cover
Contact Name
Sri Yanthy Yosepha, S.Pd, MM
Contact Email
yosephariyanto09@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yosephariyanto09@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS
ISSN : 20880421     EISSN : 2654461X     DOI : -
Core Subject : Economy,
Topik dari jurnal M-Progress ini adalah semua yang berkaitan dengan bidang ilmu Ekonomi.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2018): JURNAL M-PROGRESS" : 8 Documents clear
PENGARUH PERILAKU KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, DAN KEPUASAN KERJA, TERHADAP KINERJA PERSONEL BINTARA & TAMTAMA STUDI KAUSAL DI DENMA MABES AU Kadarwati, Kadarwati
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 8 No 1 (2018): JURNAL M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.762 KB) | DOI: 10.35968/m-pu.v8i1.184

Abstract

Penelitian ini untuk membuktikan pengaruh variabel Perilaku Kepemimpinan (X₁), Budaya Organisasi (X₂) dan Kepuasan Kerja (X₃) terhadap Kinerja (Y). Sampel penelitian 100 orang Bintara & Tamtama yang diambil secara acak sederhana dari populasi terjangkau dan berkarakter sama, dari jumlah 450 Bintara & Tamtama di Denma MabesAU. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dan menggunakan metode survei, pada Mei s.d. Agustus 2017. Teknik analisis data penelitian, menggunakan Analisis Jalur (Path Analysis). Berdasarkan hasil analisis penelitian: 1) Terdapat pengaruh langsung secara positif dan signifikan variabel Perilaku Kepemimpinan (X₁) terhadap variabel Kepuasan Kerja (X₃), secara parsial sebesar 51,32%. 2) Terdapat pengaruh langsung secara positif dan signifikan variabel Budaya Organisasi (X₂) terhadap variabel Kepuasan Kerja (X₃), secara parsial sebesar 26,62%. 3) Terdapat pengaruh langsung secara positif dan signifikan variabel Perilaku Kepemimpinan (X₁) terhadap variabel Kinerja (Y), secara parsial sebesar 41,96%. 4) Terdapat pengaruh langsung secara positif dan signifikan variabel Budaya Organisasi (X₂) terhadap variabel Kinerja (Y), secara parsial sebesar 21,41%. 5) Terdapat pengaruh langsung secara positif dan signifikan variabel Kepuasan Kerja (X₃) terhadap variabel Kinerja (Y), secara parsial sebesar 18,51%. Kata Kunci : Perilaku Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja dan Kinerja
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH MELALUI INKUBATOR BISNIS Gunadi, Wasis
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 8 No 1 (2018): JURNAL M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.368 KB) | DOI: 10.35968/m-pu.v8i1.185

Abstract

Sistemik, inkubator bisnis merupakan suatu wahana transformasi pembentukan sumberdaya manusia yang tidak atau kurang kreatif dan produktif, menjadi sumberdaya manusia yang memiliki motivasi wirausaha secara kreatif, inovatif, produktif dan kooperatif.   Metode pembinaan dan pengembangan wirausaha yang dilakukan adalah (1) Pembimbingan yaitu memberikan dukungan bimbingan di bidang administrasi keuangan, manajemen, teknologi, pemasaran dan pencarian dana, sesuai dengan tuntutan kebutuhan dan lingkungan tumbuh kalangan pengusaha; (2) Pelatihan yaitu memberi pelatihan dengan materi-materi dan waktu/sessi yang disesuaikan dengan keahlian yang dibutuhkan untuk melaksanakan berbagai aspek kegitan usaha, mulai dari perencanaan produksi sampai dengan pemasarnnya; (3) Konsultasi  yaitu memberikan jasa pelayanan konsultasi mengenai segala aspek usaha. Inkubator bisnis juga mengusahakan jaringan informasi yang berkaitan dengan akutansi, manajemen, teknologi, pemasaran (di dalam maupun di luar negeri) dan penggalangan dana, dengan memanfaatkan keterkaitan inkubator bisnis dengan lembagalembaga atau instansi-instansi pemerintah maupun swasta.   Adapun jenis-jenis bimbingan dan pelatihan yang biasa  ditawarkan oleh inkubator bisnis adalah Bimbingan dan Pelatihan Bidang Kewirausahaan; Bimbingan dan Pelatihan Bidang Perencanaan; Bimbingan dan Pelatihan Bidang Manajemen; Bimbingan Pelatihan Bidang Akuntansi; serta Bimbingan dan Pelatihan Bidang Teknologi.
PERANAN ASAS ITIKAD BAIK DALAM MEWUJUDKAN KEADILAN PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN Anita Sinaga, Niru
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 8 No 1 (2018): JURNAL M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.059 KB) | DOI: 10.35968/m-pu.v8i1.186

