cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jabfebuns@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. Sutami No 36A, Kentingan Surakarta 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Akuntansi dan Bisnis
ISSN : 14120852     EISSN : 25805444     DOI : 10.20961
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi dan Bisnis (JAB)is published by Accounting Study Program, Faculty of Economics and Business, Universitas Sebelas Maret, Indonesia. Published two times a year, February and August, JAB is a media of communication and reply forum for scientific works especially concerning the field of the business and accounting. Papers presented in JAB are solely that of author. Editorial staff may edit the papers, as long as not change its meaning. JAB has obtained an accreditation from Directorate General of Research and Development Strengthening, Ministry of Research, Technology, and Higher Education of the Republic of Indonesia by SK No. 21/E/KPT/2018.
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
Komitmen Organisasi, Kepuasan Kerja dan Turnover Intentions Auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Septian Chandra Pamungkas
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.667 KB) | DOI: 10.20961/jab.v16i1.191

Abstract

The purpose of this study is to examine the influence of organizational commitment on turnover intentions BPK auditor and the influence of job satisfaction on turnover intentions BPK auditor. This study uses convenience sampling. The sample of this study are auditors of the Audit Board of the Republic of Indonesia (BPK RI) in the head office and the representative office. Survey method for this study is by distributing questionare. The numbers of questionnaires used in this study are 151 questionnaires. This study uses multiple linear regression analysis to test the classical assumption that includes data normality test, heteroscedasticity, and multicollinearity test using the program Statistical Package for the Social Science (SPSS). The results indicated that affective organizational commitment and continuance organizational commitment do not significantly affect on turnover intentions, while the normative organizational commitment has a negative affect on turnover intentions. Meanwhile, job satisfaction has a positive effect on turnover intentions.
Evaluasi Akuntabilitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah di Indonesia (Studi Empiris pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah) Yulia Trisaptya; Halim Dedy Perdana; Sulardi Sulardi
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.408 KB) | DOI: 10.20961/jab.v16i1.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh isi laporan keuangan pemerintah daerah dan pelaporan informasi kinerja terhadap kualitas pengungkapan informasi Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Serta mengevaluasi kualitas pengungkapan informasi dalam laporan keuangan pemerintah daerah. Sampel penelitian ini adalah pemerintah daerah yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Data yang digunakan adalah laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Tengah tahun 2014. Penelitian ini menggunakan Indeks Local Governmental Accountability (LGA) seperti yang digunakan dalam penelitian Christine Ryan, Trevor Stanley, dan Morton Nelson (2002) untuk memperoleh skor pengungkapan akuntabilitas yang kemudian diuji dengan analisis regresi berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa isi laporan keuangan pemerintah daerah dan pelaporan informasi kinerja berpengaruh signifikan terhadap kualitas pengungkapan informasi Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Dan hasil evaluasi menyimpulkan kualitas pengungkapan informasi yang terdapat dalam laporan keuangan pemerintah daerah pada 34 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah masih rendah.
Pengaruh Kondisi Keuangan dan Politik Terhadap Perubahan Anggaran pada Pemerintah Daerah di Indonesia Agus Purwanto
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.964 KB) | DOI: 10.20961/jab.v16i2.198

Abstract

The purpose of this study is to obtain empirical evidence of the influence of financial autonomy, the accumulated surplus, revised surplus, political fragmentation and the years since the election of the budget changes districts/cities in Indonesia. The sample using the 59 districts/cities in Indonesia in 2012-2014. Sampling was done by using purposive sampling method. The analytical method used is multiple linear regression analysis models were performed with SPSS version 22.00. Results of regression testing showed that the accumulated surplus and financial autonomy have positive influence on changes to the budget, while the revised surplus have negative influence on budget changes. Political fragmentation and a year since the election have no effect on the budget changes.
Kerugian Daerah, Kesejahteraan Masyarakat dan Opini Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah di Indonesia Sigit Istiyanto
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1057.889 KB) | DOI: 10.20961/jab.v16i2.202

