cover
Contact Name
RIZKI AMALIA
Contact Email
bidang4lppm@unusa.ac.id
Phone
+6285655581002
Journal Mail Official
jhs2018@unusa.ac.id
Editorial Address
Jl Jemursari No 51 - 57 dan Kampus A UNUSA Jl Smea 57 Surabaya 60243 Tlp. 031-8291920, 8284508 Fax. 031-8298582
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Health Sciences
ISSN : 19786743     EISSN : 24773948     DOI : https://doi.org/10.33086/jhs
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) publishing articles with various perspectives, including literature studies and field studies. This journal focus and scope are: Nursing Midwifery Medical Sanitation Public Health Nutrition Medical Technic
Articles 653 Documents
SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI DESA BENING KECAMATAN GONDANG KABUPATEN MOJOKERTO: sikap remaja putri terhadap pernikahan dini veryudha eka prameswari; ariu dewi yanti; indah kusmindarti kusmindarti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.32 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i1.623

Abstract

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang terjadi sebelum anak mencapai usia 18 tahun, sebelum anak matang secara fisik, fisiologis, dan psikologis dan bertanggungjawab terhadap pernikahan dan anak yang dihasilkan dari pernikahan tersebut. Menurut BKKBN, seorang perempuan nikah pada usia minimal 20 tahun sedangkan laki-laki 25 tahun. Tujuan penelitian adalah mengetahui sikap remaja putri terhadap pernikahan dini di Desa Bening Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian deskriptif menggunakan Teknik Simple Random Sampling. Populasinya semua remaja putri di Desa Bening Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto sebanyak 95 responden sehingga didapatkan sampel sebanyak 77 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Variabelnya adalah sikap remaja putri terhadap pernikahan dini. Data diambil dengan menggunakan kuesioner. Setelah terkumpul dilakukan pengolahan data dan dilanjutkan dengan uji Skor T. dengan bantuan SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukan sikap positif sebanyak 37 responden (41,8%), sedangkan sikap negative sebanyak 40 responden (51,9%). Diharapkan remaja putri untuk lebih mematangkan umur untuk menikah karena semakin bertambahnya usia semakin matang dalam berpikir karena akan sejalan dengan pemikiran yang semakin matang. Remaja putri juga harus meningkatkan pendidikan dan agamanya karena semakin rendah tingkat pendidikan orang tua, anak, dan masyarakat menyebabkan adanya kecenderungan menikahkan anaknya yang masih dibawah umur, dan ajaran agama sangat menentukan karena pemisah antara Sesutu yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan diperoleh dari pusat keagamaan dan ajaran-ajarannya.
PENGARUH PIJAT TUI NA TERHADAP STATUS PERTUMBUHAN PADA BALITA DENGAN STATUS KMS T: PENGARUH PIJAT TUI NA TERHADAP STATUS PERTUMBUHAN PADA BALITA DENGAN STATUS KMS T annif munjidah munjidah; fritria dwi anggraini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.485 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i1.631

Abstract

Satu dari tiga balita mengalami gangguan pertumbuhan (bayi pendek untuk rata-rata usianya / stunted) dan hampir seperlima jumlah balita mengalami mengalami berat badan kurang di bawah standar rata-rata (underweight). (UNICEF, 2011). Penyebab masalah gizi di perkotaan umumnya di sebabkan oleh gangguan penyerapan makanan. Hal ini bisa diatasi dengan pijat Tui Na. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat tui na terhadap status pertumbuhan pada balita dengan status KMS T di Kelurahan Wonokromo Surabaya Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental dengan desain after and before with control design. Populasi penelitian ini adalah seluruh balita dengan status KMS T. Sampel diambil dengan simple random sampling, didapatkan besar sampel 26 orang. Waktu penelitian pada februari-Juli 2018. Pijat Tui Na diterapkan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP). Lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data secara langsung yang dianalisis dengan menggunakan uji paired t-test dan independent t test. Uji analisis pengaruh before – after pijat tui na menggunakan uji paired t-test didapatkan nilai P = 0,019 < α = 0,05 Sedangkan pada kelompok kontrol dan perlakuan menggunakan uji independent t-test dan didapatkan hasil nilai P = 0,065 > α = 0,05. Ada pengaruh pijat tui na terhadap status pertumbuhan pada balita dengan status KMS T. Berdasarkan hal tersebut bidan diharapkan dapat menerapkan pijat Tui Na sebagai salah satu upaya dalam mengatasi status pertumbuhan pada balita dengan status KMS T.
Pengaruh Penatalaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Terhadap Onset Pengeluaran Kolostrum Di Surabaya Nur Masruroh; Ratna Ariesta Dwi Andriani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1244.464 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v13i01.650

