cover
Contact Name
Marselius Sampe Tondok
Contact Email
marcelius@staff.ubaya.ac.id
Phone
+622178881112
Journal Mail Official
psikologi@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jl. Margonda Raya, No.100, Depok, Jawa Barat. 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
Jurnal Psikologi (JPUG) accepts manuscripts based on empirical research, both quantitative and qualitative. Priority is given to quantitative research of the multivariate type. Meanwhile, the Jurnal Psikologi also accepts meta-analysis or systematic review manuscripts that have advantages in terms of novelty or unique variables.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2008)" : 12 Documents clear
RESILIENSI PEREMPUAN DEWASA MUDA YANG PERNAH MENGALAMI KEKERASAN SEKSUAL DI MASA KANAK-KANAK Sisca, Hyu; Moningka, Clara
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual yang terjadi di masa kanak-kanak merupakan suatu peristiwa krusial karena membawa dampak negatif pada kehidupan korban di masa dewasanya. Angka kasus kekerasan seksual pada anak meningkat setiap tahunnya. Kemampuan resiliensi dibutuhkan anak agar dapat tumbuh kembali rasa percaya dari individu yang sudah dirusak oleh pelaku kekerasan seksual tersebut. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dalam menganalisa data. Data yang diperoleh melalui proses wawancara mendalam. Jumlah subyek penelitian adalah 3 orang sesuai dengan kriteria subyek penelitian yang sudah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kemampuan resiliensi yang diperoleh dari lingkungan serta dari segi spiritual, yaitu melakukan pendekatan diri kepada Tuhan. Hal ini membawa dampak seperti diterimanya nilai-nilai atau ajaran-ajaran yang positif dan juga menjadikan Tuhan sebagai pegangan hidup yang kokoh untuk mencari kebermaknaan dalam peristiwa kekerasan seksual yang dialami. Sementara itu, subyek yang tidak mengalami resilien dikarenakan faktor internal dirinya sendiri yang cenderung menyalahkan keadaan dan orang lain di sekitarnya sehingga sulit untuk dapat menerima masa lalunya. Penelitian ini menunjukkan gejolak dalam jiwa korban kekerasan seksual dalam menghadapi dampak negatif yang dihasilkan untuk memiliki kemampuan resiliensi. Apa dan bagaimana cara subyek melangkah ke proses resiliensi dapat menjadi pembelajaran bagi korban kekerasan seksual yang sangat banyak jumlahnya.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, MOTIVASI KERJA, BUDAYA ORGANISASI, DAN KOMITMEN ORGANISASI Betty Yuliani Silalahi
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan manusia semakin hari semakin bertambah, oleh sebab itu manusia memiliki kebutuhan hidup yang beragam, seperti kebutuhan akan sandang, pangan dan papan, serta ada kebutuhan akan hubungan antar pribadi, rasa aman, status. Kebutuhan inilah yang menyebabkan manusia dituntut untuk bekerja dan mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan yang ada. Manusia bekerja membutuhkan motivasi kerja untuk menghasilkan suatu karya yang dapat membangun perusahaan dan akan memiliki efek positif pada dirinya sendiri sehingga tujuan bersama tercapai. Adanya Pemimpin yang dapat memotivasi karyawan dalam suatu perusahaan dan memberikan suatu perubahan yang menguntungkan banyak pihak. Dalam memotivasi karyawan, dibutuhkan pemimpin transformasional yang dapat membawa perubahan yang baik, mengetahui kebutuhan bawahannya serta dapat menanamkan dan memperkuat aspek-aspek budaya organisasi yang dikembangkan oleh perusahaan sehingga akan menumbuhkan komitmen organisasi pada karyawan.
