cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
ISSN : 25488112     EISSN : 26228890     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 923 Documents
RANCANG BANGUN TRAINER PLTS DENGAN SISTEM OFF GRID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Rammida Soleha; Rifdian Indrianto Sudjoko; Prasetyo Iswahyudi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit listrik tenaga surya adalah energi baru dan terbarukan yang memiliki peran sangat penting dalam kebutuhan energi. PLTS sistem off grid merupakan sistem PLTS yang berdiri sendiri tanpa adanya sambungan listrik dari PLN atau distribusi listrik lainnya. Penulis memiliki rencana untuk membuat serta mengembangkan trainer pembangkit listrik tenaga surya sistem off grid dimana penelitian sebelumya belum adanya IoT untuk memuat data mengenai pengukuran, pembacaan dan pengkontrolan pada solar cell. Rancangan Trainer PLTS Off Grid ini memiliki beberapa komponen utama mulai dari panel surya, solar charge controller, baterai, buck boost converter dan inverter. Trainer PLTS ini juga menggunakan komponen tambahan sebagai penunjang Internet Of Things, Wemos D1 sebagai pengirim data ke server, dilengkapi juga dengan sensor arus dan tegangan PZEM 004T, Relay, INA219. Komponen pendukung IoT ini dapat di integrasikan dengan jaringan WiFi yang telah dikonfigurasikan. Dari hasil pengujian yang dilakukan pada trainer ini mampu menghasilkan tegangan secara maksimal sebesar 13,55 Volt pada panel surya yang ditunjukan pada webserver. Arus charging yang dihasilkan mampu menghasilkan tegangan sebesar 13,10 Volt dengan arus 0,32 ampere. Trainer ini hanya mampu menyuplai beban maksimum sebesar 15 watt dengan arus beban 0,1 ampere menggunakan baterai yang telah di charging oleh panel surya.
RANCANGAN PROTOOTYPE CONTROL DAN MONITORING PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU BERBASIS MIKROKONTROLER Sentot Hardianto; Slamet Hariyadi; Didi Hariyanto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan listrik di masyarakat terus meningkat seiring waktu berjalan . Untuk rangka meningkatkan pelayanan yang maksimal pada pengguna sumber daya listrik maka perlu kiranya dilakukan suatu perubahan sistem yang lebih efektif dan efisien dalam penggunaan daya listrik dan perawatan sehingga menghemat sumber daya listrik yang semakin meningkat pertahunnya Di dalam alat tersebut didesain untuk mengefisiensi daya listrik dan mengontrol atau memantau apabila terdapat adanya gangguan pada pembangkit listrik tenaga bayu dari segi suplai listrik. Kontrol dan monitoring yang dimana monitoring intensitas cahaya pada Light dependent resistor (LDR), maka akan ditampilkan pada Liquid crystal display (LCD). Hasilnya adalah alat ini bekerja dengan mensuplay daya listrik dari tenaga bayu dan akan menyimpan pada baterai.
PEMBUATAN MODUL AVR BERBASIS MIKROKONTROLER UNTUK GENERATOR SINKRON 1 FASA PADA BEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN Son Aji Isnan; Rifdian Indrianto Sudjoko; Prasetyo Iswahyudi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Angin adalah salah satu bentuk energi alam yang bisa digunakan tanpa adanya batas pemakaian dan energi angin dapat digunakan sebagai salah satu sumber energi alternatif untuk menggantikan energi fosil. Salah satunya digunakan sebagai energi pembangit listrik. Karena potensi energi angin di Indonesia masih relatif kecil, maka dari itu perlunya pengelolaan sumber daya angin yang sesuai agar dapat dimanfaatkan dengan baik. Pemilihan jenis generator dan turbin angin yang tepat diperlukan untuk memaksimalkan output dari generator. Pada pembuatan penelitian ini, menggunakan turbin angin jenis horizontal dengan lima buah bilah yang kemudian diukur kecepatan putar atau rpm menggunakan tachometer. Hasil pengukuran tachometer tersebut digunakan sebagai acuan untuk kecepatan putaran generator. Penggunaan generator sinkron dipilih karena pembuatan modul AVR (Automatic Voltage Regulator) yang tergolong mudah. Tegangan DC digunakan untuk memperkuat medan magnet pada generator sinkron jika tegangan output generator menurun. Sebagai penelitian awal kecepatan angin akan dikonversi menjadi rpm yang dapat disesuaikan dengan motor satu fasa. Motor satu fasa akan dikopel dengan generator sinkron. Hasilnya output generator yang telah dikopel tersebut akan menghasilkan tegangan yang tetap 220V meskipun rpm generator berubah ubah. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan untuk memperoleh tegangan yang stabil pada 220 volt dengan beban 200 watt dan arus 0,92 ampere, diperlukan ekstasi tegangan sekitar 15-20 volt DC.
