cover
Contact Name
Imron Amrullah
Contact Email
imron.amrullah@unitomo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fonema@unitomo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26213257     EISSN : 26212900     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Dr. Soetomo dengan frekuensi terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ilmiah fonema berisi tulisan yang berasal dari hasil penelitian, kajian atau karya ilmiah di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2018)" : 13 Documents clear
Serat Sasmitarasa (Kajian Semiotik) 1
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.476 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1246

Abstract

Serat sebagai salah satu ragam puisi Jawa klasik yang dapat diterapkan dalam kehidupan manusia karena mempunyai makna yang tinggi. Dalam setiap sastra juga terdapat simbol-simbol atau tanda yang terdapat dalam semiotik.Semiotik mencakup simbol, tanda, serta kontruksi makna dimana menurut penelitian, simbol merupakan kategori atas tanda-tanda arbitrer dan konvensional. Semiotik memiliki tiga bagian yakni, ikon, indeks, dan simbol. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Sêrat Sasmitarasa sedangkan data diperoleh dari aspek aspek semiotik berupa indeks, ikon dan simbol yang terdapat pada Sêrat Sasmitarasa. Teknik analisis deskriptif memanfaatkan cara penafsiran dengan menyajikan data tentang sasmita dalam bentuk deskripsi. Dalam pembahasan analisis ikon diperoleh bicara keliru tanpa sebab, disebut: tingkah buruk pada petanda orang yang akan mendapakan kesusahan, hati bergetar tanpa sebab, disebut: rintangan hati pada petanda orang yang akan mendapakan kesusahan, dan badan tidak tenteram tanpa sebab, disebut: badan sakit pada petanda orang yang akan mendapatkan kesusahan. Pada analisis Indeks terdapat tertawa melebihi batas pada petanda orang yang mendapat kemarahan Tuhan, nafsu melebihi batas pada petanda orang yang mendapat kemarahan Tuhan, dan kantuk melebihi batas pada petanda orang yang mendapat kemarahan Tuhan. Sedangkan pada analisis simbol terdapat air mata keluar tanpa sebab, disebut: tangisan pada pertanda orang akan mendapatkan kesusahan dan tercium bau busuk tanpa sebab, disebut: bau yang buruk pada pertanda orang akan mendapatkan kesusahan. Simpulan dari penelitian ini adalah Ikon yang dalam naskah Serat Sasmitarasa adalah tanda yang mirip objek yang diwakilinya.Indeks yang dalam naskah Serat Sasmitarasa adalah tanda yang menunjukan hubungan kausal (sebab akibat) antara penanda dan petandanya dan Simbol yang dalam naskah Serat Sasmitarasa adalah tanda yang menunjukan bahwa tidak ada hubungan alamiah antara penanda dan petandanya.Kata Kunci: semiotik, serat, sasmitarasa
Teknik Menyusun Karya Tulis Ilmiah di SMA Katolik St. Albertus Malang Saputra, Ardi Wina
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.536 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1175

Abstract

Karyailmiah merupakan karya tulis atau bentuk lainnya yang telah diakui dalam bidang ilmu pengetahuan. Jenjang pendidikan tingkat SMA mendapatkan materi menulis karya ilmiah. SMA Katolik St. Albertus Malang menugaskan siswa siswinya untuk melakukan praktik penulisan karya ilmiah. Penelitian ini membahas tentang teknik menyusun karya tulis ilmiah di SMA Katolik St. Albertus Malang dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah partisipatoris karena peneliti ikut aktif dalam membimbing siswa ketika berproses. Hasil penelitian ini adalah guru dan siswa harus mencermati gaya peulisan, langkah penulisan, proses menulis, hingga menerbitkan hasil penelitian siswa.
Jargon dalam Jual Beli Di Pasar Sapi (Studi Komunikasi Transaksi) Subhan, Roni
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.436 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1176

Abstract

Transaksi jual-beli di pasar sapi merupakan suatu kegiatan yang menentukan harga jual sapi. Penggunaan bahasa transaksi jual-beli dilakukan dengan menggunakan jargon yang bersifat rahasia. Jargon tersebut hanya diketahui oleh sesama pedagang sapi dan hanya digunakan di pasar sapi saat melakukan transaksi. Makalah ini menyajikan bentuk dan penggunaan jargon dalam transaksijual beli. Tujuannya untuk mengetahui bentuk dan penggunaan jargon yang digunakan dalam transaksi jual-beli. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar jargon yang digunakan merupakan kata dari bahasa daerah setempat dan sebagian lagi dipengaruhi oleh bahasa asing. Kata Kunci: Pasar sapi, transaksi jual-beli, jargon. 
Mantra Bandung Bondowoso Sebagai Tindak Tutur Nugraha, Frenky Icksan
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.999 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1177

