cover
Contact Name
Suharto Linuwih
Contact Email
suhartolinuwih@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
suhartolinuwih@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
UPEJ Unnes Physics Education Journal
ISSN : 22526935     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Unnes Physics Education Journal aims to publish results of empirical studies, theoretical studies, and conceptual analysis in the fields of education phylosophy and theory, physics education, development of physics learning instruments, physics learning media, experiments activity development in the physics learning, and physics learning evaluation.
Arjuna Subject : -
Articles 613 Documents
PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING BERPENDEKATAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS UNTUK MEMFASILITASI PENGEMBANGAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI
UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 11 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v12i2.59382

Abstract

The Covid-19 pandemic has changed the learning process that was originally done conventionally into a distance education process, this condition causes various difficulties in participating in the learning process. The distance learning process is hampered by the difficulties of teachers in compiling media, to improve communication skills. The purpose of this research is to analyze the development of 21st-century learning skills of students with STEM-based learning using the PBL model. The research design used was a Quasi-Experimental Design using an analysis of the average communication skills from observations. The research sample of students of XI MIPA 2 SMA Negeri 3 Tegal amounted to 34 people. Skills Students' written communication skills are more prominent than oral communication with the highest average indicator, namely articulating ideas or ideas.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN DARING UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN KOMUNIKASI SAINS BERBASIS MULTIREPRESENTASI PESERTA DIDIK PADA MATERI GERAK LURUS
UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 11 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v12i2.59724

Abstract

Adanya pandemi Covid-19 mengharuskan peserta didik untuk belajar dari rumah dengan berbasis daring. Kemampuan komunikasi sains merupakan salah satu kemampuan yang harus dikembangkan pada individu peserta didik berdasarkan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah. Kemampuan tersebut dapat dikembangkan melalui keterampilan multirepresentasi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen daring untuk mengukur kemampuan komunikasi sains berbasis multirepresentasi peserta didik pada materi gerak lurus dengan suatu karakteristik tertentu yang valid, reliabel, serta praktis untuk digunakan. Instrumen yang dikembangkan berbentuk multiple choiches dengan media Google Forms.. Indikator komunikasi sains diadopsi dari Levy, et al. dengan tiap soal mengandung salah satu dari representasi verbal, matematis, grafik, dan gambar. Pengumpulan data dilakukan dengan analisis kebutuhan, studi literatur, tes, dan angket. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model 4D yang dimodifikasi menjadi 3D yaitu Define, Design, dan Development. Subjek pada penelitian yaitu peserta didik kelas X dan XI SMA Negeri 1 Wiradesa. Hasil uji validitas isi oleh validator ahli menunjukkan nilai rata-rata sebesar 84,1% sehingga terbilang sangat valid. Teknik analisis data menggunakan model Klasik dan model Rasch. Instrumen yang dikembangkan tergolong memiliki nilai validitas konstruk yang baik dan diterima dengan nilai Raw variance explained by measures sebesar 31,5% dan Unexplained variance in 1st – 5th di bawah 15% dengan nilai point measure correlation yang positif. Instrumen yang dikembangkan memiliki persentase validitas butir soal sebesar 96% dan tergolong sangat valid. Item reability tergolong sangat tinggi dengan skor 0,96. Person reability tergolong tinggi dengan skor 0,83. Instrumen yang dikembangkan dinilai oleh peserta didik dengan skor 3,26 dari 4,00 sehingga tergolong praktis dan tergolong sangat praktis oleh guru dengan skor 3,58 dari 4,00. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, instrumen yang dikembangkan valid, reliabel, dan praktis sehingga layak untuk digunakan dalam mengukur kemampuan komunikasi sains yang berbasis pada keterampilan multirepresentasi peserta didik.
PEMAHAMAN KONSEPTUAL DAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PBP) PADA METODE MIND MAPPING SECARA DARING
UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 11 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v12i2.59727