Abstract

Today's business is growing, both small, medium and upper scale. Talking about business is inseparable from the so-called agreement. Almost every day we make arrangements. It is therefore necessary to understand important matters relating to a treaty, such as: What is the agreement, the terms of the agreement, the principles of the agreement, the object of the agreement, the terms of the agreement, the form of the agreement, the parties involved, the right and the obligations of the parties, the structure and the anatomy of the agreement, the settlement of disputes and the termination of the agreement. In general, the agreement is: The parties' agreement on something that gives birth to a legal relationship, creates rights and obligations, if not executed as promised there will be sanctions. The purpose of making the treaty is similar to the legal objectives in general, namely the creation of justice, order, and legal certainty. In order for what is promised to run well then required a regulating rule, called the law of agreement. But in practice it is often not in accordance with the objective of the agreement that is to provide protection for the parties, the creation of justice, order, and legal certainty. The discussion in this study is to discuss about: What things should be considered or fulfilled to realize the achievement of the purpose of an agreement and How the role of good faith principle in realizing justice for the parties. The method used is normative juridical. In the event of a dispute concerning the agreement, it should be settled with due regard to the principles contained in the treaty law, especially the principle of good faith. Keywords: Agreement, Good Faith and Justice Principle
MODEL PERANCANGAN EVALUASI KINERJA DENGAN PERANGKAT BALANCED SCORECARD PADA UKM PERBENGKELAN XY DI JAKARTA TIMUR Wibowo, Dedi
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 8 No 1 (2018): JURNAL M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.405 KB) | DOI: 10.35968/m-pu.v8i1.187

Abstract

Kajian ini membahas tentang model rancangan sistem evaluasi kinerja dengan perangkat balanced scorecard pada yang bergerak di bidang jasa UKM perbengkelan XY di Jakarta Timur. Dari pemetaan kondisi UKM, jelas terlihat bahwa terdapat gap antara kondisi aktual dengan kondisi ideal. Salah satu gap yang adalah tidak adanya sistem evaluasi kinerja sebagai tolok ukur kinerja karyawan bengkel. Oleh sebab itu, pengembangan model ini bertujuan untuk membantu UKM mengembangkan sebuah sistem evaluasi kinerja karyawan dengan balanced scorecard sebagai alat ukurnya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perumusan balanced scorecard telah dirancang untuk beberapa jabatan. Balanced scorecard mempunyai fungsi lain di samping sebagai alat ukur kinerja, yaitu membantu mendeskripsikan visi dan misi yang dicapai UKM perbengkelan XY secara jelas.  Key words: balanced scorecard, human capital, human resource management, performance evaluation, small medium enterprise
RELATIONSHIP STRENGTH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEPUASAN PELANGGAN Faisal, Ahmad
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 8 No 1 (2018): JURNAL M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.706 KB) | DOI: 10.35968/m-pu.v8i1.188

