cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Lingkungan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
GREEN TECHNOLOGY UNTUK GREEN COMPANY DENGAN PENERAPAN SISTEM FOTOBIOREAKTOR PENYERAP KARBON DIOKSIDA Suciati, Fuzi; Aviantara, Dwindrata B
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1289.691 KB)

Abstract

Indonesia telah menandatangani kesepakatan internasional Kyoto Protocol dalam upaya turut serta berkontribusi dalam mitigasi pemanasan global. Melalui dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi karbon sebesar 29% pada tahun 2030 secara mandiri atau sebesar 41% bila mendapat dukungan internasional. Fotobioreaktor merupakan sistem yang dapat diterapkan dalam upaya menahan  jumlah karbon dioksida yang dilepas melalui cerobong industri ke udara. Dengan mengumpankan gas karbondioksida yang diemisikan oleh cerobong ke dalam sistem fotobioreaktor di mana mikroalga ditumbuhkan maka alih-alih gas karbon dioksida di lepas ke udara dapat digunakan sebagai sumber karbon bagi mikroalga untuk bertumbuh dan berkembang. Penerapan teknologi fotobioreaktor dapat meningkatkan citra perusahaan sebagai Perusahaan Hijau yang memberikan daya ungkit selain kinerja lingkungan perusahaan juga potensi mendapatkan insentif ekonomi melalui Mekanisme Pembangunan Bersih. Meski demikian masih terdapat tantangan besar dalam penerapan fotobioreaktor mikroalga untuk mitigasi emisi karbon dioksida. Selain kendala dalam teknik pemanenan mikroalga juga keterbatasan laju serapan karbon dioksida oleh mikroalga. Kata kunci : fotobioreaktor, perusahaan hijau, mikroalga, karbon dioksida
JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN LINGKUNGAN, JURNAL REKAYASA
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.433 KB)

Abstract

JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN LINGKUNGAN, JURNAL REKAYASA
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.523 KB)

Abstract

Jurnal Rekayasa Lingkungan Lingkungan, Jurnal Rekayasa
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.653 KB)

Abstract

ANALISIS KUALITAS AIR LIMBAH DOMESTIK PERKANTORAN Sulistia, Susi; Septisya, Alifya Cahaya
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.403 KB)

Abstract

Air limbah domestik adalah air limbah yang berasal dari usaha dan atau kegiatan permukiman, rumah makan, perkantoran, perniagaan, apartemen dan asrama. Sebelum dibuang ke lingkungan  air limbah domestik harus diolah di unit pengolahan atau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Sampel air diambil dari inlet dan outlet Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang menggunakan metode biologis (biofilter anaerob-aerob) di area perkantoran. Sampel inlet diambil dari bak ekualisasi dan sampel outlet diambil dari hasil akhir IPAL. Sebanyak 7 parameter yaitu pH, BOD/Biochemical Oxygen Demand, COD/Chemical  Oxygen Demand, amonia, minyak dan lemak, total padatan tersuspensi (TSS/Total Suspended Solids) dan total coliform dianalisis setiap bulan untuk memantau hasil IPAL dan kualitas dari air limbah domestik sehingga aman jika dibuang ke lingkungan. Parameter yang digunakan didasarkan pada PERMEN LHK RI No. 68 tahun 2016 tentang kualitas air limbah domestik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH (inlet 7.09 dan outlet 6.60), BOD (inlet 49.5132 mg/L dan outlet 6.1122 mg/L), COD (inlet 287.5833 mg/L dan outlet 145.1667 mg / L), TSS (inlet 65.8333 mg/L dan outlet 14.1667 mg/L), amonia (inlet 158.1989 mg/L dan outlet 56.5617 mg/L), minyak dan lemak  (inlet 1822.75 mg / L dan outlet 102.25 mg/L), dan total coliform (inlet 160000 / 100mL dan outlet 300 / Nilai 100 mL dianalisa selama tiga bulan (Februari-April). Berdasarkan parameter tersebut, kualitas air limbah domestik area perkantoran masih dalam ambang batas untuk pH, BOD, TSS, dan total coliform, sementara COD, amonia, dan minyak & lemak melebihi standar kualitas yang ditetapkan. Kata kunci: air limbah domestik, instalasi pengolahan air limbah, dan parameter kualitas air limbah domestik 
JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN LINGKUNGAN, JURNAL REKAYASA
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.835 KB)

Abstract

Jurnal Rekayasa Lingkungan Lingkungan, Jurnal Rekayasa
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.002 KB)

Abstract

POTENSI PERUBAHAN KUALITAS AIR PERMUKAAN AKIBAT PENGEMBANGAN KERETA API SEMI CEPAT DI SEPANJANG JALUR KERETA API JAKARTA – SURABAYA Herlambang, Arie; Suciati, Fuzi
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.314 KB)

