cover
Contact Name
RIZKI AMALIA
Contact Email
bidang4lppm@unusa.ac.id
Phone
+6285655581002
Journal Mail Official
jhs2018@unusa.ac.id
Editorial Address
Jl Jemursari No 51 - 57 dan Kampus A UNUSA Jl Smea 57 Surabaya 60243 Tlp. 031-8291920, 8284508 Fax. 031-8298582
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Health Sciences
ISSN : 19786743     EISSN : 24773948     DOI : https://doi.org/10.33086/jhs
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) publishing articles with various perspectives, including literature studies and field studies. This journal focus and scope are: Nursing Midwifery Medical Sanitation Public Health Nutrition Medical Technic
Articles 653 Documents
Jus semangka menurunkan kadar asam urat wiwik afridah; catur ertika sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.229 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v6i1.1065

Abstract

Abstract: As the population of the elderly increases, health problems such as Gout indicated by Hyperuricemia might also appear. Hyperuricemia can be prevented by increasing the intake of Vitamin C, B5, B6, and E. Therefore, the purpose of this research was to find out the effects of watermelon juice on the change in uric acid level in the elderly living in Dupak Bangunsari RT V RW 4 Surabaya. The research used quasi- experiment design. The populations involved 16 old people with Hyperuricemia, in which half of them, 8 people, were taken as the samples done by applying the random allocation technique classified as follows: 8 people in experiment group and 8 people in control group. The watermelon juice therapy was chosen as the independent variable, where as the dependent variable was the change of uric acid level. Furthermore, the uric acid level measuring tool was used to collect the data which were then recorded on the recapitulation and watermelon juice sheet. The result of analysis done by applying Fischer’s Exact test and SPSS for Windows showed that ρ = 0.001 < α = 0.05 which meant that the research hypothesis was accepted illustrating that there were some effects of watermelon juice on the change in uric acid level in the elderly living in the above mentioned region. The research has come to a conclusion that there were some effects of watermelon juice on the change in uric acid level. Hence, the old people with Hyperuricemia should consume more Vitamin C, B5, B6, and E and change their life pattern into the healthy one.
ENDORPHIN MASSAGE EFEKTIF MENURUNKAN NYERI PUNGGUNG IBU HAMIL TRIMESTER III wulan diana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 02 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.249 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i02.1128

Abstract

Setiap ibu hamil trimester III akan mengalami perubahan fisiologis yang meliputi perubahan fisik dan psikologis. Salah satu perubahan fisik yang dialami ibu hamil trimester III adalah nyeri punggung yang menimbulkan ketidaknyamanan selama kehamilan. Endorphin massage merupakan terapi nonfarmakologi berupa sentuhan/pijatan ringan yang penting untuk diberikan pada ibu hamil diwaktu menjelang sampai saatnya melahirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan endorphin massage terhadap penurunan nyeri punggung ibu hamil trimester III di BPM Lulu Surabaya. Rancangan penelitian menggunakan Quasi-Eksperimental dengan menggunakan metode pendekatan one group pre-post test design. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling yaitu 20 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung di BPM Lulu Surabaya. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi skala nyeri yang dianalis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan endorphin massage sebagian besar ibu yang mengalami nyeri punggung sedang sebanyak 12 orang (60%). Setelah dilakukan endorphin massage sebagian besar ibu mengalami nyeri punggung ringan yaitu 14 orang (70%). Dari hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai ρ = 0,000 < α = 0,05 yang menunjukkan bahwa ada keefektifan yang sifnifikan endorphin massage terhadap penurunan nyeri punggung ibu hamil trimester III di BPM Lulu Surabaya. Endorphin massage dapat dijadikan alternatif terapi non farmakologis untuk menurunkan nyeri punggung yang dialami oleh ibu hamil trimester III. Sehingga bidan dapat melakukan pelayanan dengan memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester III yang mengalami keluhan nyeri punggung dengan melakukan teknik endorphin massage. Kata kunci : Endorphin Massage, Nyeri Punggung
Karakteristik Penderita Glaukoma di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Periode Januari 2017-April 2018 Ferzieza Dizayang; Hasmeinah Bambang; Mitayani Purwoko
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1234.327 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v13i01.1146

