cover
Contact Name
Yanyan Bahtiar
Contact Email
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
MEDIA INFORMASI
ISSN : 20863292     EISSN : 26559900     DOI : -
Core Subject : Health,
Buletin Media Informasi dengan nomor ISSN : 2086-3292 dan ISSN online : 2655-9900 merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Unit penelitian Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Buletin Media Informasi diterbitkan 6 bulan sekali berisikan berisikan Artikel kesehatan dari Bidang: Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan Gigi,Gizi, Farmasi, Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (RMIK).
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ASUPAN NUTRISI DI DESA PAWINDAN KECAMATAN CIAMIS KABUPATEN CIAMIS SamiatulMilah, Ana
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.386 KB)

Abstract

Pengetahuan nutrisi merupakan pengetahuan tentang hubungan konsumsi makanan dengan kesehatan tubuh. Ibu hamil dengan pengetahuan nutrisi baik diharapkan dapat memilih asupan makanan yang nilai gizinya dapat memenuhi tubuhnya yang bernilai nutrisi baik dan seimbang bagi dirinya sendiri beserta janin dan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana gambaran pengetahuan ibu hamil tentang asupan nutrisi di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif. Pada penelitian ini populasinya adalah ibu hamil di Desa Pawindan sebanyak 40 orang dengan teknik sampling secara sengaja dan disproporsional (purposive and unproportional sampling). Jadi sampel yang akan di teliti sebanyak 40 orang. Nutrisi di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis, diketahui bahwa sebagian besar dari responden 47,5% atau sebanyak 19 orang dengan tingkat pengetahuan baik. Pengetahuan tentang asupan nutrisi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi konsumsi pangan. Diharapkan masyarakat khususnya ibu-ibu agar lebih mengerti dan memperhatikan kecukupan nutrisi agar selalu dalam kondisi status nutrisi baik dan terjaga kualitas kesehatan.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KULIT MANGGIS KELAS SUPER TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK DAN KADAR ANTOSIANIN NASTAR MANGGIS Najah, Nisa Khotimatun; Agung Puruhita, Tri Kusuma; Setiawati, Dina
Media Informasi Vol 12, No 1 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.106 KB)

Abstract

Manggis adalah buah berkhasiat dan banyak tumbuh di Indonesia. Kulit buah manggis belum dimanfaatkan secara optimal dan masih dianggap sebagai limbah. Manggis memiliki beberapa kelas, diantaranya adalah kelas super dan kelas 1. Pemanfaatan kulit manggis menjadi tepung kulit manggis dapat mengurangi pencemaran terhadap lingkungan, selain itu memiliki kandungan antosianin yang tinggi bermanfaat sebagai antioksidan dan pewarna pada makanan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan tepung kulit manggis terhadap sifat organoleptic dan kadar antosianin pada pembuatan kue nastar manggis. Jenis penelitian adalah eksperimental murni. Sebagai bahan baku digunakan manggis kelas super dengan kadar antosianin pada tepung kulit manggis 0,125 mg/g. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok dan 4 variasi perlakuan substitusi tepung terigu dan tepung kulit manggis yaitu A (100%:0%), B (90%:10%), C (80%:20%) dan D (70%:30%). Nastar dengan perlakuan B, C, dan D merupakan sampel yang paling mendekati control dan masih disukai dari hasil uji organoleptik. Kadar antosianin tertinggi pada perlakuan D yaitu 0,00784 mg/g. Organoleptik diuji dengan metode hedonic, analisis statistik menggunakan uji Kruskal Wallis, dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Penambahan persentase tepung kulit manggis menyebabkan warna nastar semakin coklat dan gelap, tekstur semakin keras, rasa nastar semakin sepat, serta kadar antosinin semakin tinggi. 
TUMBUH KEMBANG ANAK USIA BALITA DI PUSAT PERAWATAN ANAK PUSPA SEHAT UNPAD Aprilia, Dinny; Mardiah, Wiwi; Amrullah, Afif Amir
Media Informasi Vol 13, No 2 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.882 KB)

Abstract

Puspa Sehat UNPAD adalah tempat penitipan anak yang memberikan stimulasi sekaligus deteksi dini gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Namun deteksi dini belum dilakukan secara optimal, masih ada anak yang mengalami perkembangan meragukan, kemungkinan ada penyimpangan dan kurang gizi serta pemeriksaan perkembangan yang belum terjadwal. Oleh karena itu perlu diteliti tentang tumbuh kembang balita di Puspa Sehat UNPAD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripstif kuantitatif, menggunakan metode teknik total sampling (n=50). Data dikumpulkan meliputi pengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB), dan lingkar kepala serta instrumen kuesioner pra-skrining perkembangan (KPSP) yang dikembangkan oleh Depkes RI. Data dianalisis menggunakan univariat dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi responden yang memiliki pertumbuhan dan perkembangan, hampir seluruh responden termasuk dalam kategori BB/U gizi baik, TB/U normal, lingkar kepala normal dan perkembangan yang sesuai 76,0%. meragukan 12,0% kemungkinan ada penyimpangan 12,0%. Pemeriksaan tumbuh kembang harus terus dipertahankan dan dilakukan dalam frekuensi yang lebih sering. Saran yang harus dilakukan untuk orangtua harus lebih ditingkatkan stimulasi yang sesuai usia anak, agar anak tumbuh dan berkembang se-optimal mungkin.
DIARE DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI UMUR 0-6 BULAN Saragih, Marianawati
Media Informasi Vol 14, No 1 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.608 KB)

