JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia)
JESI: Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia adalah jurnal ekonomi yang memberikan kajian ekonomi syariah, lembaga keuangan syariah, dan bisnis syariah. Jurnal JESI berupaya untuk menyajikan hasil karya ilmiah, dalam bentuk tulisan yang mengulas pokok permasalahan perekonomian yang berlandaskan syariah islam.
Articles
219 Documents
Pendekatan Prinsip Good Corporate Governance dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Insani (SDI)
Yusi Septa Prasetia;
Mohammad Ghozali
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.39 KB)
|
DOI: 10.21927/jesi.2016.6(2).%p
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) merupakan konsep yang menekankan pentingnya para stakeholder untuk memperoleh informasi yang benar, akurat dan dapat dipertanggungajawabkan atau seperangkat regulasi yang mengatur hubungan antar stakeholder untuk mencegah terjadinya kesalahan yang signifikan dan memastikan bahwa kesalahan yang terjadi dapat dengan segera diperbaiki. Oleh karena itu untuk mewujudkan sistem GCG di butuhkan SDI yang berkualitas, memiliki professionalism Islam dan lingkungan kerja yang nyaman. Manajemen SDI berfungsi untuk mewujudkan pengelolaan SDI yang berkualitas sehingga mampu menerapkan GCG secara maksimal. Salah satu cara menajemen SDI itu adalah menumbuhkan prinsip-prinsip GCG pada kepribadian karyawan dan lingkungan kerja perusahaan.
Rasionalitas dalam Ekonomi Islam
Muhammad Ngasifudin
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Alma Ata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (243.681 KB)
|
DOI: 10.21927/jesi.2017.7(2).111-119
Islamic world view of the economy is based on a paradigm that justifies the social economy as its objectivity foundaton, by positioning the race on pole position than individual interests (self interest). according to the view of conventional economic, this case is extremely irriational and does not meet the requirements of transitivity. while the islamic economic rationality can be known on the principles of islamic economics and the basic principles of the system which can be owned.
Analisis Zakat Produktif Terhadap Kesejahteraan Mustahik (Studi Pada Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh NU Yogyakarta)
Abdul Salam;
Desi Risnawati
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (301.845 KB)
|
DOI: 10.21927/jesi.2018.8(2).96-106
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengelolaan zakat produktif serta dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik.Adapun metode penelitian yang peneliti gunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penelitian lapangan. Informasi dan sumber data dalam penelitian ini adalah LAZISNU Yogyakarta dan 42 mustahik yang menerima dana zakat. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi (observasi, wawancara dan dokumentasi). Teknik analisis data penelitian ini melalui tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan .Hasil analisis menunjukan bahwa pengelolaan zakat produktif LAZISNU Yogyakarta tidak hanya menerima, mengumpulkan dan mendistribusikan dana zakat produktif, akan tetapi juga memberikan pengawasan dan pendampingan kepada mustahik. Sedangkan dampak kesejahteraan mustahik pada tingkat keluarga sejahtera I mencapai 38,5%, tingkat keluarga sejahtera II mencapai 28,5%, tingkat keluarga sejahtera III mencapai 16,5% dan tingkat keluarga sejahtera III Plus mencapai 16,5%.Keywords : Zakat Produktif, Analisis Zakat, Kesejahteraan Mustahik
PARADIGMA EKONOMI KELAUTAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Reinterpretasi Ayat-ayat Kelautan yang Berdimensi Ekonomi)
Rikmat Ismatullah
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Alma Ata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (554.518 KB)
|
DOI: 10.21927/jesi.2011.1(2).95-110
The development of Indonesian economic in the future should not merely oriented with land development and ignoring oceanic economic. The greater tendency on the role of oceanic economic in the national development supported to have a great agenda in order to create the policies of oceanic sectors to build the understanding toward Indonesian as a oceanic country. The potencies of Indonesian oceanic can create predominant economic power for this country to face global or international competition. The paradigm of oceanic economic on the Islamic Economic context can be done by discriptioning the reinterpretation of oceanic verses in the economic dimension which can’t be seperated from the life of Indonesian country. In this context we found that Islam has possessed a character as the Ilahiyah system (or resourced with divine law from the God) and universal, (it’s relevant to the whole of times, places, and all aspect of human life), integral, balance, equal, and permanent.Muslim as the majority of the Indonesian people should became the advanced country in the oceanic sector as they have learned it from Qur’anic verses. Al-Qur’an has emphasized Muslim to manage and serve ocean and its properties as the heavent sent (Bless of God). As a matter of fact, its refer to the support of God toward people that they have to take the greaters benefits and advantages, in order to strengthen their faith and to exploit the natural resources especially in the ocean for the welfare and prosperity of human being.Key Word : Al-Qur’an, Oceanic Economic, Islamic Economic
PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP PERILAKU BERAMAL (CHARITABLE BEHAVIOR) MASYARAKAT KOTA YOGYAKARTA
Sri Maulida
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Alma Ata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.77 KB)
|
DOI: 10.21927/jesi.2013.3(1).1-16
Abstract The aim of this research is to know the effect of religiosity on charitable behavior at the society of Yogyakarta City. The charitable behavior in this research is the concept from Islam paradigm e.g. Zakat, Infak, Sadaqah and Waqf. This research is field research by using a quantitative approach. The population of this research is all people at Yogyakarta City. It used judgment sampling method with a sample of 100 Moslem respondents at Yogyakarta City, and it used simple regression techniques to analyze the data. Variables such as religiosity, intrinsic religiosity, extrinsic religiosity and Islamic doctrine are studied by their potency to influence the charitable behavior at Yogyakarta. Keywords: religiosity, charitable behavior.
