cover
Contact Name
Prama Wahyudi
Contact Email
pramawahyudi@lptik.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltpa@fateta.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 14101920     EISSN : 25794019     DOI : -
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas (JTPA) adalah publikasi ilmiah di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian terkait ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian yang belum pernah dipublikasikan di media lain (kecuali dalam bentuk abstrak atau karya ilmiah akademik atau dipresentasikan dalam seminar atau konferensi). JTPA diterbitkan dua kali setahun pada bulan Maret dan September oleh Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas. Cakupan artikel Jurnal Teknologi Pertanian Andalas adalah: Teknologi Pertanian, Teknik Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, Pertanian Agro-Industri, Teknologi Pangan dan Gizi.
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
PENILAIAN KESEGARAN BUAH MANGGA BERDASARKAN PERUBAHAN DINAMIS KANDUNGAN ASAM SITRAT DAN GULA TERLARUT MENGGUNAKAN ANALISIS HPLC Zainal, Putri Wulandari; Daimon Syukri; khandra Fahmy; Irfan Suliansyah
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 30 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesegaran merupakan parameter kualitas utama yang menentukan penerimaan konsumen serta derajat kehilangan pasca-panen pada buah mangga (Mangifera indica L.). Penentuan kesegaran mangga (Mangifera indica L.) yang ada saat ini sebagian besar didasarkan pada sifat fisik dan kimia umum, yang seringkali tidak dapat mendeteksi dengan baik pembusukan biokimia selama periode penyimpanan. Tujuan artikel ini adalah untuk mengeksplorasi kesegaran mangga berdasarkan perubahan dinamis kadar asam sitrat dan kandungan gula terlarut menggunakan high-performance liquid chromatography (HPLC). Buah yang sudah matang disimpan pada dua suhu berbeda, yaitu 25°C dan 10°C, di mana pengamatan kadar asam sitrat, sukrosa, glukosa, dan fruktosa dilakukan setiap hari dari hari ke-1 hingga hari ke-5. Data yang didapatkan dengan jelas memperlihatkan perbedaan pola pada kadar asam sitrat dan gula terlarut buah mangga yang disimpan disuhu 25°C dan 10°C. Pada suhu 25 °C, kadar asam sitrat turun tajam, sedangkan pada suhu 10 °C kadarnya relatif stabil. Peningkatan sukrosa dan penurunan glukosa lebih nyata pada suhu 25 °C dan 10 °C. Kadar fruktosa hanya sedikit lebih tinggi pada suhu 25 °C dibandingkan pada suhu 10 °C. Analisis statistik mengkonfirmasi bahwa suhu penyimpanan berpengaruh pada kadar asam sitrat dan komposisi gula. Perilaku terkoordinasi asam sitrat dan berbagai gula inilah yang menjadi ciri khas 'sidik jari kimia' mangga, yang berarti kita dapat menggunakan kadar zat-zat ini sebagai ukuran kesegaran buah. Semakin tinggi suhu, semakin cepat perubahan metabolisme dan semakin kurang segar buahnya. Penyimpanan suhu rendah menjaga laju metabolisme tetap stabil dan menunda penurunan kualitas, namun tetap saja, kita dapat menggunakan kadar asam sitrat dan gula sebagai cara yang andal untuk mengukur kesegaran mangga.
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN AIR PADA SISTEM IRIGASI TERKONTROL BERBASIS IOT PADA BUDIDAYA TANAMAN MELON Khairil Agustoria; Ashadi Hasan; Vivi Yulianti
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 30 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi penggunaan air pada sistem irigasi tetes berbasis Internet of Things (IoT) dalam budidaya tanaman melon. Sistem irigasi dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor kelembapan tanah dan pH tanah untuk mengendalikan proses penyiraman secara otomatis berdasarkan kondisi aktual media tanam. Data penggunaan air diperoleh dari pencatatan durasi hidup pompa secara otomatis, kemudian dihitung menjadi volume air irigasi berdasarkan laju aliran pompa sebesar 0,05 liter/detik dan direkapitulasi selama periode pengamatan 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem irigasi berbasis IoT mampu menghemat penggunaan air sebesar 8,74% dibandingkan sistem irigasi manual, dengan efisiensi penggunaan air mencapai 91,26%. Meskipun menggunakan volume air yang lebih rendah, sistem irigasi IoT menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih baik, ditunjukkan oleh peningkatan tinggi tanaman dan percepatan masuk ke fase generatif, dengan jumlah tanaman berbunga sekitar 3,5 kali lebih banyak dibandingkan perlakuan irigasi manual. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan sistem irigasi cerdas berbasis IoT efektif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air sekaligus mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman melon secara optimal, sehingga berpotensi mendukung praktik budidaya pertanian yang lebih efisien. Kata kunci — efisiensi air; Internet of Things; irigasi tetes; pertanian cerdas; tanaman melon
RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA MESIN PENGGILING SEKAM PADI METODE HAMMER MILL: PENGARUH JUMLAH MATA PISAU DAN UKURAN SARINGAN Mas Wisnu Aninditya; Cinta Ananda Putri Avrilia; Jati Nurcholis
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 30 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekam padi merupakan produk samping penggilingan padi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak melalui proses penggilingan menjadi dedak. Pengolahan secara konvensional dinilai tidak efisien, sehingga diperlukan mesin penggiling yang tepat guna. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan menguji kinerja mesin penggiling sekam padi menggunakan metode hammer mill, dengan fokus pada pengaruh jumlah mata pisau dan ukuran saringan terhadap kualitas serta kapasitas hasil penggilingan. Mesin dirancang menggunakan perangkat lunak SolidWorks untuk simulasi stress analysis dan strain analysis, kemudian diwujudkan melalui proses manufaktur dan perakitan. Pengujian kinerja dilakukan dalam tiga ulangan dengan bahan baku sekam padi sebanyak 1 kg per ulangan menggunakan motor bensin Honda GX 160 berdaya 5,5 HP. Proses optimasi mesin menunjukkan bahwa penggantian saringan dari ukuran 4 mm menjadi 2 mm serta penambahan jumlah mata pisau dari 36 buah menjadi 67 buah dengan jarak antara 25 mm (susunan zig-zag) secara signifikan meningkatkan kehalusan produk. Hasil uji kinerja akhir menunjukkan rata-rata kapasitas penepungan sebesar 2,93 kg/jam, rendemen penepungan 68,8%, susut massa 31,1%, dan konsumsi bahan bakar 1 liter/jam. Simulasi struktural mengindikasikan bahwa komponen hammer berada dalam batas aman, sementara rangka memerlukan penguatan pada titik-titik sambungan kritis.