cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknik
ISSN : 14128810     EISSN : 25802615     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik merupakan jurnal peer-reviewed dalam Bahasa Indonesia di bidang keteknikan yang terbit 2 kali dalam setahun. Terbit di bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
Perilaku Organisasi Paranoid Jahny Sast
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 1 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no1.255

Abstract

-
Perancangan Sistem Robot Cerdas Berbasis Logika Fuzzy Asep Najmurrokhman
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 2 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no2.256

Abstract

Makalah ini memaparkan tentang klasifikasi robot dan beberapa prototipe yang pernah dirancang oleh penulis. Robot-robot tersebut meliputi manipulator, mobile robot, dan robot heksapoda. Sementara itu, seiring dengan kemajuan dalam bidang kendali cerdas (intelligent control), dibahas pula skema pengendalian gerak robot secara cerdas berbasis logika fuzzy. Penggunaan logika fuzzy dalam implementasi pengendalian gerak robot dipicu oleh kompleksitas yang ada dalam sistem robot, sehingga implementasi pengendali linier seperti PID tidak akan dapat menangani dinamika robot tersebut, di lain pihak, realisasi dengan pengendali non linier akan sangat rumit atau paling tidak memberi beban komputasi pada pengendalinya. Sebagai studi kasus, diuraikan perancangan dan simulasi sistem fuzzy dalam mobile robot. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa pendekatan logika fuzzy dalam implementasi mobile robot dapat mengakomodasi sisi kecerdasan dalam pengambilan keputusan gerak dari mobile robot tersebut berdasarkan basis aturan yang diberikan padanya.
Penjadwalan Pemetikan Teh dengan Model Programa Dinamis yang Mempertimbangkan Kualitas Pucuk: Studi Kasus Di PPTK Gambung, Ciwidey Cucu Wahyudin; Yudhi Sodikin Ma'ruf
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 2 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no2.257

Abstract

Penerapan aturan gilir petik di PPTK Gambung berlaku untuk semua blok yaitu berkisar antara 9-10 hari sekali. Hal ini menjadi salah satu sebab sering tidak terpenuhinya rencana produksi baik dari aspek kuantitas maupun kualitas teh, karena perbedaan ketinggian tempat dan umur pangkas diantara blok-blok kebun tersebut, menyebabkan kecepatan pertumbuhan pucuk teh juga berbeda-beda. Oleh karenanya diperlukan aturan gilir petik yang sesuai dengan pertumbuhan pucuk teh. Untuk itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menyusun jadwal pemetikan yang dapat meminimalkan biaya pemetikan teh. Optimasi penjadwalan ini dilakukan dengan cara pemilihan blok pemetikan secara tepat, sesuai pola penurunan kualitas pucuk. Dua tahap pemecahan masalah diperlukan untuk memecahkan masalah di atas. Tahap pertama adalah pencarian pola penurunan kualitas pucuk yang sesuai ketinggian tempat dan umur pangkas masing-masing kelompok blok kebun. Selanjutnya pola penurunan kualitas pucuk tersebut digunakan untuk menentukan biaya penurunan kualitas pucuk teh, dan biaya akibat tersisanya pucuk teh di kebun, yang merupakan komponen dari total biaya pemetikan selain biaya langsung pemetikan. Tahap yang kedua adalah menyusun model penjadwalan pemetikan yang dapat meminimalkan total biaya pemetikan dan penurunan kualitas pucuk teh. Formulasi matematik yang dipakai adalah programa dinamis, model ini merupakan modifikasi dari model persediaan produksi dinamis.
Pengaruh Variasi Waktu Nitrocarburizing pada Baja ASSAB XW-42 Terhadap Struktur Mikko dan Sifat Mekanik R Henny Mulyani
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 2 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no2.258

Abstract

Perlakuan permukaan dalam hal ini proses pack nitrocarburizing merupakan salah satu proses yang sangat sering dilakukan untuk memenuhi kebutuhan akan suatu material dengan kondisi dan sifat tertentu. Selain itu dihasilkannya suatu permukaan dengan kekerasan yang tinggi, sedangkan bagian dalam mempunyai sifat lunak (ulet) serta memiliki ketahanan aus yang baik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dengan semakin lamanya waktu penahanan, maka kekerasan dan ketebalan lapisan coating yang dihasilkan juga semakin tinggi. Hal ini disebabkan karena pada proses nitrocarburizing dengan menggunakan penahanan yang lebih rendah maka kelarutan difusi Nitrogen (N) dan karbon (C) pada permukaan semakin sedikit.
Usulan Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Berbasis Persepsi Pelanggan Di Apotek "ATING III" Dayeuh Kolot, Bandung Zaenal Muttaqien; Tajudin Irwan
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 2 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no2.259

