pressure swich, solenoid valve
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN AIR SIAP MINUM DAN PENGEMBANGAN USAHA GALON AIR SIAP MINUM Studi Kasus : Penerapan Teknologi Pengolahan Air Siap Minum Di SMK Al-Kahfi, Sumbawa Yudo, Satmoko; Sitomurni, Amita Indah
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.236 KB)

Abstract

Abstrak Kebutuhan penduduk akan air bersih terutama untuk minum dan masak sangat tinggi, ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk di perkotaan. Permasalahan yang ada saat ini adalah kondisi kualitas dan kuantitas air bersih sangatlah terbatas. Salah satu pemenuhan kebutuhan akan air minum penduduk perkotaan adalah dengan mengkonsumsi air minum dalam kemasan dan air minum isi ulang. Untuk membantu masyarakat Sumbawa dalam pemenuhan sebagian kebutuhan air minum, PTL, BPPT telah membangun instalasi pengolahan air siap minum (ARSINUM) di SMK Al-Kahfi, Sumbawa. Peralatan pengolah air siap minum yang dibangun mempunyai kapasitas 10.000 liter per hari dan selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan air minum asrama siswa juga untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat sekitarnya. Untuk keberlangsungan unit ARSINUM tersebut, dibutuhkan pengelola yang dapat merawat dan mengoperasikan unit dengan baik dan memasarkan air minum hasil produksi kemasyarakat luas. Metodologi yang digunakan pada implementasi teknologi pengolahan ARSINUM adalah pengumpulan informasi, survei dan interview, observasi serta analisis SWOT. Evaluasi hasil implementasi alat pengolah ARSINUM menunjukkan bahwa diperlukan strategi pemasaran yang baik yang didukung oleh keunggulan-keunggulan unit ARSINUM, dan diperlukan sistem transportasi yang baik pula untuk mendistribusikan galon isi ARSINUM ke masyarakat. Kalau transportasi tidak direncanakan dengan baik, maka hal ini akan meningkatkan harga jual air minum. Kata kunci: teknologi pengolahan air siap minum, usaha galon air minum,  engelola arsinum.
Jurnal Rekayasa Lingkungan Lingkungan, Jurnal Rekayasa
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.433 KB)

Abstract

KONSENTRASI LOGAM BERAT DARI DAERAH PERMUKIMAN DI SUNGAI CISADANE Sulistia, Susi
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.639 KB)

Abstract

AbstrakPermukiman adalah kawasan yang didominasi oleh lingkungan hunian dengan fungsi utama sebagai tempat tinggal yang dilengkapi dengan prasarana, sarana lingkungan, dan tempat kerja terbatas untuk mendukung perikehidupan dan penghidupan sehingga fungsi permukiman tersebut dapat berdaya guna dan berhasil guna. Lokasi permukiman penduduk dapat bermacam-macam termasuk diantaranya di sekitar daerah aliran sungai (DAS). Salah satu permasalahan dalam daerah permukiman di sekitar DAS terlebih permukiman padat penduduk adalah air limbah domestik. Dalam air limbah domestik terdapat bahan kimia yang sukar untuk dihilangkan dan berbahaya termasuk di dalamnya logam berat. Adanya logam berat di perairan, berbahaya baik secara langsung terhadap kehidupan organisme, maupun efeknya secara tidak langsung terhadap kesehatan manusia. Pengukuran logam berat dalam air sungai di sekitar daerah permukiman merupakan salah satu cara untuk mengetahui tingkat pencemaran dalam sungai tersebut. Pengukuran kadar logam berat dalam sampel air sungai dilaksanakan dengan menggunakan alat Flame Atomic Absorption Spectrometry –FAAS (AAS) dengan menggunakan sistem atomisasi nyala. Pengukuran dengan AAS membutuhkan lampu katoda dan panjang gelombang yang spesifik untuk masing-masing logam berat. Kualitas air sungai DAS Cisadane daerah permukiman dengan lokasi sampling Jembatan Pancasan Kabupaten Bogor dilihat dari kadar logam berat Pb, Cd, Cr, Cu, Co, Fe, Ni dan Mn, masih cukup baik karena kadar logam-logam berat tersebut masih dibawah ambang batas kadar maksimum berdasarkan mutu air kelas II sesuai Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Kata kunci : limbah, kualitas air sungai, permukiman, logam berat
Jurnal Rekayasa Lingkungan Lingkungan, Jurnal Rekayasa
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.524 KB)

Abstract

JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN LINGKUNGAN, JURNAL REKAYASA
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.108 KB)

Abstract

SURVEI LAUT DALAM RANGKA MENGURANGI RESIKO HAMBATAN DALAM PENGGELARAN KABEL ELEKOMUNIKASI BAWAH LAUT DI SELAT KARIMATA Muljawan, Djunaedi; Haryadi, Yudo; Ardhyastuti, Sri; Rahardian, Rahadian; Sudaryanto, Agus; Ilyas, M; Riyadi, Adi Slamet
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.165 KB)