KONDISI JIWA DAN KONDISI HIDUP MANUSIA Erik Saut H utahaean
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beratnya beban hidup membuat banyak manusia tidak sanggup untuk menjalaninya. Tidak sedikit manusia yang takut menjalani kenyataan hidup karenanya. Dengan sebuah ulasan yang didasarkan pada tinjauan filsafat manusia dan mengadopsi contoh kenyataan hidup yang ada, dapat diketahhui bahwa dalam kondisi tertekan ternyata membuat kondisi jiwa manusia menjadi semakin terguncang, jika jiwa manusia terguncang akan berpengaruh kepada kondisi manusia itu seindiri. Jika jiwa kita sakit maka kita adalah manusia yang sakit pula, jika jiwa kita rusak maka kita akan menjadi rusak pula, dan jika jiwa kita mati maka kita akan menjadi mati juga. Banyak manusia yang menjadi tidak sehat yang nampak melalui gejala fisik dan gejala mentals. Jiwa kita terguncang jika dihadapkan pada kondisi-kondisi yang tidak kita harapkan; tindak kekerasan dan perilaku kasar, caci maki, sesuatu yang kita harapkan tidak datang sesuai dengan harapan, kegagalan, kehilangan dan memikirkan tentang masa depan yang begitu menakutkan. Manusia menjadi tidak tenang dalam mengahadapi persoalan hidupnya, terkesan emosional dan tidak sanggup untuk menjalaninya.
KUALITAS PELAYANAN DAN PRODUK SERTA LOYALITAS PADA KONSUMEN Herry Sussanto; Wido Damayanti
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel kualitas pelayanan dan kualitas produk baik secara parsial maupun secara bersama-sama terhadap loyalitas konsumen. Penelitian mengambil studi kasus “Kebunku Nursery.” Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Regresi Linear Berganda dengan bantuan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 16.0 dan metode pengumpulan data berupa kuesioner dengan responden sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan secara parsial kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen, tetapi ada pengaruh yang signifikan secara parsial kualitas produk terhadap loyalitas konsumen. Hasil juga menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan secara bersama-sama kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen.
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI PERKOTAAN Tety Elida
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya tingkat partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan ekonomi Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) dan mengetahui indikator yang belum terpenuhi oleh masyarakat sebagai wujud partisipasinya. Data yang digunakan berupa kuesioner, yang disebarkan kepada 81 orang responden yang menerima dana bergulir P2KP. Data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kuesioner menunjukkan semua indikator bernilai di atas 60%, dan hasil rata-rata lima indikator yang digunakan 72.89%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat Kelurahan Pancoran Mas cukup aktif.
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS ISTRI DITINJAU DARI SIKAP PERAN GENDER PADA PASUTRI MUSLIM Ester Lianawati
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan sikap peran gender antar pasutri diduga merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kesejahteraan psikologi istri. Terutama dewasa ini saat perempuan mulai mengadopsi sikap peran gender egalitarian, sementara laki-laki masih menjaga sikap tradisional. Penelitian ini melibatkan 245 pasutri Muslim, mengingat ajaran Islam dipandang melestarikan sikap peran gender tradisional, sementara di sisi lain feminis Muslim percaya bahwa Islam mengajarkan kesetaraan gender. Penelitian ini menunjukkan bukan perbedaan sikap peran gender itu yang menimbulkan variasi kesejahteraan psikologis istri, melainkan justru kesamaan tipe sikap peran gendernya. Pasutri yang sama-sama memiliki sikap peran gender egaliter adalah kelompok pasutri yang paling sejahtera secara psikologis, sedangkan yang keduanya bersikap tradisional memiliki tingkat kesejahteraan psikologis terendah di antara kelompok lainnya. Selain itu, hanya 33% laki-laki yang bersikap egaliter, dibandingkan dengan perempuan sebanyak 48%. Namun demikian, baik kelompok suami maupun istri dalam penelitian ini memiliki kesejahteraan psikologis yang sama-sama tergolong tinggi.
TEMA-TEMA SUBKEPRIBADIAN DALAM PSIKOTERAPI TRANSPERSONAL Hendro Prabowo
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Rainwater (dalam Brown, 2000) subkepribadian mengorganisasikan dirinya di antara suatu kebutuhan di dalam jiwa (psyche). Menurut Rainwater kekuatan masing-masing menghasilkan keadaan yang merupakan kebutuhan awal yang muncul dan diyakini bahwa setiap orang adalah suatu campuran keberagaman dari subkepribadian individual. Rueffler (dalam Brown, 2000) memahami suatu subkepribadian menjadi suatu struktur dinamis adalah suatu yang saling berhubungan secara kompleks berkaitan dengan energi, pikiran, dan perilaku, pada suatu peristiwa tertentu, bergabung menjadi seperangkat pola yang berbeda. Suatu subkepribadian memiliki cirinya sendiri, kebutuhan untuk menjadi eksis dan pemenuhan kebutuhan dari kemauan, keinginan, dan kebutuhan pribadi. Jenis-jenis subkepribadian yang dapat eksis di dalam diri setiap orang dapat memiliki keragaman, yang dalam literatur Barat di antaranya adalah "inner child," "inner mother," "inner father," "biarawan," "korban," "mistik," "si penakut," dan lain-lain. Penelitian ini adalah hasil kajian empiris dalam mengidentifikasikan subkepribadian dalam sesi terapi. Beberapa jenis subkepribadian yang ditemukan ternyata berbeda dengan subkepribadian yang ada dalam literatur Barat.
