cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan
ISSN : 0854526x     EISSN : 25030272     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Eknomi Pembangunan merupakan salah satu jurnal Pusat Penelitian Ekonomi - LIPI dengan versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Jurnal ini membahas permasalahan di bidang ekonomi dan pembangunan dalam arti menyeluruh, tidak hanya terbatas pada ilmu ekonomi pembangunan. Namun meliputi juga ekonomi Islam, ekonomi lingkungan, ekonomi perusahaan, pembangunan daerah, kemiskinan, ketimpangan dan bidang yang terkait ilmu ekonomi dan pembangunan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 106 Documents
MANAKAH INDIKATOR TERPENTING STABILITAS SISTEM KEUANGAN?: PERSPEKTIF MAKROPRUDENSIAL Rusydiana, Aam Slamet; Rani, Lina Nugraha; Hasib, Fatin Fadilah
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 1 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.49 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.1.2019.25-42

Abstract

Secara umum ada dua indikator stabilitas sistem keuangan di Indonesia, yaitu mikroprudensial dan makroprudensial. Di antara indikator makroprudensial adalah pertumbuhan ekonomi, neraca pembayaran, tingkat inflasi, suku bunga dan nilai tukar, efek penularan krisis, dan banyak lainnya. Berbeda dari penelitian sebelumnya mengenai pengukuran stabilitas sistem keuangan, penelitian ini akan menggunakan perspektif praktisi keuangan dan perbankan mengenai indikator utama dalam mengukur stabilitas sistem keuangan dengan menggunakan Analytic Network Process (ANP) metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil wawancara dengan pakar/ praktisi perbankan, 3 (tiga) aspek terpenting adalah aspek Utang (0,225), Indikator Makro (0,222) dan aspek Neraca Pembayaran (0,217). Indikator penting stabilitas sistem keuangan dari aspek makroprudensial berikutnya terkait dengan Contagion Effect (0,178) dan Aspek Tenaga Kerja (0,159). Kebijakan makroprudensial yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia sebagai bank sentral yang memiliki otoritas penuh, memainkan peran penting dalam menjaga  Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) di Indonesia.
EFEK THRESHOLD INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI REGIONAL DI INDONESIA Kusumatrisna, Adam Luthfi; Sugema, Iman; Pasaribu, Syamsul Hidayat
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 1 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.8 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.1.2019.43-52

Abstract

Penelitian terbaru menyatakan bahwa hubungan antara inflasi dan pertumbuhan ekonomi tidaklah linier. Ketika inflasi melebihi ambang batas tertentu, akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan linear dan non-linear antara inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia menggunakan data panel provinsi. Hubungan linier diuji menggunakan panel fixed effect model sementara hubungan non-linear menggunakan panel threshold fixed effect model. Saat dilakukan uji secara linear, inflasi di Indonesia memiliki efek negatif pada pertumbuhan ekonomi begitu juga dengan  pertumbuhan rasio pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan penduduk. Sementara pertumbuhan investasi dan pertumbuhan keterbukaan ekonomi memiliki efek positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Ketika melakukan uji non-linear, inflasi di Indonesia berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi hanya ketika melebihi 9,57 dan 9,59 persen. Sementara itu saat inflasi melebihi 5,09 persen, pertumbuhan ekonomi di Indonesia melambat. Kebijakan pengendalian inflasi tetap harus dilakukan untuk mengurangi dampak buruk inflasi, karena inflasi yang tinggi  dan berfluktuasi tidak baik bagi perekonomian. Studi ini menyarankan pihak terkait seperti Bank Indonesia (BI) dan Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk berhati-hati saat inflasi mulai melebihi angka 5,09 persen dan waspada saat inflasi melebihi angka 9,57 persen dan 9,59 persen.  
SINERGI LEMBAGA TEKNOLOGI FINANSIAL DAN KOPERASI DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI FINANSIAL OLEH USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI NTB Yuliana, Rr. Retno Rizki Dini
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 1 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.113 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.1.2019.53-66