Abstract

Kajian ini dilaksanakan dalam rangka rencana penggelaran kabel telekomunikasi (PT. Moratelindo) antara Pulau Kalimantan dengan Pulau Belitung. Untuk menghubungkan kedua pulau tersebut kabel akan melalui Selat Karimata. Usulan jalur kabel  atau rute kabel ditentukan melalui Desk Top Study yang dilaksanakan oleh Balai Teknologi Survei Kelautan-BPPT dengan memanfaatkan informasi dan data sekunder sebagai usulan awal jalur survei. Ada beberapa potensi resiko yang bisa mengakibatkan hambatan dan kerugian pada saat penggelaran kabel, yang mana hal ini tidak bisa diidentifikasi dari data sekunder. Untuk itu perlu dilakukan survei laut, kajian dan analisis hasil survei untuk mengurangi resiko tersebut. Metoda survei laut yang diterapkan dalam kajian ini meliputi survei hidrografi, survei geofisika dangkal, dan pengambilan contoh sedimen. Hasil survei menunjukan adanya beberapa lokasi berpotensi bisa menyebabkan hambatan dalam pelaksanaan pengeelaran kabel yang disebabkan adanya objek objek berbahaya didasar laut, kelerengan dasar laut yang tajam, penurunan permukaan dasar laut, adanya terumbu karang dan kanal. Dari analisis data dan analisis potensi resiko, hasil survei laut bukan merupakan revisi perubahan rute yang besar. Namun demikian survei laut ini sangat penting dilakukan untuk mengurangi hambatan pada saat proses penggelaran mengingat bahwa mesin penggelar kabel adalah mesin yang mahal sehingga kerugian yang diakibatkan tidak dilakukan survei laut akan jauh lebih besar apabila tidak dilakukan survei laut.  Kata kunci: Survei laut, mengurangi, resiko, hambatan, penggelaran kabel
POLA DAN SEBARAN SEDIMEN WILAYAH PERAIRAN BULUMINUNG, PENAJAM PASER UTARA Ardhyastuti, Sri
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.097 KB)

Abstract

Kegiatan penelitian pola dan sebaran sedimen di perairan Buluminung Penajam Paser Utara dilaksanakan atas kerjasama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan BAPPEDA Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Penelitian ini dimulai sejak tahun 2013 hingga saat ini dengan analisa data yang dilakukan pada tahun 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pemetaan jenis dan pola sebaran sedimen melalui identifikasi jenis batuan dan asal usul sedimen dengan analisa pengaruhnya terhadap lingkungan. Pola  penyebaran sedimen dianalisa dari besar butir (granulometri) dengan sistem pengayakan dan penyaringan (sieving). Penyaringan menggunakan 5 buah ayakan dengan ukuran diameter berdasarkan skala Wentworth. Berdasarkan hasil analisa dari besar butir sedimen didominasi oleh kandungan pasir halus. Hal ini kemungkinan disebabkan  oleh pengaruh rendahnya kecepatan arus, vegetasi mangrove,  dan  perubahan ekologi karena aktivitas manusia ataupun alam secara alamiah. Kata kunci : granulometri, pesisir, lingkungan, pengendapan, Buluminung, Penajam Paser Utara
ANALISIS KADAR NITRIT, NITRAT, DAN FOSFAT BERDASARKAN VARIASI JARAK PENGUKURAN SAMPEL PADA PULAU APUNG DENGAN RUMPUT VETIVER Ma'rufatin, Anies; Dewanti, Dian P
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.527 KB)

Abstract

Kualitas air sungai harus tetap dijaga dari pencemaran dengan pengelolaan dan pengendalian yang bijak. Beberapa zat pencemar di sungai yang harus dikendalikan adalah nitrit, nitrat dan fosfat. Jumlah nitrit, nitrat, dan fosfat yang berlebihan akan merugikan karena berpengaruh terhadap kesehatan dan biodiversitas ekosistem perairan tersebut. Salah satu upaya pengendalian pencemaran zat pecemar tersebut adalah fitoremediasi menggunakan rumput vetiver dengan sistem pulau apung. Vetiver ditumbuhkan pada tiga pulau apung yang berbentuk persegi panjang dengan panjang masing-masing 4,5 m. Pulau apung ditempatkan pada badan sungai. Akar vetiver yang tumbuh dibawah permukaan air sungai akan menyerap berbagai bahan pencemar. Pengambilan sampel air dilakukan pada ketiga ujung awal dan akhir pulau apung (inflow dan outflow) untuk mengetahui perubahan kadar nitrit, nitrat, dan fosfat yang dipengaruhi oleh akar vetiver. Jarak pengambilan sampel adalah 4,5 m, 9 m, dan 13,5 m. Pulau apung dengan rumput vetiver yang diujicoba mampu menurunkan jumlah nitrit, nitrat dan fosfat. Penurunan optimum terjadi pada nitrat yang mencapai 18% dengan jarak pengambilan sampel pulau apung 9 meter. Tiga jarak pengambilan sampel awal dan akhir pulau apung yang berbeda efektif untuk menurunkan fosfat.Kata kunci: nitrit, nitrat, fosfat, pulau apung, rumput vetiver
Jurnal Rekayasa Lingkungan Lingkungan, Jurnal Rekayasa
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.703 KB)

Abstract


Filter by Year

2016 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol. 13 No. 2 (2020): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol. 13 No. 1 (2020): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol 12, No 2 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol. 12 No. 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 8, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 8 No. 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 8, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 7, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 7, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 7 No. 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 7, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 7, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 7 No. 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 6 No. 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 6, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 6, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 6, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 6 No. 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 6, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 6, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 6 No. 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 5 No. 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 5 No. 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 5 No. 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 4 No. 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 4 No. 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 4 No. 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan More Issue