cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan
ISSN : 0854526x     EISSN : 25030272     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Eknomi Pembangunan merupakan salah satu jurnal Pusat Penelitian Ekonomi - LIPI dengan versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Jurnal ini membahas permasalahan di bidang ekonomi dan pembangunan dalam arti menyeluruh, tidak hanya terbatas pada ilmu ekonomi pembangunan. Namun meliputi juga ekonomi Islam, ekonomi lingkungan, ekonomi perusahaan, pembangunan daerah, kemiskinan, ketimpangan dan bidang yang terkait ilmu ekonomi dan pembangunan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 106 Documents
Analisis Perbandingan Efisiensi Perbankan Syariah dan Konvensional di Indonesia Novandra, Rio
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 22, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.22.2.2014.183-193

Abstract

Krisis  global  memberikan  pengaruh  besar  terhadap  kinerja  perbankan  di  seluruh  dunia  termasuk  bank  di Indonesia. Sejak tahun 1992 perbankan Indonesia menggunakan dual banking system, konvensional dan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan non-parametrik, DEA (Data Envelopment Analysis) untuk membandingkantingkat efisiensi antara bank konvensional dan bank syariah dalam industri perbankan di indonesia. Penelitian initidak menggunakan sampel, tetapi seluruh bank konvensional dan syariah di Indonesia dalam peeriode 2008-2013.Kemudian untuk melihat seberapa besar perbedaan tingkat effisiensi bank syariah dan konvensional penelitian inimenggunakan paired t-test. Hasilnya, ditemukan bahwa bank syariah dapat memperkecil efek dari krisis global.
Pengaruh Konsumsi Listrik dan Industrialisasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi Buhaerah, Pihri
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 26, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.26.2.2018.93-103

Abstract

AbstractThe structure of GDP nowadays is still dominated by households. As a result, economic growth stands at 5 percent. To boost economic growth performance, industrialization should be taken into account. In the process, energy availability particularly electricity becomes one of the main components. For this reason, the main purpose of this study is to measure the effect of electricity and industrialization on economic growth. To do so, this study employs ARDL model and uses secondary data with sample period from 1987 to 2016. Regression result analysis shows that electricity consumption, manufacturing, workers in the industrial sector, household consumption, and trading volume empirically significant both in the short-run and long-run. Interestingly, the value of the electricity consumption coefficient, the added value of processing industries, and the proportion of workers in the industrial sector are positive indicating that those variables contribute positively to economic growth. Meanwhile, the value of household consumption coefficient and trading volume is negative. This indicates that those variables contribute negatively to economic growth. Interestingly, among the five explanatory variables, electricity consumption is the strongest variable in boosting economic growth both in the short-run and the long-run. In addition, bounds cointegration test shows that all explanatory variables involved in this study have a long-term relationship with economic growth.  
THINK OUT OF THE BOX: PROSES KREASI-KREATIVITAS INDUSTRI PERIKLANAN Suhodo, Diah
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 24, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.24.2.2016.71-83

Abstract

Periklanan merupakan salah satu subsektor industri kreatif Indonesia seperti ditetapkan oleh pemerintah. Pembuatan sebuah iklan membutuhkan konten kreativitas yang tidak sedikit, terlebih iklan yang baik bukan hanya iklan yang kreatif namun harus memenuhi tujuan iklan, yakni mempersuasi konsumen sesuai kebutuhan klien. Untuk itu, sangat penting untuk mengetahui bagaimana sebuah agensi periklanan menciptakan dan menjaga iklim kreativitas di dalam organisasinya, sehingga orang-orang kreatif yang bekerja di dalam agensi bisa terus kreatif sekaligus memenuhi ekspektasi klien. Iklim kreatif seperti apa yang bisa menjaga dan mendorong kreativitas insan kreatif periklanan serta bagaimana manajemen perusahaan periklanan menciptakan dan menjaga iklim kreatif tersebut merupakan pertanyaan yang akan dibahas dalam studi ini. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, studi ini melakukan penelusuran literatur dan wawancara mendalam terhadap beberapa agensi periklanan di daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menciptakan dan menjaga ilim kreatif di dalam perusahaan, agensi periklanan mesti memiliki focus pada internal dan eksternal perusahaan. Fokus internal berarti manajemen mesti memperhatikan iklim kreatif pekerja kreatifnya baik melalui iklim kerja yang nayam serta pelatihan yang sesuai. Fokus eksternal berarti manajemen mesti bisa berkomunikasi dengan klien untuk menangkap ekspektasi mereka dan juga memahami perilaku konsumen supaya bisa menciptakan karya iklan yang ‘berbicara’ dengan tepat pada konsumen sesuai pesan yang ingin disampaikan oleh klien.
Pelibatan Koperasi dalam Program KUR: Sebuah Inovasi Kebijakan Ekonomi dengan Peluang dan Tantangannya Adam, Latif
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.26.1.2018.21-46