Abstract

Inisisasi menyusui dini (IMD) adalah memberikan ASI segera setelah bayi dilahirkan,biasanya dalam waktu 30 - 60 menit setelah bayi dilahirkan. Inisiasi Menyusu Dini juga dengan jelas telah tercantum dalam Buku Acuan Asuhan Persalinan (APN) dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia sehingga harus dilaksanakan oleh seluruh bidan. Kolostrum mulai diproduksi oleh tubuh saat kehamilan, dan keluar pada awal seorang ibu akan menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegtahui pengaruh penatalaksanaan inisiasi menyusu dini terhadap onset pengeluaran kolostrum ibu. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan sampel ibu bersalin primipara yang melahirkan di BPM Istiqomah dan BPM Bashori selama bulan Maret-Juli 2018 berjumlah 60 orang. Analisis data menggunakan t tes mendapatkan hasil bahwa pelaksanaan inisiasi menyusu dini berpengaruh terhadap onset pengeluaran kolostrum dengan p= 0,03 (<0,05). Lama pelaksanaan inisiasi menyusu dini berpengaruh terhadap onset pengeluaran kolostrum dengan p= 0,01 (<0,05). Bidan sebagai ujung tombak kesehatan ibu dan anak meningkatkan sosialisasi pentingnya inisiasi menyusu dini sejak periode kehamilan Kata kunci : IMD, onset, kolostrum
PROMOSI KESEHATAN TENTANG P3K MENINGKATKAN PENGETAHUAN GURU TENTANG P3K DI SMK KAL-1 SURABAYA Nisha Dharmayanti Rinarto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.1 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i1.686

Abstract

Promosi kesehatan tentang P3K di sekolah berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh guru tentang P3K pada kegawatdaruratan. Promosi kesehatan merupakan upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain, baik individu, kelompok, atau masyarakat, sehingga mereka melakukan apa yang diharapkan oleh pelaku promosi kesehatan. Penelitian ini dilaksanakan di SMK KAL-1 Surabaya. Sampel penelitian dengan teknik Simple Random Sampling didapatkan sebanyak 39 responden. Metode yang digunakan adalah Pre Eksperimental dengan pendekatan One Grup Pretes-Postest. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisa data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan guru sebelum diberikan promosi kesehatan dengan nilai rata-rata 1,38 dan setelah diberikan promosi kesehatan didapat nilai rata-rata 2,54. Hasil uji statistik diperoleh hasil Asymp. Sig 0,001 > α 0,05 yang berarti terjadi perbedaan yang bermakna. Analisis lebih lanjut didapatkan ada pengaruh promosi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan guru, dengan demikian diharapkan agar sekolah mengusulkan kepada UPTD terkait untuk pengadaan pelatihan P3K di sekolah.
PENERAPAN METODE MASSAGE ENDORPHIN DAN OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI BAYI 0-6 BULAN DI DESA GADING KABUPATEN PROBOLINGGO tutik hidayati; iis hanifah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.653 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i1.772

Abstract

Milk is produced by releasing the hormone oxytocin through the ducts in the breast. The growth and development of a baby's brain nerve requires high-value nutrients by giving the mother's milk to the baby. One of the obstacles in giving ASI early is the production of less milk in the first days. The length of time spent breastfeeding is influenced by the hormone oxytocin and the hormone prolactin which can be released by means of endorphin and oxytocin masage is done by gentle caress first and then massage on the back. endorphin and oxytocin masage is an intervention that is expected to help post partum mothers facilitate breast milk production. Rusdiati's 2013 results show that there is an effect of oxytocin massage on breastfeeding in postpartum mothers. The results were obtained after oxytocin massage ASI out faster than not done oxytocin massage. This study used a pre-experimental design with one group pre test post test design method. The population is all mothers who breastfeed babies aged 0-6 months. The sampling technique used is total samling. Data analysis using Wilcoxon obtained the results of ρ = 0,000, so that ρ <α = 0.05, then there is the influence of the Application of Masage Endorphin and Oxytocin Method to Increased Breast Milk Production in Breastfeeding Mothers of Babies 0-6 Months in Gading Village. Health workers, especially midwives, are expected to provide health education and training on endorphin and oxytocin massage in nursing mothers.
HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT HERBAL (JAMU GEPYOK) DENGAN PRODUKSI ASI DI BPS DS. NGUMPAKDALEM KEC. DANDER KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2017 Fitria Rizky Kurniawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.914 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i1.792