Abstract

Pandemi covid-19 yang melanda dunia membuat pendidikan di dunia utamanya di Indonesia. Pembelajaran dilakukan dengan cara daring yang mengakibatkan banyak kesalahpahaman dalam penyampaian materi yang diajarkan. Penguasaan konsep dan keterampilan pemecahan siswa kurang ditekankan dalam pembelajaran yang berlangsung dikarenakan kondisi dan juga metode pembelajaran yang belum memenuhi kebutuhan siswa pada pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan antara pembelajaran menggunakan pembelajaran berbasis proyek pada metode mind mapping terhadap pembelajran dengan membaca mandiri disertai penugasan pada aspek pemahaman konsep dan keterampilan pemecahan masalah, serta guna mengetahui respons siswa yang telah belajar menggunnakan pembelajaran berbasis proyek pada metode mind mapping. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan tes dan respons siswa. Hasil yang didapatkan pada penelitian setelah dilakukan uji t, bahwa siswa yang menggunakan pembelajran berbasis proyek pada metode mind mapping memiliki perbedaan yang signifikan daripada kelas yang menggunakan pembelajaran membaca mandiri disertai penugasan pada aspek penguasaan konsep dan keterampilan pemecahan masalah, dan dihasilkan respons pada kategori baik pada pembelajaran yang telah dilakukan. Pembelajaran berbasis proyek pada metode mind mapping terhadap pembelajaran mandiri disertai penugasan memiliki perbedaan yang signifikan pada penguasaan konsep dan keterampilan pemecahan masalah, dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran berbasis proyek pada metode mind mapping memiliki nilai yang lebih baik pada penguasaan konsep dan keterampilan pemecahan masalah, dan respons siswa pada pembelajaran berbasis proyek pada metode mind mapping berkategori baik.
Pengaruh Alat Praktikum Kinematika Berbantuan Tracker Terhadap Kemampuan Membaca Grafik Pada Mahasiswa
UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 11 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v12i2.60272

Abstract

Belajar fisika tidak sekedar menghapal rumus-rumus dan menerapkannya dalam bentuk soal, tetapi perlu melakukan kegiatan praktikum yang memberi pengalaman belajar yang konkret. Salah satu representasi penyajian pola perubahan (kinematika) yang paling banyak digunakan dalam fisika dengan menggunakan grafik, sehingga kemampuan memahami grafik menjadi sangat penting. Indikator membaca grafik meliputi menyajikan kembali suatu data atau informasi dari representasi grafik, ataupun dari tabel dan menggunakan representasi visual tersebut untuk dapat memecahkan suatu masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh alat praktikum kinematika berbantuan tracker dapat meningkatkan kemampuan membaca grafik pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan untuk mengukur peningkatan kemampuan membaca grafik menggunakan Quasi Experimental Design berbentuk Pre-test and Post-test One Grup Design dengan jumlah responden sebanyak 13 mahasiswa fisika, Universitas Negeri Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan alat praktikum kinematika berbantuan tracker dalam peningkatan kemampuan membaca grafik mahasiswa pada materi kinematika, terbukti dengan peningkatan uji n-gain sebesar 0,75 dengan kriteria tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan alat praktikum kinematika berbantuan tracker dapat meningkatkan kemampuan membaca grafik pada mahasiswa. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh signifikasi sebesar 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan alat praktikum kinematika berbantuan tracker terhadap kemampuan membaca grafik pada mahasiswa.
Pengembangan Alat Praktikum Resonansi Bunyi dengan Tabung Kundt berbantuan Perangkat Lunak Visual Analyser
UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 11 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v12i2.60274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat praktikum resonansi bunyi berbasis tabung Kundt berbantuan perangkat lunak Visual Analyser (VA). VA merupakan perangkat lunak berbasis windows yang dapat diunduh secara bebas. Kelebihan VA yaitu dapat membangkitkan beberapa jenis gelombang dan dapat digunakan untuk mengkonfigurasi parameter-parameter gelombang yang terkait. Perangkat praktikum yang dikembangkan menggunakan sebuah tabung berdiameter 2,5 cm dari bahan akrilik dengan panjang 1 meter digunakan sebagai kolom resonator, speaker berdiameter 5 cm dengan daya 20 W diletakkan pada salah satu ujung kolom resonator yang terbuka. Speaker ini berfungsi sebagai pengubah gelombang listrik yang dibangkitkan VA menjadi gelombang bunyi. Pada ujung kolom resonator yang lain diletakkan piston yang dapat digerakkan mendekati atau menjauhi sumber bunyi, piston berfungsi sebagai pemantul ujung tetap. Piston dilengkapi dengan mikrofon untuk mendeteksi gejala-gejala resonansi. Butiran–butiran styrofoam berdiameter ±0,5 mm disebarkan di dalam tabung resonator untuk memvisualisasikan gejala-gejala gelombang seperti rapatan dan regangan, simpul dan perut. Gejala-gejala resonansi dapat dideteksi dengan baik. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengamati bentuk gelombang yang diterima oleh mikrofon yang ditampilan oleh jendela scope pada VA. Kemunculan frekuensi harmonik dengan orde yang lebih tinggi saat terjadi resonansi dapat diamati dengan jelas pada tampilan jendela spectrum VA. Hubungan antara panjang gelombang (?) dan periode gelombang (T) yang digunakan pada saat eksperimen adalah linier dengan persamaan ?=347,1T-0,021 dengan koefisien determinasi sebesar 0,999. Hasil percobaan menentukan cepat rambat bunyi di dalam kolom udara pada temperatur ruang 22ºC diperoleh nilai cepat rambat bunyi sebesar (347,1±3,83) m/s, dengan kesalahan relatif dan kesalahan mutlak masing-masing sebesar 1,1% dan 0,67%.
Identifikasi Boraks Menggunakan Carbon Nanodots dari Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus)
UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 11 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v12i2.60275

