cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan)
ISSN : 2548298X     EISSN : 25485024     DOI : -
Core Subject : Economy,
Diterbitkan oleh Sekolah Tinggi ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya secara berkala (setiap tiga bulan) yaitu setiap Maret, Juni, September, dan Desember, dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang ekonomi dan keuangan, khususnya bidang akuntansi, manajemen, pasar modal hukum bisnis, perpajakan, sistem informasi, serta bidang ekonomi dan keuangan lainnya. Artikel yang dipublikasikan dalam EKUITAS dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian).
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 18 No 3 (2014)" : 7 Documents clear
MODEL PENGEMBANGAN DAERAH TERTINGGAL DALAM UPAYA PERCEPATAN PEMBANGUNAN EKONOMI PEDESAAN Almasdi Syahza; Suarman Suarman
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 18 No 3 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.057 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2014.v18.i3.154

Abstract

Kemiskinan menjadi masalah fenomenal sepanjang sejarah Indonesia sebagai nation-state. Kemiskinan tersebut menyebabkan daerah terabaikan dan terisolir. Ketimpangan pembangunan muncul dan berdampak terhadap semakin tertinggalnya perkampungan miskin terebut. Salah satu kabupaten di Provinsi Riau yang merasakan kondisi tersebut adalah Kabupaten Kepulauan Meranti.  Sebagian besar dari desa yang ada yakni 59 desa (80,82%) merupakan desa tertinggal. Jumlah rumah tangga sebanyak 45.564 KK, dan sebesar 56,76% (25.863 KK) merupakan rumah tangga miskin yang terdiri dari 114.496 jiwa. Pada hal daerah ini memiliki letak geografis yang strategis karena berada di jalur pelayaran dan perdagangan internasional selat malaka, berdekatan dengan negara tentangga Malaysia dan Singapura, serta berpotensi sebagai daerah hinterland dari  kawasan Free Trade Zone Batam, Bintan dan Karimun (FTZ-BBK). Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategis model pengembangan daerah tertinggal dalam upaya percepatam pembangunan ekonomi di pedesaan. Penelitian dilakukan melalui survey dengan metode perkembangan (Developmental Research). Untuk pengambilan sampel masyarakat miskin digunakan teknik pengumpulan data dengan metode purposive sampling, analisis  digunakan adalah metode deskriptif kuantitaif dan kualitatif. Penelitian ini menemukan strategi pengembangan daerah pedesaan dalam upaya memacu pertumbuhan ekonomi  daerah dengan pendekatan lintas sektoral di  semua bidang. Penelitian juga menemukan model penurunan jumlah keluarga miskin dengan mengacu kepada empat prinsip strategi penurunan jumlah keluarga miskin.
STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI WILAYAH DI JAWA TIMUR Hakim Miftakhul Huda; Yeti Lis Purnamadewi; Muhammad Firdaus
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 18 No 3 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.057 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2014.v18.i3.155

Abstract

Subsektor perikanan di Jawa Timur mempunyai potensi yang besar baik perikanan laut, darat maupun pengolahan ikan. Namun pengembangan perikanan sejauh ini belum memberikan kontribusi yang besar dalam perekonomian di Jawa Timur. Pengembangan perikanan secara terintegrasi diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan ekonomi wilayah di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan menentukan strategi pengembangan perikanan di Jawa Timur berdasarkan pendekatan sektoral dan spasial. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, shift share analysis dan analisis tabel input output. Subsektor perikanan laut memberikan kontribusi nilai tambah perikanan terbesar dibandingkan subsektor perikanan darat dan pengolahan ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan ikan mempunyai indeks daya penyebaran yang tinggi, keunggulan dalam pembentukan output, peningkatan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja serta termasuk subsektor yang berpotensi besar untuk dikembangkan di Jawa Timur. Prioritas pengembangan perikanan secara spasial sebaiknya difokuskan pada daerah yang mempunyai keunggulan kompetitif dan spesialisasi subsektor perikanan yaitu Kabupaten Lamongan, Banyuwangi, Pamekasan, Trenggalek dan Pacitan serta didukung  oleh daerah yang hanya unggul secara kompetitif atau spesialisasi.
STRATEGI USAHA KECIL RITEL UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DAN KEUNGGULAN BERSAING BERKELANJUTAN (STUDI KASUS DI KOTA MAKASSAR) Saban Echdar
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 18 No 3 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.057 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2014.v18.i3.146

