cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 24775932     EISSN : 2477846X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JP-BSI), publishes research-based articles in the field of language, literature, and learning. It is published twice a year, namely in March and September. The scopes of the topics include, but not limited to: 1) Foreign language learning, Indonesian language, vernacular language and Malay language learning; (2) Linguistics; (3) Applied Linguistics, and; (4) Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017" : 7 Documents clear
Pemajasan dalam Kumpulan Cerpen Rectoverso Karya Dewi Lestari Laurensius Laurensius; Nurdi Nurdi; Susan Neni Triani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.396 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i1.234

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan majas yang terdapat dalam kumpulan cerpen Rectoverso Karya Dewi Lestari (2008). Metode yang digunakan adalah metode deskriftif dan bentuk penelitiannya kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan stilistika. Berdasarkan hasil analisis yang terdapat dalam cerpen disimpulkan sebagai berikut: 1) Majas perbandingan yang terdapat dalam kumpulan cerpen Rectoverso yaitu gaya bahasa perumpamaan 35 kutipan, metafora 11 kutipan, personifikasi 12 kutipan, dan antitesis 7 kutipan. 2) Majas pertentangan yang terdapat dalam Rectoverso yaitu gaya bahasa hiperbola terdapat 17 kutipan, gaya bahasa klimaks 11 kutipan, antiklimaks 1 kutipan, dan hipalase 1 kutipan. 3) Majas pertautan yang terdapat dalam Rectoverso yaitu gaya bahasa sinekdoke terdapat 1 kutipan, dan gaya bahasa eufemisme 2 kutipan. 4) Majas perulangan yang terdapat dalam Rectoverso yaitu gaya bahasa tautotes 2 kutipan, anafora 7 kutipan, epistropa 2 kutipan, dan anadiplosis 1 kutipan. Berdasarkan hasil analisis terhadap kumpulan cerpen Rectoverso karya Dewi Lestari, maka dapat disimpulkan: (1) Majas perbandingan yang digunakan Dewi Lestari dalam kumpulan cerpen Rectoverso. (2) Majas pertentangan yang digunakan Dewi Lestari dalam kumpulan cerpen Rectoverso. (3) Majas pertautan yang digunakan Dewi Lestari dalam kumpulan cerpen Rectoverso. (4) Majas perulangan yang digunakan Dewi Lestari dalam kumpulan cerpen Rectoverso. (5) Implementasi dalam bentuk (RPP) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, yang akan di gunakan dalam proses pembelajaran.
Wujud Peralihan Kode dalam Peristiwa Tutur Informal Masyarakat Multietnis di STKIP Singkawang Kalimantan Barat Heru Susanto; B. Wahyudi Joko Santoso
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.978 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i1.235

Abstract

Keberagaman etnis pada masyarakat multilingual di STKIP Singkawang dapat mengakibatkan adanya kontak bahasa. Masing-masing etnis yang berada di lingkungan sekolah tinggi tersebut memiliki kode tutur yang berbeda-beda. Perbedaan kode tutur tersebut akan dapat memengaruhi jalannya proses pertuturan. Hal inilah yang terjadi pada masyarakat multilingual di STKIP Singkawang Kalimantan Barat. Masyarakat multilingual di STKIP Singkawang terdiri dari dua etnis besar, yaitu etnis Melayu Sambas dan etis Dayak Kanayatn dan dua etnis kecil, yaitu etnis Jawa dan Madura. Tujuan penelitian ini adalah menemukan dan menjelaskan wujud alih kode dan menemukan dan menjelaskan faktor-faktor alih kode. Data dalam penelitian ini adalah penggalan tuturan pada tuturan informal masyarakat multilingual di STKIP Singkawang. Data dikumpulkan melalui dua metode yaitu, metode simak dan metode cakap. Metode simak menggunakan teknik dasar yaitu teknik sadap. Teknik lanjutan dari metode simak dalam penelitian ini adalah simak bebas libat cakap, teknik rekan dan teknik catat. Selanjutnya, untuk metode cakap menggunakan teknik dasar yaitu teknik pancing. Teknik lanjutan dari metode cakap yaitu, teknik cakap semuka, teknik rekam dan teknik catat. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan dengan alat penentu adalah bahasa lain. Simpulan dari penelitian mengenai alih kode dan campur kode pada tuturan informal masyarakat multilingual di STKIP Singkawang adalah sebagai berikut. Wujud alih kode yaitu alih kode internal. Alih kode internal yang terjadi adalah alih kode dari kode tutur Melayu Sambas ke kode tutur Indonesia, alih kode dari kode tutur Dayak Kanayatn ke kode tutur Indonesia, dari kode tutur Indonesia ke kode tutur Melayu Sambas, dan dari kode tutur Indonesia ke kode tutur Dayak Kanayatn. Kemudian untuk faktor-faktor penyebab alih kode terdiri dari lima faktor yang menjadi penyebab timbulya alih kode. Adapun kelima faktor tersebut meliputi (1) penutur, (2) mitra tutur, (3) hadirnya orang ketiga dalam pertuturan, (4) pokok pembicaraan, dan (5) untuk membangkitkan rasa humor.
Peningkatan Keterampilan Menyimak Cerita Pendek dengan Model Cooperativesomatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI) pada Siswa Kelas VII F SMP Negeri 3 Singkawang Tahun Pelajaran 2015/2016 Shella Monica; Haries Pribady; Eti Sunarsih
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.065 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i1.229

