cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2022)" : 26 Documents clear
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Pola dan Bentuk – Bentuk Muka Bumi dengan Metode Out Door pada Siswa Kelas IX..A SMPN 8 Pujut Tahun Pelajaran 2020 /2021” Amar Makruf
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v7i1.2992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS dengan penerapan metode  Out  door (2) mendapatkan bukti bahwa metode pembelajaran Out Door  dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IX.A SMPN 8 Pujut tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus ditempuh dengan 2 kali tindakan dan terdiri atas 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil observasi dokumentasi, dan tes hasil belajar. Penelitian ini menggunakan dua bentuk analisis data yaitu analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Dengan jumlah subyek 22 siswa            Berdasarkan kedua data tersebut dapat dilihat peningkatan hasil belajar yang signifikan mulai dari siklus I menuju siklus II , pada siklus I diperoleh nilai rata – rata sebesar 59 , kemudia pada siklus II diperoleh nilai rata – rata sebesar 81 terjadi peningkatan  sebesar  22 poin, kemudian jumlah siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak  10 siswa dengan persentase sebesar 45 % kemudian  pada siklus II jumlah siswa yang tuntas sebanyak 21 siswa dengan persentase sebesar 95% terjadi peningkatan sebesar 50 poin, begitu juga dengan ketuntasan klasikal yang dipatok sebesar ≥80% juga sudah terlampui, maka semua indikator  keberhasilan yang dipersyaratkan sudah tercapai  sehingga penelitian ini dihentikan sampai  pada siklus II. Dengan demikian dapat diambil  kesimpulan bahwa dengan menggunakan metode out door  pada dapat meningkatkan hasil  belajar siswa  materi pola dan bentuk muka  bumi pada  siswa  kelas IX,A  SMPN  8 Pujut tahun pelajaran 2020/2021.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Mengurutkan nilai Mata uang dengan Peraga Kongkrit pada Siswa Kelas II SDN 7 Praya Tahun Pelajaran 2018 /2019 Masniati Masniati
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v7i1.2997

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas II SDN7 Praya  khususnya dalam materi Mengurutkan nilai mata uang dengan  peraga konkret, agar nilai yang dihasilkan dapat memenuhi syarat ketuntasan belajar. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan  kelas yang terdiri dari dua siklus, tiap siklus meliputi: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas II SDN 7 Praya Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah  tahun pelajaran  2018/2019 terdiri dari 25 siswa, diantaranya 9 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan.  Dari  kedua hasil pengolahan  data yang diperoleh  perbandingan bahwa  pada siklus I dengan menggunakan  media kongrit  pada materi   mengurutkan nilai mata uang  nilai rata – rata  diperoleh  65 sedangkan  pada  siklus II  nilai  rata – rata diperoleh  sebesar 85  terjadi peningkatan  hasil belajar sebesar  20 poin. Sedangkan  jumlah siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 13 siswa  dengan persentase sebesar  52%,  sedangkan pada siklus II jumlah  siswa yang tuntas sebanyak  23 siswa  dengan persentase sebesar  92% , maka terjadi peningkatan sebesar  40 poin. Begitu juga dengan ketuntasan klasikal yang dipatok sebesar  ≥ 85%  juga sudah tercapai,  maka dengan demikian semua indikator keberhasilan yang  dipatok sudah  tercapai sehingga penelitian ini dihentikan  sampai pada siklus II.  Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa dengan menggunakan media kongret dapat meningkatkan hasil belajar  Matematika    materi  satuan ukuran baku  pada siswa kelas II SDN7 Praya  kecamatan Praya  tahun pelajaran 2018 / 2019.
Peran Guru Dalam Meningkatkan Kemandirian Siswa Pada Pembelajaran Daring Elsida Aritonang
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v7i1.2985

