cover
Contact Name
Yanyan Bahtiar
Contact Email
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
MEDIA INFORMASI
ISSN : 20863292     EISSN : 26559900     DOI : -
Core Subject : Health,
Buletin Media Informasi dengan nomor ISSN : 2086-3292 dan ISSN online : 2655-9900 merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Unit penelitian Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Buletin Media Informasi diterbitkan 6 bulan sekali berisikan berisikan Artikel kesehatan dari Bidang: Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan Gigi,Gizi, Farmasi, Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (RMIK).
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
EFEKTIFITAS SWEDISH MASSAGE TERHADAP TINGKAT NYERI DAN TEKANAN DARAH PASIEN PASCA BEDAH JANTUNG Cahyati, Ai
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.591 KB)

Abstract

Nyeri pasca bedah jantung disebabkan oleh multifaktor. Tindakan operasi memberikan manipulasi pada lapisan otot, syaraf dinding dada akibat dilakukannya sternotomy. Nyeri paska CABG dapat diakibatkan cidera saraf intercostadindi ng dada akibat pembedahan pada sisi sternotomy, adanya drain di dada, tirah baring yang lama yang menimbulkan sakit dan menyebabkan pasien susah bernafas, batuk dan tidur. Massage merupakan salah satu terapi komplementer non farmakologi yang dapat mengurangi rasa nyeri pasien paska bedah jantung. Evidence Based Nursing Practice (EBNP) menilai efektifitas Swedish massage untuk menurunkan tingkat nyeri, tekanan darah pada pasien pasca bedah jantung. Analisis bivariat yang digunakan adalah uji t dependen (paired t-test) dan uji t independen. Subjek penelitian 10 orang. Kelompok kontrol hanya mendapat relaksasi saja sedangkan kelompok intervensi mendapat perlakuan relaksasi dan Swedish massage. Hasil pelaksanaan EBNP menunjukkan bahwa Swedish massage efektif secara signifikan menurunkan tingkat nyeri pasien, tekanan darah kelompok intervensi (p value< 0,05). Pada kelompok kontrol yang mendapat relaksasi saja menunjukan hubungan yang signifikan terhadap penurunan tingkat nyeri pasien. Saran: Swedish Massage sebaiknya dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan. Perlu dilakukan penelian lebih lanjut tentang Swedish Massage dikombinasikan dengan terapi lainnya dan dipertimbangkan untuk penambahan sample penelitian pada penelitian selanjutnya.
PENGARUH PENERAPAN TUTORIAL PADA MATA KULIAH ASUHAN PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR TERHADAP PARTISIPASI DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWI D III KEBIDANAN SEMESTER 3 Pertiwi, Sinar; Iriana, Ana
Buletin Media Informasi Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.891 KB)