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh orientasi pelayanan, kewirausahaan, pasar, lokasi dan pilihan produk terhadap kinerja usaha kecil ritel, serta pengaruh kinerja usaha kecil ritel terhadap keunggulan bersaing. Penelitian ini termasuk penelitian diskriptif, pengumpulan data dengan teknik wawancara dan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah usaha kecil retail di Kota Makassar dan teknik pengambilan sampel secara purposive dan random sampling dengan jumlah sampel 120 responden. Mengunakan analisis SEM, yang dioperasikan melalui program AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi pelayanan, orientaasi pasar, lokasi dan pilihan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha kecil ritel, sedangkan orientasi kewirausahaan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha kecil. Kinerja usaha kecil ritel berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing.
PENGARUH BLOCKHOLDERS OWNERSHIP, FIRM SIZE DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN Makhdalena Makhdalena
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 18 No 3 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.057 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2014.v18.i3.136

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kembali dan menganalisis pengaruh blockholders ownership, firm size dan leverage terhadap kinerja keuangan perusahaan pada perusahaan sektor manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan sektor manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berjumlah 131 perusahaan (ICMD, 2013). Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan tahun pengamatan 2008-2012 dan yang memiliki data lengkap sesuai dengan tujuan penelitian adalah berjumlah 30 tahun pengamatan. Bentuk data dari penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dengan teknik dokumentasi yang bersumber dari ICMD. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan path analysis dengan bantuan paket program SPSS.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa blockholders ownership, firm size dan leverage memiliki pengaruh yang negative tetapi tidak signifikan terhadap kinerja keuangan. Hasil dari penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi: (1) Manager dalam membuat keputusan keuangan dengan memperhatikan financial leverage untuk memaksimalkan kinerja keuangan perusahaan; (2) Investor, dengan menggunakan suara yang dimiliki untuk mengawasi manajemen dalam membuat kebijakan keuangan agar kinerja keuangan perusahaan dapat lebih optimal; (3) Regulator, dalam membuat kebijakan tentang ketentuan jumlah kepemilikan saham minimal dan kepemilikan saham maksimal
MENGUNGKAP KOMPLEKSITAS MASALAH PADA KONSEP SUBSTANCE OVER FORM Agung Budi Sulistiyo
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 18 No 3 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.057 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2014.v18.i3.140

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap adanya kompleksitas permasalahan yang bersifat mendasar dan substansial yang melekat pada konsep substance over form. Permasalahan ini terkait dengan ambiguitas makna yang terkandung dalam konsep tersebut, pertentangannya dengan konsep dan prinsip akuntansi yang lain (seperti kos historis, materialitas, dan manajemen laba) serta tanpa disadari adanya upaya pemitosan terhadap konsep substance over form. Pada sisi yang lain, konsep ini juga terjebak pada cara berpikir dikotomi dan hiperrealitas. Metode pembahasan menggunakan analisis kritis dengan dukungan kajian literatur. Hasil telaah menunjukkan bahwa kelemahan mendasar konsep substance over form ini dapat ditinjau pada tingkat penalaran filosofis, teoretis, dan empiris. Pada tataran praksis, penafsiran yang berbeda terhadap konsep ini dapat mendorong perilaku akuntan yang menyimpang dari kode etik dan standar kebenaran. Signifikansi penelitian ini diharapkan mampu memberi sumbangan yang positif dan konstruktif bagi para peneliti dan pengambil kebijakan standar akuntansi keuangan di Indonesia untuk mengkaji ulang konsep substance over form baik secara konsepsual maupun pada tataran implementasinya.
SIZE DISCOUNT: BUKTI EMPIRIS DARI AKUISISI DI INDONESIA Suherman Suherman; Mirza Azhari; Gatot N. Ahmad
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 18 No 3 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.057 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2014.v18.i3.153