Abstract

Tulisan ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan pelibatan koperasi (KSP) dalam program KUR. Dengan menggunakan metode deskritif analisis, tulisan ini menunjukkan pelibatan koperasi membuka peluang terjadinya peningkatan jangkauan KUR untuk sektor produktif dengan distribusi yang lebih merata. Namun demikian, tulisan ini juga menekankan bahwa upaya pelibatan koperasi sebagai penyalur KUR perlu dilakukan secara hati-hati. KUR merupakan produk perbankan yang terikat dengan aturan-aturan microprudentials. Koperasi memerlukan periode penyesuaian agar memahami aturan-aturan KUR. Dari perspektif kebijakan, tantangan untuk melibatkan koperasi adalah kemampuan pemerintah dalam menyederhanakan dan mempercepat mekanisme pembayaran subsidi. Pemerintah juga perlu memiliki kriteria untuk memilih mana koperasi yang kompeten dilibatkan dalam program KUR. Tulisan ini merekomendasikan kriteria untuk menyeleksi koperasi didasarkan kepada. Pertama, memiliki struktur aset dan keuangan yang kuat. Kedua, memiliki pengalaman mengelola kredit mikro yang produktif. Ketiga, mampu mengembangkan SDM secara professional dan memiliki pengetahuan mengenai kredit mikro yang produktif. Keempat, mengembangkan infrastruktur IT (information and technology).
Kebijakan Maritim dan Transformasi Industry Pelayaran Indonesia dalam Kerangka Penerapan Asas Cabotage Febiyansah, Panky Tri
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 18, No 1 (2010)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.18.1.2010.67-80

Abstract

This paper studies the condition of domestic shipping transport in Indonesia. From the viewpoint of participating in maritime transportation policy, the different systems, functions, and targets of cabotage act have been analyzed. The innumerable factors affecting the Indonesia cabotage act which has had great impact on the regional economic growth has been studied and current methods and policies are being examined. Finally, the research paper evaluates the Indonesian Cabotage Act which is part of the transport and its impact on economic growth are summarized.
WHAT DRIVES MICROFINANCE CREDIT DISBURSEMENT? AN EMPIRICAL EVIDENCE FROM INDONESIA’S RURAL BANKS (BPRs) Pranata, Nika; Nurzanah, Nurzanah
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 25, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.25.2.2017.%p

Abstract

The paper investigates determinants of Indonesia’s microfinance credit disbursement, case taken from Indonesia’s rural banks (BPRs) which primarily focus on providing funding to the Micro and Small Enterprises (MSEs). The study applies Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model by using monthly data over the period of January 2009 to January 2016. Result indicates that rural banks credit disbursement is more determined by demand side rather than supply side as variable representing demand side (production index) has significant effect to credit disbursement both long run and short run. In terms of supply side, the amount of credit disbursement is affected by interbank fund in the long run, whereas in the short run the significant variables are customer fund and internal fund. In addition, Consumer Price Index (CPI) and Non-Performing Loan (NPL) impose significant effect to the microfinance credit disbursement; yet, interestingly, interest rate is not a significant factor in microfinance’s case. 
Agama, Etika dan Etos Kerja dalam Aktivitas Ekonomi Masyarakat Nelayan Jawa Nadjib, Mochammad
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 21, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.21.2.2013.19-32