Abstract

Boraks (natrium tetraborate) merupakan salah satu bahan aditif yang berbahaya pada makanan karena bersifat toksik. Penggunaan boraks dalam makanan dilarang menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No 033 tahun 2012 tentang bahan tambahan pangan. Umumnya boraks dapat dideteksi secara sederhana dengan mengamati perubahan warna menggunakan serbuk kunyit. Kurkumin pada kunyit akan mendekomposisi ikatan boraks menjadi asam boraks dan mengikatnya pada kompleks warna rosa. Akan tetapi, beberapa bahan lain juga dapat dijadikan sebagai reagen untuk deteksi boraks seperti pigmen antosianin. Perubahan warna reagen dengan boraks sangat identik dengan proses pembentukan nanopartikel C-Dots dengan metode oksidasi kimia. Penelitian ini berfokus pada deteksi boraks dari emisi cahaya nanopartikel C-Dots berbahan dasar kulit buah naga yang kaya akan kandungan pigmen antosianin. Hasil reaksi divariasikan pada massa kulit buah naga 0,1 g, 0,2 g, 0,3 g, 0,4 g, 0,5 g. Hasil reaksi menunjukkan sifat fluoresensi dengan warna biru kekuningan saat diradiasi sinar UV. Fluoresensi yang dihasilkan mengindikasikan terbentuknya C-Dots. Sifat optik C- Dots dari reaksi serbuk kulit buah naga dan larutan boraks memiliki puncak absorpsi pada panjang gelombang 230 nm dan 275 nm dan puncak emisi pada 420 nm.
PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM OSILASI TEREDAM PADA PEGAS BERBASIS ANALISIS VIDEO BERBANTUAN TRACKER
UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 11 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v12i2.60276

Abstract

Materi osilasi teredam pada mata kuliah gelombang membutuhkan praktikum untuk memahami. Praktikum yang dilakukan secara kovensional masih terdapat adanya data yang kurang akurat yang disebabkan kesalahan manusia, sehingga diperlukan alternatif lain untuk membantu praktikum. Perkembangan teknologi yang dapat membantu dalam melakukan praktikum yaitu software tracker dan phyphox. Metode penelitian menggunakan R&D Borg and Gall. Penelitian ini dimulai dengan melakukan praktikum secara konvensional, berbantuan software tracker, dan phyphox untuk menentukan nilai konstanta redaman. Instrumen yang digunakan meliputi kamera hp, software tracker, aplikasi phyphox, dan lembar angket. Data yang dianalisis berupa hasil praktikum, uji kelayakan modul, dan hasil respon mahasiswa. Praktikum osilasi teredam yang memiliki ketelitian tinggi yaitu praktikum berbantuan software tracker dengan nilai konstanta redaman pada air sebesar dengan ketelitian sebesar 96.3%. Sedangkan hasil osilasi teredam pada air sabun diperoleh nilai konstanta redaman sebesar dengan ketelitian sebesar 98.47%. Hasil uji kelayakan modul osilasi teredam berbantuan tracker oleh ahli diperoleh skor 83% dengan kriteria sangat layak. Tanggapan mahasiswa terhadap modul praktikum memperoleh skor 90% dengan kriteria sangat baik.
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS EDUCATION GAME-ANGRY BIRD PADA MATERI GERAK PARABOLA KELAS X SMA
UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 11 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v12i2.60741

