cover
Contact Name
Ahmad Kadir KIlo
Contact Email
ahmad@ung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jjec@ung.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Educational Chemistry
ISSN : 26557606     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The Journal of Educational Chemistry (JJEC) is the official journal of Chemistry Department, Faculty Mathematic and Natural Science, Gorontalo State University. JJEC is peer-reviewed articles publish articles twice a year in February and August. JJEC typically addresses chemical content, chemical education research, results of thought and research, instructional methods, and laboratory experiments.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue " Vol 12, No 2 (2017): Agustus" : 16 Documents clear
Studi Tentang Metode Merzerisasi Terhadap Perolehan Total Yield Lignoselulosa Kunusa, Wiwin Rewini; Iyabu, Hendri
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi NaOH dan suhu dalam proses dewaxing, delignifikasi dan dehemiselulosa terhadapo total yield yang diperoleh pada sampel limbah tongkol jagung. Hasil yang diperoleh pada proses dewaxing dihasilkan yield sebanyak 45,12 gr. Total yield yang dihasilkan setelah proses de-hemiselulosa pada konsentrasi NaOH 4% memiliki total yield tertinggi yakni 5.2275 gr. Semakin tinggi konsentrasi NaOH, maka total yield yang dihasilkan semakin rendah masing-masing 6% sebesar 4.4228 gr, 8% = 4.2321 gr, 10% = 4.3516, 12% = 4.1606, 14% = 3.7778 gr dan konsentrasi NaOH 17% sebanyak 4.3572 gr. Total yield yang dihasilkan setelah proses delignifikasi dan bleaching pada konsentrasi NaOH 4% memiliki total yield tertinggi yakni 5.2275 gr. Semakin tinggi konsentrasi NaOH, maka total yield yang dihasilkan semakin rendah masing-masing 6% sebesar 4.4228 gr, 8% = 4.2321 gr, 10% = 4.3516, 12% = 4.1606, 14% = 3.7778 gr dan konsentrasi NaOH 17% sebanyak 4.3572 gr. Proses mercerisasi menghilangkan lignin dan hemiselulosa juga menyebabkan fibrilasi dan kerusakan serat menjadi serat-serat kecil, meningkatkan luas permukaan sehingga efektif untuk proses adsorpsi dibanding serat yang tidak diaktivasi.
Kajian Kemampuan Pemahaman Konsep Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Siswa Kelas X IPA SMA Negeri 3 Gorontalo Yusuf, Andriyana; Ischak, Netty Ino; Duengo, Suleman
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kemampuan pemahaman konsep larutan elektrolit dan non elektrolit pada siswa kelas kelas X IPA SMA Negeri 3 Gorontalo, metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif pada sejumlah 60 siswa yang diambil secara sampling random. Instrumen berupa tes tertulis dengan 8 soal essay dan wawancara. Data penelitian diperoleh dari hasil kaji pemahaman siswa dalam tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian kemampuan pemahaman konsep siswa kelas X SMA Negeri 3 Gorontalo pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit masih tergolong cukup. Dimana persentase rata-rata siswa kelas X SMA Negeri 3 Gorontalo yang memiliki kemampuan dalam memahami konsep dan mengaplikasikan konsep yang dimiliki untuk menyelesaikan soal pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit dari empat indikator yang telah diujikan adalah terdapat rata-rata sebanyak 65,4% siswa yang mampu menjawab benar dan 34,6% siswa tidak mampu menjawab benar.
Analisis Pemahaman Siswa pada Konsep Ikatan Kimia Menggunakan Tes Paralel Openhotman, Openhotman; Sihaloho, Mangara; Isa, Ishak
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kota Gorontalo yang menggunakan metode deskripsi dengan tujuan untuk mengetahui gambaran pemahaman siswa pada konsep ikatan kimia. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas X IPA tahun ajaran 2015/2016 berjumlah 83 orang yang tersebar di kelas X IPA 2 dan X IPA 4. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu tes pilihan ganda bentuk paralel. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Kota Gorontalo sebagian besar tidak paham konsep ikatan kimia. Persentase siswa yang memahami konsep ikatan kimia tergolong rendah yaitu 49,81%.
Pola-pola Kesalahan Siswa dalam Memahami Konsep Hidrolisis Garam Ditinjau dari Aspek Gambaran Makroskopik-Submikroskopik Pikoli, Masrid
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pola kesalahan siswa dalam memahami konsep hidrolisis garam ditinjau dari aspek gambaran makroskopis-submikroskopis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kota Gorontalo dengan mengambil siswa Kelas XI IPA sebanyak 64 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes pemahaman konsep dengan validitas 95% (kategori sangat tinggi) dan reliabilitas 0,84 (kategori sangat tinggi). Data penelitian dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menjunjukkan bahwa: (1) Sebanyak 40,62% siswa tidak dapat memberikan gambaran submikroskopik garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat. (2) Sebanyak 50% siswa tidak memahami bahwa garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah akan menghasilkan kation yang berasal dari basa lemah dan mengalami hidrolisis. Ion tersebut bila bereaksi dengan air akan menghasilkan ion H+ yang menyebabkan larutan bersifat asam. (3) Sebanyak 48,43% siswa tidak dapat memahami bahwa garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat akan menghasilkan anion yang berasal dari asam lemah dan mengalami hidrolisis, ion tersebut bila bereaksi dengan air akan menghasilkan ion OH- yang menyebabkan larutan bersifat basa. (4) Sebanyak 48,43% siswa tidak memahami bahwa garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah akan terionisasi dan kedua ion tersebut bereaksi dengan air. (5) Sebanyak 62,50% siswa yang tidak dapat menentukan perbandingan harga pH garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat. Siswa tidak memahami  bahwa  garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat tidak mengalami hidrolisis, sehingga larutan garam tersebut bersifat netral dengan pH = 7.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang Disertai dengan Peta Konsep terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI TPHP SMK Negeri 2 Gorontalo pada Materi Sistem Koloid Salman, Lismawati; Suleman, Nita; Kilo, Akram La
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran project based learning (PjBL) yang disertai dengan peta konsep terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem koloid. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan desain Posttest-Only Control Group. Sampel berjumlah 46 siswa SMK Negeri 2 Gorontalo yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 23 siswa. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran project based learning (PjBL) yang disertai dengan peta konsep sementara kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data menggunakan tes sebagai instrumen, dengan materi sistem koloid. Analisis data dilakukan menggunakan uji t untuk menguji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil statistika diperoleh nilai rata-rata post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing adalah 81,32 dan 64,43. Hasil analisis data untuk hasil belajar menunjukkan bahwa dalam taraf signifikan 0,05 diperoleh nilai thitung > ttabel atau (16,96 > 1,681) maka H0 ditolak atau dengan kata lain menerima H1. Maka dengan demikian penggunakan model pembelajaran project based learning (PjBL) yang disertai dengan peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Pengaruh Pembelajaran Kolaboratif Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Tata Nama Senyawa Kimia di SMA Negeri 1 Telaga Biru T.A 2015/2016 Ode, Nur Mei Yulianty; Bialangi, Nurhayati; Ischak, Netty Ino
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar siswa pada materi tatanama senyawa kimia di SMA Negeri 1 Telaga Biru T.A 2015/2016. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah True-Eksperiman Design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dengan cara purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Sehingga kelas yang dijadikan sampel dalam penelitian ini yaitu kelas X.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan analisis statistik hasil penelitian menunjukkan thitung sebesar 20,59 lebih besar dari ttabel sebesar 2,02. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar siswa pada materi tata nama senyawa kimia.

Page 2 of 2 | Total Record : 16