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan perbedaan antara harapan dengan kinerja pelayanan yang dirasakan oleh pelanggan (Model Gap). Salah satu pendekatan pengukuran kualitas pelayanan yang banyak dijadikan acuan dalam riset pasar adalah Metode Servgual (Service Quality) yang dikembangkan oleh Zeithaml, Parasuraman dan Berry (1990). Metode Servgual mengidentifikasi 5 dimensi sebagai faktor yang dipertimbangkan oleh pelanggan dalam menilai kualitas suatu jasa/pelayanan, yaitu: Reliability, Tangibility, Responsiveness, Assurance dan Emphaty. Apotek “Ating III” merupakan salah satu cabang Apotek Ating yang mempunyai persentase keuntungan paling kecil dibandingkan dengan cabang lainnya. Persentase laba yang diperoleh apotek “Ating III” dari laba keseluruhan apotek Ating pada tahun 2002 adalah sebesar 4,12% dan pada tahun 2003 sebesar 3,73%. Dari data tersebut dapat terlihat bahwa laba yang diperoleh menandakan adanya penurunan kinerja yang dimiliki oleh apotek “Ating III”. Salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam usaha peningkatan kinerja apotek “Ating III” adalah faktor pelayanan. Dari penelitian yang dilakukan di apotek “Ating III” mengenai kualitas pelayanan terhadap pelanggannya, diperoleh nilai total Servgual sebesar -0,81. Hal ini menunjukan bahwa kualitas pelayanan yang dilakukan oleh apotek “Ating III” relatif belum memuaskan.
Uji Penggunaan Sianida Sebagai Sumber Karbon dan atau Nitrogen oleh Bakteri Bacillus Cereus dan Pseudomonas Fluorescens Elin Nurlina
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 2 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no2.260

Abstract

Dalam Peraturan pemerintah (PP) No 19/1994 dan PP No.12/1995 tentang limbah B3 (Bahan berbahaya dan beracun), sianida dan senyawa-senyawa termasuk dalam kelompok bahan berbahaya dan beracun. Banyak sumber sianida di lingkungan, salah satunya bersumber dari buangan industri tapioka dan industri elektroplating. Karena itu upaya pengolahan limbah untuk menghilangkan racun sianida perlu dilakukan. Pengolahan limbah biologi dengan sistem lumpur aktif, diarahkan untuk menurunkan atau menyisihkan substrat yang mengandung sianida dengan menggunakan jasa mikroba. Namun . Untuk lebih jauh mengetahui bagaimana pemanfaatan senyawa sianida oleh mikroba yang terkandung dalam air buangan tersebut, dalam penelitian ini dilakukan uji penggunaan sianida oleh bakteri Bacillus cereus dan Pseudomonas fluorescens, yang merupakan bakteri dominan hasil isolasi dari sistem pengolah limbah tersebut. Uji dengan menggunakan variasi komposisi media dengan menggunakan senyawa KSCN sebagai pengganti sumber karbon dan atau nitrogen, dilakukan dengan menggunakan reaktor batch pada kondisi aerob. Dari hasil uji penggunaan sianida, menunjukkan bahwa bakteri Bacillus cereus mampu menggunakan sianida sebagai sumber karbon dan nitrogen dengan laju pertumbuhan spesifik (µ) sebesar µ=0.0061/Jam. Sedangkan bakteri Pseudomonas fluorescens mampu menggunakan sianida hanya sebagai sumber nitrogen dengan laju pertumbuhan spesifik (µ) sebesar µ=0.0085/Jam
Prespektif Baru Manajemen Karier Jahny Sast
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 2 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol5no2.261

Abstract

Tantangan bagi organisasi untuk menghadapi lingkungan global dan persaingan yang semakin ketat dewasa ini adalah melakukan perubahan. Perubahan menjadi suatu keharusan bagi organisasi agar senantiasi mampu adaptif. Konsolodasi internal dalam manajemen di antaranya adalah penyederhanaan struktur organisasi yang di dalamnya adalah unsur karir. Tulisan ini mencoba menguraikan paradigma baru tentang perubahan organisasi yang berdampak pada cara pandang terhadap karir para karyawannya.
Pengaruh Waktu Pemanasan dan Jarak Koil pada Pengerasan Induksi terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Baja KRUPP 1191 Kusharjanto; Abrianto Akuan; Ari Irawan
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 6 No 1 (2007): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol6no1.262