RANCANG BANGUN SMART LABORATORIUM AUTOMATION PADA GEDUNG LABORATORIUM TERINTEGRASI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Tangguh Octavian Rusdi Baikhaqi; Rifdian Indrianto Sudjoko; Prasetyo Iswahyudi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem peminjaman peralatan yang terdapat di laboratorium Teknik Listrik Bandara masih menggunakan sistem manual dengan cara mencatat. Sistem Smart Laboratorium and Classrooms dapat memantau dan mengelola laboratorium secara real time dan dapat diakses melalui platform dan jaringan. Hasil pembacaan pada sensor arus, tegangan dan daya serta sensor suhu, dikelola oleh mikrokontroler yang selanjutnya hasil tersebut ditampilkan pada layar LCD TFT dan dikirimkan menuju web server dengan internet sehingga penggunaan alat dapat dipantau melalui melalui web server. Setelah dilakukan penelitian dan uji coba, alat ini mampu bekerja dengan menampilkan data hasil pengujian sensor suhu, dengan hasil rata-rata pengukuran suhu ruangan 26,84°C. Kemudian hasil pengukuran sensor arus, tegangan dan daya dengan rata-rata pengukuran arus 0,3 ampere, tegangan 223,88 volt, dan daya 35,62 watt. Pada bagian peminjaman atau pengembalian alat, kontrol peralatan listrik serta keadaan ruangan laboratorium dikirim menuju internet agar dapat ditampilkan pada web server. Sehingga mampu mempermudah pengguna dalam mengelola dan memonitor keadaan ruangan serta peminjaman peralatan.
PROTOTYPE CONTROL DAN MONITORING BACKUP CONSTANT CURRENT REGULATOR (CCR) LAMPU PRECISION APPROACH PATH INDICATOR (PAPI)BERBASIS MIKROKONTROLER Muhammad Thoriq Dwi Andrianto; Slamet Hariyadi; Anton Budiarto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandara merupakan tempat pesawat lepas landas dan mendarat, bandara yang paling sederhana memiliki fasilitas landasan pacu, namun bandara besar biasanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas lainnya, baik untuk operator layanan penerbangan maupun untuk pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui cara agar lampu PAPI tetap menyala pada saat Constant Current Regulator (CCR) atau rangkaian saluran kabel mengalami masalah, (2) Mengetahui cara membuat kontrol cadangan Constant Current Regulator (CCR) perangkat berbasis mikrokontroler sebagai pengganti sumber kontrol otomatis. Constant Current Regulator (CCR Metode Riset adalah riset dan pengembangan Pengembangan model ADDIE (analisis, desain, pengembangan, implementasi, evaluasi. Berdasarkan Lampiran 14 – Peraturan Aerodrome dan ICAO 9157 – Manual Desain Aerodrome, Bagian 4 Peraturan Alat Bantu Visual sebagai peraturan standar) yang berlaku di dunia penerbangan, untuk mengutamakan keselamatan dalam dunia penerbangan, harus dibuat suatu alat yang dapat membackup fasilitas yang sangat penting di bandara, aktif karena tidak ada lampu PAPI yang berkedip atau mati.