Abstract

Glaukoma merupakan penyakit mata di mana terjadinya kerusakan saraf optik yang disebabkan oleh hambatan pengeluaran cairan bola mata (Humour Aquous). Glaukoma merupakan penyebab kebutaan terbanyak setelah katarak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita glaukoma di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang periode Januari 2017 – April 2018 berdasarkan usia, jenis kelamin, jenis glaukoma, keluhan utama, tekanan intraokular, dan riwayat penyakit sebelumnya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross sectional menggunakan data rekam medis pasien glaukoma di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang periode Januari 2017 – April 2018. Sampel pada penelitian ini berjumlah 45 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan glaukoma lebih banyak terdistribusi pada kelompok usia 40-64 tahun (66,7%)dan jenis kelamin perempuan (57,8%).Tipe glaukoma didominasi oleh glaukoma kronis (57,8%),dengan keluhan nyeri mata (37,7%), memiliki TIO lebih dari 21 mmHg (73,3%), dan memiliki riwayat penyakit sebelumnya (60,0%).
Eferktifitas Eferktifitas Pemberdayaan Kader “Rapid” Terhadap Peningkatan Derajat Kesehatan Ibu Post Partum Dan Anak Di Keluarahan Wonokromo Surabaya Nurul Kamariyah; siti nurjanah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 02 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.704 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i02.1157

Abstract

Kehamilan dan kelahiran merupakan suatu kebutuhan fisiologis, yang pada sebagian besar perempuan terjadi dalam kondisi yang normal dan tidak menimbulkan maslaha. Pada masa setelah melahirkan akan terjadi pemulihan organ dalam kondisi yang normal, hal ini sering terjadi masalah yang pada ibu setelah melahirkan adalah secara urutan prioritas adalah produksi air susu, perawatan perieneum, perawatan dan stimulasi bayi baru lahir untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Tujuan penelitian adalah mengalisis efektifitas pemberdayaan “KADER RAPID” terhadap peningkatan derajat kesehatan Ibu post partum dan Bayi Baru Lahir di Kelurahan Wonokromo Surabaya. Desain penelitian ini adalah bersifat quasi ekperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader “RAPID” ibu post partum di kelurahan Wonokromo Surabaya sebesar 32 orang, sampel adalah sebagian Kader RAPID ibu post partum dan bayi baru lahir di kelurahan Wonokromo Surabaya. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan besar sampel 30 responden, variabel independen yaitu kader “RAPID”, variabel dependen yaitu derajat kesehatan ibu post partum dan bayi baru lahir. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner observasi Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Mann Whitney Test dengan tingkat kemaknaan (0,05) Hasil uji statistik T test, sebelum dan sesudah adanya peran kader RAPID didapatkan r = 0,000 < α = 0,05 sehingga H0 ditolak yang artinya terdapat Efektifitas Pemberdayaan Kader “RAPID” terhadap Peningkatan Derajat Kesehatan Ibu post Pastum dan Bayi Baru Lahir di Kelurahan Wonokromo Surabaya. Simpulan dengan pemberdayaan Kader “RAPID” di kelurahan Wonokromo Surabaya secara jangka panjang akan meningkatkan derajad kesehatan masyarakat dan menurunkan angka kematian ibu post partum dan Bayi Baru Lahir. Saran berdayakan masyarakat, libatkan kader dan lakukan pendampingan oleh kader kepada masyarakat sesuai kebutuhan masyarakat Kta kunci : pemberdayaan, kader, post partum, anak
Peer Group Support dengan pendekatan Model Keperawatan Health promotion model berpengaruh terhadap manajemen Life style santri Khamida Khamida; siti nurjanah; nur ainiyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 02 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.489 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i02.1192