Abstract

AbstrakPenelitian ini dimotivasi oleh fakta bahwa mantra Bondowoso masih digunakan dalam seni bela diri. Mantra sebenarnya menjadi "Yang Lain" bagi pembaca. Ketika seseorang menghadapi kesulitan, dia segera membaca mantra, dan di luar rasio, kulit dan tulang dari orang yang berlatih mantra sangat keras seperti baja. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah "Bagaimana analisis mantra Bondowoso terhadap tindak tutur?". Tujuannya adalah untuk menganalisis mantra Bondowoso dalam tindak tutur. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang sesuai dengan tujuan yang dinyatakan dan berusaha untuk mencapai dalam penelitian ini, penelitian kualitatif selalu bersifat deskriptif, artinya data dianalisis dan hasilnya berbentuk deskripsi numerik suatu fenomena atau koefisien hubungan antar variabel, pengumpulan data dalam bentuk kata-kata dan bukan angka. Aminuddin, 1990: 23) Komunikasi tidak hanya simbol, kata atau kalimat, tetapi akan lebih tepat jika disebut produk atau hasil lambang, kata atau frasa dalam bentuk perilaku tindak tutur. pembaca mantra Bondowoso .Tindak-tafsirkan tindakan ilokusi pendokusi pembaca mantra perlokusi dan rasa percaya diri.Kata kunci: mantra, tindak tutur mantra, pengaruh mantra. 
Etika, Estetika, dan Religiusitas Legenda Dalam Cerita Jokotole dan Dewi Ratnadi Ibadiyah, Istiqamatul; Imayah, Imayah
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.302 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1239

Abstract

Abstrak. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif karena pendekatan ini mendefinisikan sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data diskriptif  berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. Sedangkan teori yang digunakan adalah teori nilai. Dalam penelitian ini ada beberapa temuan hasil analis, yaitu: Pertama, sebagai Nilai etika, aspek yang ditemukan berupa sikap ibu terhadap anaknya, supaya anaknya memiliki Akhlak, memberi hadiah kepada ibunya sebagai bentuk penghormatan, tetap mengahargai pemberian dari seorang raja, sifat seseorang yang tidak mau berbagi mengakibatkan berdampak pada desa tersebut kekurangan air; Kedua, Nilai estetika, aspek yang ditemukan berupa seorang perempuan melahirkan tanpa mengeluarkan darah dan tidak mengeluarkan ari-ari, anak yang kreatif, berkat kepintarannya diberi hadiah seorang putri raja, berkat kesabarannya selama ini, keajaiban datang  dalam hidup, Dewi Ratnadi berubah menjadi cantik dan sudah tidak cacat lagi, sumber air yang dibuat kencing Dewi Ratnadi dipercaya dapat membuat sembuh semua penyakit kulit, setiap tongkat yang ditancapkan mengeluarkan air dan mnejadi sumber mata air, sumber mata air di Omben dipercaya dapat membuat kulit bersih dan cantik; Ketiga, Nilai agama, Aspek yang di temukan berupa pernah putus asa karena berbeda dengan saudara lainnya dan doa yang dikabulkan oleh Allah. Kata Kunci; Etika, Estetika, Religiusitas 
Model Diskusi pada Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru Widayati, Wahyu; Martono, Boedi; Mardiana, Ninik
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.266 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1240

Abstract

Abstrak: Terkadang memberikan latihan tentang PTK (Rutinitas Kelas) untuk guru tidak efektif dan memberikan output jauh dari target yang ditentukan. Metode konvensional yang hanya memberikan narasi kepada beberapa guru gagal. Itu terlihat dari output guru yang tidak bisa melakukan penelitian aksi. Penelitian ini ingin mengetahui keefektifan metode diskusi yang digunakan untuk melaksanakan penelitian tindakan. Hasil dari penelitian ini adalah penelitian tindakan kemampuan guru di SDN Sukolilo 250 Surabaya dapat terus meningkat dengan metode diskusi untuk whorkshop penelitian tindakan.Kata kunci: metode diskusi, penelitian tindakan, guru.
Serat Sasmitarasa (Kajian Semiotik) Sugianto, Iwan; Haerussaleh, Haerussaleh
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.476 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1246