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menyimak siswa karena minat belajar siswa masih rendah.Hasil belajar siswa kelas VII f pada aspek menyimak masih rendah dengan persentase ketuntasan 50% dari 32 siswa. Peneliti mencoba melakukan suatu pembaharuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita pendek dengan model cooperative somatic auditory visualization intellectualy. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimanakah perencanaan, pelaksanaan, dan hasil materi menyimak cerita pendek dengan model Cooperative Somatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI). Tujuan penelitian ini adalah pendeskripsian perencanaan, pelaksanaan, dan hasil materi menyimak cerita pendek dengan model Cooperative Somatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI). Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan bentuk kualitatif.Prosedur pelaksanaan penelitian ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Perencanaan pembelajaran siklus I dan II terdiri atas merumuskan bahan pembelajaran dan tujuan, merencanakan langkah-langkah pembelajaran, pemilihan sumber dan penggunaan media pembelajaran serta merencanakan evaluasi pembelajaran.Pelaksanaan pembelajaran disesuaikan dengan perencanaan yang telah disusun.Perencanaan siklus I memiliki kendala pada guru masih kurang mengembangkan materi pembelajaran, masih kurang dalam menentukan alokasi waktu, dan guru masih kurang dalam menentukan sumber belajar.Perencanaan siklus II berjalan dengan baik semua aspek dalam perencanaan sudah dilaksanakan oleh guru.Hasil penelitian tindakan kelas ini sebelum adanya tindakan, persentase ketuntasan belajar siswa yaitu siswa 50%. Setelah tindakan siklus I dengan persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 50% dan meningkat lagi pada siklus ke II menjadi 93,75%. Berdasarkan penelitian ini disarankan agar guru dapat menerapkan model Cooperative Somatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI) untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa. 
A Critical Analysis of Teaching Language Learning Strategies to University in Indonesia M. Ainur Rizqi; Haries Pribady
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.431 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i1.236

Abstract

Over the last 40 years, plenty research has extensively examined the role of learning strategies on the language acquisition/learning. In Indonesia, unfortunately, this issue seemingly receives less attention at least until 2000’s.  Perhaps, Setiyadi’s (2001; 2004) and Mistar’s (2001) work which both studied students’ learning strategies in a university degree could be declared as the first batch of strategies-oriented research, and followed by  Subekti& Lawson (2007) and Mistar&Umamah (2014). Generally, the studies were descriptive or correlational in which depicting the types of strategies that the learners employed, or sought a relationship between learning strategies and the learners’ academic achievements. Strikingly, none elucidated strategy-instruction as the key priority. In fact, this is vital to ensure whether these strategies really could help poor language learners in practice.
Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Learning Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Menulis pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 16 Singkawang Tahun Ajaran 2016/2017 Darmawan Darmawan; Gunta Wirawan; Lili Yanti
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.61 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i1.230