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi, mengingat bahwa dewasa ini semakin banyak perusahaan yang menjalankan perusahaannya dengan mengalihkan strategi mereka ke pemasaran dengan menjalin hubungan dan kerjasama yang kuat antara perusahaan dengan pelanggan yang popular dengan sebutan relationship strength, dengan tujuan untuk memperlancar pemasaran barang dan jasa dan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan. Kemudian untuk mengkaji berbagai variasi dalam relationship strength dan dampaknya dengan kepuasan pelanggan pada maskapai penerbangan (airline), dapat difokuskan pada tiga variasi atau dimensi yang membentuk relationship strength yaitu: trust, commitment, dan relationalism. Ada tiga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu: (Ha1) : Terdapat dampak kepercayaan dengan kepuasan pelanggan). (Ha2) : Terdapat dampak komitmen dengan kepuasan pelanggan (Ha3) : Terdapat dampak relationalism dengan kepuasan pelanggan Dari hasil penelitian ini terbukti bahwa ketiga hipotesis yang diajukan semuanya terbukti gagal ditolak. Dari hasil pengujian Hipotesis Pertama (Ha1) dapat dibuktikan bahwa terdapat dampak yang positif antara kepercayaan dengan kepuasan pelanggan. Hasil uji Hipotesis Kedua (Ha2) juga terbukti bahwa terdapat dampak yang positif antara komitmen dengan kepuasan pelanggan. Hipotesis Ketiga (Ha3) juga terbukti bahwa terdapat dampak yang positif antara relationalism dengan kepuasan pelanggan. Dampak antara berbagai variasi atau dimensi-dimensi yang membentuk relationship strength dengan kepuasan pelanggan secara keseluruhan sangat kuat. Juga terdapat pengaruh Relationship Strength terhadap kepuasan pelanggan. Dari ketiga dimensi relationship strength diatas , maka yang paling tinggi pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan adalah kepercayaan Implikasi manajerial dari hasil penelitian ini agar pihak maskapai penerbangan harus betuk betul menjaga dan meningkatkan kepercayaan pelanggan dan komitmen dan relationalism agar jalinan hubungan semakin kuat baik antara pelanggan dengan maskapai penerbangan. Juga, agar dipertimbangkan pemberian kompensasi yang cukup dan seimbang dengan tugas-tugas karyawan yang langsung berhubungan dengan pelanggan mereka karena tugas-tugas mereka cukup berat dan terkait dengan kepuasan pelanggan. Kata kunci : relationship strength, kepercayaan, komitmen dan relationalism
PENGARUH LOW COST CARRIER DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN CUSTOMER MEMILIH MASKAPAI PENERBANGAN (STUDI KASUS PT INDAH WISATA TOUR) Yanthy Yosepha, Sri; Oktani Pratiwi, Adisti
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 8 No 1 (2018): JURNAL M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.818 KB) | DOI: 10.35968/m-pu.v8i1.183

Abstract

This research is purpose to examine the effect of Low Cost Carrier on Customer’s Decision Selecting the Airline at PT Indah Wisata Tour and Travel empirically This research is purpose to examine the effect of Low Cost Carrier and Brand Image on Customer’s Decision Selecting the Airline at PT Indah Wisata Tour and Travel empirically, either partially or simultaneously. This type of research is quantitative descriptive research. Population in this research were 432 respondents and sampling method using non probability sampling with Slovin formula. Based on Slovin formula obtained a sample of 82 size. Hypothesis examination using multiple linear regression analysis, data processing using SPSS version 22.0. Multiple linear regression equation obtained : Y = 3.183 + 0.381 X1 + 0.463 X2 (X1 = Low Cost Carrier, X2 = Brand Image, Y = Customer’s Decision Selecting The Airline). The result of t test indicates that the independent variable Low Cost Carrier (X1) with the result t test 5.120 and Brand Image (X2) with the result t test 6.649 partially has a positive and significant effect on the dependent variable (Y) Customer’s Decision Selecting The Airline. The result of F test 65.248 indicates that both independent variables (X) Low Cost Carrier and Brand Image simultaneously has a positive and significant effect on the dependent variable (Y) Customer’s Decision Selecting the Airline. Contribution of the effect of all independent variables (Low Cost Carrier and Brand Image) on dependent variable (Customer’s Decision Selecting the Airline) is about 61,3%. While the rest is about 38,7% affected by other variables that were not examined. Keywords : Low Cost Carrier, Brand Image and Customer’s Decision Selecting the Airline at PT Indah Wisata Tour and Travel.
EVALUASI PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN BERDASARKAN METODE FINANCIAL RATIO DAN DU PONT SYSTEM PADA PT. ANGKASA PURA I DAN PT. ANGKASA PURA II (PERIODE 2013-2016) Tukwain, Iriani; Simamora, Saur Costanius
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 8 No 1 (2018): JURNAL M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.761 KB) | DOI: 10.35968/m-pu.v8i1.189