KONFLIK PERKAWINAN DAN MODEL PENYELESAIAN KONFLIK PADA PASANGAN SUAMI ISTRI Eva Meizara Puspita Dewi1; Basti Basti
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan intensitas konflik perkawinan pada pasangan suami istri yang tinggal bersama dan yang tinggal terpisah dan cara penyelesaian konfliknya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan dilengkapi dengan data kualitatif. Jumlah keseluruhan sampel 74 istri, 47 orang yang tinggal bersama suami dan 37 orang yang tinggal terpisah dengan suami. Teknik sampling yang digunakan adalah purposif accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji-t dan analisa diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan intensitas konflik perkawinan pada istri yang tinggal bersama dan yang tinggal terpisah dengan suami. Model penyelesaian konflik yang banyak digunakan oleh para istri baik yang tinggal bersama suami maupun yang tinggal terpisah lebih banyak yang mengarah konstruktif dalam penyelesaian konflik perkawinan. Ditemukan persepsi berkebalikan. Menurut istri yang tinggal bersama suami, intensitas konflik perkawinan akan lebih tinggi jika istri tinggal bersama suami. Sebaliknya, menurut istri yang tinggal tidak bersama dengan suaminya, intensitas konflik akan lebih tinggi jika istri tidak tinggal bersama suaminya.
KETERAMPILAN PENGELOLAAN KELAS DILIHAT DARI JENIS KELAMIN DAN KECERDASAN EMOSI GURU SEKOLAH LUAR BIASA Mareta Parlina Rachman; Awaluddin Tjalla
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran guru sebagai pengelola kelas adalah mampu mengelola kelas sebagai lingkungan belajar serta merupakan aspek dari lingkungan sekolah yang perlu diorganisasi. Sementara itu, untuk meningkatkan keterampilan keterampilan pengelolaan kelas guru SLB harus memiliki cara mengajar yang efektif, profesional dan memiliki kematangan emosional. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perbedaan keterampilan pengelolaan kelas dilihat dari jenis kelamin dan kecerdasan emosional guru SLB. Penelitian dilaksanakam di Sekolah Luar Biasa Depok dan Sekolah Luar Biasa Bogor, dengan subjek sebanyak 60 orang, terdiri dari 30 guru laki-laki dan 30 guru perempuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik independent sample t-test. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan independent sample t-test pada keterampilan pengelolaan kelas menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam keterampilan pengelolaan kelas antara guru SLB laki-laki dengan guru SLB perempuan. Sedangkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan Independent Sample t-test pada kecerdasan emosional, diperoleh nilai t sebesar 9,732 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hal ini berarti ada perbedaaan yang signifikan dalam keterampilan pengelolaan kelas antara guru yang mempunyai kecerdasan emosional yang tinggi dengan keterampilan pengelolaan kelas guru yang mempunyai kecerdasan emosional rendah.
KECERDASAN EMOSI, STRES KERJA DAN KINERJA KARYAWAN Reni Hidayati; Yadi Purwanto; Susatyo Yuwono
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kecerdasan emosi dan stres kerja pada kinerja karyawan. Hipotesis penelitian ini adalah adanya korelasi antara kecerdasan emosi dan stres kerja pada kinerja karyawan. Subjek penelitian adalah karyawan PT. BRI Kebumen dengan usia minimum 22 tahun, berpendidikan minimal SMA, dan memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun. Subjek penelitian diperoleh dengan menggunakan metode pusposive sampling. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa korelasi yang signifikan antara kecerdasan emosi dan stres kerja (R = 0.580 dan Fregresi = 11.909, p < .01) serta dapat digunakan sebagai prediktor kinerja karyawan. Ketika diuji secara terpisah, muncul pula korelasi positif yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan kinerja karyawan (r = 0.527, p < .01), dan korelasi negatif yang signifikan antara stres kerja dengan kinerja karyawan (r = -0.391, p < .01).

Page 1 of 2 | Total Record : 12