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  pengaruh  model pembelajaran reciprocal learning terhadap keterampilan menulis rangkuman pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 16 Singkawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimen, dengan bentuk penelitian pre eksprimental design dan rancangan penelitian one-group posttes-pretes design. Teknik pengumpul data, yang digunakan adalah teknik observasi langsung, teknik komunikasi tidak langsung. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan secara umum terdapat pengaruh model pembelajaran reciprocal learning terhadap hasil belajar keterampilan menulis rangkuman pada siswa SMP Negeri 16 Singkawang. Sedangkan secara khusus dapat disimpulkan (1) hasil belajar siswa dalam menulis rangkuman pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 16 Singkawang sebelum menggunakan model reciprocal learning terdapat perbedaan yang signifikan pada skor pretes, hal ini dapat dilihat pada mean pretes sebesar 55,62 dan hasil diperoleh dari analisis data pretes masih dalam katagori cukup; (2) Hasil belajar siswa dalam menulis rangkuman pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 16 Singkawang sesudah menggunakan model reciprocal learning terdapat perbedaan yang signifikan pada skor postes hal ini dapat dilihat pada mean posttes sebesar 80,22 tergolong dalam katagori baik; dan (3) dengan diketahuinya ada pengaruh yang signifikan maka dalam hal ini pengaruh model reciprocal learning terhadap hasil belajar siswa menulis rangkuman pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 16 Singkawang dinyatakan berpengaruh hal ini di buktikan dengan hasil uji effect size dengan hasil 3,08 kategori tinggi.
Sikap Bahasa Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris terhadap Bahasa Indonesia A A Alimin; Hariyadi Hariyadi; Safrihady Safrihady
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.78 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i1.237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap bahasa terhadap bahasa Indonesia di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP-PGRI Pontianak. Sebuah penelitian survei dengan menggunakan bentuk penelitian deskritif  kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak dengan sampel berjumlah 40 mahasiswa. Metode dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengumpulan data menggunakan observasi langsung dan wawancara mendalam, selanjutnya data dianalisis menggunakan teknik survei dengan alat pengumpul data berupa angket semi tertutup. Interpretasi data disajikan dengan mengggunakan metode informal (a natural language). Hasil penelitian ini menunjukkan data skor kebanggaan menggunakan bahasa Indonesia rata-rata mahasiswa tergolong tinggi dengan skor 34.90 atau 77,56%. Hasil analisis data skor kesetiaan menggunakan bahasa Indonesia rata-rata mahasiswa tergolong tinggi dengan skor 25,88 atau 73,93%. Hasil analisis data skor kesadaran akan norma bahasa rata-rata mahasiswa tergolong tinggi dengan skor 26,90 atau 76,86%. Hasil analisis data skor sikap bahasa dilihat dari keseluruhan aspek rata-rata mahasiswa tergolong tinggi dengan skor 87,68 atau 76,24%. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak memiliki sikap positif terhadap bahasa Indonesia.
Peningkatan Keterampilan Membaca Ekstensif Menggunakan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching pada Siswa Kelas VIII D MTs Negeri Singkawang Tahun Ajaran 2016/2017 Yunita Yunita; Fitri Fitri; Zulfahita Zulfahita
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.463 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v2i1.231

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya nilai membaca siswa. Hal ini terjadi karena minat belajar siswa yang masih rendah dalam pembelajaran membaca dan siswa kesulitan dalam memahami materi dikarenakan guru masih kurang terampil dalam memilih model pembelajaran. Penelitian ini difokuskan pada materi membaca ekstensif menggunakan model pembelajaran reciprocal teaching. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah perencanaan, pelaksanaan, dan hasil membaca ekstensif menggunakan model pembelajaran reciprocal teaching. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil membaca ekstensif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Rancangan penelitian berupa penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri 4 tahapan yaitu, perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Perencanaan pada setiap siklusnya mengalami peningkatan yang cukup baik yaitu siklus I 60,93% dan siklus II 78,12%. Sama halnya pelaksanaan pembelajaran pada setiap siklusnya mengalami peningkatan yang cukup baik yaitu siklus I 68,75% dan siklus II 85,71%. Berdasarkan analisis data pada tindakan kelas ini sebelum ada tindakan nilai rata-rata 46,42% setelah tindakan siklus I adanya peningkatan menjadi 57,14% dan pada siklus II menjadi 76,03%. Peningkatan yang terjadi antar kedua siklus tersebut sebanyak 9,5%. Berdasarkan penelitian ini guru diharapkan dapat menerapkan model pembelajaran reciprocal teaching untuk meningkatkan keterampilan membaca ekstensif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7