Abstract

Permasalahan keuangan, sumberdaya manusia, dan teknologi merupakan permasalahan klasik yang dihadapi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Perkembangan teknologi di bidang keuangan telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini dan berdampak perubahan perilaku masyarakat dalam bertransaksi keuangan. Hal ini dapat menjadi solusi bagi permasalahan keuangan yang dihadapi UMKM. Keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki pelaku UMKM ternyata disadari oleh lembaga Teknologi Finansial (Tekfin), sehingga lembaga Tekfin mencoba untuk bersinergi Koperasi untuk mengatasi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinergi yang dilakukan oleh lembaga Tekfin dengan Koperasi, serta dampaknya bagi pelaku UMKM, Koperasi, dan lembaga Tekfin, khususnya di NTB. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis diketahui bahwa terdapat dua Koperasi di NTB yang bersinergi dengan lembaga Tekfin yaitu Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) dengan Tekfin Pembiayaan Mekar, dan Koperasi Tani (Koptan) Wira Singe dengan Tekfin Pembayaran Mandiri e-cash. Tekfin Mekar menyediakan aplikasi sebagai media bertemunya investor dan peminjam. Dimana Komida yang memfasilitasi anggotanya untuk memperoleh pinjaman yang didanai oleh Tekfin Mekar. Sedangkan Tekfin Mandiri e-cash merupakan Tekfin pembayaran yang serupa dengan rekening ponsel, dan Koptan Wira Singe membantu Bank Mandiri untuk mengedukasi dan memfasilitasi para anggotanya agar dapat mengakses Mandiri e-cash. Dari kerja sama yang dilakukan ini, baik lembaga Tekfin, Koperasi, maupun anggota memperoleh dampak positif berupa imbal hasil, bertambahnya jumlah nasabah, bantuan permodalan, peningkatan transaksi penjualan dan keuntungan, bertambahnya jumlah relasi usaha, serta memperoleh literasi keuangan.  
ANALISIS AKSESIBILITAS PERMODALAN USAHA MIKRO KECIL DI PROVINSI SUMATERA BARAT Diana, Rita
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 1 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.444 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.1.2019.67-80

Abstract

Usaha Mikro Kecil (UMK) merupakan usaha kerakyatan yang mempunyai potensi untuk terus dikembangkan. Untuk mengembangkan usaha, UMK harus meningkatkan kapasitas produksinya yang tentunya memerlukan modal yang tidak sedikit. Minimnya permodalan dan rendahnya kemampuan serta pengetahuan pengelola UMK membuat UMK belum mampu mengimbangi perubahan selera konsumen dan berdaya saing global. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya akses UMK terhadap sumber daya modal di Provinsi Sumatera Barat menggunakan metode regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMK yang tergabung dalam wadah koperasi memiliki peluang tiga kali lebih besar untuk mendapatkan akses yang lebih besar ke permodalan dari lembaga keuangan ketimbang UMK lain yang tidak tergabung ke dalam wadah koperasi. UMK yang memiliki rencana pengembangan usaha berpeluang hampir dua kali lebih besar dari usaha lain yang tidak memiliki rencana pengembangan akan akses terhadap permodalan dari lembaga keuangan. Dari hasil estmasi terlihat bahwa UMK yang UMK yang pengelolanya laki-laki dan berpendidikan dibawah SLTA, lokasi di perdesaan, beroperasi lebih dari lima tahun dan berskala kecil memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh kredit.  
THE IMPLEMENTATION OF 10TH ECONOMIC POLICY PACKAGE RELATED SMALL MEDIUM ENTERPRISES ESTABLISHMENT IN INDONESIA Putra, Gratianus Prikasetya; Gumay, Panji Satria
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 2 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.123 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.2.2019.47-59

Abstract

Small Medium Enterprises company is one of the most popular business entities today. The popularity is cannot be separated from the spirit of entrepreneurship with young creative mindset that become mainstream in daily life. In relevancy with that, The Government of Republic Indonesia enacted Government Regulation No 29 Year 2016 to simplify the establishment process of Small Medium Enterprises legal entity. In practice area, the enactment of that regulation cannot be implemented well because there are some miss connections in regulations structure of Indonesia. In order to solve the problem, this research uses the normative research methodology that possible to answer by describing and explaining the facts with the applied regulation. The theory of limited liability company based on Indonesian Law such as Law No 40 Year 2007 was also applied in this research as a tool to analyse and solve the problem related that issue.
VARIASI PENGARUH PROGRAM BERAS MISKIN (RASKIN) TERHADAP KONSUMSI MAKANAN RUMAH TANGGA Syahril; Kurniawan, Randi
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 2 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.861 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.2.2019.1-10