RANCANG BANGUN MONITORING SUDUT KEMIRINGAN PAPI (PRECISION APPROACH PATH INDICATOR) MENGGUNAKAN NODEMCU BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) Tiziano Jose Paulo Dos Santos Pinto; Slamet Hariyadi; Lady Silk Moonlight
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Precision Approach Path Indicator (PAPI) adalah alat bantu visual yang membantu pilot mengikuti sudut pendaratan (slope) Landing Point (touchdown zone). Namun, meskipun kegiatan ground check dan monitoring sebenarnya dilakukan dari sudut PAPI, ada laporan dari pilot dan ATC (pengendali lalu lintas udara) bahwa sudut PAPI telah berubah, membuat saya merasa tidak nyaman. Itu bisa membahayakan pesawat. Hal ini dikarenakan perubahan sudut PAPI dapat terjadi setiap saat dan tidak dapat diketahui secara langsung adanya perubahan sudut PAPI. Dengan demikian penulis ingin merancang alat yang dapat memonitoring sudut kemiringan menggunakan sensor Gyro MPU6050 sebagai pengukur sudut dan NodeMCU ESP8266. Dengan tujuan agar dapat mengetahui kemiringan yang akan terjadi pada PAPI melalui pesan/data jarak jauh ke handphone teknisi.
RANCANGAN SIMULASI MEDIA PEMBELAJARAN DOPPLER VHF OMNI DIRECTIONAL RANGE BERBASIS APLIKASI ANDROID Mhd Tomy Siregar; Moch. Rifa'i; Teguh Imam Suharto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak besar pada banyak bidang, termasuk pendidikan. Dunia pendidikan juga terkena imbasnya. Pendidik perlu memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar dapat tetap berjalan meskipun siswa berada di rumah. Solusi: Pendidik harus menggunakan media online untuk berinovasi media pembelajaran.Menggunakan media pembelajaran di masa pandemi menjadi salah satu kendala dan kesulitan bagi orang tua, guru, dan siswa. , berjalan di komputer pribadi (PC) atau laptop yang terhubung ke jaringan internet koneksi. Pendidik dapat belajar bersama sekaligus menggunakan grup di media sosial seperti WhatsApp (WA), Google Classroom, Instagram dan aplikasi Zoom sebagai media pembelajaran. Dengan cara ini, pendidik dapat memastikan bahwa siswa mengikuti pembelajaran mereka pada waktu yang sama. Fasilitas Navigasi dan Alat Bantu Pendaratan adalah mata kuliah yang mempelajari mengenai peralatan alat bantu pendaratan visual maupun non visual yang digunakan untuk membantu penerbang dalam melakukan prosedur pendekatan dan pendaratan pesawat di suatu bandara, dimana pada prosedur pendekatan menggunakan peralatan yang bernama DVOR (Doppler VHF Omnidirectional Range) yang termasuk dalam salah satu fasilitas navigasi. Dengan demikian materi DVOR dapat dipahami dengan baik oleh taruna/i, maka diperlukan sebuah media pembelajaran yang menarik dan dapat memudahkan taruna/i dalam proses pemahaman mengenai fungsi dan prinsip kerja dari peralatan DVOR.
PERANCANGAN MODUL BIDIRECTIONAL DC-DC KONVERTER BERBASIS MIKROKONTROLER UNTUK PENYIMPANAN ENERGI PADA SISTEM ENERGI TERBARUKAN Vira Akbar Septiyoko; Rifdian Indrianto Sudjoko; Prasetyo Iswahyudi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi Terbarukan merupakan sumber energi dari alam yang dapat dihasilkan secara bebas dan di perbarui secara terus menerus yang bisa digunakan secara tak terbatas dan terus menerus sebagai sumber energi kehidupan. Pada rancangan alat ini di rancang menggunakan Modul Dc to DC Konverter yang digunakan untuk penyimpanan energi dengan sistem fotovoktaik. Bidirectional DC to DC konverter ini dapat bekerja dalam dua mode, yaitu mode pengisisan dan mode pengosongan. Sistem penyimpanan energi bekerja untuk menyimpan energi dari panel surya ke dalam baterai ketika kapasitas pembangkit energi lebih tinggi dari permintaan beban. Selanjutnya, energi yang disimpan dalam baterai akan digunakan untuk suplai bus DC ketika kapasitas pembangkitan energi lebih rendah dari permintaan beban. Untuk mengetahui tegangan dan arus yang dihasilkan dari sistem alat ini digunakan mikrokontroler yang menggunakan modul ESP 8266 untuk mengirim data dari modul ke LCD. Panel surya yang digunakan sebesar 50 Wp dengan maximal tegangan yang di dapat selama tiga hari pengujian 20,10 V yang dimana tegangan dari panel surya diturunkan rata -rata menjadi 5, 09 V, dengan tegangan tersebut mampu dapat menyuplai beban dan sekaligus melakukan pengisian terhadap baterai aki.Rancangan ini dapat berguna sebagai pemanfaatan energi terbarukan dan sebagai sumber energi alternatif untuk mengurangi penggunaan energi fosil, dan dapat membantu kebutuhan listrik yang sangat meningkat di masa sekarang.
