cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 1 (2013): April" : 13 Documents clear
PERBANDINGAN KINERJA PROTOKOL MULTIPATH AOMDV DAN S-AMDV YANG DIPENGARUHI NILAI PAUSE TIME DAN KECEPATAN PERGERAKAN Elly Antika
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.67

Abstract

Protokol routing AOMDV merupakan protokol routing yang memiliki multipath di setiap proses pencarian rutenya.  Rute yang diketahui dijadikan rute utama dan rute cadangan berdasarkan nilai minimal hopnya. Sedangkan S-AOMDV merupakan pengembangan dari AOMDV berdasarkan stabilitas rute yang dimiliki.Bergerakan node pada penelitian ini menggunakan model random waypoint, dimana setiap mode bergerak akan berhenti sejenak senilai pause time tertentu untuk kemudian bergerak kembali ke arah yang berbeda. Kecepatan pergerakan node dan nilai pause time pada AOMDV dan S-AOMDV serta beban jaringan dengan menggunakan traffik CBR mempengaruhi kinerja routing protocol tersebut. Dalam penelitian ini membandingkan kinerja dari kedua routing protocol dengan berbagai nilai pause time dan kecepatan pergerakan node dengan menggunakan simulator jaringan NS 2.35. Dari hasil perbandingan didapatkan nilai pause time akan memberikan waktu yang lebih untuk pemilihan rute yang lebih baik pada kedua protokol multipath
METODA PEMBENTUKAN LEMBARAN TIPIS AGAR-AGAR SECARA CEPAT SISTEM ROTARY DRUM GELATION Amal Bahariawan
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.73

Abstract

Proses gelation dan pressing bertujuan untuk membentuk agar-agar menjadi lembaran tipis-tipis. Dua proses tersebut memerlukan waktu cukup lama, oleh karena itu proses tersebut dapat dipersingkat dengan cara pembentukan lemberan tipis menggunakan prinsip kerja rotary drum gelation. Drum dengan suhu permukaan yang dingin berputar menyentuh sedikit filtrat rumput laut sehingga filtrat tersebut akan membeku dan menempel pada permukaan drum dan selanjutnya dilakukan pelepasan dengan cara menyentukan pisau sayat pada permukaan drum sehingga lembaran tipis agar-agar terbentuk. Dengan cara, seperti ini maka pembentukan lembaran tipis hanya memerlukan satu tahapan dan waktu yang singkat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : menentukan kondisi operasional pengering semprot yang optimal untuk membuat tepung karaginan. Dari kegiatan penelitian ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Dihasilkan sebuah alat pembentuk lembaran tipis agar-agar system drum gelation dengan  sepesifikasi: (a) Dimensi alat (p,l,t)   : (75,60,90) cm ,Dimensi Drum: Ø =35 cm , p = 40 cm , Bahan drum : plat SS 1mm, dan Penggerak Motor listrik ¼ HP, (b) Kondisi operasional pembentukan lembaran tipis agar-agar dengan menggunakan drum gelation sebagai berikut : Suhu drum masuk udara pengeringan : 0-10 oC dan Rpm drum : 0.5-2  rpm, (c)  Hasil sementara pembentukan lembaran tipis agar-agar belum maksimal seperti lembaran yang dihasilkan teksturnya masih lemah
PERAMALAN HARGA DAN PERMINTAAN KOMODITAS TEMBAKAU DI KABUPATEN JEMBER Oktanita Jaya Anggraeni
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.111

Abstract

Tembakau merupakan komoditas perkebunan yang sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Meskipun demikian, komoditi tembakau terutama di Kabupaten Jember menghadapi berbagai permasalahan, diantaranya adalah ketidakpastian harga tembakau dan fluktuasi produksi tembakau.Tujuan kegiatan penelitian untuk mengetahui metode peramalan yang paling tepat untuk komoditas tepat di Kabupaten Jember. Target penelitian ini adalah dihasilkannya metode yang sesuai dalam peramalan komoditas tembakau kasturi sehingga dapat digunakan petani dalam menata pola tanamnya. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari harga dan pemintaan komoditas tembakau di Kabupaten Jember. Data  yang  diambil selama  kurun waktu tahun 2006-2011. Data yang telah dikumpulkan diteliti dan dianalisis dengan menggunakan metode peramalan Moving Average, Exponential Smoothing, Regresi Linier (Trend).Berdasarkan hasil perhitungan pada penilitian ini, menunjukkan bahwa metode peramalan Eksponensial Smoothing merupakan metode yang paling tepat dalam memberikan nilai ramalan untuk harga dan permintaan tembakau kasturi. Hal ini terlihat dari hasil nilai MSE terkecil, yaitu sebesar 3.349.763 untuk harga tembakau kasturi. Sedangkan nilai MSE terkecil untuk permintaan tembakau, yaitu sebesar 110.305. Dengan menggunakan metode yang tepat diharapkan akan menghasilkan nilai ramalan mendekati nilai aktualnya.Peramalan harga tembakau kasturi di Kabupaten Jember yang dilakukan dengan metode eksponensial smoothing dalam 10 tahun ke depan menghasilkan harga tembakau kasturi yang cenderung meningkat tetapi tidak dalam persentase yang besar. Dengan kenaikan sebesar Rp 40,- sampai Rp 80,- per periode. Harga tembakau kasturi pada tahun 2012 atau periode peramalan pertama adalah sebesar Rp 38.739,-. Sedangkan harga tembakau kasturi tertinggi pada tahun 2021 adalah sebesar Rp39.289,-. Untuk permintaan tembakau, hasil peramalan yang dihasilkan menunjukkan tingkat permintaan tembakau kasturi yang berfluktuasi setiap periodenya. Permintaan tertinggi selama 10 periode mendatang terjadi pada tahun 2013 dengan permintaan sebesar 11.688 Ton, dengan rata-rata fluktuasi kenaikan atau penurunan sebesar 10 sampai 1.200 Ton setiap tahun.

Page 2 of 2 | Total Record : 13