cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
literasi.almaata@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25024116     EISSN : 25031864     DOI : 10.21927/literasi
Core Subject : Education,
Focus and scope; Educational curriculum studies Subject matter studies Instructional media and educational aid Instructional methods and strategies Techer competence Psyco-socioanthropology studies Educational system managemant Educational character, gender and evalution
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2016)" : 7 Documents clear
Peran Guru Pendidikan Agama Islam terhadap “Pembinaan Ibadah Siswa” Kelas X Madrasah Aliyah Negeri Yogyakarta II Hairiyah Hamid; Ni'matun Khoeriyah
LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.056 KB) | DOI: 10.21927/literasi.2016.7(1).34-47

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Peran Guru PAI Terhadap Pembinaan Ibadah Siswa Kelas X MAN Yogyakarta II. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskripsif. Dalam penelitian ini mengunakan purposive sampling dengan subjek guru PAI dan siswa kelas X dengan jumlah sembilan. Adapun yang menjadi objek adalah bentuk-bentuk pembinaan ibadah dan peran guru PAI. Pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis mengunakan Model Miler and Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menyimpulkan data. Untuk memvaliditasi mengunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk pembinaan ibadah siswa kelas X MAN Yogyakarta II diantaranya: pembinaan matrikulasi, pesantren sabtu ahad (petuah), pengabdian masyarakat. Sedangkan Peran guru PAI diantaranya mengajar, memotivasi, mengarahkan, memfasilitasi, mengevaluasi mendidik.
Implementasi Pembelajaran Sains untuk Anak Usia Dini dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Sigit Prasetyo
LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.376 KB) | DOI: 10.21927/literasi.2016.7(1).48-57

Abstract

Pembelajaran sains merupakan proses pembelajaran sepanjang hayat sebagaimana belajar berhitung. Anak-anak dari segala jenis usia akan memperoleh manfaat dengan menganalisis keadaan-keadaan di sekitarnya yang mengadung unsur sains. Anak-anak perlu didorong agar memperoleh lebih banyak pengalaman sains di alam, kemudian menjelaskan peristiwa-peristiwa yang dilihatnya, menanyakannya, dan menganalisis cara peristiwa-peristiwa itu terjadi. Implementasi pembelajaran sains untuk anak usia dini dalam menghadapi MEA adalah dengan memasukkan enam keterampilan dasar sains ke dalam empat faktor penentu kemajuan suatu negara, yaitu inovasi, penguasaan jaringan melalui komunikasi, penguasaan teknologi, dan kekayaan sumberdaya alam. Adapun keenam keterampilan dasar sains yang perlu diajarkan kepada siswa adalah: pengamatan (observation), pengomunikasian (communication), pengklasifikasian (classification), pengukuran (measurement), penyimpulan (inference), dan peramalan (prediction). Keenam keterampilan di atas terintegrasi ketika seorang anak melakukan percobaan sederhana. Enam keterampilan dasar di atas sangat penting dalam kedudukannya sebagai keterampilan mandiri sebagaimana pentingnya ketika berkedudukan sebagai keterampilan terintegrasi. Keterampilan yang diasah sejak dini diharapkan akan menjadi bekal untuk menghadapi jenjang pendidikan siswa selanjutnya. Hal ini menjadi fokus penting mengingat batas-batas antar negara saat ini semakin transparan, persaingan tidak hanya terjadi secara lokal melainkan sudah bersifat global sejak dicanangkanya MEA.
Metode Psikoreligious dalam Rehabilitasi (Pendidikan dan Pembinaan Korban NAPZA dan Miras) Aris Try Andreas
LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.902 KB) | DOI: 10.21927/literasi.2016.7(1).58-66

Abstract

Masalah penyalahgunaan NAPZA dan Miras di Indonesia menjadi isu yang hangat diperbincangkan belakangan ini. NAPZA dan miras tersebut selanjutnya menjadi penyakit akhlak bagi anak bangsa. Hal tersebut yang mendorong pemerintah secara massif melakukan penanggulangan dan pencegahan terhadap penyalahgunaannya. Bukan hanya pemerintah, lembaga-lembaga pendidikan khususnya pesantren melakukan usaha pendidikan pembinaan terhadap korban NAPZA dan miras. Pesantren sekarang ini bukan hanya wadah menyiapkan anak mendalami dan menguasai ilmu agama Islam yang diharapkan dapat mencetak kader-kader ulama, namun lebih dari itu sebagai wadah rehabilitasi bagi korban narkoba. Artikel ini akan menjelaskan tentang pembinaan korban NAPZA dan miras di Pondok Inabah XX dengan metode Psikoreligious yang melaksanakan pembinaan berdasarkan kurikulum yang telah disusun. Metode psikoreligious tersebut dilakukan dengan cara 1) mandi taubat, 2) shalat sunat, 3) dan zikir. Dalam pembinaannya di pondok Inabah XX tersebut menerapkan beberapa pendekatan: 1) Tahap pendekatan 2) tahap pembinaan awal 3) tahap pembentukan sikap 2) tahap akhir.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap Hasil Belajar IPA Kelas III di SD Negeri Gunungsaren Srandakan Bantul Yogyakarta Tahun Ajaran 2015/2016 Martalia Ardiyaningrum; Sapta Indarsih
LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.15 KB) | DOI: 10.21927/literasi.2016.7(1).11-23

