cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknik
ISSN : 14128810     EISSN : 25802615     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan yang terbit 2 kali dalam setahun. Terbit di bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
Pengaruh Asbuton Lawele Terhadap Stabilitas Perkerasan Lentur Jalan Antono Damayanto
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 4 No 1 (2005): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol4no1.245

Abstract

Asbuton Lawele merupakan salah satu aspal alam yang ada di Pulau Buton Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Aspal yang ada di Pulau Buton mempunyai kadar aspal sebesar ± 20,8% dan sekarang dengan ditemukannya Asbuton Lawele di Pulau Buton juga mempunyai kadar aspal lebih tinggi sebesar 30,6% (rata-rata 30%). Asbuton Lawele diperkirakan akan mempengaruhi nilai stabilitas dan nilai kepadatan (Density) serta kekuatan campuran beraspal, sehingga nantinya bagaimana cara untuk mendapat perkerasan yang baik, untuk mengetahui lebih lanjut tentang Asbuton Lawele maka diperlukan diadakannya penelitian tentang aspal tersebut. Pada penelitian ini dianalisa variasi kadar aspal 6%, 7%, 8%, 9%, dan 10% dengan menggunakan campuran panas ( Hot Mix ) Asbuton Lawele dan campuran dingin ( Cold Mix ) Asbuton Lawele serta di bandingkan pula dengan campuran panas ( Hot Mix ) Asphalt Cement ( AC ) murni penetrasi 60/70, dengan demikian diharapkan kelebihan dan kekurangan dari penggunaan Asbuton Lawele tersebut. Metoda pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini mengacu pada metode Bina Marga, dan pengujian campuran beraspal menggunakan Metoda Marshall Test, yang nantinya dapat diketahui tentang parameter-parameter dari pengujian Marshall terhadap campuran beraspal seperti nilai stabilitas, nilai kelelehan (Flow), persen rongga terhadap campuran, dan persen rongga terisi aspal serta persen rongga diantara agregat.
Pengaruh Pelayanan dan Variasi Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan: Studi Kasus untuk Toserba Rinto Yuriski; Iwan Deni Gunawan
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 4 No 1 (2005): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol4no1.246

Abstract

Pelanggan adalah raja. Motto ini mengharuskan perusahaan untuk selalu menjaga kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan dapat memelihara jumlah pelanggan yang ada bahkan, dapat menciptakan pelanggan baru. Bagi perusahaan pengecer seperti Toko Serba Ada (Toserba) T Bandung, banyak variabel yang dapat menentukan kepuasan pelanggan. Diantaranya adalah pelayanan dan variasi produk. Berdasarkan pengamatan, jumlah pelanggan Toserba T semakin hari semakin bertambah. Perkembangan demikian, diduga ada kaitannya dengan pelayanan dan variasi produk yang ditawarkan oleh Toserba T sehingga pelanggan merasa puas. Untuk membuktikan dugaan ini, perlu dilakukan penelitian langsung terhadap pelanggan. Maka, penelitian ini mengangkat pokok masalah dengan judul “Hubungan antara Pelayanan dan Variasi Produk dengan Kepuasan Pelanggan Toserba T Bandung”.
Pengaruh Variasi Waktu Proses Manganisasi Terhadap Kekerasan dan Ketebalan Lapisan pada Baja Perkakas AISI D2 Adi Ganda Putra; Pawawoi; Royen B S
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 4 No 1 (2005): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol4no1.247

Abstract

Pengerasan permukaan telah digunakan secara luas pada berbagai macam baja, karena dapat memberikan kombinasi sifat keras pada bagian permukaan. Pengerasan permukaan yang dilakukan adalah dengan cara mengubah struktur mikro dan komposisi kimia secara difusi mangan pada baja perkakas AISI D2. Adanya difusi mangan ke dalam permukaan baja perkakas AISI D2 akan mempengaruhi struktur mikro dan komposisi kimia sehingga sangat berpengaruh terhadap sifat-sifat mekariiknya. Dalam penelitian tentang proses manganisasi aktivator yang akan digunakan adalah NHICI dan filler SiC. Proses manganisasi dilakukan pada temperatur 900oC dengan variasi waktu 4, 8, 12 jam. Adapun tujuan dari proses manganisasi ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi waktu terhadap sifat mekanik dan ketebalan lapisan terhadap baja AISI D2. Berdasarkan pengamatan terhadap pelapisan manganisasi yang terbentuk disimpulkan bahwa fasa yang terbentuk adalah FeMn. Hasil proses manganisasi pada temperatur 900"C pada variasi waktu 4, 8, 12 jam menunjukan bahwa ketebalan lapisan dan kekerasan sangat berpengaruh terhadap lama waktu penahanan saat proses manganisasi berlangsung. Ini terbukti pada hasil manganisasi pada waktu penahanan 12 jam dimana ketebalan lapisan maupun kekerasan yang didapat lebih baik dari pada waktu penahanan yang lebih kecil.
Analisis Pembangunan e-Government dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Di Indonesia Suharlin Sudarmadji
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 4 No 1 (2005): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol4no1.248

