cover
Contact Name
Dr. CH.M.Lewerissa.S.Sos. S.Pd. M.Si
Contact Email
lewerissac@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsketsa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. nabire,
P a p u a
INDONESIA
SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
ISSN : 19797079     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
PERAN KEPALA KAMPUNG TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT PADA KAMPUNG WADIO DISTRIK NABIRE BARAT KABUPATEN NABIRE Tunjanan, Letarius
SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 17 No. 1 (2024): SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui Sejauh mana peran kepala kampung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pada kampung Wadio, serta kendala apa yang dihadapi kepala kampung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pada kampung Wadio. Upaya apa saja yang di lakukan kepala kampung/pemerintah kampung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pada kampung Wadio . Hasil penelitian yang dilakukan di Kampung Wadio yaitu Fungsi peran kepala kampung sebagai pimpinan kampung tidak berjalan dengan maksimal dalam hal pemberian motivasi, semangat dan dorongan kepada masyarakat untuk hal – hal meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kampung. Kepala kampung kurang bersosialisasi dengan masyarakat kampung dan hanya pada orang – orang tertentu saja. Kepala kampung sebagai salah satu fasilitator pada kampung tidak menjalankan tugasnya dengan ketentuan yang berlaku. Tidak adanya pemberian bantuan kepada masyarakat dalam bentuk fasilitas penambah untuk menunjang pekerjaan masyarakat. Sebagai pimpinan kampung, kepala kampung belum memiliki kemampuan menggerakkan masyarakat kampung dalam kegiatan – kegiatan kampung. Kurangnya pendekatan kepada masyarakat untuk mengetahui perkembangan perekonomian
PENAMBAHAN PROBIOTIK DENGAN DOSIS YANG BERBEDA PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN LELE MUTIARA Manuputty, Gracia; Mandiangan, Satria; Titaley, Yonavin; Tampubolon, Irianty; Mila, Yohanes B.; Mistina, Rahayu Septyaning
SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 16 No. 2 (2023): SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan benih dan kelembagaan hidup ikan lele mutiara dengan dosis yang berbeda pada pakan pellet komersil. Metode peneltian yang digunakan metode ekperimen, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), wadah penelitian berupa kolam terpal, dan untuk perlakuan dan ulangan menggunakan waring yang sudah dijahit dengan ukuran 1×1 m, hewan uji yang digunakan adalah benih lele dumbo dengan ukuran berat 3-4 gr dan dalam setiap wadah ditebar benih ikan lele mutiara sebanyak 10 spesimen dan diaklimatisasi terlebih dahulu agar tidak mengalami stress. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan berat mutlak dan kelangsungan hidup rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan A: pakan Tubifex sp. 3% dari total berat benih ikan lele dumbo, perlakuan B: pakan Tubifex sp 5% dari total benih ikan lele dumbo, perlakuan C: pakan Tubifex sp 7% dari total berat benih ikan lele dumbo. Frekuensi pemberian pakan sebamyak dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Disamping itu, dilakukan juga pengamatan terhadap kualitas air, yaitu suhu dan pH. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa terjadi pertumbuhan tetapi tidak berbeda nyata antar perlakuan. Kualitas air yang diukur adalah suhu dan pH, dan hasil pengukuran kualitas air selama penelitian yaitu suhu berkisar antara 26 – 300C, dan pH berkisar antara 6,1 – 7,6
KEBIJAKAN BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA DALAM PENGENDALIAN LAJU PERTUMBUHAN PENDUDUK DI KABUPATEN NABIRE Angwarmas , Koernelis
SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 17 No. 2 (2024): SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Controlling population growth rate is an attempt to suppress the human birth rate in order to create a society that is in harmony with the natural capacity. Especially for the Nabire Regency, Nabire population growth each year has increased, with an average growth rate of 1.1%. To suppress the population growth rate, Indonesia enacting Law No. 52 Year 2009 on Population Development and Family Development. Presence of Women Empowerment and Family Planning at national and local levels are expected to control the population growth rate both nationally and locally. This study aims to determine how the policy Women Empowerment and Family Planning Nabire in controlling the rate of population growth in the Nabire Regency. The method used is a qualitative research method with data collection techniques used is the study of documentation, interviews and observation. The results of this study indicate that the policy of Women Empowerment and Family Planning Nabire in controlling the population growth rate is the implementation of the Family Planning (KB). Policy supporting factors, among others: the regulatory system, local regulations and rules mayor of Nabire, the Regional Government commitment to family planning and the Empowerment of Women designated by maketh revitalize family planning programs become part of the Development Plan; Commitment partners who are good enough to support the policy of Family Planning and Women's Empowerment; Community participation in planning programs and the Empowerment of Women in Nabire Regency; and competence of employees adequate apparatus. The efforts undertaken include: Mobilizing and empowering the whole community in the program and the Empowerment of Women; Operasion strengthen human resources; Improving the survival and well-being of the family; Ensure the availability of contraceptives and service program for all participants; Improved access to information and reproductive health services; Granting Extension and IEC to members of the PKK, public and Religion through the container meetings PKK village in Posyandu, as well as a group meeting activities to raise family welfare (Generating), group activities of family resilience (BKB, BKR and BKL) by the extension staff planning in the field of the importance for families to the preservation of family planning; Conducting communication and interpersonal counseling (KIP-Counseling) to the EFA are not family planning through home visits by KB officers (PKB).