Abstract

Pendahuluan: Pesantren selain sebagai tempat pembelajaran juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik karena transmisi yang mudah ini disebabkan karena tingkat kepadatan sehingga manajemen life style merupakan kebutuhan yang harus dilakukan karena penghuni pesantren adalah kelompok beresiko terkena penyakit. Tujuan penelitianini adalah mengetahui pengaruh Peer Group Support terhadap manajemen Life style Santriberdasarkan motivasi dan Perceived benefit of Action santridengan pendekatanmodelkeperawatanHealthPromotion Model.Metode: Desain penelitian quasy ekperimental. Sampel adalah santri mukim di pesantren Nurul Huda Surabaya dan Al Hidaayah Sidoarjo sebesar 100 santri dengan menggunakan simple random sampling.Kelompok perlakuan diberikanpenyuluhan dan Peer Group Support sedangkan pada kelompok kontrol hanya diberikanpenyuluhan melalui modul. Variabel independen adalah Peer Group Support dan variabel dependennya motivasi santri dan Perceived benefit of Action. Instrumen menggunakan kuesioner.Dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test, Mann Whitney, Paired t Test, dan Independent t test.Hasil penelitian didapatkan kelompok perlakuan mengalami peningkatan motivasi rerata 5,18, dan perceived benefits of actionrerata 4.68. Sedangkan kelompok kontrol peningkatan motivasi rerata sebesar 2,04 danperceived benefits of actionrerata 7,28 . Hasil uji Mann Whitney didapatkan p = 0.00 dan hasil uji Independent t test didapatkan p = 0.04dimana p < 0,05, artinya ada pengaruh Peer Group Support terhadap motivasi perceived benefits of action. Diskusi:Peningkatan motivasi santri dalam menerapkan manajemen life style santri dan perceived benefits of action santri dalam mempersepsikan manfaat manajemen life style diperoleh dari peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan dandukunganyang berasaldarianggotapeer group
Pengaruh penyuluhan HIV/AIDS terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa siswi sekolah adius kusnan; amirudin eso; asriati asriati; la ode alifariki; ruslan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1242.102 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v13i01.1214

Abstract

Tingkat pengetahuan pre-test yang terbanyak tingkat pengetahuannya kurang (87,0%) dan setelah mendapatkan penyuluhan HIV/AIDS pos-test berada pada tingkat pengetahuan baik sebanyak (74,0%). Adapun karakteristik sikap pada saat pre-test menunjukkan sikap yang terbanyak kurang (79,6%) dan setelah mendapatkan penyuluhan HIV/AIDS pos-test menunjukkan sikap yang lebih baik (68,5%). Angka kejadian HIV/AIDS terus meningkat setiap tahunnya, tercatat jumlah penderita HIV sudah mencapai 242.699 jiwa dan penderita AIDS mencapai 87.453 jiwa, di Sulawesi Tenggara, data penderita HIV total berjumlah 861 kasus HIV dimana Kota Kendari merupakan jumlah terbanyak 360 kasus dari 17 kabupaten kota se-provinsi Sulawesi Tenggara. Data tersebut juga menggambarkan bahwa pengidap AIDS terbanyak ada pada usia produktif, yakni 20-29 tahun. Sementara, HIV sendiri biasanya berkembang menjadi AIDS dalam waktu kurang lebih 10 tahun. Hal ini berarti, terdapat banyak penderita AIDS yang sudah menderita HIV sejak usia ana atau ketika duduk dibangku sekolah menengah atas atau bangku kuliah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan sikap terhadap pelaksanaan penyuluhan HIV/AIDS pada siswa di SMA Negeri 4 Kendari. Metode penelitian ini Pra-Eksperimental dengan desain one group pre test dan post test, cara pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 54 orang, bentuk data primer melalui pengisian kuisioner pengetahuan dan sikap. Hasil penelitian menunjukkan responden tingkat pengetahuan pre-test yang terbanyak tingkat pengetahuannya kurang (87,0%) dan setelah mendapatkan penyuluhan HIV/AIDS pos-test berada pada tingkat pengetahuan baik sebanyak (74,0%). Adapun karakteristik sikap pada saat pre-test menunjukkan sikap yang terbanyak kurang (79,6%) dan setelah mendapatkan penyuluhan HIV/AIDS pos-test menunjukkan sikap yang lebih baik (68,5%). Kesimpulan penyuluhan mempengaruhi pengetahuan dan sikap siswa tentang HIV/AIDS dengan (nilai P=0,000). Saran diharapkan para siswa secara menyeluruh lebih proaktif untuk mencari informasi dari berbagai media yang ada, sehingga memiliki wawasan dan pemahaman yang tinggi tentang pencegahan penularan HIV/AIDS.
Penerapan terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) pada penderita tuberculosis dengan masalah keperawatan di Puskesmas Sawahan Eppy Setiyowati; Alfin Hidayatur Rahman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1215.06 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v13i01.1287