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kinerja keuangan pada PT. Angkasa Pura I dan PT. Angkasa Pura II periode 2013-2016 dengan menggunakan analisis financial ratio (rasio keuangan) dan Du Pont System secara time series. Berdasarkan hasil analisis rasio keuangan, meliputi perhitungan rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas menunjukkan bahwa kinerja keuangan kedua perusahaan dalam kondisi baik meskipun berfluktuasi. Hasil kinerja keuangan perusahaan yang cenderung meningkat serta diatas rata-rata industri pada PT. Angkasa Pura I ada pada hasil rasio solvabilitas sedangkan pada PT. Angkasa Pura II hasil rasio profitabilitas, rasio likuditas dan aktivitas menunjukkan hasil baik namun lebih unggul dari PT. Angkasa pura I. Berdasarkan hasil Du Pont System, perkembangan tingkat kinerja perusahaan keuangan dilihat dari pencapaian ROE yang meningkat setiap tahun yang sebagian besar dipengaruhi oleh tingkat ROI (hasil dari perhitungan NPM dan TATO) serta adanya unsur leverage. Perhitungan uji beda independent t-tes menunjukkan hasil 0,03 dimana menjawab hipotesis bahwa kedua perusahaan maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil metode finnacial ratio dan du pont system. Maka dapat disimpulkan bahwa kondisi kinerja keuangan kedua perusahaan dalam kondisi baik. Namun hasil analisis yang dilihat dari kedua metode menunjukkan bahwa pada PT. Angkasa Pura II lebih unggul. Kata kunci: Perbandingan, rasio keuangan, du pont system, analisis time series, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, evaluasi perbandingan, kinerja keuangan, BUMN.
MENGEMBALIKAN KOPERASI KEPADA JATIDIRINYA BERDASARKAN KETENTUAN-KETENTUAN DAN PERATURAN-PERATURAN YANG BERLAKU DI INDONESIA Rasyidi, Mudemar A.
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 8 No 1 (2018): JURNAL M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/m-pu.v8i1.640

Abstract

Upaya untuk membawa koperasi kembali ke basis perlu diselaraskan dengan langkah dan fokus perhatian kita untuk mengacu kembali kepada pasal 33 UUD 1945 beserta penjelasannya dan UU No. 25/1992 tentang perkoperasian dalam pembangunan dan pengembangan koperasi. Hal itu relevan pula dengan telah diterbitkannya TAP MPR NO.XVI/MPR/1998 tentang Politik Ekonomi dalam kerangka Demokrasi Ekonomi melalui siding istimewa. Keputusan seperti itu ditempuh dengan maksud untuk meluruskan dan merumuskan kembali peran pemerintah sehingga menjadi lebih jelas dan tegas lagi batas-batas keterlibatannya dalam pembinaan perkoperasian di Indonesia, terutama dalam menghasilkan dan mengaplikasikan serta merawat produk-produk hukum dan kebijakan-kebijakan tentang pembinaan perkoperasian, yang tidak harus terlalu mendalam dan jauh mencampuri manajemen koperasi. Tuntutan seperti itu sebenarnya telah tercantum dalam penjelasan UU No. 25 tahun 1992, akan tetapi dalam praktek belum banyak diaplikasikan secara konsisten dalam uraian operasionalnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 8