DAMPAK PENGEMBANGAN POTENSI WISATA PANTAI GEDO TERHADAP PELUANG USAHA DI KABUPATEN NABIRE PROVINSI PAPUA TENGAH Lasamahu, Hellena Griffith; Palimbu, Lamba Toding
SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 17 No. 2 (2024): SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata dan bisnis merupakan sektor yang menjanjikan dan berpeluang besar dalam menopang perekonomian sehingga perlu menjadi prioritas utama. Namun, realitanya pengembangan potensi pariwisata berbasis ekonomi ini menuai banyak problematika seperti minimnya sumber daya manusia, sarana prasarana yang kurang memadai bahkan promosi yang kurang dimaksimalkan sehingga banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang kurang mengetahui adanya destinasi yang unik dan menarik di nabire papua tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan potensi wisata Pantai Gedo dan peluang usaha di kabupaten nabire provinsi papua tengah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan potensi wisata Pantai Gedo sangat berdampak terhadap peluang usaha di kabupaten nabire.
UPAYA APARAT KAMPUNG DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAMPUNG BUBUGIWO DISTRIK WEGEBINO KABUPATEN PANIAI Gobai, Jhon Meri M; Suripatty, Petrus I.; Praestuti, Camelia
SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 17 No. 2 (2024): SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh aparat Kampung Bubugiwo dalam memberdayakan masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya aparat kampung dalam pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui peran sebagai dinamisator, fasilitator, dan mobilisator. Upaya tersebut diwujudkan dalam bentuk bimbingan, pelatihan, dan arahan kepada masyarakat. Namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan kemampuan aparat, kurangnya informasi dan pemahaman masyarakat. Diperlukan peningkatan peran dan kapasitas aparat serta partisipasi aktif masyarakat untuk mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat di Kampung Bubugiwo
UPAYA PEMERINTAH DALAM MENGATASI PERMASALAHAN PENGANGGURAN DI KABUPATEN NABIRE PROVINSI PAPUA TENGAH Ngantung, Jean Marzel; Fimbay B, A Jumat; Tabuni, Yerry Lukas
SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 17 No. 2 (2024): SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran terkait upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan pengangguran di Kabupaten Nabire. Hasil kajian menunjukkan bahwa: Kebijakan pemerintah Kabupaten Nabire dalam mengatasi pengangguran di Kabupaten Nabire dapat dilakukan melalui beberapa bentuk yaitu 1) tersedianya informasi melalui media terkait lapangan pekerjaan; 2) terciptanya pelatihan kerja bagi pengangguran; 3) pengawasan terkait peningkatan mutu pendidikan dan semangat kewirausahaan; Adapun saran yang dapat diberikan oleh peneliti yaitu Pemerintah Kabupaten Nabire perlu serius dalam mengatasi permasalahan pengangguran di Kabupaten Nabire dengan mempersiapkan upaya, strategi dan langkah konkrit mengatasi permasalahan pengangguran. Pemerintah Kabupaten Nabire mampu berkolaborasi dengan perusahaan, lembaga pendidikan dan/atau lembaga pelatihan dalam menciptakan lapangan pekerjaan sehingga mampu menekan angka pengangguran di Kabupaten Nabire.