Abstract

Abstract: Pulmonary tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by rod-shaped bacteria (bacilli) known as Mycobacterium tuberculosis. This tubercle basil will cause respiratory problems. In addition, the disease process and long-term treatment often cause anxiety in people with Tuberculosis. The purpose of this study was the application of SEFT therapy in Tuberculosis patients to reduce anxiety in Sawahan Surabaya Health Center. The method used was descriptive with a case study approach through nursing care with anxiety nursing problems in Tuberculosis patients. Data collection is done using the method of interviews, direct observation, and medical records. The results of the application of SEFT therapy were carried out once / day for 3 days at Mr. B. There was a decrease in anxiety which was resolved gradually after SEFT therapy. The application of SEFT therapy is effective in reducing anxiety felt by Tuberculosis patients. Therefore nurses are expected to be able to teach SEFT therapy according to standard operating procedures (SOP) so that patients and families can practice it again at home.
Akses media dan perilaku seksual pranikah beresiko infeksi menular seksual (IMS)pada siswa SMA di Kabupaten Malang: AKSES MEDIA DAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH BERESIKO INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) PADA SISWA SMA DI KABUPATEN MALANG rifzul maulina; Zaenal Alim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.596 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v13i01.1288

Abstract

Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan pesat baik fisik, psikologi maupun intelektual. Pola karakteristik pesat tumbuh kembang ini menyebabkan remaja mempunyai sifat khas yang sama yaitu mempunyai rasa keingintahuan yang besar, menyukai petualangan dan tantangan serta cenderung berani menanggung resiko atas perbuatannya tanpa didahului oleh pertimbangan yang matang. Tujuan penelitian ini adalah faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah beresiko IMS. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory research) dengan desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel dipilih secara random sampling, yaitu siswa sekolah menengah yang meliputi 2 SMA di Kabupaten Malang yang dekat dengan eks-lokalisasi sebanyak 318 responden. Hasil Penelitian menunjukkan variabel yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah remaja berisiko IMS pada responden laki-laki adalah umur (p=0,047), sikap orang tua (p=0,014) dan akses media (p=0,03). Sedangkan pada responden perempuan adalah tidak ada variabel yang berhubungan. Variabel yang paling berpengaruh terhadap perilaku seksual beresiko IMS pada responden laki-laki adalah akses media dengan OR 2,378 yang artinya responden laki-laki dengan tingkat akses media tinggi memiliki peluang 2,3 kali untuk melakukan perilaku seksual beresiko IMS. Saran bagi sekolah agar memberikan informasi yang intensif kepada siswanya tentang kesehatan reproduksi supaya dapat meningkatkan pemahaman remaja
Hubungan karakteristik individu (jenis kelamin dan usia) terhadap perkembangan psikososial mahasiswa keperawatan di Surabaya Diyan Mutyah; Nisha Dharmayanti Rinarto; Sukma ayu candra Kirana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1324.786 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v13i01.1317