Abstract

This study aims to obtain empirical evidence about the effect of regions loss (the number and value of the findings of regions loss) and social welfare (HDI, the GDP per capita, and the level of income disparity) to the financial statements opinion of the local government. This study uses purposive sampling. The sample used in this study is as much as 158 local government audited by BPK in 2013 and 2014. This study uses multiple linear regression analysis to test the classical assumption that includes data normality, heteroscedasticity, and multicollinearity test using the pro-gram Statistical Package for the Social Science (SPSS). The test results showed that the loss of area significantly influence the financial statements opinion of the local government, while the number of findings loss of area, HDI, the GDP per capita, and the level of income disparity does not affect the financial statements opinion of the local government.x`
Apakah Penyaluran Dana Desa Terhambat oleh Karakteristik Kepala Desa? Rudy Karyanto
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1155.184 KB) | DOI: 10.20961/jab.v16i2.203

Abstract

The government is trying to build state of the village with the Village Fund, but many assume that the head of the village there is less quality that is hindering its implemen-tation. This study aims to find empirical evidence about the influence of the character-istic village head against the delivery timeliness accountability report progress in im-plementation of the Village Budget for the report as a condition of the Village Fund distribution. Factors tested in this study are age, years of education, and gender of the village head. This research was carried out on all village heads in Pati 2015. The sam-pling method used is purposive sampling method. These factors were then tested us-ing logistic regression at the significance level of 5 percent. The results of the study identified that age and years of service does not affect the timeliness of the submission of accountability reports progress in implementation of Budget village. While educa-tion levels significantly negative impact on the timeliness of delivery Accountability Report Actual Budget Implementation and gender village headman positive and sig-nificant effect on the timeliness of the delivery of the Budget Implementation Realiza-tion Accountability Report PBDesa. The influence of the characteristics of the head of villages surveyed by 5.7 percent against the timeliness of report submission Accounta-bility Actual Budget Implementation village.
Pengaruh Faktor Politik dan Karakteristik Pemerintah Daerah terhadap Alokasi Belanja Hibah pada Pemerintah Kota/Kabupaten di Indonesia TA 2015 Erry Dwi Prabowo
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1129.582 KB) | DOI: 10.20961/jab.v16i2.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris terkait dengan pengaruh faktor politik dan karakteristik pemerintah daerah terhadap alokasi belanja hibah. Faktor politik dapat dilihat dari pelaksanaan pemilukada di masing-masing pemerintah daerah dan status kepala daerah incumbent atau non incumbent. Sedangkan karakteristik pemerintah daerah dijelaskan dari tiga sudut yaitu; letak geografis, pendapatan sendiri (PAD), dan transfer dana perimbangan (DAU). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari DJPK, KPU dan Kemendagri. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 407 pemerintah kabupaten/kota. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probabilistik sampling, purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan level signifikansi 5%. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa secara simultan faktor politik, letak geografis, pendapatan sendiri dan transfer dana perimbangan berpengaruh signifikan terhadap alokasi belanja hibah. Namun secara parsial, faktor politik dan transfer dana perimbangan memiliki pengaruh signifikan positif terhadap alokasi belanja hibah. Sedangkan untuk letak geografis memiliki pengaruh yang negatif terhadap alokasi belanja hibah dan pendapatan sendiri tidak berpengaruh terhadap alokasi belanja hibah.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hasil Pemeriksaan Audit Pemerintah (Studi Empiris pada BPKP Perwakilan Provinsi DKI Jakarta) Reza Ferdiansyah
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.375 KB) | DOI: 10.20961/jab.v16i2.200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahwa batasan waktu audit, pengalaman kerja, independensi, objektifitas, integritas, dan kompetensi auditor terhadap kualitas hasil pemeriksaan audit pemerintah. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang didistribusikan langsung kepada seluruh auditor pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi D.K.I Jakarta. Penentuan sampel dengan kritera bahwa auditor tersebut telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Fungsional Auditor (JFA). Kuisioner terdiri dari 68 pertanyaan dan diukur dengan skala Likert 1-5. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS dengan model persamaan regresi linear berganda dengan level signifikansi 10%. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa independensi, integritas dan kompetensi auditor pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas hasil pemeriksaan yang dihasilkan. Sedangkan batasan waktu audit, pengalaman kerja audit, dan obyektifitas auditor pemerintah tidak berpengaruh terhadap kualitas hasil pemeriksaan.
Pengaruh Kompetensi, Kompleksitas Tugas, dan Tekanan Anggaran Waktu terhadap Kualitas Audit Internal Pemerintah Daerah (Studi Empiris pada Kantor Inspektorat Kabupaten/ Kota Se-Eks Karesidenan Surakarta) Dony Pratomo
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1383.997 KB) | DOI: 10.20961/jab.v16i2.201