Abstract

Pandemi Covid-19 yang membuat dampak dari tahun 2020 sampai sekarang membuat banyak sektor yang mengalami transformasi. Sektor pendidikan secara umum mengalami gangguan pada proses pembelajarannya, sehingga peran guru sangat berpengaruh untuk mengakomodasi siswa dalam melakukan pembelajaran. Pendekatan pada pelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Jenis  penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 guru. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi pada penelitian  ini adalah terdapat peran guru sebagai fasilitator, peran guru sebagai pendidik, peran guru sebagai pembimbing, peran guru sebagai pengajar dan peran guru sebagai motivator
EFEK PEMBERIAN REWARD AND PUNISHMENT PADA MOTIVASI SISWA SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS DALAM PERMAINAN TRADISIONAL) Mujriah Mujriah; Balkis Ratu NL Esser; Indri Susilawati
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v7i1.3061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian reward and punishment terhadap motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran permainan tradisional (bola kasti) siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Petak.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi mendalam serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward and punishment memberikan efek dalam peningkat motivasi siswa. Hambatan yang ditemui oleh guru pendidikan jasmani yakni minat belajar siswa yang membutuhkan pendampingan dalam melakukan permainan. Manfaatnya berupa tumbuhnya motivasi belajar siswa, melatih kedisiplinan siswa, serta membantu meningkatkan kedekatan antara teman dan guru
Meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia Materi Cerita Fantasi dengan media Audio Visual pada siswa kelas VII.1 SMPN 1 Praya VII.1 SMPN 1 Praya Semester I Tahun Pelajaran 2018 /2019. Azizah Azizah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v7i1.2993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemempuan menulis cerita fantasi  dengan media audio visual   pada  siswa kelas VII.1 SMPN  1 Praya  pada semester I. Latar belakang diadakannya penelitian yaitu kurangnya keterampilan peserta didik dalam menulis cerita fantasi Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMPN 1 Praya. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII.1  yang terdiri dari 34 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Dari hasil pengolahan data diatas dapat di terangkan bahwa  hasil belajar siswa  terus mengalami peningkatan hasil yang signifikan mulai dari siklus I  diperoleh nilai rata – rata sebesar  64  sedangkan pada siklus II diperoleh nilai rata – rata sebesar 87 terjadi peningkatan sebesar 23 poin ,kemudian ketuntasan belajar pada siklus I diperoleh sebesar 58 %  dengan jumlah siswa yang tuntas belajar  sebanyak 20 siswa  sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 14 siswa dengan persentase sebesar 97% terjadi peningkatan sebesar 39 poin. Kemudian ketuntasan klasikal yang dipatok sebesar ≥ 85% juga sudah  terlampaui , maka dengan demikian semua indikator keberhasilan yang dipatok berhasil diraih  sehingga penelitian ini dihentikan sampai pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa  dengan menggunakan media audio visual  dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia materi  menulis  teks cerita fantasi   pada siswa kls VII.1 SMPN 1 Praya Tahun pelajaran 2018/2019
PERBEDAAN HASIL BELAJAR EKONOMI ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PEMECAHAN MASALAH DENGAN METODE KONVENSIONAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 PONRE Basri Basri
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v7i1.2938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data yang akurat serta informasi mengenai Perbedaan Hasil Belajar Ekonomi antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pemecahan Masalah dengan Metode Konvensional Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Ponre Kabupaten Bone. Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan statistik Uji-t (Uji- test) Jumlah populasi sebanyak 43 orang yaitu jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ponre Kabupaten Bone sebanyak 21 orang (kelas kooperatif) tipe pemecahan masalah (PPM) dan kelas VIII SMP Negeri 2 Ponre Kabupaten Bone sebanyak 22 orang (kelas konvensional). Teknik pengumpulan data menggunakan Tes, observasi dan dekumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai “t” hitung pada taraf signifikan lebih besar dari nilai t “tabel” 5% yaitu 2,020 dan nilai “t” hitung 4,20, maka hipotesis nihil (Ho) ditolak dan konsekwensinya hipotesis kerja (H1) yang diterima yaitu “ada Perbedaan Hasil Belajar IPS Ekonomi antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pemecahan Masalah sebesar 16,7 dan Metode Konvensional sebesar 13,8.
PENERAPAN MEDIA KARTU DOMINO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI PADA PELAJARAN IPS DI SDN JANGO TAHUN PELAJARAN 2020/2021 RAMLAH RAMLAH
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v7i1.2998

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN Jango pada pelajaran IPS melalui penerapan media kartu domino dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Jango yang berjumlah 44 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus dua kali pertemuan. Pelaksanaan tindakan pada setiap pertemuan dilakukan dengan menerapkan media kartu domino dalam pembelajaran IPS. Data yang dikumpulkan yaitu hasil belajar siswa dan keaktifan siswa. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah melalui observasi dan lembar kerja siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi dan lembar kerja siswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian yaitu apabila sesudah tindakan minimal 80% atau 35 siswa memperoleh nilai diatas KKM yaitu 65. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media kartu domino dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pebelajaran. Pada siklus I terdapat 53% siswa atau 23 orang siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM dan ada 47% atau 21 orang siswa yang tidak tuntas. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus II yaitu sebanyak 87% atau 38 orang siswa mendapatkan nilai di atas KKM dan 13% atau 6 orang siswa yang tidak tuntas akan tetapi memiliki nilai yang hampir mendekati KKM
Eksistensi Kelembagaan Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) dalam Penolakan Rancangan Peraturan Daerah (RANPERDA) Masyarakat Hukum Adat di Sumbawa Jasardi Gunawan; Irawansyah Irawansyah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v7i1.3001

