cover
Contact Name
Yakobus Bustami
Contact Email
ybustami07@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljpbio@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi)
ISSN : -     EISSN : 2540802X     DOI : -
Core Subject : Education,
JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) adalah jurnal yang menerima kontribusi tulisan/artikel yang berkaitan dengan studi-studi kependidikan, pengajaran dan evaluasi belajar di bidang pendidikan biologi, baik laporan penelitian, maupun tinjauan buku yang belum pernah diterbitkan di media cetak ataupun elektronik
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018): November 2018" : 5 Documents clear
PENGGUNAAN ASESMEN BERBASIS SEESAW UNTUK MENINGKATKAN LITERASI INFORMASI ABAD 21 PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Satya Peric Enrico; Ana Ratna Wulan; Rini Solihat
JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 3, No 2 (2018): November 2018
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.114 KB) | DOI: 10.31932/jpbio.v3i2.306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan literasi informasi abad 21 siswa pada materi pencemaran lingkungan dengan menggunakan assessment for learning berbasis Seesaw. Literasi informasi abad 21 yang diukur dalam penelitian ini mencakup tiga indikator yaitu mengakses sumber informasi secara efektif dan efisien, menggunakan informasi untuk menangani masalah, dan mengelola aliran informasi dari berbagai sumber. Dalam penelitian ini digunakan desain one group pre-test post-test. Instrumen yang digunakan terdiri dari soal pre-test dan post-test, rangkaian task artikel informasi dengan pertanyaan uraian, serta angket respon siswa. Indikator menggunakan informasi untuk menangani masalah paling meningkat setelah diberikan perlakuan dimana sebagian besar siswa (55%) mengalami peningkatan N-gain dalam kategori tinggi. Jumlah siswa yang mencapai mastery pada keseluruhan task paling tinggi dicapai untuk indikator mengelola aliran informasi dari berbagai sumber (27,5%), diikuti indikator mengakses sumber informasi secara efektif dan efisien (22,5%), dan paling rendah pada indikator menggunakan informasi untuk menangani masalah (12,5%). Sebagian besar siswa (67%) memberikan respon positif terhadap penggunaan asesmen berbasis Seesaw. Walaupun demikian masih banyak kendala dalam penggunaan Seesaw karena keterbatasan perangkat keras dan akses internet.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE, INTEGRATED, READING, AND COMPOSITION BERBASIS MEDIA PETA KONSEP TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA Riawaty Dewi; Benediktus Ege; Didin Syafruddin
JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 3, No 2 (2018): November 2018
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.085 KB) | DOI: 10.31932/jpbio.v3i2.307

Abstract

Kemampuan berpikir kritis siswa merupakan salah satu indikator keberhasilan belajar. Agar kemampuan berpikir kritis siswa dapat meningkat diperlukan strategi pembelajaran dengan menggunakan model maupun media pembelajaran salah satunya yaitu model pembelajaran CIRC (Cooperative, Integrated, Reading, and Composition) berbasis media peta konsep rantai kejadian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model CIRC (Cooperative, Integrated, Reading, and Composition) berbasis media peta konsep rantai kejadian terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sintang pada materi sistem pencernaan manusia. Pendekatan dalam penelitian ini berupa pendekatan kuantitatif dengan bentuk penelitian Quasi Eksperimental Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sungai Tebelian terdiri dari 142siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel 48 siswa, 24siswa untuk kelas eksperimen dan 24 siswa untuk kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi lansung, teknik pengukuran, dan teknik komunikasi tidak langsung. Instrumen untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa berupa essay sebanyak 8 item. Berdasarkan uji hipotesis pada posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai sig. (2–tailed) sebesar 0,00 dan α = 0,05. Pengujian hipotesis membuktikan bahwa nilai sig. (2–tailed)< α (0,00 < 0,05) yang artinya Hoditolak dan H1 diterima, yakni terdapat perbedaan hasil kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada pengukuran akhir posttest.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA Novita Yulanda Sari; Didin Syafruddin; Florentina Rahayu Esti Wahyuni
JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 3, No 2 (2018): November 2018
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.533 KB) | DOI: 10.31932/jpbio.v3i2.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran time token terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem gerak manusia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan bentuk penelitian Quasi Experiment dan desain penelitiannya adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tempunak yang berjumlah 78 siswa. Sampel dalam penelitian ini kelas VIIIC sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 26 orang dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 26 orang. Alat pengumpul data yang digunakan adalah soal tes. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif untuk melihat nilai rerata dan analisis statistik inferensial untuk melihat uji hipotesis dengan menggunakan uji t-test. Hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 72,77%. Sedangkan pada kelas kontrol diperoleh rata-rata posttest sebesar 52,19%. Setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel (6,436 > 2,021) sehingga H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Time Token terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi sistem gerak manusia
PERBANDINGAN KORELASI IDENTIFIKASI MISKONSEPSI TEORI EVOLUSI DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA DAN BIOLOGI Linda Tri Antika; Lukluk Ibana
JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 3, No 2 (2018): November 2018
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.346 KB) | DOI: 10.31932/jpbio.v3i2.269