PROTOTYPE RANCANGAN AIRCRAFT TOWING ROBOT PESAWAT CESSNA 172 DI HANGAR POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Wahyu Bimantara Hadi Saputra; Rifdian Indrianto Sudjoko; Bagja Gumilar
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot merupakan salah satu alat yang dapat meringankan dan membantu pekerjaan manusia. Robot tidak hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga mempercepat waktu pekerjaan tersebut. Maka dari itu penulis ingin mengaplikasikan robot tersebut di lingkungan Politeknik Penerbangan Surabaya. Kondisi saat ini, ketika akan melakukan maintenance pesawat maupun praktik pembelajaran di hangar Politeknik Penerbangan Surabaya, Para taruna harus mendorong pesawat secara manual sehingga membutuhkan banyak orang. Robot ini dirancang untuk memudahkan para taruna saat ingin mengeluarkan pesawat jika akan dilakukan maintenance maupun praktik pembelajaran di luar hangar. Solusi untuk permasalahan ini adalah dengan merancang dan membuat Aircraft Towing. Salah satu nya yaitu menggunakan robot. Setelah melakukan pengujian pada robot ini, robot berhasil menarik miniatur pesawat Cessna 172 dengan cara mengirimkan data ke aplikasi melalui modul wifi sebagai kontrol jarak jauh dengan hasil pengujian gerak robot rata-rata diperlukan waktu 0,15 detik dan rata-rata waktu yang diperlukan untuk memindahkan miniatur pesawat adalah 53,5 detik. Penelitian ini nantinya dapat dikembangkan sebagai solusi akan memindahkan pesawat ataupun barang agar tidak perlu lagi mendorong secara manual karena dapat dikendalikan dengan jarak jauh dengan sistem Internet of Thing (IoT) yang terhubung dengan ESP 8266.
PROTOTIPE ALAT PENDETEKSI TITIK GANGGUAN KABEL KE TANAH PADA JARINGAN TEGANGAN MENENGAH BERBASIS INTERNET OF THINGS DENGAN APLIKASI BLYNK DI BANDAR UDARA Wahyu Setiaji; Slamet Hariyadi; Fiqqih Faizah
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam PUIL 2011 sistem distribusi tenaga listrik tidak seimbang meliputi arus tidak seimbang antar fasa, dengan toleransi maksimum 10%. Ketidakseimbangan beban sering terjadi pada sistem distribusi tiga fasa. Hal ini untuk menambah atau menggunakan beban listrik yang tidak mempertimbangkan ketidakseimbangan dalam sistem. Dalam hal gangguan tanah tiga fase, teknisi bandar udara harus memecahkan masalah dengan memeriksa secara visual atau mengukur resistansi konduktor dari setiap bagian. Cara ini terjadi pada penyulang dengan gangguan yang panjang dan kurang efektif bila terdapat banyak bagian. Oleh karena itu, sensor arus PZEM-004T yang dipasang pada saluran fase pelanggan sebagai alat pembaca arus jika terjadi gangguan tanah memerlukan sistem pemantauan gangguan tanah dan deteksi lokasi kegagalan. Output sensor arus diubah oleh ADC ke mikrokontroler (Node MCU ESP32). Mikrokontroler kemudian menangkap skala gangguan yang sedang terjadi dan menggunakan aplikasi Blynk untuk mengirimkan laporan berupa lokasi gangguan melalui Internet of Things. Alat tersebut juga dikatakan mampu mendeteksi letak gangguan kabel di seluruh sistem. Penelitian ini dapat melaporkan dimana terjadi gangguan kabel ke bumi yang menyebabkan terjadinya arus lebih dan saat terjadinya gangguan fasa ke bumi berupa arus dan tegangan serta kabel fasa. Penelitian kami membuktikan bahwa alat masih berfungsi dengan baik, tetapi koneksi internet yang stabil diperlukan agar alat dapat berjalan dengan baik dan lancar.