Abstract

Beras untuk rumah tangga miskin (Raskin) merupakan salah satu program pengentasan kemiskinan di Indonesia yang sudah berlangsung sejak 21 tahun lalu, namun pengaruhnya terhadap konsumsi rumah tangga masih menimbulkan perdebatan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji adanya variasi pengaruh program Raskin terhadap konsumsi makanan pada berbagai kelompok rumah tangga berdasarkan pengeluaran dengan menggunakan data Indonesia Family Life Survey (IFLS) tahun 2014. Model estimasi yang digunakan adalah regresi multivariat dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada rumah tangga penerima Raskin, kelompok paling miskin (20% terbawah) secara relatif mengalokasikan sumber daya lebih banyak untuk konsumsi beras dan makanan pokok dibanding kelompok kurang miskin (20% teratas). Sementara itu, kelompok rumah tangga kurang miskin secara relatif membelanjakan uang lebih banyak untuk makanan bernutrisi, seperti telur dan susu, daging dan ikan. Namun, proporsi konsumsi rokok dan alkohol juga lebih tinggi pada rumah tangga kurang miskin. Temuan studi ini mendorong perlunya perbaikan sasaran program Raskin karena manfaatnya lebih banyak dinikmati oleh rumah tangga kurang miskin dibanding rumah tangga paling miskin.
PENGARUH INTENSITAS KAPITAL TERHADAP TUNJANGAN KECELAKAAN KERJA PADA INDUSTRI MANUFAKTUR DI INDONESIA Prawira, Yuda
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 1 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.65 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.1.2019.81-89

Abstract

Angka kecelakaan kerja di Indonesia sekitar 97 ribu kasus pada tahun 2010 meningkat sekitar 26% menjadi 123 ribu kasus pada tahun 2017. Peningkatan ini menjadi perhatian karena dapat meningkatkan pembayaran tunjangan kecelakaan kerja yang dikeluarkan oleh perusahaan sehingga berimplikasi kepada peningkatan pengeluaran perusahaan.  Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menganalisis pengaruh intensitas kapital perusahaan terhadap tunjangan kecelakaan yang ada pada industri manufaktur di Indonesia. Hal tersebut disebabkan karena perusahaan dengan intensitas kapital yang tinggi akan mengeluarkan tunjangan kecelakaan kerja yang lebih besar melalui jumlah kecelakaan kerja yang lebih banyak karena kontak manusia terhadap mesin lebih sering terjadi.  Dengan menggunakan jenis data panel dengan rentang tahun 2010-2015, penelitian ini membuktikan bahwa industri padat karya mengeluarkan tunjangan kecelakaan kerja lebih sedikit daripada industri non padat karya sebesar 44,7%.  Variabel upah pekerja dan upah lembur berpengaruh positif dan signifikan terhadap tunjangan kecelakaan kerja, yang bertolak belakang dengan jumlah tenaga kerja perusahaan, keikutsertaan perusahaan pada program perlindungan pekerja yang berpengaruh negatif dan signifikan.  Adapun variabel rasio pekerja produksi dan siklus ekonomi berpengaruh negatif dan tidak signifikan serta variabel rasio pekerja perempuan pun tidak berpengaruh signifikan terhadap tunjangan kecelakaan kerja dengan pengaruh yang negatif.  
PEMODELAN INDIKATOR TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA Setianingtias, Retno; Baiquni, M.; Kurniawan, Andri
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 2 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.266 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.2.2019.61-74