Abstract

Miskonsepsi adalah salah satu fenomena pendidikan yang sampai saat ini menjadi masalah utama pada berbagai tingkat pendidikan di dunia. Masalah ini dapat menghambat proses asimilasi pengetahuan baru peserta didik. Salah satu materi yang rentan terhadap terjadinya miskonsepsi adalah teori evolusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan korelasi identifikasi miskonsepsi teori evolusi dengan hasil belajar mahasiswa pendidikan fisika dan pendidikan biologi. Data miskonsepsi didapatkan dari skor pada angket dan tes tertulis yang telah diisi oleh mahasiswa. Pada penelitian ini, angket beserta rubrik yang digunakan adalah Measure of Acceptance of the Theory of Evolution (MATE). Tes tertulis berupa essay yang penskorannya mengacu pada level kognitif C2 hingga C5 Taksonomi Bloom yang telah direvisi oleh Anderson & Krathwohl. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pada kelas pendidikan fisika, identifikasi miskonsepsi hanya memberikan sumbangan sebesar 16,2% dalam menjelaskan pencapaian hasil belajar, sedangkan sisanya dipengaruhi variabel-variabel lain yang tidak diteliti; 2) pada kelas pendidikan biologi, identifikasi miskonsepsi memberikan sumbangan sebesar 41,5% dalam menjelaskan pencapaian hasil belajar. Kata kunci: Identifikasi miskonsepsi, teori evolusi, hasil belajar
PENGARUH MODEL PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA PADA METERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA Wawan Indra; Hilarius Jago Duda; Markus Iyus Supiandi
JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 3, No 2 (2018): November 2018
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.765 KB) | DOI: 10.31932/jpbio.v3i2.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model problem solving terhadap kemampuan metakognitif siswa ditingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Sungai Tebelian. Kemampuan metakognitif merupakan suatu potensis yang ada didalam diri peserta didik. Pendekatan penelitian yang digunakan berupa pendekatan kuantitatif, metode eksperimen dengan bentuk penelitian quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sungai Tebelian terdiri dari 84 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 42 siswa, kelas VIII A (21) sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D (21) sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan metakognitif berupa soal essay sebanyak 6 item. Data yang diperoleh dari hasil analisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif berupa nilai rerata dan inferensial berupa hasil t-test. Hasil analisis statistik deskriptif pada kelas eksperimen menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rerata hasil kemampuan metakognitif pretest dan posttest 38,15%, sedangkan dikelas kontrol terjadi peningkatan dengan rerata hasil kemampuan metakognitif 18,91%. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa nilai signifikansi hasil kemampuan metakognitif dan kesadaran metakognitif sebesar 0,00 dan lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil kemampuan metakognitif dan melalui penerapan pembelajaran dengan menggunakan model problem solving.

Page 1 of 1 | Total Record : 5