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan dalam konteks akuisisi di pasar modal berkembang, khususnya di Indonesia, dan 2) untuk menyelidiki apakah biaya agensi, tingkat diversifikasi dan kesempatan pertumbuhan memoderasi hubungan antara ukuran perusahaan dan nilai perusahaan. Sampel penelitian ini meliputi 35 perusahaan pengakuisisi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2008 dan 2012. Nilai perusahaan diukur dengan Tobin’s Q, ukuran perusahaan diukur dengan  penjualan, biaya keagenan diukur dengan tingkat pengembalian abnormal kumulatif, tingkat diversifikasi diukur dengan jumlah segmen bisnis yang dimiliki perusahaan, dan kesempatan pertumbuhan perusahaan diukur dengan rasio harga pasar saham dibagi laba per lembar saham. Dengan menggunakan data panel tidak seimbang (46 observasi/46 akuisisi) dan dikontrol oleh profitabilitas, hutang dan likuiditas, hasilnya menunjukkan bahwa ukuran perusahaan secara signifikan mempengaruhi nilai perusahaan. Selain itu, biaya agensi, diversifikasi dan pertumbuhan secara signifikan memoderasi hubungan antara ukuran perusahaan dan nilai perusahaan.
ANALISIS TINGKAT PENGUNGKAPAN SEGMEN: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN DAMPAKNYA TERHADAP BIAYA EKUITAS Fadhil Muhammad; Sylvia Veronica Siregar
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 18 No 3 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.057 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2014.v18.i3.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pelaporan segmen operasi perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), faktor-faktor dari karakteristik perusahaan yang mempengaruhi, dan dampak tingkat pelaporan segmen operasi terhadap biaya modal ekuitas. Penelitian ini menganalisis tingkat pelaporan segmen operasi pada tahun 2010 dan 2011 dari sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa rata-rata tingkat pengungkapan informasi segmen perusahaan di BEI pada tahun 2010 dan 2011 sebesar 65% dari total pengungkapan yang diwajibkan oleh PSAK 5 mengenai Segmen Operasi. Berdasarkan hasil penelitian juga ditemukan adanya beberapa faktor karakteristik perusahaan yang mempengaruhi tingkat pengungkapan informasi segmen, yaitu ditemukan bahwa pengungkapan informasi segmen yang lebih luas dari perusahaan yang lebih besar, diaudit oleh KAP Big-4, memiliki tingkat kepemilikan publik yang tinggi, serta mempunyai tingkat leverage dan likuiditas yang tinggi. Akan tetapi, penelitian ini belum dapat membuktikan adanya pengaruh yang signifikan dari pengungkapan informasi segmen terhadap biaya modal ekuitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): September Vol 9 No 2 (2025): June Vol 9 No 1 (2025): March Vol 8 No 4 (2024): December Vol 8 No 3 (2024): September Vol 8 No 2 (2024): June Vol 8 No 1 (2024): March Vol 7 No 4 (2023): December Vol 7 No 3 (2023): September Vol 7 No 2 (2023): June Vol 7 No 2 (2023) Vol 7 No 1 (2023): March Vol 6 No 4 (2022) Vol 6 No 3 (2022) Vol 6 No 2 (2022) Vol 6 No 1 (2022) Vol 5 No 4 (2021) Vol 5 No 3 (2021) Vol 5 No 2 (2021) Vol 5 No 1 (2021) Vol 4 No 4 (2020) Vol 4 No 3 (2020) Vol 4 No 2 (2020) Vol 4 No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019) Vol 3 No 3 (2019) Vol 3 No 2 (2019) Vol 3 No 1 (2019) Vol 2 No 4 (2018) Vol 2 No 3 (2018) Vol 2 No 2 (2018) Vol 2 No 1 (2018) Vol 1 No 4 (2017) Vol 1 No 3 (2017) Vol 1 No 2 (2017) Vol 1 No 1 (2017) Vol 20 No 4 (2016) Vol 20 No 3 (2016) Vol 20 No 2 (2016) Vol 20 No 1 (2016) Vol 19 No 4 (2015) Vol 19 No 3 (2015) Vol 19 No 2 (2015) Vol 19 No 1 (2015) Vol 18 No 4 (2014) Vol 18 No 3 (2014) Vol 18 No 2 (2014) Vol 18 No 1 (2014) Vol 17 No 4 (2013) Vol 17 No 3 (2013) Vol 17 No 2 (2013) Vol 17 No 1 (2013) Vol 16 No 4 (2012) Vol 16 No 3 (2012) Vol 16 No 2 (2012) Vol 16 No 1 (2012) Vol 15 No 4 (2011) Vol 15 No 3 (2011) Vol 15 No 2 (2011) Vol 15 No 1 (2011) Vol 14 No 4 (2010) Vol 14 No 3 (2010) Vol 14 No 2 (2010) Vol 14 No 1 (2010) Vol 13 No 4 (2009) Vol 13 No 3 (2009) Vol 13 No 2 (2009) Vol 13 No 1 (2009) Vol 12 No 4 (2008) Vol 12 No 3 (2008) Vol 12 No 2 (2008) Vol 12 No 1 (2008) Vol 11 No 4 (2007) Vol 11 No 3 (2007) Vol 11 No 2 (2007) Vol 11 No 1 (2007) Vol 10 No 4 (2006) Vol 10 No 3 (2006) Vol 10 No 2 (2006) Vol 10 No 1 (2006) Vol 9 No 4 (2005) Vol 9 No 3 (2005) Vol 9 No 2 (2005) Vol 9 No 1 (2005) Vol 8 No 4 (2004) Vol 7 No 4 (2003) More Issue