Abstract

Pembangunan e-Government telah dilakukan baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. e-Government pada intinya adalah penggunaan teknologi informasi oleh suatu pemerintah daerah maupun pusat untuk meningkatkan pelayanan publik menjadi lebih nyaman, cepat , murah dan transparan. Namun b anyak ditemui bahwa kondisi pemanfaatan teknologi informasi untuk pemerintah ini belum mampu memberikan nilai tambah bagi organisasai. Beberapa kegagalan proyek teknologi informasi di pemerintah tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kuantitas dan kualitas sumberdaya manusia yang menjalankan implementasi teknologi informasi pada e-Government sangat terbatas, belum tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, struktur organisaasi pengelolaan e-Government yang belum memadai dan belum tersedianya anggaran operasional yang memadai juga. Untuk mendapatkan hasil yang baik, maka pembangunan e-Government harus dilaksanakan secara terkoordinir, terencana sesuai kebutuhan . Peran pemerintah pusat maupun propinsi menjadi koordinator pelaksanaan e-Government sangat penting karena kunci suksesnya pelaksanaan e-Government adalah tersambungnya kebutuhan masing-masing pihak baik masyarakat, steak holder maupun pemerintah dalam satu kepentingan. Selain sarana dan prasarana jaringan, sumberdaya manusia yang handal maka budaya kerja yang masih tradisional juga perlu dirubah secara sistematis agar mereka terbiasa dan dapat menyesuaikan dengan perubahan.
Perilaku Organisasional: Kajian Teoritik Kinerja Individu dalam Organisasi Jahny Sast
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 4 No 1 (2005): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol4no1.249

Abstract

-
Pengaruh Proses Perlakuan Panas (Heat Treatment) terhadap Perubahan Struktur Mikro dan Sifat Mekanik pada Crank Shaft Toyota Avansa Adi Ganda Putra; Pawawoi; Anugrah B S
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 1 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no1.250

Abstract

Perlakuan panas pada logam pada umumnya akan mempengaruhi sifat mekanik dan struktur mikronya, sehingga mempunyai kekerasan dan keuletan yang tinggi. Adapun metoda perlakuan panas yang dilakukan untuk Crank Shaf yaitu metoda normalizing. Dari data yang didapat, harga kekerasan meningkat dari 195,18 Hv menjadi 256,2 Hv. Selain harga kekerasan, Crank Shafi yang tidak mengalami proses perlakuan panas mempunyai fasa É‘ (Ferit) yang mengelilingi grafit nodul lebih besar dibandingkan Crank Shafi yang mengalami proses perlakuan panas. Ini yang mengakibatkan Crank Shaft tersebut mempunyai sifat keras yang lebih baik. Dari hasil pengujian, mengindikasikan bahwa akibat proses perlakuan panas yang dilakukan, terjadi perubahan pada Struktur mikro dan harga kekerasan. Oleh karena itu besi cor Nodular mempunyai kemampuan untuk diproses perlakuan panas seperti baja.
Perencanaan Jaringan Backbone Jawa EEFO (Expansion and Extension Fiber Optik) PT. Telkom Suharlin Sudarmadji
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 1 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no1.251