Aplikasi Muzara’ah Dalam Perbankan Syariah
Muhammad Ngasifudin
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (461.364 KB)
|
DOI: 10.21927/jesi.2016.6(1).%p
Indonesia is an agricultural country. Indonesia well-known has fertile land. Almost 50% of Indonesian is in agricultural. Rice is the staple food of Indonesia The Demand of Rice is always increasing in line with the population growth It should be able to make the farmers who live in rural areas become more prosperousAs the developping of Islamic banking in Indonesia is certainly a challenge to participate in developing the sector of agricultural with scheme Muzaraah , with scheme sharing the same benefit, between worker and land owners , because the agricultural sector has not get a place in the world of banking, meanwhile agricultural sector has great potential to get finance
Memahami Konsumsi Islami Upaya Meningkatkan Produk Pembiayaan Mudharabah di Bank Syariah
Tri Mulato
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Alma Ata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.374 KB)
|
DOI: 10.21927/jesi.2017.7(1).42-48
Perbankan syari’ah saat ini telah memiliki payung hukum yang kuat dengan hadirnya undang-undang nomor 21 tahun 2008 tentang perbankan syari’ah. Hal ini sangat berpengaruh terhadap eksistensi dari perbankan syari’ah yang semakin diminati oleh banyak kalangan. Bank syari’ah dikenal dengan konsep bagi hasil. Hanya saja produk bank syariah khususnya pada produk pembiayaan tidak semua menggunakan bagi hasil. Produk pembiayaan jual beli murabahah menjadi lebih dominan dibanding produk bagi hasil pembiayaan mudharabah. Kontribusi dari total pembiayaan di bank syariah mudharabah yaitu 6,558 persen atau 14.590.000.000.000, sedangkan pembiayaan dengan akad jual beli murabahah mencapai 61,663 % atau sebesar 137.193.000.000.000. Hal ini membuktikan bahwa bank syariah masih dominan menggunakan pembiayaan dengan akad jual beli. Bank syariah diharapkan bisa mengembangkan produk pembiayaan mudharabah maka bank syariah harus memahami dan mengetahui pola kebutuhan masyarakat dan konsumsi yang islami. untuk mencapai market share yang baru menembus 5 persen. Penulisan ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif, Batasan dalam tulisan ini difokuskan pada produk pembiayaan mudharabah di bank syari’ah dan pola konsumsi islami. Tulisan ini menggunakan studi pustaka kajian dari berbagai sumber. Untuk meningkatkan volume produk pembiayaan mudharabah perlu memahami konsumsi yang islami. Hasil dari tulisan ini bahwa periode desember 2015 sampai oktober 2016 produk pembiayaan mudharabah di bank syariah mengalami penurunan sebesar -1,552 persen. Pola konsumsi islami memiliki banyak faktor dan bisa memberi pengaruh terhadap peningkatan produk pembiayaan mudharabah di bank syariah. Sehingga bank syariah perlu memahami konsumsi islami serta kebutuhan masyarakat dalam upaya meningkatkan potensi pengembangan produk pembiayaan mudharabah di bank syariah. Potensi pengembangan produk pembiayaan mudharabah di bank syari’ah masih sangat besar. Potensi pengembangan produk pembiayaan mudharabah masih sangat besar dan sangat luas. Kata Kunci : Konsumsi Islami, Produk Pembiayaan Mudharabah, dan Bank Syariah.