Abstract

Usia dewasa merupakan tahapan yang diawali dengan masa transisi dari masa remaja hingga masa dewasa yang melibatkan pengalaman dan eksplorasi yang disebut dengan emerging adulthood (Papalia, DE, Olds S.W., Feldman, R.D, 2008) tahap perkembangan psikososial manusia dimana individu mulai menerima dan memikul tanggung jawab yang lebih berat. Tahap usia dewasa ini hubungan intim mulai didalami dan mengalami perkembangan, hal ini sejalan dengan masa reproduktif yang mulai sempurna. Keintiman yaitu bagaimana individu mampu membina hubungan intim/dekat dan cinta dengan orang lain.Tujuan dari penelitian ini yaitu mendapatkan gambaran perkembangan psikososial mahasiswa keperawatan di wilayah Surabaya menggunakan kuesioner keintiman. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan menggunakan teknik sampling kuota sampling dan jumlah sampel 150 mahasiswa keperawatan dari 2 intitusi keperawatan wilayah Surabaya. Hasil dalam penelitian ini yang meneliti tentang perkembangan psikososisal pada dewasa muda didapatkan hasil sebagian besar perkembangan psikososisal kurang optimal dengan 52 responden (34,7%), karena faktor umur yang sebagian besar berusia 18 tahun. 4. Terdapat hubungan yang signifikan antara perkembangan psikososil mahasiswa dengan jenis kelamin mahasiswa Chi-square  = 0,007 Maka perlu adanya kegiatan yang dapat menunjang perkembangan psikososial pada mahasiswa, terutama dalam menunjang perkembangan intimasi sehingga perkembangan intimasi pada mahasiswa dapat optimal. Kegiatan yang dapat dilakukan seperti adanya kegiatan sharing antara mahasiswa dengan dosen sehingga dosen dapat membantu mahasiswa dalam memenuhi tugas-tugas perkembangannya, serta mahasiswa perlu berperan aktif dalam melatih diri untuk meningkatkan perkembangan intimasi pada diri mereka.
Pengaruh meditasi diiringi musik religi terhadap kualitas tidur pada penderita hipertensi di RW 02 DESA GADUNG DRIYOREJO GRESIK lono wijayanti; Puji Astuti; Rahayu Anggraini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1232.267 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v13i01.1329

Abstract

Latar Belakang :. Kebutuhan tidur yang tidak cukup, seringnya terbangun di tengah malam maupun lamanya waktu yang dibutuhkan sejak terjaga hingga terlelap sering memicu untuk terjadinya peningkatan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan : Tujuan penelitian adalah Menganalisis pengaruh meditasi diiringi musik religi terhadap kualitas tidur pada penderita hipertensi di RW 2 desa gadung driyorejo gersik. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Experiment pre-post control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderlta hipertensi sejumlah 60 dan sampel yang digunakan 52 responden menggunakan sampling simple random sampling. Variabel bebas adalah meditasi diiringi musik religi sedangkan variabel tergantung adalah kualitas tidur. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi diperoleh kualitas tidur pre dan post berdasarkan uji Wilcoxon test didapatkan nilai p = 0,000 (p<0,05), dan pada kelompok kontrol nilai p=1,000. Berdasarkan uji Mann-Whitney diperoleh nilai p = 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan perubahan kualitas tidur antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi secara signifikan. Kesimpulan : Meditasi diiringi musik religi berdampak positif terhadap kualitas tidur. Penggunaan meditasi diiringi musik religi dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi dalam memperbaiki kualitas tidur yang dapat laksanakan secara rutin bahkan setiap hari khususnya pada penderita hipertensi. Kata kunci : kualitas tidur, meditasi diiringi musik religi, hipertensi

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 19 No 01 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 18 No 03 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 18 No 02 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 18 No 01 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 17 No 01 (2024): Vol. 17 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 17 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 17 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 16 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 16 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 16 No 01 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 15 No 03 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 15 No 02 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 15 No 01 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 14 No 02 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Sciences) Vol 14 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)  Vol 14 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan (Journal of Health Sciences) Vol 13 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 12 No 02 (2019): August 2019 Vol 12 No 1 (2019): Februari 2019 Vol 12 No 02 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 11 No 2 (2018): August 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 11 No 1 (2018): FEBRUARY Vol 11 No 1 (2018): FEBRUARY Vol 10 No 2 (2017): AUGUST Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 10 No 1 (2017): FEBRUARY Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 9 No 2 (2016): AUGUST Vol 9 No 2 (2016): AUGUST Vol 9 No 1 (2016): FEBRUARY Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 8 No 2 (2015): AUGUST Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 8 No 1 (2015): FEBRUARY Vol 7 No 2 (2014): AUGUST Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 7 No 1 (2014): FEBRUARY Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 7 No 1 (2014): FEBRUARY Vol 6 No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 6 No 2 (2013): AUGUST Vol 6 No 1 (2013): FEBRUARY Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 6 No 1 (2013): FEBRUARY Vol 5 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) Vol 5 No 2 (2012): AUGUST More Issue