Abstract

Pembelajaran materi gerak parabola yang interaktif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif memerlukan media yang dapat mengilustrasikan gerak dan mudah digunakan. Media game (angrybird) dapat digunakan dalam pembelajaran materi gerak parabola. Akan tetapi, media game membutuhkan panduan yang terstruktur agar penggunaaanya efektif dalam pembelajaran. Sementara, guru masih kesulitan menyusun LKS yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan mendukung penggunaan media education game dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis education game (angry bird) pada materi gerak parabola yang layak dan efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode R&D dengan parameter secara kuantitatif. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Kesesi pada kelas X MIPA 2 dan X MIPA 3 secara daring menggunakan whatsapp dan google form. LKS yang dikembangkan terbagi menjadi 3 bagian LKS berdasarakan pembagian materi pada gerak parabola. Format LKS terdiri dari cover, peta konsep, tujuan pembelajaran, kegiatan, ringkasan materi dan evaluasi. Pada kegiatan Sub Ayo Mainkan! dan Ayo Kita Diskusi! berisi percobaan dan pertanyaan diskusi berbasis game angry bird. Game angry bird digunakan sebagai ilustrasi gerak parabola dan tambahan media PhET sebagai penunjang parameter percobaan pada pembelajaran gerak parabola. LKS dinyatakan layak dan efektif berdasarkan validasi ahli, uji keterbacaan, respon siswa dan analisis hasil belajar siswa (n-gain). Persentase kelayakan LKS berdasarakan uji validasi ahli sebesar 93,75%. Hasil uji keterbacaan LKS sebesar 88,33% dengan kategori layak dan mudah dipahami. Sebesar 81,30% rata-rata siswa merespon dengan kriteria baik terhadap kelayakan LKS. Hasil analisis n-gain menunjukkan rata-rata n-gain siswa sebesar 0,471 dengan kriteria sedang dan sebesar 74,28% siswa yang telah melakukan pembelajaran mengalami kenaikan hasil belajar kategori sedang dan tinggi. Hal ini menunjukkan LKS berbasis education game (angry bird) efektif digunakan dalam pembelajaraan materi gerak parabola.
Pengembangan Vidio Pembelajaran Fisika Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Online Pada Materi Optik
UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 11 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v12i2.61155

Abstract

Pembelajaran abad 21 pada era rovolusi industry 4.0 menuntut inovasi dan pemanfaatan teknologi secara optimal. 95,7% peserta didik berpendapat bahwa diperlukannya sumber belajar yang lebih menarik dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui cara mengembangkan Video Pembelajaran Fisika sebagai Alternatif Media Pembelajaran Online pada Materi Optik, 2) Untuk mengetahui pendapat para validator terhadap kelayakan Video Pembelajaran Fisika sebagai Alternatif Media Pembelajaran Online pada Materi Optik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development, R & D) dengan model pengembangan 4D yang telah dimodifikasi menjadi 3-D, yaitu: 1) pendefinisian , 2) perancangan, 3) pengembangan. Metode pengumpulan data dengan instrumen/angket kelayakan. Penilaian kelayakan media video melibatkan para validator yang terdiri atas ahli materi dan ahli media. Penelitian ini hanya sampai dengan uji kelayakan oleh para validator ahli media dan ahli materi. Hasil penilitian pengembangan berupa: 1) Telah berhasil dikembangkan Video Pembelajaran Fisika sebagai Alternatif Media Pembelajaran Online pada Materi Optik. 2) Media pembelajaran yang telah dikembangkan telah melalui uji materi dan uji media dari para ahli. Pengujian kelayakan oleh validator dalam hal ini adalah ahli materi diperoleh kelayakan sebesar 89,17% dengan kriteria sangat layak. Selanjutnya dilakukan pengujian oleh ahli media diperoleh kelayakan media sebesar 88,89% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan hasil uji kelayakan tersebut, maka pengembangan video pembelajaran fisika yang telah dikembangkan layak digunakan untuk pembelajaran di kelas.
Analisis Pengaruh Penggunaan Faktor Eksposi Terhadap Kualitas Citra Radiografi Phantom Air Berdasarkan Nilai Mean Square Error (MSE)
UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 11 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v12i2.61916

Abstract

Dalam dunia kedokteran kualitas citra yang dihasilkan oleh modalitas pencitraan harus semaksimal mungkin dalam memberikan informasi karena berkaitan erat dengan penentuan diagnosa penyakit pada pasien. Baik buruknya kualitaas citra radiografi dipengaruhi oleh faktor eksposi yang terdiri dari tegangan tabung (kV), arus tabung (mA) dan waktu paparan (s), dengan menggunakan faktor eksposi yang tepat maka akan didapatkan kualitas citra yang optimal. Kualitas dari suatu citra radiografi dapat dinilai melalui parameter MSE (Mean Square Error), dimana semakin kecil nilai MSE citra maka semakin bagus kualitas citra tersebut. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi yang tepat dari tegangan tabung (kV) dan arus- waktu tabung (mAs) yang tepat sehingga didapatkan kualitas citra yang optimal dengan noise yang rendah. Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan adalah penggunaan tegangan tabung 75 kV dan arus-waktu 20 mAs menghasilkan kualitas citra yang optimal dan noise yang rendah.