Abstract

Banyak sungai di Jawa mengalir ke utara, pembangunan jalur kereta api memotong sungai-sungai tersebut. Jalur kereta api Jakarta Surabaya sudah ada sejak jaman Belanda, rencana pengembangan jalur kereta api kedepan akan menambah jalur dan frekuensi perjalanan. Potensi berubahnya kualitas air permukaan, akibat rencana pembangunan sedikit banyak akan terpengaruh, terutama akibat penyiapan lahan, pembangunan jembatan dan terowongan, pembuatan jalan baru, dan adanya peningkatan potensi limbah akibat meningkatnya perjalanan kereta. Parameter kualitas air yang potensi berubah adalah TSS, BOD dan COD akibat penyiapan lahan, masa kontruksi dan masa operasional terkait dengan munculnya limbah operasional limbah. Tulisan ini menyampaikan hasil analisis kualitas air dari sungai-sungai yang dilalui jalur kereta, dan berusaha mencari gambaran antara kualitas air dengan adanya rencana kegiatan pengembangan kereta jakarta ? surabaya. Pada beberapa wilayah kondisi rona awalnya sudah melampaui baku mutu, oleh karena itu pada saat kontruksi pengendalian TSS nya harus diperhatikan, sedangkan pada stasiun-stasiun besar parameter BOD dan COD-nya harus dijaga terutama pada limbah-limbah yang keluar dari stasiun, sehingga diperlukan instalasi pengolahan limbah. Tidak dipungkiri pada stasiun besar yang terletak dikota masalah limbah domestik dari pemukiman sekitar memerlukan peningkatan dalam pengelolaannya.Kata kunci : Perubahahan kualitas air permukaan, TSS, BOD dan COD.
TEKNOLOGI PENANGANAN EMISI GAS DARI INSINERATOR SAMPAH KOTA Prasetiyadi, Prasetiyadi; Wiharja, Wiharja; Wahyono, Sri
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.614 KB)

Abstract

Proses pembakaran sampah kota melalui insinerator akan menghasilkan uap panas yang bisa dimanfaatkan  untuk membangkitkan energi listrik, akan tetapi pada proses ini juga menghasilkan output berupa flue gas yang didominasi oleh partikel (fly ash) dan gas beracun seperti: HCl, SO2, NOx, HF, Hg, Cd dan Dioxin. Sebelum dibuang ke udara bebas, flue gas tersebut harus diolah agar memenuhi baku mutu lingkungan. Teknologi penanganan partikel dan gas polutan tersedia dan dapat dibuat dengan berbagai kapasitas. Untuk menangani flue gas dari insinerator sampah digunakan Quencher untuk menekan laju pembentukan kembali dioksin dan furan setelah proses pembakaran,  Spray Drying Absorption (SDA) untuk mengikat gas asam dan  logam berat serta bag filter untuk menangkap partikel. Selain itu digunakan ID Fan dan Cerobong Asap untuk pengatasi pressure drop yang terjadi akibat pengoperasian peralatan APC dan melepas ke udara.
PERENCANAAN SISTEM MONITORING KUALITAS AIR SUNGAI SECARA ONLINE (MONITORING SECARA ONLINE SESUAI METODE WORLD METEOROLOGICAL ORGANIZATION) Indriatmoko, Robertus Haryoto
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.67 KB)

Abstract

Penerapan teknologi untuk memantau kualitas air secara online adalah sebuah aplikasi yang menawarkan teknologi canggih untuk mengatasi kelemahan atau kekurangan sistem pemantauan secara manual. Implementasi sistem ini di lapangan akan dapat mengurangi kelemahan dalam memantau kualitas air sungai secara manual dalam: 1). waktu sebenarnya. 2). Posisi sebenarnya 3). cepat. 4). Terus menerus selama 24 jam. 5). Bisa mengukur kualitas air sungai secara bersamaan. 6). secara otomatis. 7). Interaktif. Memiliki sistem pemantauan dengan pemantauan kualitas air seperti kondisi ideal sistem pemantauan. Kehadiran sistem ini dapat memberikan banyak manfaat bagi pembangunan, terutama dalam memberikan peringatan dini terhadap kesejahteraan manusia. Kelebihan sistem yang dirancang didasarkan pada dua bagian yang sangat penting: 1). Perancangan sistem pemantauan (perangkat lunak dan perangkat keras) dan 2). Pemantauan kendaraan (hard ware). Makalah ini ditulis secara khusus untuk membahas disain sisi kedua yang mengambang untuk dipantau, yaitu dengan mengaplikasikan float serta cara memasang sistem di sungai. Dengan menerapkan sistem pemantauan di lapangan diharapkan dapat memperhatikan aspek mutlak pemantauan kualitas air secara online sambil memenuhi metodologi yang tepat dalam melakukan pengambilan sampel kualitas air sungai sesuai dengan Organisasi Meteorologi Dunia. kata kunci : WMO, wahana apung, monitoring online, logger, sensor 

Filter by Year

2016 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol. 13 No. 2 (2020): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol. 13 No. 1 (2020): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol 12, No 2 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol. 12 No. 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol 12, No 1 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 8, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 8, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 8 No. 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 7 No. 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 7, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 7, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 7, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 7 No. 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 7, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 6, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 6, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 6 No. 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 6 No. 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 6, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 6, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 6, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 6 No. 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 5 No. 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 5 No. 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 5 No. 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 5, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 4 No. 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 3: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 4 No. 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 2: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 4 No. 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 4, No 1: Jurnal Rekayasa Lingkungan More Issue