Abstract

Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) merupakan organisasi kemasyarakatan yang dibentuk untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai adat dan budaya yang secara wajar telah tumbuh dan berkembang didalam sejarah masyarakat hukum tana samawa. LATS mempunyai tujuan sebagaimana dijelaskan dalam pasal 3 peraturan daerah No. 9 Tahun 2015 Tentang Lembaga Adat Tana Samawa, bahwa LATS bertujuan untuk: melestarikan dan mempertahankan nilai-nilai budaya Tau Tana Samawa, melindungi dan memelihara harta kekayaan adat istiadat Tau dan Tana Samawa yang mempunyai nilai sejarah baik bergerak dan tidak bergerak, melakukan pegengembangan budaya dan adat istiadat Tau dan Tana Samawa yang berencana, terpadu dan terarah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam atas eksistensi kelembagaan Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) dalam penolakan rancangan peraturan daerah (ranperda) masyarakat hukum adat di Sumbawa, dengan melihat peran dan fungsi kelembagaan LATS serta kewenangan LATS dalam memberikan penolakan terhadap ranperda masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, obeservasi, wawancara, dokumentasi yang digunakan untuk memperoleh data yang kongkrit yang berkaitan dengan penelitian. Data diperoleh dalam penelitian ini adalah dianalisis dengan menggunakan analisis diskriftif kualitatif dan hal-hal termuan di lapangan. Hasil penelitian, mengungkapkan bahwa keberadaan kelembagaan LATS sangat menentukan atas terjadi penolakan dalam pengesahan rancangan peraturan daerah pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di kabupaten Sumbawa yang sebelumnya ranperda merupakan insiatif komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa. Dimana para pandangan fraksi di DPRD Kabupaten Sumbawa dalam mengambil keputusan mengacu kepada Peraturan daerah No.9 Tahun 2015 Tentang LATS bahwa tidak boleh ada perda lain yang mengatur tentang adat. Bahwa sudah tidak ada masyarakat adat lainnya di kabupaten Sumbawa hanya lembaga adat Tana Samawa dari kecamatan Tarano sampai dengan kecamatan Sekongkang Sumbawa Barat. Dan pandangan fraksi lain mengacu kepada titah Sultan Sumbawa, Sultan Kaharuddin IV. Sehingga dalam penolakan ranperda pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di kabupaten Sumbawa oleh DPRD Kabupaten Sumbawa lebih dominan pada mengacu titah sultan Sumbawa dan Perda No. 9 Tentang LATS ketimbang mengikuti dari kajian sosiologis dan naskaha akademik dalam draf rancangan peraturan daerah tentang pengakuan masyarakat adat.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Blended Learning Musmiratul Uyun
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v7i1.3064

Abstract

AbstrakDi tengah merebaknya penyebaran covid-19 yang terjadi di Indonesia membawa dampak pada sistem pendidikan di indonesia. Sekolah memberi solusi pembelajaran pada masa ini adalah dengan menggunakan pembelajaran tatap muka dan daring secara bergantian untuk mengurangi jumah siswa yang hadir di sekolah pada saat pembelajaran tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Blended Learning. Lokasi penelitian ini di M.Ts Al-Islahuddiny Kediri Kabupaten Lombok Barat. Sampel Penelitian ini yaitu siswa kelas IX M.Ts Al Islahuddiny Kediri sebanyak 32 orang siswa.Dari data hasil penelitan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan uji hipotesis yaitu paired sampel t-test. Dari uji hipotesisi penelitian dihasilkan bahwa thitung= 5,3509 >ttabel= 1,6955 dengan  = 0,05 ,ini berarti H0 ditolak dan HA diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran Blended Learning. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Blended Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Muatan Bahasa Indonesia Tema Tubuhku Fokus Membaca Permulaan dengan Metode Silaba pada Siswa Kelas I SDN Sintung Barat Tahun Pelajaran 2016 / 2017. Ishak Ishak
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v7i1.2994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  Meningkatkan Hasil Belajar muatan Bahasa Indonesia tema tubuhku  fokus  membaca  permulaan dengan metode  silaba  pada siswa kelas  I  SDN  Sintung Barat  Tahun  pelajaran 2016 / 2017.Jenis penelitian adalah  penelitian  tindakan kelas  dengan subjek penelitian siswa kelas I tahun pelajaran 2016 /2017  yang berjumlah  28 siswa terdiri dari 15 siswa laki – laki dan 13 siswa perempuan, Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus  terdiri atas 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil hasil belajar  siswa selama kegiatan pembelajaran  Bahasa Indonesia berlangsung dengan menggunakan tes hasil belajar. Penelitian ini menggunakan dua bentuk analisis data yaitu analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Data kuantitatif  diolah dengan menggunakan rumus prosentase. Jika dibandingkan hasil belajar dari siklus I menuju siklus II terjadi peningkatan hasil yang sangat signifikan , dimana pada siklus I diperoleh nilai rata – rata sebesar  65,21 meningkat pada siklus II menjadi 80,60 meningkat sebesar 15,39 poin ,kemudian ketuntasan belajar pada siklus I  jumlah siswa yang tuntas sebanyak 16 siswa  atau sebesar 57 % meningkat pada siklus II  jumlah siswa yang tuntas sebanyak 25  siswa  atau persentase sebesar 89 % terjadi peningkatan sebesar 32 poin begitu juga dengan ketuntasan klasikal berhasil di capai pada siklus II sebesar 89 %. Maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan meode silaba dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia tema tubuhku  fokus membaca permulaan di kelas I SDN Sintung  Barat  tahun pelajaran 2016/2017

Page 1 of 3 | Total Record : 26