Abstract

Proses pengerasan permukaan dilakukan untuk meningkatkan kekerasan permukaan pada komponen yang mengalami beban puntir dan gesekan. Salah satu metoda yang dapat dipakai dalam proses ini adalah proses pengerasan induksi. Proses pengerasan permukaan induksi yang dilakukan dalam penelitian ditujukan untuk mengetahui karakteristik baja KRUPP 1191 (DIN.1.1191) atau baja karbon medium 0,45% C, dengan memvariasikan parameter waktu proses dan jarak koil pemanas terhadap kekerasan, ketebalan lapisan terkeraskan dan struktur mikro. Variasi parameter waktu adalah 2, 4 dan 6detik sedangkan jarak koil pemanas terhadap benda kerja 1, 2 dan 4mm. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan nilai kekerasan permukaan maksimum sebesar 66,4HRC diperoleh untuk waktu proses 6 detik dengan jarak 1mm. Distribusi nilai kekerasan dari permukaan ke inti menunjukkan nilai yang semakin rendah dengan ketebalan lapisan terkeraskan maksimum pada waktu proses 6 detik dengan jarak 1mm sebesar 16,0mm atau 100% dari diameter uji. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa semakin lama waktu proses maka ketebalan lapisan terkeraskan semakin besar. Jarak koil dengan variasi 1, 2 dan 4 mm tidak menunjukkan pengaruh yang mencolok bila dibandingkan dengan waktu proses. Struktur mikro yang terbentuk pada daerah terkeraskan adalah martensit sedangkan pada daerah tidak terkeraskan struktur mikronya sama seperti material awal yaitu terdiri dari ferit dan perlit.
Uji Pengoperasian Fixed Bed Gasifier Batubara Kapasitas 100 kg/jam Suhartono; Suwito Gunadarma; Dwiwahju Sasongko; Herri Susanto
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 6 No 1 (2007): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol6no1.263

Abstract

Unit gasifikasi batubara jenis down draught kapasitas 100 kg/jam untuk mensubtitusi minyak bakar 70 liter/jam melalui proses gasifikasi, menggunakan udara-air sebagai medium penggasifikasi telah terinstalasi pada unit pengering di pabrik teh. Unit gasifiakasi terdiri dari reaktor gasifier, siklon, pendingin, kock out drum, blower dan burner. Gas produser stabil terbakar di burner, tetapi hanya mampu membuat udara panasdi unit pengering teh hingga 92oC (suhu target 100oC 120oC). Diperkirakan tidak tercapainya suhu target disebabkan kapasitas gasifier kurang besar, sehingga gas produser yang disuplai kurang dan pembakaran di burner selalu dalam ekses udara yang tinggi. Beberapa faktor gasifikasi yang diperkirakan mempengaruhi proses, antara lain: a. batubara pecah menjadi partikel lembut, menyebabkan penurunan tekanan yangmenghambataliran, hambatan aliran di ruang reduksi terjadi akibat pelelehan abu, menyebabkan penyumbatan aliran maupun penutupan arang, sehingga sulit bereaksi, c.kandungan tar masih banyak, karena tidak adanya scrubber yang dipasang di depan pendingin. Untuk menurunkan temperatur proses gasifikasi yang masih tinggi dan pelelehan abu diatasi dengan air yang disemburkan dalam bentuk kabut (spray) dalam daerah oksidasi melalui pemasangan pocker, penguapan air menyebabkan produksi hidrogen tinggi. Modifikasi lanjut difokuskan pada reaktor gasifikasi berupa perombakan throat (zona reduksi) untuk menurunkan temperatur proses dan meningkatkan pasokan gas hasil.
Biogas dari Rumput Nadiem Anwar
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 6 No 1 (2007): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol6no1.265

Abstract

Biogas adalah hasil perombakan bahan organik oleh berbagai jenis mikroorganisme pada kondisi anaerobik. Biogas dapat dihasilkan dari berbagai bahan baku, salah satunya adalah rumput yang sangat mudah tumbuh di lingkungan yang sangat bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pembuatan biogas dari rumput dalam dijester alir kontinyu menyerupai PFR dengan volume cairan 25 L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumput dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan biogas. Waktu aklimatisasi untuk pembuatan biogas dari rumput, kurang dari 74 hari dengan waktu tinngal hidrolik 100 hari. Komposisi biogas yang dihasilkan telah memenuhi komposisi minimal gas metana untuk dapat dibakar, yaitu: 40,7% V 54,8% V. Untuk waktu tinggal hidrolik 100 hari dengan umpan 160g rumput per liter umpan, diperoleh 3 L biogas perhari per25 L volume cairan dengan tekanan gas 1 atm.

Filter by Year

2002 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 24 No 1 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 19 No 1 (2020): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 1 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 1 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 16 No 2 (2017): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 16 No 2 (2017): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 2 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 11 No 1 (2012): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 2 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 9 No 1 (2010): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 2 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 8 No 1 (2009): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 2 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 7 No 1 (2008): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 6 No 2 (2007): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 6 No 1 (2007): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 2 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 5 No 1 (2006): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 4 No 1 (2005): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 3 No 2 (2004): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 3 No 1 (2004): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 2 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 1 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 2 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 1 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik More Issue