Abstract

Abstract Indonesian society's interest in complementary or traditional therapy is increasing. The frequency of utilization of complementary alternative therapies is increasing rapidly throughout the world. The result of Susenas (2007) shows Indonesians who complain of pain within the month before the 30.90% survey. Of the residents who complained of illness, the largest percentage (65.01%) chose their own treatment using traditional medicines and / or drugs. The use of traditional medicine in self-medication efforts has steadily increased from 15.2% to 38.3% over the course of 7 years from 2000-2006 (Supardi, S and Andi Leny, 2010) The purpose of this study is to determine the effect of the use of herbal medicine to facilitate the expansion of breast milk as an effort to reduce the use of conventional medicines in Bojonegoro District in 2017. This research uses Quasy experimental research design technique (quasi experiment). Based on the place of study including the type of field research design. Population is a subject that meets the criteria that have been set. The population in this study were all breastfeeding mothers in 10 Puskesmas in Bojonegoro Regency in 2016. Analysis is a very important part to achieve the goal, where the main purpose of research is to answer the research questions in expressing the phenomenon . Data analysis in this study using chi square test. The results showed p value 0.468> 0.05 which means there is no relationship between the use of herbal uyup - uyup with milk production. Keywords: Herbal Medicinal Use and Breastmilk Production
What is Important For You (WIFY) dan Life Map berbasis Goal Attaintment Model terhadap Self Care Behaviour pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Kusnanto Kusnanto; Moh Zen Arifin; Ira Suarilah; Hidayat Arifin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.227 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i1.793

Abstract

Introduction: Diabetes mellitus was an uncurable metabolic disease but it can be controlled. Diabetes can be controlled independently by diabetic with diabetes self-care behavior. Self-care behavior was challenge problem causing in adherence in majority diabetic clients especially in Persadia Darmo Hospital. Method: Research design was Quasy-Experiment study among type 2 diabetic client. This study involved 30 samples taken by purposive sampling. The independent variable were What is Important For You (WIFY) and Life Map. The dependent variable was self-care behavior. Data were taken by using SDSCA questionnaire then analyzed by using t-test with a= £0.05. Result and Analyze: WIFY and Life Map change self-care behavior in treatment group before and after treatment significantly with p value = 0,024. There was significant difference between treatment and control group of self-care behavior with p value = 0,029. Discussion: It could be concluded that application of WIFY and Life Map with goal attainment model increase self-care behavior in type 2 diabetic clients. The use of this approach could be optimizing diabetic counseling and education for clients. Further research to investigate WIFY and Life map effect on blood glucose level and HbA1c test in Type 2 Diabetic.
Analysis of Factors Affecting Sexual Behavior in Adolescents in the Porong Health Center Work Area Lailatul Khusnul Rizki; Rizki Amalia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 02 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.584 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i02.809

Abstract

ABSTRACT Teenagers are part of a population that has an age range between 10-19 years. Based on the 2010 Population Census the number of adolescent groups was 43.5 million or around 18% of the total population in Indonesia (WHO, 2014). Adolescence is a period where physical and psychological growth and development are so intellectual that development is quite rapid. Having a great curiosity causes teenagers to fall into risk and may have to be associated with various physical and psychosocial health problems. Therefore, it must issue health care for adolescents who can meet the health needs of adolescents who are needed to avoid premarital sex obligations at risk for adolescents. The purpose of this study was to analyze factors that influence premarital sexual behavior in adolescents.This study is a descriptive analytic study using cross sectional. The research subjects were 100 students consisting of 50 students and 50 female students. Data collection was done directly by filling out the questionnaire and analyzed using bivariate using chi square and then refined. In the knowledge variable obtained x2 count of 38.74, attitude variable x2 counted 76.07, variables supporting media x2 count 17.29, peer role variables x2 count of 56.58, the variable has a value of p 0.000 (value p <0.05) significant for premarital sex behavior in adolescents in the Porong Health Center area. As for the variable role of parents x2 count of 0.26 with a p value of 0.614 (p value> 0.05) which means there is no relationship with premarital sex in adolescents in the work area of Porong Health Center. There is a significant positive relationship between knowledge, attitude, media discussion and peer role with premarital sex in adolescents in the Porong Health Center area. Keywords: Premarital Sexual Behavior, Adolescents
PENGARUH PENERAPAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) TERHADAP PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK USIA 3-5 TAHUN DI KELOMPOK BERMAIN AISYIYAH 14 PABEAN CANTIAN KOTA SURABAYA Wesiana Heris Santy; novira dwi prapti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.106 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i1.810