Strategi Bank Syariah dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah pada Masyarakat (Studi Kasus pada BPRS Madina Mandiri Sejahtera)
Safaah Restuning Hayati
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.335 KB)
|
DOI: 10.21927/jesi.2018.8(2).129-137
The research aims to find out the strategy which is conducted by BPRS Madina Mandiri Sejahtera for improving sharia financial literacy on the society, to analyse implementation of SEOJK Number 1/SEOJK.07/2014 regarding the education and improving financial literacy to the society, and to know the level of literacy on the society who had received the educational literacy program from BPRS Madina Mandiri Sejahtera. The research uses qualitative and quantitative method (mixed-method). Using of questionnaires distributed to 51 respondents. The results show that the strategy which is used BPRS Madina Mandiri Sejahtera for improving sharia financial literacy on the community is managed with through several programs such as educate and introduce product to the public using the social media, and to educate people who come to the office directly. The implementation of educational program which is conducted by BPRS Madina Mandiri Sejahtera enormously accord with the regulation SEOJK Number 1/SE.OJK.07/2014 with inclusive, systematic, measurable, accessibility, and collaboration principles. The leveling of Islamic financial literacy for the people who had obtained an educational program of literacy by BPRS Madani Mandiri Sejahtera has counted to 82.42 percent, it is the high category level.Keywords: Islamic financial literacy, BPRS, Society.
ANALISIS PENGARUH TINGKAT RELIGIUSITAS TERHADAP PERMINTAAN PEMBIAYAAN MUDHARABAH (Studi Pedagang Sayur di Pasar Tradisional Giwangan Yogyakarta)
Ahmad Yunadi
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Alma Ata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (481.573 KB)
|
DOI: 10.21927/jesi.2011.1(2).1-14
Based on research finding, in fact, the influencing factors on mudharabah Financing demand of vegetable traders are not influenced by business coaching, nor agreement that appropriate with syari’ah principle, vegetable traders, and BMT customer asked for Financing. Market society and market management do not understand about syari’ah Financing using profit sharing principle. No collateral is a dominant factor in influencing mudharabah Financing demand of vegetable traders at Giwangan Traditional Market. Islamic levels of BMT customers do not also influence mudharabah Financing demand. This is because a lot of mistrust from market community to BMT using profit sharing and the existence of Giwangan Market is unregistered as a legal financing institution at the market management. The profit sharing method still holds bank interest system; it can be seen at the amount of money that should be paid by BMT customers in the early agreement. The use of bank interest system is very contrary to Islamic principles and the vision, mission and goals of BMT.Keywords: Financing, Mudharabah, BMT, Market.
MINAT NASABAH MENGGUNAKAN MOBILE BANKING DENGAN MENGGUNAKAN KERANGKA TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) (Studi Kasus PT Bank Syariah Mandiri Cabang Yogyakarta)
Imam Sugih Rahayu
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Alma Ata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (266.65 KB)
|
DOI: 10.21927/jesi.2015.5(2).137-150
Abstrak Mobile Banking adalah salah satu pelayanan jasa bank yang memungkinkan nasabah untuk memperoleh informasi, melalui jaringan internet. Penerimaan dan manfaatkan yang dirasakan nasabah secara langsung dinilai berdasarkan persepsi penggunaan melalui kerangka TAM. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Nasabah Menggunakan Mobile Bangking Dengan Kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan jenis penelitian kausalitas. Populasi dan sampel dalam penelitian ini nasabah BSM Cabang Yogyakarta yang menggunakan Mobile Banking yang berjumlah 376. Metode pengumpulan menggunakan koesioner yang telah diuji sebelumnya ke 30 responden dan dilakukan uji validitas dan reliabilitas yang menghasilkan 100% pertanyaan dikatakan valid dan layak untuk digunakan. Metode penelitian menggunakan uji analisis regresi berganda dengan bantuan software SPSS versi 17. Hasil yang diperoeh dari penelitian ini adalah Presepsi manfaat (perceived usefulness) berpengaruh positif terhadap minat perilaku menggunakan Mobile Banking. Dimana tingginya atau meningkatnya Presepsi manfaat (perceived usefulness) maka akan meningkatkan minat perilaku menggunakan Mobile Banking. Persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) berpengaruh negatif terhadap minat perilaku menggunakan Mobile Banking. Tingginya Persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) akan menurunkan minat perilaku menggunakan Mobile Banking. Presepsi kredibilitas (perceived credibility) berpengaruh positif terhadap minat perilaku menggunakan Mobile Banking. Tingginya Presepsi kredibilitas (perceived credibility) akan meningkatkan minat perilaku menggunakan Mobile Banking. Informasi tentang Mobile Banking berpengaruh positif terhadap perilaku menggunakan Mobile Banking. Tingginya Informasi tentang Mobile Banking akan meningkatkan minat perilaku menggunakan Mobile Banking. Keywords: Mobile Banking, perceived usefulness, perceived ease of use, perceived credibility,information of mobile bangking, behavioral intention.