Abstract

Metoda pembelajaran tutorial mampu memberikan wadah untuk peningkatan motivasi dan partisipasi mahasiswi dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa Pengaruh Penerapan Tutorial Mata Kuliah Asuhan Persalinan Terhadap Partisipasi dan Motivasi Belajar Mahasiswi D III Kebidanan Semester 3 Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metoda quasi eksperiman dengan rancangan penelitian non equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa D III kebidanan semester III tahun akademik 2015/2016 sejumlah 114 mahasiswa dari wilayah Tasikmalaya dan Cirebon. Random sampling digunakan untuk penetapan jumlah sample baik pada kelompok perlakuan maupun kontrol sejumlah 30 orang per kelompok. Data penelitian diambil menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Uji keseragaman starting point dan uji pengaruh digunakan uji chi-square sedangkan untuk uji perbedaan pretest dan post test (motivasi dan partisipasi) menggunakan uji Mc-Nemar. Hasil penelitian Terdapat perbedaan motivasi dan partisipasi dari kelompok kontrol dan perlakuan dengan p-value < 0,05 (motivasi p= 0,001 dan partisipasi p= 0,01 dan p=0,04), Terdapat pengaruh pemberian tutorial terhadap partisipasi mahasiswa dengan p-value < 0,05 (Klp.1 p= 0,004 dan p= 0,002; Klp.2 p= 0,012 dan Klp.3 p= 0,012 serta p= 0,001). Tidak ada pengaruh pemberian tutorial terhadap motivasi mahasiswa dengn p-value > 0,05 p= 0,453. Saran ke depan proses pelaksanaan tutorial dievaluasi kembali agar faktor motivasi peserta lebih meningkat.
FAKTOR USIA, JENIS KELAMIN, DAN JENIS CAIRAN PADA KEJADIAN FLEBITIS DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM Kurniawan, Rudi; Gunawan, Asep; Syafruddin, Muhammad Andri
Buletin Media Informasi Vol 13, No 2 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.297 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi gambaran faktor usia, jenis kelamin, dan jenis cairan pada kejadian flebitis di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam RUSD Kabupaten Ciamis. Desain penelitian menggunakan desain deskriftif. Penelitian dilaksanakan pada priode bulan Mei–Juni 2016 dengan jumlah populasi sebanyak 66 responden. Angka kejadian flebitis pasien rawat inap yang memenuhi kriteria yaitu sebanyak 32 orang (48,5%). Menurut faktor usia sebanyak 19 orang (59,4%) termasuk usia lansia (>55 tahun), menurut faktor jenis kelamin sebanyak 23 orang (71,9%) perempuan, menurut jenis cairan yaitu sebanyak 27 orang (84,4%) termasuk yang mengunakan cairan isotonik. Kejadian flebitis di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam RUSD Kabupaten Ciamis Priode Mei-Juni 2016 lebih cenderung terjadi pada usia lansia, berjenis kelamin perempuan, dan mengunakan cairan isotonik. 
KEJADIAN SEKSIO CAESAREA PADA PASIEN RAWAT INAP RSUD DR. SOEKARDJO Ruchmayanti, Gustiani Nur; Februanti, Sofia; Kartilah, Tetet
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.694 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian seksio caesarea (SC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sample dalam penelitian ini berjumlah 50 pasien, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien berdasarkan jenis SC pada pasien rawat inap di Ruang 1 RSUD dr. Soekardjo di dapatkan data presentase tertinggi adalah Jenis SC Elektif yaitu sebanyak 34 orang (68,0%), umur 20-35 tahun yaitu sebanyak 38 orang atau (76,0%), Menengah kebawah yaitu sebanyak 29 orang (58,0%), tidak bekerja yaitu sebanyak 33 orang (66,0%), Multipara yaitu sebanyak 32 orang (64,0%), tinggi badan lebih dari 145 cm yaitu sebanyak 38 orang (76,0%) ,dan penyebab SC dengan Riwayat SC, KPD dan faktor bayi masing-masing sebanyak 9 orang (18,0%). RSUD dr. Soekardjo hendaknya melakukan upaya preventif dengan memberikan pelayanan antenatal care sehingga indikasi penyulit kehamilan dapat dikendalikan secara dini, dan meningkatkan dalam pelayanan perawatan pada pre-operasi, intra-operasi dan post-operasi terkait dengan pencegahan infeksi dan komplikasi, serta memberikan edukasi berupa perawatan luka dan perencanaan kehamilan serta persalinan selanjutnya.
TINGKAT PENDIDIKAN DAN TINGKAT KECEMASAN PADA KLIEN PENDERITA DIABETES MELITUS DI POLIKLINIK RSUD CIAMIS Kusumawaty, Jajuk; Lismayanti, Lilis; Fitria, Pipin
Media Informasi Vol 13, No 2 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.218 KB)

Abstract

Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang mempunyai dampak negatif terhadap fisik maupun psikologis. Dampak psikologis yang terjadi yaitu kecemasan yang merupakan gangguan mental emosional. Biasanya respon terhadap kenyataan, ancaman kehilangan dan kesakitan dalam bentuk manifestasi suasana cemas berkepanjangan yang, menetap atau timbul sewaktu-waktu, timbul pula gambaran diri yang buruk dan merasa   kehilangan harapan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pendidikan dan tingkat kecemasan pada klien yang menderita diabetes mellitus. Desain penelitian     menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua klien diabetes mellitus yang datang ke Poliklinik RSUD Ciamis periode 18 – 23 Mei 2015. Teknik sampling menggunakan total populasi sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pendidikan klien penderita diabetes mellitus sebagian besar berpendidikan dasar (SD – SMP) sebanyak 14 orang (46,7%), dan tingkat kecemasan klien penderita diabetes mellitus sebagian besar pada kecemasan sedang sebanyak 13 orang (43,3%). Pendidikan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi seseorang dalam berperilaku. Pendidikan yang kurang akan menghambat perkembangan sikap seseorang terhadap nilai-nilai yang baru diketahuinya.
PENGGUNAAN CHITOSAN DAN SODIUM TRI POLIPHOSPAT PADA JAJANAN BAKSO Kunaepah, Uun; Muis, Anis Abdul; S, Ayu Yuliani
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.611 KB)