Abstract

Arah baru dalam proses pembangunan saat ini adalah pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDG)/ Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Konsep pembangunan berkelanjutan disusun atas empat dimensi, yaitu pembangunan ekonomi, sosial, lingkungan dan kelembagaan. TPB hadir dengan 17 tujuan dan sejumlah indikator untuk pengukurannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antar indikator dan dimensi dalam pembangunan berkelanjutan. Identifikasi indikator berasal dari publikasi Bappenas dan BPS, serta hasil penelitian terdahulu. Unit analisis pada penelitian ini adalah seluruh provinsi yang ada di Indonesia dengan menggunakan data tahun 2015. Metode yang digunakan adalah Struktural Equation Modelling menggunaan Partial Least Square untuk mereduksi indikator serta melihat hubungan antar dimensi sosial, ekonomi, lingkungan dan kelembagaan. Hasil seleksi indikator menunjukkan dari lima puluh indikator, menjadi sembilan belas indikator yang berpengaruh terhadap pembangunan berkelanjutan. Permodelan dengan SEM PLS memberikan gambaran bahwa antar dimensi ekonomi ? lingkungan, ekonomi ?sosial, kelembagaan ?ekonomi, ekonomi ? kelembagaan, kelembagaan ? sosial, kelmbagaan ? TPB, Lingkungan ? TPB, sosial ? lingkungan, sosial - TPB dan TPB ? kualitas pembangunan menunukkan hasil yang signifikan, namun demikian terdapat hubungan yang tidak signifikan, yaitu hubungan antara antara kelembagaan dan lingkungan.  
PRODUKTIVITAS DAN DEPRESI DI INDONESIA: ANALISIS DATA INDONESIA FAMILY LIFE SURVEY 2014 Khairunisa, Nabilla Salma; Safitri, Diana Rizky; Angelia, Danisha; Taufan, Mohammad; Sihaloho, Estro Dariatno
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 2 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.467 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.2.2019.75-84

Abstract

Depresi merupakan bagian dari kesehatan mental. Depresi diakibatkan karena perubahan pemikiran kognitif individu yang menyebabkan perubahan pada emosional. Perhimpunan Dokter Spesialis Jiwa Indonesia (PDSKJI) menyampaikan bahwa pada tahun 2019, terdapat 15.6 Juta penduduk Indonesia yang mengalami depresi. Penelitian ini ingin melihat faktor apa saja yang mempengaruhi depresi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data Indonesia dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) tahun 2014. Penelitian ini menggunakan model penelitian ordered probit regression dengan software STATA. Penelitian ini menemukan bahwa factor yang mendorong terjadinya depresi di Indonesia adalah produktivitas, jenis kelamin, pertambahan umur dan lama tidur. Sedangkan faktor yang menurunkan resiko depresi adalah religiusitas, status pernikahan, dan lama sekolah.  
PERAMALAN REALISASI PENERIMAAN ZAKAT PADA BAITULMAL ACEH DENGAN MEMPERTIMBANGKAN EFEK DARI VARIASI KALENDER Assakhiy, Rasyada; Anwar, Samsul; Fitriana, A.R.
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 27 No 2 (2019)
Publisher : Economic Research Center, the Indonesian Institute of Sciences (P2E-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.062 KB) | DOI: 10.14203/JEP.27.2.2019.27-45

Abstract

Baitulmal Aceh merupakan sebuah lembaga pemerintah daerah Provinsi Aceh yang bertanggung jawab sebagai pengelola dan pendistribusi zakat, infak dan sedekah (ZIS). Peramalan potensi zakat pada masa yang akan datang dibutuhkan oleh Baitulmal Aceh sebagai salah satu landasan penyusunan kebijakan pengelolaan ZIS. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan potensi zakat yang terkumpul pada tahun 2018 dan 2019 dengan mempertimbangkan efek dari variasi kalender. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data realisasi penerimaan zakat bulanan mulai dari bulan Januari 2015 hingga Desember 2017 yang diperoleh dari Baitulmal Aceh. Data tersebut dianalisis dengan model Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variable (ARIMAX) dan Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) sebagai model pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ARIMAX dengan orde ARIMA(2,0,2) (1,0,2)12, t, V1, ..., V11 jauh lebih baik daripada model SARIMA dengan orde ARIMA(0,1,2)(0,1,1)12 berdasarkan indikator ketepatan hasil ramalannya (RMSE dan MAPE). Realisasi penerimaan zakat pada tahun 2018 dan 2019 masing-masing diperkirakan sebesar Rp. 1.347.526.504 dan Rp. 1.359.728.268. Hasil peramalan tersebut dapat digunakan sebagai salah satu rujukan bagi Baitulmal Aceh dalam menyusun kebijakan pendistribusian zakat pada tahun-tahun yang akan datang.

Page 9 of 11 | Total Record : 106