Abstract

Serat sebagai salah satu ragam puisi Jawa klasik yang dapat diterapkan dalam kehidupan manusia karena mempunyai makna yang tinggi. Dalam setiap sastra juga terdapat simbol-simbol atau tanda yang terdapat dalam semiotik.Semiotik mencakup simbol, tanda, serta kontruksi makna dimana menurut penelitian, simbol merupakan kategori atas tanda-tanda arbitrer dan konvensional. Semiotik memiliki tiga bagian yakni, ikon, indeks, dan simbol. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Sêrat Sasmitarasa sedangkan data diperoleh dari aspek aspek semiotik berupa indeks, ikon dan simbol yang terdapat pada Sêrat Sasmitarasa. Teknik analisis deskriptif memanfaatkan cara penafsiran dengan menyajikan data tentang sasmita dalam bentuk deskripsi. Dalam pembahasan analisis ikon diperoleh bicara keliru tanpa sebab, disebut: tingkah buruk pada petanda orang yang akan mendapakan kesusahan, hati bergetar tanpa sebab, disebut: rintangan hati pada petanda orang yang akan mendapakan kesusahan, dan badan tidak tenteram tanpa sebab, disebut: badan sakit pada petanda orang yang akan mendapatkan kesusahan. Pada analisis Indeks terdapat tertawa melebihi batas pada petanda orang yang mendapat kemarahan Tuhan, nafsu melebihi batas pada petanda orang yang mendapat kemarahan Tuhan, dan kantuk melebihi batas pada petanda orang yang mendapat kemarahan Tuhan. Sedangkan pada analisis simbol terdapat air mata keluar tanpa sebab, disebut: tangisan pada pertanda orang akan mendapatkan kesusahan dan tercium bau busuk tanpa sebab, disebut: bau yang buruk pada pertanda orang akan mendapatkan kesusahan. Simpulan dari penelitian ini adalah Ikon yang dalam naskah Serat Sasmitarasa adalah tanda yang mirip objek yang diwakilinya.Indeks yang dalam naskah Serat Sasmitarasa adalah tanda yang menunjukan hubungan kausal (sebab akibat) antara penanda dan petandanya dan Simbol yang dalam naskah Serat Sasmitarasa adalah tanda yang menunjukan bahwa tidak ada hubungan alamiah antara penanda dan petandanya.Kata Kunci: semiotik, serat, sasmitarasa
Teknik Menyusun Karya Tulis Ilmiah di SMA Katolik St. Albertus Malang Saputra, Ardi Wina
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.536 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1175

Abstract

Karyailmiah merupakan karya tulis atau bentuk lainnya yang telah diakui dalam bidang ilmu pengetahuan. Jenjang pendidikan tingkat SMA mendapatkan materi menulis karya ilmiah. SMA Katolik St. Albertus Malang menugaskan siswa siswinya untuk melakukan praktik penulisan karya ilmiah. Penelitian ini membahas tentang teknik menyusun karya tulis ilmiah di SMA Katolik St. Albertus Malang dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah partisipatoris karena peneliti ikut aktif dalam membimbing siswa ketika berproses. Hasil penelitian ini adalah guru dan siswa harus mencermati gaya peulisan, langkah penulisan, proses menulis, hingga menerbitkan hasil penelitian siswa.
Jargon dalam Jual Beli Di Pasar Sapi (Studi Komunikasi Transaksi) Subhan, Roni
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.436 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1176

Abstract

Transaksi jual-beli di pasar sapi merupakan suatu kegiatan yang menentukan harga jual sapi. Penggunaan bahasa transaksi jual-beli dilakukan dengan menggunakan jargon yang bersifat rahasia. Jargon tersebut hanya diketahui oleh sesama pedagang sapi dan hanya digunakan di pasar sapi saat melakukan transaksi. Makalah ini menyajikan bentuk dan penggunaan jargon dalam transaksijual beli. Tujuannya untuk mengetahui bentuk dan penggunaan jargon yang digunakan dalam transaksi jual-beli. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar jargon yang digunakan merupakan kata dari bahasa daerah setempat dan sebagian lagi dipengaruhi oleh bahasa asing. Kata Kunci: Pasar sapi, transaksi jual-beli, jargon. 
Mantra Bandung Bondowoso Sebagai Tindak Tutur Nugraha, Frenky Icksan
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.999 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1177

Abstract

AbstrakPenelitian ini dimotivasi oleh fakta bahwa mantra Bondowoso masih digunakan dalam seni bela diri. Mantra sebenarnya menjadi "Yang Lain" bagi pembaca. Ketika seseorang menghadapi kesulitan, dia segera membaca mantra, dan di luar rasio, kulit dan tulang dari orang yang berlatih mantra sangat keras seperti baja. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah "Bagaimana analisis mantra Bondowoso terhadap tindak tutur?". Tujuannya adalah untuk menganalisis mantra Bondowoso dalam tindak tutur. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang sesuai dengan tujuan yang dinyatakan dan berusaha untuk mencapai dalam penelitian ini, penelitian kualitatif selalu bersifat deskriptif, artinya data dianalisis dan hasilnya berbentuk deskripsi numerik suatu fenomena atau koefisien hubungan antar variabel, pengumpulan data dalam bentuk kata-kata dan bukan angka. Aminuddin, 1990: 23) Komunikasi tidak hanya simbol, kata atau kalimat, tetapi akan lebih tepat jika disebut produk atau hasil lambang, kata atau frasa dalam bentuk perilaku tindak tutur. pembaca mantra Bondowoso .Tindak-tafsirkan tindakan ilokusi pendokusi pembaca mantra perlokusi dan rasa percaya diri.Kata kunci: mantra, tindak tutur mantra, pengaruh mantra. 

Page 1 of 2 | Total Record : 13