Abstract

Diare adalah suatu keadaan yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi defekasi lebih dari tiga kali sehari yang disertai dengan perubahan konsistensi tinja menjadi lebih cair dengan/tanpa darah dan /tanpa lendir. Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak di Negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang diare dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi umur 0–6 bulan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi potong lintang (cross sectional). Subjek penelitian ini adalah adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi yang berusia 0-6 bulan yang terdaftar dan hadir pada saat posyandu di poskesdes wilayah kerja Puskesmas Cilimus Kabupaten Kuningan. Metode pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 70 responden. Uji analisis pada penelitian ini adalah dengan uji chi square. Hasil uji statistik menunjukkan sebagian besar responden adalah ibu dengan kelompok umur 19-30 tahun, tingkat pendidikan SMA, pekerjaan ibu rumah tangga dan pengetahuan tentang diare baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang diare dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi umur 0-6.  Penyuluhan tentang ASI sebaiknya dilakukan secara berkala agar dapat meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pemberian ASI eksklusif kepada bayinya.
PENGARUH HAFI GYM TERHADAP KEKUATAN OTOT PASIEN STROKE ISKEMIK Firmansyah, Hanief; Wulandari, Indah; Ernawati, Eka
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.982 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Hafi Gym terhadap peningkatan kekuatan otot pasien stroke iskemik. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan dua kelompok. Sampel penelitian ini adalah pasien stroke yang dirawat di bangsal rawat inap sejumlah 32 orang menggunakan tehnik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan uji t independet dalam uji statistiknya. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kekuatan otot tangan dan kaki sebelum dan setelah intervensi. Kekuatan otot tangan pada kelompok intervensi meningkat dari 2,94 menjadi 4,00 sedangkan pada kelompok kontrol dari 2,63 menjadi 3,25. Kekuatan otot kaki pada kelompok kontrol reratanya berubah dari 3,06 menjadi 3,44 sedangkan pada kelompok intervensi rerata kekuatan otot dari 3,38 menjadi 4,46. Hasil uji statistik menunjukkan ada pengaruh senam stroke terhadap peningkatan kekuatan otot tangan (p value 0,039) dan terhadap kekuatan otot kaki (p value 0,000). Jika latihan kekuatan otot disertakan dalam terapi paska akut stroke iskemik, kekuatan otot akan meningkat secara signifikan. Karena itu perlu peran perawat dalam melakukan promosi pelaksanaan senam stroke pada pasien stroke iskemik sehingga akan mengurangi risiko deformitas atau ketergantungan akibat kelemahan paska stroke.
ANALISIS KETERSEDIAAN TENAGA KESEHATAN DALAM CAPAIAN INDIKATOR KINERJA PUSKESMAS mustara, mustara; Purwaningrum, Sri Nani
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.881 KB)

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan pemerintah daerah. Indikasinyadapat dilihat dari capaian indikator standar pelayanan minimal bidang kesehatan. Pada penelitian akan diteliti hubungan jenisdan jumlah tenaga kesehatan dengan capaian indikator standar pelayanan minimal bidang kesehatan. Penelitian ini menggunakan rancangan potong lintang dengan data sekunderserta dianalisis menggunakan uji fisher. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara jenis dan jumlah tenaga kesehatan dengan capaian indikator standar pelayanan minimal bidang kesehatan. Kata Kunci: Indikator, Standar Pelayanan Minimal, Ketenagaan ABSTRACTHealth services is an obligation that must be carried out by the local government. The indication can be seen from the achievement of indicators of the minimum standard of health services. The research will examine the relationship of types and number of health workers with the achievement of indicators of the minimum standard of health services. This study used a cross sectional design with secondary data and analyzed using Fisher test. The results of the study show that there is a relationship between the type and number of health workers with the achievement of a minimum indicator of health service standards. Keyword: Indicator, Minimum Service Standards, Workforce
TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN PENDIDIKAN DI JURUSAN KEBIDANAN PROGRAM STUDI KEBIDANAN CIREBON POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN TASIKMALAYA Hapitria, Pepi; Pebryatie, Elit; Ariyanti, Yevi Dwi
Media Informasi Vol 12, No 1 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.234 KB)