Abstract

Sistem komunikasi serat optik menjadi pilihan utama dalam penyediaan jaringan transport karena kemampuannya mentransmisikan informasi dalam kapasitas besar. Jaringan transport backbone Jawa PT.TELKOM yang menghubungkan sentral-sentral utama di pulau Jawa saat ini berbasis Synchronous Digital Hierarchy (SDH) dengan kapasitas transmisi STM-16 yang setara dengan 2,5 Gbps. Jaringan transport backbone eksisting PT TELKOM yang sudah ada tidak akan mampu lagi melayani permintaan trafik yang semakin besar selama lima tahun mendatang. Ada tiga cara untuk mengoptimalkan kapasitas transmisi Jaringan transport EEFO yang sudah ada. Pertama dengan menggelar jaringan serat optik yang baru, kedua dengan meningkatkan level multipleks SDH dari STM-16 menjadi STM-64 dan cara ketiga dengan mengimplementasikan Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM). Dengan memperhatikan beberapa faktor antara lain Jaktor ekonomis, Jleksibilitas dan kebutuhan kapasitas Jangka panjang maka solusi dengan mengimplementasikan sistem DWDM merupakan solusi yang paling cocok antara lain tidak memerlukan penggelaran serat optik baru tetapi memanfaatkan fiber eksisting dan mengintegrasikan perangkat SDH yang sudah ada dengan perangkat DWDM, bersifat expandable dan bersifat terbuka terhadap protokol dan format sinyal.
Perancangan Model Multimedia Perakitan Distributor Valve pada Sistem Pengereman Kereta Api dengan Menggunakan CAD dan 3DS MAX Di PT X Cucu Wahyudin; Ria Komaria
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 1 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no1.252

Abstract

Departemen Yi di PT X menggunakan sejumlah alat peraga sebagai alat bantu komunikasi dalam kegiatan presentasi dan kegiatan pengembangan. Kegiatan presentasi bertujuan untuk mengenalkan sistem pengereman kereta api, dari mulai bentuk, cara kerja, penggunaan, perawatan, sampai dengan trouble shooting, dan hal lain yang dianggap perlu. Kegiatan presentasi tersebut dilakukan untuk kepentingan marketing dan untuk kepentingan pelatihan baik untuk kalangan konsumen, maupun tamu undangan yang memiliki kepentingan yang sama. Sementara itu, untuk kepentingan pengembangan, model atau alat peraga tersebut digunakan untuk mempelajari produk tanpa harus marusak produk. Alat peraga atau model yang digunakan di perusahaan saat ini termasuk kedalam model statis yang berupa foto produk, gambar produk, gambar teknik, Lembar Urutan Proses / Lembar Urutan Kerja, gambar perakitan dan sofiware gif animator. Model-model tersebut diperjelas dengan melakukan demonstrasi cara kerja produk dilantai pabrik.
Peningkatan Ketahanan Aus Connecting Pad Lokal Scootervespa dengan Proses Precipitation Hardening Toto Triantoro Budi Wardoyo
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 1 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no1.253

Abstract

Menurut para pemakai connecting pad local, waktu umur pakainya lebih pendek dibandingkan dengan yang asli. Dikarenakan kekerasan connecting pad asli lebih besar dibanding dengan connecting pad lokal, dimana secara teoritis kekerasan sejalan dengan ketahanan aus, dengan kata lain apabila suatu material semakin keras maka akan semakin baik ketahanan ausnya. Dengan proses Precipitation hardening pada connecting pad lokal diharapkan material connecting pad lokal akan meningkat kekerasannya sehingga connecting pad lokal tersebut meningkat ketahanan ausnya dan diharabkan mendekati connecting pad aslinya.
Ekstraksi Minyak Kelapa Menggunakan Enzim Bromelin dari Buah Nanas Febrianto A N
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 1 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no1.254

Abstract

Ekstraksi merupakan salah satu metoda yang digunakan untuk mendapatkan minyak dari bahan yang diduga mengandung minyak. Enzim bromelin yang terkandung dalam tanaman nanas dapat digunakan sebagai bahan pengekstrak minyak. Dalam hal ini penggunaan tanaman nanas sebagai penghasil enzim pengekstrak didukung juga oleh cukup banyaknya tanaman nanas diwilayah Indonesia. Nanas yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Subang. Komposisi nanas yang digunakan dalam penelitian adalah 10%, 20% dan 30% dari berat campuran kelapa. Campuran kemudian diperam selama 6 jam, dikeringkan selama 6 jam pada suhu 65oC, lalu dilakukan pengepresan dan penyaringan. Hasil penelitian menunjukan rendemen minyak tertinggi (209,19 g) diperoleh pada daging nanas tua dengan komposisi nanas 30%. Berdasarkan uji yang dilakukan, kualitas minyak yang dihasilkan memenuhi standar baku yang telah ditetapkan (SNI).

Filter by Year

2002 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 24 No 1 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 19 No 1 (2020): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 1 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 1 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 16 No 2 (2017): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 16 No 2 (2017): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 2 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 1 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 2 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 1 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 2 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 1 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 2 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 1 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 6 No 2 (2007): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 6 No 1 (2007): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 2 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 1 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 4 No 1 (2005): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 3 No 2 (2004): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 3 No 1 (2004): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 2 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 1 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 2 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 1 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik More Issue