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of auditors competence, task complexity and time budget pressures on the audit quality at the intern local government. The study population was all auditors who are still active in the inspectorate office of Ex-Surakarta Regency / City. The method used in the determination of the sample is by purposive sampling. The research data came from questionnaires that have been obtained and filled out by respondents as many as 90 people with functional positions auditor. The variable in this study is the independent variable (independent) consisting of competence, task complexity and time budget pressure, and the dependent variable (dependent) is the audit quality. This study tested with multiple regression analysis. The results showed that the competence of auditors has positive effect on audit quality, the task complexity does not affect the quality of auditing despite having an inverse relationship to audit quality, while the time budget pressure has no effect on audit quality.
Ambiguitas Informasi pada Pengambilan Keputusan Audit Siti Rahayu; Intiyas Utami
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.22 KB) | DOI: 10.20961/jab.v16i2.204

Abstract

The aim of this research is to examine the impact of ambiguity information in the decision making audit. This study used factorial experiment method 1 x 2 between subjets with 72 participants of the undergraduate Accounting students. The data was analyzed by using independent t-test and analysis of variance (ANOVA). In this study, information ambiguity were manipulated into three levels: insufficient/complex; sufficient/complex; sufficient/not complex. The result shows that ambiguity level had a negative effect on the accuracy of audit decision. The empirical evidence provided that insufficient/complex data cause infomation ambiguity and impact to the auditor’s inaccurate in decision-making.
Persepsi Mahasiswa dalam Mengurangi Fraud Akademik: Whistleblowing Sistem Nashirotun Nisa Nurharjanti
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2086.704 KB) | DOI: 10.20961/jab.v17i1.218

Abstract

Kecurangan akademik dikalangan mahasiswa masih sering terjadi dikarenakan dua faktor yaitu faktor internal karena dorongan dalam diri pribadi untuk melakukan tindakan kecurangan seperti ingin mendapatkan pengakuan akan kemampuan sedangkan dari faktor eksternal bisa dikarenakan dari dosen yang memberikan tugas terlalu banyak. Bentuk dari kecurangan akademik yang dilakukan mahasiswa adalah menyontek, meniru, menyalin atau plagiarisme dan menitip presensi. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat diterapkan di kampus untuk dapat mengurangi kecurangan akademik yaitu whistleblowing sistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan implementasi whistleblowing sistem dalam mengurangi kecurangan akademik, untuk menjelaskan kecurangan akademik yang sering dilakukan dikalangan mahasiswa agar dapat dikurangi tingkat kecurangan tersebut, dan untuk memberikan gambaran proses kerja whistleblowing sistem Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa HIMATANSI Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hasil dari penelitian ini adalah Kecurangan yang terjadi ini dapat dikurangi dengan menerapkan whistleblowing sistem, karena whistleblowing sistem ini mempunyai banyak manfaatmya yang salah satu manfaatnya adalah kondisi kampus menjadi lebih kondusif, kualitas pembelajaran menjadi lebih baik sehingga output yang dihasilkan juga lebih baik dan meningkatkan kepatuhan mahasiswa terhadap peraturan yang diberlakukan di kampus. Persepsi mahasiswa mengenai sistem whistleblowing dapat diterapkan ketika ada: (1) peranan mahasiswa dalam melaporkan tindakan kecurangan yang terjadi di kampus, (2) peranan mahasiswa membantu dalam proses sosialisasi akan pentingnya whistleblowing sistem,(3) melaporkan apabila menemukan situasi yang mengarah kepada tindakan kecurangan akademik dan (4) menabantu dalam proses pemantauan apakah sistem ini berjalan. Sistem whistleblowing ini memiliki tahapan sistem kerja dimana dalam tahapannya tersebut memenuhi empat elemen kriteria yaitu anominitas, independensi, akses yang mudah, tindak lanjut. Sehingga diharapkan peranan mahasiswa ini dapat mengurangi tindakan kecurangan akademik dan dapat menghasilkan lulusan yang mempunyai karakteristik pribadi yang beretika serta mempunyai keberanian untuk mengungkap kecurangan. Kata kunci: kecurangan akademik, whistleblowing sistem