Abstract

Tujuannya penelitian ini mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan pendidikan di Program Studi Kebidanan Cirebon Tahun 2014.Jenis penelitian ini deskriptif  dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan metodologinya adalah crossectional. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling dan subjek penelitian adalah mahasiswa yang aktif di semester ganjil dan telah melewati satu semester penuh saat pengambilan data, dengan jumlah 149 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan model SERVQUAL. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar persepsi mahasiswa terhadap pelayanan pendidikan adalah cukup yaitu 53.4 %, sebagian besar  harapan mahasiswa terhadap pelayanan pendidikan adalah sangat tinggi yaitu 98.7 % dan kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan pendidikan sebagian besar ada pada kategori tidak puas sebanyak 99.2 %. Persepsi mahasiswa terhadap pelayanan pendidikan sebagian besar cukup. Harapan mahasiswa terhadap pelayanan pendidikan sebagian besar  adalah sangat tinggi. Kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan pendidikan di Prodi Kebidanan Cirebon sebagian besar ada pada kategori tidak puas. Saran Meningkatkan pelayanan pendidikian dari semua dimensi.
PENGEMBANGAN SOSIS NABATI BERBAHAN DASAR AMPAS TAHU DAN JANTUNG PISANG SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER PROTEIN DAN SERAT Sulistiyono, Priyo; Hendarman, Hendi
Media Informasi Vol 13, No 1 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.452 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sifat organoleptik, kandungan protein dan serat serta daya terima sosis nabatipadaanak balita. Jenis penelitian adalah eksperimen, desain  uji organoleptik menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jumlah panelis sebanyak 25 orang. Analisis proksimat dan kadar serat. Uji daya terima pada anak balita sebanyak 42 balita yang terdiri dari 21 balita perlakuan dan 21 balita kontrol, diambil dengan sistematik random sampling setelah dilakukan penapisan sampel. Sosis nabati 0 dan 15% memiliki rerata nilai organoleptik tertinggi. Kandungan protein sosis nabati tertinggi ada pada sosis nabati 0% mencapai 4,4%, sedikit lebih rendah dari protein sosis ayam komersial (so-nice) yang mencapai 6,6%. Kandungan serat kasar sosis nabati-15% mencapai 7,7% lebih tinggi 2,1% dibandingkan sosis komersial. Sosis nabati memiliki keunggulan lain yaitu harga yang lebih murah. Daya terima anak pada sosis nabati sedikit lebih baik (85,7%) dibandingan sosis komersial. Hasil uji Mann Whitney menunjukan tidak terdapat perbedaan daya terima yang signifikan antara kedua jenis sosis (p=0,95). Penerimaan sosis nabati-15% memiliki penerimaan yang melebihi tingkat penerimaan minimal 75%. Sosis nabati adalah  produk makanan yang dapat diterima oleh anak balita.
TINGKAT KECEMASAN DAN TEKANAN DARAH SELAMA PRAKTIK DAN SEBELUM UJIAN PRAKTIK DI LABORATORIUM PADA MAHASISWA TINGKAT 1 PROGRAM STUDI KEPERAWATAN TASIKMALAYA Februanti, Sofia; Hartono, Dudi
Media Informasi Vol 11, No 1 (2015): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.394 KB)

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa keperawatan adalah ujian praktik di laboratorium. Namun, hal ini dapat menyebabkan kecemasan bagi mahasiswa sebelum melaksanakan ujian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran tingkat kecemasan dan hasil pengukuran tekanan darah mahasiswa tingkat I Program Studi Keperawatan Tasikmalaya selama praktik di laboratorium dan sebelum melaksanakan ujian praktik KDM di laboratorium. Desain yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah sampel 80 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TD systole mahasiswa selama praktik KDM adalah 110.23 s.d. 116.27, diastole mahasiswa selama praktik KDM adalah 73.07 s.d. 76.68. Systole mahasiswa sebelum ujian praktik KDM adalah 114.06 s.d. 119.44, diastole mahasiswa sebelum ujian praktik KDM adalah 74.37 s.d. 78.63. Tingkat kecemasan selama praktik KDM di laboratorium berada pada tingkat kecemasan berat sebanyak 58 orang (72.5 %). Tingkat kecemasan sebelum ujian praktik KDM di laboratorium berada pada tingkat kecemasan berat sebanyak 67 orang (83.75 %). 
HUBUNGAN ANTARA UMUR DAN PARITAS IBU DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR Hapitria, Pepi; Tuslianingsih, Tuslianingsih
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.24 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara umur dan paritas ibu dengan kejadian persalinan prematur di RSUD Majalengka Tahun 2014. Desain penelitian adalah analitik case study control dengan pendekatan retrospektif. Subjek penelitian adalah ibu bersalin. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu diambil dari buku laporan persalinan di RSUD Majalengka periode Tahun 2014. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan  95%. Hasil penelitian menunjukkan umur ibu bersalin tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan persalinan prematur  (p-value= 0,795),  begitu juga dengan paritas ibu bersalin tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan persalinan prematur ( p-value= 0,122). Dapat disimpulankan bahwa umur dan paritas pada ibu bersalin tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan persalinan prematur.

Page 7 of 29 | Total Record : 285