Abstract

Anak usia 3-5 tahun sesuai dengan perkembangannya masih memiliki kepercayaan diri rendah ditandai dengan sulit untuk berpisah dengan orang tua, tidak berani mengemukakan pendapat. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh penerapan Alat Permainan Edukatif (APE) terhadap peningkatan kepercayaan diri anak usia 3-5 tahun. Desain penelitian menggunakan pre eksperiment dengan jenis one group pretest-posttest design.Populasi anak usia 3-5 tahun 33 orang, sampel 30. Menggunakan probability sampling dengan tekhnik simple random sampling. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon Sign Test. Variabel independent yaitu pernerapan APE dan variabel dependent yaitu kepercayaan diri. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dianalisa dengan uji Wilcoxon dengan α= 0,05. Hasil penelitian pre test menunjukkan sebagian besar (70%) mempunyai kepercayaan diri rendah dan post test sebagian besar (63,33%) mempunyai kepercayaan diri tinggi. Hasil uji analisis didapatkan nilai ρ= 0,000 < α= 0,05 maka Ho ditolak artinya ada pengaruh penerapan APE terhadap peningkatan kepercayaan diri anak usia 3-5 tahun di KB Aisyiyah 14 Pabean Cantian Kota Surabaya. Simpulan penelitian ini adalah sebagian besar anak memiliki kepercayaan diri tinggi sesudah diberikan penerapan APE. Saran terhadap profesi keperawatan penerapan APE dapat menjadi salah satu asuhan keperawatan untuk mengembangkan kepercayaan diri.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TM III DI BPM KUSMAWATI SURABAYA Siska Nurul Abidah; yasi anggasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 02 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.216 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i02.812

Abstract

ABSTRAK : Anemia dalam kehamilan masih merupakan masalah kronik di Indonesia terbukti dalam prevalensi pada wanita hamil persentase mencapai 63,5%. Dalam empat tahun terakhir prevalensi anemia tidak menunjukkan penurunan yang cukup berarti. Anemia pada kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil TM III. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dan Sampel adalah ibu hamil TM III yang periksa di BPM Kusmawati Surabaya selama 3 bulan. Sampel di ambil menggunakan total sampling sebesar 45 responden. Pengumpulan data menggunakan data primer berupa kuesioner dan data sekunder berupa buku register PWS KIA, kemudian data dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil uji statistic, didapatkan tidak ada hubungan signifikan antara umur ibu dengan kejadian anemia (p = 0,358), ada hubungan signifikan status gizi dengan kejadian anemia (p = 0,000), tidak ada hubungan signifikan antara paritas dengan kejadian anemia (p = 0,222), ada hubungan signifikan antara frekuensi antenatal care dengan kejadian anemia (p = 0,000), ada hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia (p=0,034) dan ada hubungan signifikan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia (p=0,024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil TM III di BPM Kusmawati adalah faktor status gizi, frekuensi antenatal care, tingkat pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Diharapkan bagi petugas kesehatan agar terus meningkatkan penyuluhan dan konseling bagi ibu hamil untuk mencegah terjadinya anemia

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 19 No 01 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 18 No 03 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 18 No 02 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 18 No 01 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 17 No 01 (2024): Vol. 17 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 17 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 17 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 16 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 16 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 16 No 01 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 15 No 03 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 15 No 02 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 15 No 01 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 14 No 02 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Sciences) Vol 14 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 14 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan (Journal of Health Sciences) Vol 13 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 12 No 02 (2019): August 2019 Vol 12 No 1 (2019): Februari 2019 Vol 12 No 02 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 11 No 2 (2018): August 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 11 No 1 (2018): FEBRUARY Vol 11 No 1 (2018): FEBRUARY Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 10 No 2 (2017): AUGUST Vol 10 No 1 (2017): FEBRUARY Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 9 No 2 (2016): AUGUST Vol 9 No 2 (2016): AUGUST Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 9 No 1 (2016): FEBRUARY Vol 8 No 2 (2015): AUGUST Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 8 No 1 (2015): FEBRUARY Vol 7 No 2 (2014): AUGUST Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 7 No 1 (2014): FEBRUARY Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 7 No 1 (2014): FEBRUARY Vol 6 No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 6 No 2 (2013): AUGUST Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 6 No 1 (2013): FEBRUARY Vol 6 No 1 (2013): FEBRUARY Vol 5 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 5 No 2 (2012): AUGUST More Issue