Abstract

Praktik keagamaan nelayan Jawa yang mayoritas beragama Islam, relatif masih kuat dengan ajaran-ajaran nenek moyang. Ritual sedekah laut, sesaji dan “santet” merupakan implementasi dari ketergantungannya pada kekuatan supranatural. Di lain pihak, nelayan dikenal sebagai kelompok masyarakat yang paling miskin meskipun rata-rata mereka memiliki etos kerja tinggi. Artikel ini mendiskusikan hubungan antara kepercayaan yang dianut nelayan Jawa terhadap dorongan tumbuhnya etos kerja. Hipotesa yang dapat ditarik adalah, meskipun nelayan memiliki etos kerja tinggi tetapi etika kerja yang difahami kurang sesuai dengan ajaran agama. Artikel ini ditulis berdasarkan studi literatur serta akumulasi pemahaman dari berbagai studi primer yang dilakukan terhadap masyarakat nelayan. Studi literatur dilakukan untuk memahami konsep tentang agama dalam menilai etika dan etos kerja. Sumber data primer diperoleh dari serangkaian penelitian yang telah dilakukan terhadap komunitas nelayan pantai utara maupun pantai selatan Jawa. Indikasi longgarnya pemahaman atas nilai agama dan tatanan etika yang dianut inilah kiranya yang membentuk sifat dan karakter nelayan cenderung “permisif”, foya-foya dan boros.
ANALISIS DAMPAK PEMANFAATAN KEBIJAKAN BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH (BMDTP) TERHADAP PRODUKTIVITAS SEKTOR INDUSTRI TERTENTU Hardi Putra, Hananto Prabowo
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 23, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.23.2.2015.113–123

Abstract

Sektor industri pengolahan non-migas di Indonesia saat ini masih tergantung kepada bahan baku impor. Dalam rangka memfasilitasi perusahaan untuk dapat melakukan impor bahan baku dengan volume yang tinggi tetapi dengan biaya impor yang lebih murah, pemerintah menerbitkan beberapa kebijakan terkait dengan impor bahan baku industri, salah satunya yaitu kebijakan Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP). Penelitian ini akan melihat dampak dari pemanfaatan BMDTP oleh sektor industri tertentu terhadap produktivitas di industri-industri tersebut. Metode yang digunakan untuk mengestimasi produktivitas dari industri-industri tersebut adalah dengan menggunakan total factor productivity (TFP). Sedangkan struktur data yang digunakan adalah data panel dengan unit analisis tingkat sektor industri. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah pemanfaatan BMDTP memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan produktivitas dari sektor industri tertentu yang mendapatkan fasilitas tersebut.
Cover Cover, Cover
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 23, No 1 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.23.1.2015.%p

Abstract

Dinamika Pembiayaan Perbankan Syariah Dalam Mengembangkan Dunia Usaha Soekarni, Muhammad
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 22, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.22.1.2014.83-95

Abstract

Tulisan ini dimaksudkan untuk menganalisis perkembangan pembiayaan yang telah dijalankan oleh perbankan syariah. Analisis difokuskan pada fluktuasi nilai pembiayaan yang telah berhasil disalurkan berdasarkan jenis penggunaan, sektor usaha, dan akad/skim pembiayaan. Analisis dilakukan pada tingkat makro dan mikro. Analisis makro menggunakan data Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia, sedangkan analisis mikro berdasarkan pada  studi kasus salah satu bank syariah. Kinerja pembiayaan perbankan syariah, khususnya BUS dan UUS, secara makro cukup menggembirakan. Prestasi ini ditunjukkan oleh tingginya laju ertumbuhan pembiayaan; nilai pembiayaan non lancar masih berada dalam batas aman yang ditetapkan BI dan cenderung semakin kecil pada dua tahun terakhir; dan penyaluran pembiayaan untuk keperluan pembiayaan modal kerja dan investasi yang terus bertambah. Namun demikian, alokasi pembiayaan untuk konsumsi telah mengalami pertumbuhan yang sangat cepat semenjak tahun 2008 sehingga porsi pembiayaan untuk menopang kegiatan produktif mulai mengalami penurunan. Kelemahan lain yang perlu mendapat perhatian adalah skim pembiayaan yang masih dinominasi oleh akad berbasis perdagangan (murabahah), dan masih terkonsentrasinya pembiayaan pada UKM dan sektor jasa.

Page 7 of 11 | Total Record : 106