Abstract

Bahan Tambahan Pangan (BTP) adalah bahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan BTP chitosan dan STTP dalam pemanfaatan bahan pangan lokal Ikan Tunul pada pembuatan bakso sebagai alternatif makanan jajanan anak sekolah. Desain penelitian adalah eksperimental yang dilakukan secara bertahap mulai dari persiapan bahan, formulasi, pelaksanaan, pengujian mutu organoleptik, kekenyalan dan nilai gizi bakso ikan tunul. Penilaian suka terhadap rasa  bakso ikan tunul sebanyak 38,3% dengan penambahan Chitosan dan 33,3% dengan penambahan STPP. Penilaian suka terhadap warna bakso ikan tunul sebanyak 45 % dengan penambahan Chitosan dan 53,3% dengan penambahan STPP. Penilaian suka terhadap aroma bakso ikan tunul sebanyak 15% dengan penambahan Chitosan dan 25% dengan penambahan STPP. Penilaian suka terhadap tekstur bakso ikan tunul sebanyak 43,3% dengan penambahan Chitosan dan 45% dengan penambahan STPP. Penilaian suka terhadap penampilan bakso ikan tunul sebanyak 46,7% dengan penambahan Chitosan dan 30% dengan penambahan STPP. Hasil uji menggambarkan bahwa anak-anak dapat menerima bakso yang terbuat dari ikan tunul yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan. Bakso ikan tunul dapat ditambahkan pada beberapa macam makanan jajanan lainnya.
KONSELING DENGAN ALAT BANTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN BER-KB PADA IBU HAMIL TERHADAP PILIHAN KONTRASEPSI POSTPARTUM DI KOTA PALANGKA RAYA Aprilianti, Cia; Herlinadiyaningsih, Herlinadiyaningsih
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.76 KB)

Abstract

AbstrakAlat Bantu Pengambilan Keputusan ber-KB (ABPK) digunakan  untuk memberikan informasi yang benar dan jelas mengenai kontrasepsi pasca persalinan sehingga ibu hamil dan suaminya mampu memahami kebutuhan akan hak reproduksinya dan mampu membuat keputusan untuk menggunakan kontrasepsi pasca persalinan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan kontrasepsi pada ibu postpartum. Jenis penelitian  yang  digunakan  adalah  eksperimen  dengan rancangan  A Controlled  Trial.  Kelompok   intervensi mendapat konseling dengan ABPK dan kelompok kontrol mendapat konseling standar. Jumlah sampel sebanyak 142 ibu postpartum, diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis yang digunakan adalah uji chi square dan regresi logistik berganda. Berdasarkan jenis konseling (dengan ABPK dan tanpa ABPK) postpartum, pemilihan kontrasepsi hormonal pada konseling tanpa ABPK sebesar 62%. Odd memilih kontrasepsi hormonal pada responden dengan konseling tanpa ABPK 2,99 kali atau dapat dikatakan konseling tanpa ABPK memiliki risiko 2,99 kali (95% CI = 1,51-5,9) untuk memilih kontrasepsi hormonal. Hasil menunjukkan ada hubungan signifikan secara statistik antara konseling ABPK dengan pemilihan kontrasepsi postpartum. Usia, jumlah anak dan paritas terbukti  mempengaruhi  pemilihan jenis kontrasepsi pada ibu postpartum. Kata kunci: ABPK, Konseling, Keluarga Berencana
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN REMAJA PEREMPUAN TENTANG KEKERASAN DALAM PACARAN, LAMANYA PACARAN DAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEJADIAN KEKERASAN DALAM PACARAN DI SMAN 9 CIREBON TAHUN 2014 Mariani, Nina Nirmaya; Mentari, Yayu Indah
Media Informasi Vol 12, No 1 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.5 KB)