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA kelas III di SD N Gunungsaren antara pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan pembelajaran model konvensional dan mengetahui efektifitas pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III di SD N Gunungsaren. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD N Gunungsaren, dengan sampel penelitian adalah kelas III B yang memperoleh perlakuan Model Pembelajaran Kooperatif tipe NHT dan kelas III A dengan model konvensional. Analisis data meliputi uji Normalitas, Homogenitas, dan Uji Mann-Whitney U-Test dengan bantuan program SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan hasil belajar kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan hasil belajar kelas konvensional pada pembelajaran IPA kelas III di SD N Gunungsaren Srandakan Bantul. Model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) ini efektif digunakan karena rata-rata yang didapatkan di kelas eksperimen 95 dan terdapat 100% siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dari jumlah siswa.
Studi Analisis Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Berkesulitan Menulis (Dysgraphia) di SD Intis School Yogyakarta Aninditya Sri Nugraheni; Rifka Khoirun Nada
LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.967 KB) | DOI: 10.21927/literasi.2016.7(1).1-10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kesulitan guru kelas dalam pengajaran Bahasa Indonesia pada siswa berkesulitan menulis (dysgraphia) di SD Inklusi yang berlokasi di SD Intis School Yogyakarta. Adapun siswa yang diambil sebagai sampel penelitian untuk mengetahui karakteristik siswa dysgraphia ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 4 anak. Adapun subjek penelitian ini adalah guru kelas L3 Abu Hanifah dan L3 Abu Hurairah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dan desain studi analisis. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang dialami guru dalam mengajar siswa dysgraphia yaitu dalam proses pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Kesulitan dalam proses pembelajaran antara lain: (a) guru belum mengetahui batasan kosakata yang sesuai dengan daya tangkap siswa yang berkesulitan menulis (dysgraphia); (b) penggunaan metode dan strategi dirasa masih kurang tepat; (c) kurangnya layanan pendukung bagi siswa dysgraphia. Kesulitan dalam evaluasi pembelajaran diantaranya: (a) sulitnya mencari indikator yang tepat bagi siswa dysgraphia;(b) sulitnya membuat soal yang berbeda yang sesuai dengan kemampuan siswa dysgraphia; (c) evaluasi pekerjaan siswa yang berkesulitan menulis (dysgraphia). Dengan persiapan yang matang proses pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran dapat lebih terencana dan meminimalkan kendala-kendala yang selama ini dihadapi oleh guru.
Hubungan Kreativitas Guru dan Lingkungan Belajar terhadap Keaktifan Siswa Kelas III MIN Jejeran Bantul Tahun Ajaran 2015/2016 Laelatul Badriah; Rani Ayu Sholicha
LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.258 KB) | DOI: 10.21927/literasi.2016.7(1).24-33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kreativitas guru dan lingkungan belajar terhadap keaktifan siswa kelas III. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, sedangkan desain penelitian ini menggunakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru kelas III dan seluruh siswa kelas III. Teknik acak yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah teknik acak sederhana (simple random sampling) dengan sistem undian. Sampel penelitian diambil sebanyak 50% dari jumlah populasi dari seluruh siswa, sehingga hasil dari pengambilan sampel tersebut sejumlah 55 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angketdan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensial, dalam analisis inferensial menggunakan korelasi product moment. Untuk menguji hipotesis korelasi variabel x dan y menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kreativitas guru dan lingkungan belajar terhadap keaktifan siswa dalam kategori cukup kuat. Hasil tersebut dibuktikan dari hasil perhitungan statistik dengan koefisien korelasi dan analisis regresi, dimana terdapat korelasi antara R_(y . x_(1 ).x_2 ) sebesar 0,450 pada taraf signifikan 5% dengan sampel sebanyak 55 siswa. Nilai r hitung > nilai r tabel yaitu 0,450 > 0,266 pada taraf signifikansi 5% dengan kategori cukup kuat.
Permainan Interaktif untuk Menumbuhkan Partisipasi Aktif, dan Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa Melalui Penerapan Lesson Study Wanda Nugroho Yanuarto
LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2571.964 KB) | DOI: 10.21927/literasi.2016.7(1).67-74

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana permainan interaktif dapat diaplikasikan pada mata kuliah geometri analitik bidang melalui penerapan lesson study. Penelitian ini terdiri dari 4 siklus, setiap siklus terdari dari 3 tahap yaitu plan, do, see. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester I kelas A angkatan 2014 pendidikan matematika Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Data penelitian ini yaitu melalui lembar observasi, rekaman video, portofolio, dan angket. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi aktif, dan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dan inovasi pembelajaran dapat tumbuh melalui penerapan lesson study.

Page 1 of 1 | Total Record : 7