Abstract

Mayoritas remaja yang sedang berpacaran tidak menyadari bahwa dalam sebuah hubungan pacaran seringkali berisiko mengarah pada perlakuan buruk yang dilakukan oleh pasangan (dating violence). Tercatat dari 1994-2011 (Januari-Oktober), dating violence menempati posisi kedua (836 kasus) setelah KDRT yang ditangani oleh Rifka Annisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan remaja perempuan, lamanya pacaran dan kecerdasan emosional dengan kejadian kekerasan dalam pacaran di SMAN 9 Cirebon Tahun 2014. Metode penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah seluruh siswi perempuan kelas X dan XI dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 162. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan Chi Square dengan tingkat kepercayaan α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan mayoritas memiliki pengetahuan cukup sebanyak 62,3 %, memiliki lamanya pacaran >6 bulan sebanyak 56,2%, mayoritas memiliki kecerdasan rendah sebanyak 51,9%. Berdasarkan analisis bivariat menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan remaja perempuan (p value = 0,002) dan lamanya pacaran (p value = 0,000) dengan kejadian kekerasan dalam pacaran, tidak ada hubungan antara kecerdasan emosional (p value = 0,750) dengan kejadian kekerasan dalam pacaran. Diharapkan pihak sekolah dan tenaga kesehatan tetap mengadakan penyuluhan kesehatan reproduksi termasuk materi kekerasan dalam pacaran.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN MASYARAKAT MENGIKUTI PROGRAM POMP FILARIASIS Rohmana, Omay; Badriah, Badriah; Komarudin, Komarudin
Media Informasi Vol 13, No 1 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.952 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah melakukan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat mengikuti program pemberian obat masal pencegahan (pomp) filariasis di Wilayah Puskesmas Maleber Kabupaten Kuningan. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi sebanyak 42.167 orang dengan ukuran sampel sebanyak 240 orang. Teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara. Analisa data Analisa bivariate menggunakan chi square dan analisa multivariate dengan regresi logistik. Variable motivasi (p 0.006), derajat perubahan gaya hidup (p 0.049), nilai/keyakinan mengurangi ancaman sakit (0.000), pemahaman terhadap tingkah laku specific yang harus dilakukan (0.000), derajat kesukaran menerima dan melaksanakan instruksi (0.000), keyakinan terhadap terapi / instruksi (0.000), kekhawatiran terhadap efek samping obat (0.020), dan derajat kepuasan terhadap pelayanan kesehatan (0.022), memiliki nilai p < dari 0.05, sehingga dapat disimpulkan, bahwa variabel tersebut memiliki pengaruh terhadap kepatuhan masyarakat mengikuti program POMP filariasis. Factor dominan yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat mengikuti program POMP filariasis adalah nilai/keyakinan mengurangi ancaman sakit dengan nilai Exp (B) paling tinggi, yaitu 4.251. Perencanaan dan alokasi anggaran, dan pelaksanaan kegiatan promosi / pendidikan kesehatan khususnya program POMP filariasis perlu dtingkatkan. Perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mencari metoda/pendekatan maupun media yang lebih efektif dalam pelaksanaan promosi dan pendidikan kesehatan kepada masyarakat
PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENAMBAHAN BERAT BADAN DIANTARA DUA WAKTU DIALISIS PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RSUD KOTA TASIKMALAYA Rosdiana, Ida; Cahyati, Yanti
Media Informasi Vol 11, No 1 (2015): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.928 KB)

Abstract

Penambahan berat badan diantara dua waktu dialisis merupakan salah satu masalah yang sering dialami pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, yang jika berada pada angka diatas 5% dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang serius. Salah satu penyebab masalah tersebut adalah karena ketidakmampuan pasien dalam melakukan perawatan diri (self care), sehingga diperlukan suatu tindakan educative supportive keperawatan. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan pengaruh edukasi terhadap penambahan berat badan diantara dua waktu dialisis. Desain penelitian menggunakan metode quasi experiment, dengan rancangan pretest and post test group tanpa kelompok kontrol. Jumlah sampel 34 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Responden diberikan edukasi sebanyak 3 sesi dengan materi yang berbeda pada setiap sesinya dan dilakukan observasi berat badan selama dua minggu setelah sesi edukasi berakhir. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata-rata penambahan berat badan diantara dua waktu dialisis antara sebelum dan setelah dilakukan edukasi (p-value = 0,0001). Penelitian ini merekomendasikan perlunya penelitian lebih lanjut dan pemberian edukasi secara terprogram kepada pasien hemodialisis. 

Page 5 of 29 | Total Record : 285