cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TEKTRIKA - Jurnal Penelitian dan Pengembangan Telekomunikasi, Kendali, Komputer, Elektrik, dan Elektronika
Published by Universitas Telkom
ISSN : 25021990     EISSN : 25022105     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal TEKTRIKA didekasikan untuk menjadi salah satu media publikasi dan diseminasi penelitian para akademisi, peneliti dan masyarakat umum dalam bidang keilmuan Telekomunikasi, Kendali, Komputer, Elektrik dan Elektronika. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektro Universitas Telkom Bandung mulai tahun 2016 ini dan merupakan kelanjutan dari jurnal JURTEL yang telah dipublikasikan sejak tahun 1997. Dengan demikian, topik yang dipublikasikan pada jurnal ini tentunya lebih luas cakupannya, yakni bidang Teknologi Elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2016)" : 14 Documents clear
DESAIN DAN IMPLEMENTASI KONTROL KESEIMBANGAN KENDARAAN RODA DUA DENGAN KONTROL LOGIKA SAMAR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Bonaventura Dhimas Gutama
TEKTRIKA Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v1i1.249

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan pengontrolan keseimbangan kendaraan roda dua dengan memanfaatkan momentum sudut pada gyroscope. Penentukan kemiringan gyroscope dilakukan dengan teknik pengontrolan logika samar untuk mengatur gerak servo. Sensor yang digunakan adalah accelerometer yang sinyal keluarannya telah diperbaiki oleh estimator filter Kalman. Semua proses dijalankan dengan menggunakan mikrokontroler STM32F4. Masukan pengontrol logika samar adalah nilai error dan delta error. Nilai error merupakan selisih pembacaan sensor dengan nilai set point, sedangkan delta error adalah selisih error saat ini dengan error sebelumnya. Pengambilan keputusan dilakukan dengan metode Mamdani Inference System dan Weight Average Defuzzification. Prototipe yang telah dibuat telah berhasil mempertahankan posisi tegaknya dengan kemiringan hingga ± 5o.Kata Kunci: kontrol keseimbangan, logika samar, STM32F4, filter Kalman, gyroscope
PERANCANGAN DAN FABRIKASI PENYERAP GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK PATCH SEGI ENAM BERBASIS SURFACE TEXTURED Levy Olivia Nur; Achmad Munir; Sugihartono Sugihartono; Adit Kurniawan
TEKTRIKA Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v1i1.245

Abstract

Teknologi surface textured yang merupakan salah satu teknik untuk pengembangan penyerap gelombang elektromagnetik telah mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam dekade terakhir ini. Pada aplikasi penyerap, teknologi ini mampu mengurangi ketebalan material sehingga memungkinkan realisasi material yang lebih tipis. Secara prinsip, teknik ini menggunakan lapisan AMC (artificial magnetic conductor) yang mempunyai high impedance surface. Untuk mendapatkan tingkat penyerapan yang tinggi yang dapat bekerja pada frekuensi penyerapan yang diinginkan, metal patch dari penyerap tersebut dibuat dengan bentuk tertentu. Pada penelitian ini, dilakukan investigasi bentuk patch segi enam sama sisi yang dicetak di atas substrat dielektrik FR4 Epoxy dengan ketebalan 3,2 mm. Ukuran substrat dielektrik sel satuan yang didapatkan untuk bentuk segi enam 30 mm × 26,5 mm, sedangkan lebar sisi patch yang diperoleh 14 mm. Selanjutnya untuk mendapatkan tingkat penyerapan yang baik dilakukan penambahan elemen resistif pada patch. Nilai resistor yang perlu ditambahkan pada patch saat perancangan adalah 514 : dengan tingkat penyerapan pada frekuensi kerjanya sebesar 47 dB. Pengukuran telah dilakukan dengan menggunakan alat bantu PPW simulator. Kemudian dilakukan proses pemisahan karakteristik penyerap dari alat pengukurannya. Penambahan resistor sebesar 487 : memberikan pengaruh karakteristik penyerapan hingga 34 dB lebih baik sekitar 7 dB pada frekuensi resonansi 2,78 GHz bila dibandingkan dengan pengukuran tanpa R. Kata Kunci: AMC, penyerap, karakterisasi, patch, surface textured, sel satuan
KONTROL KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA MENGGUNAKAN TEGANGAN DAN FREKUENSI DENGAN MODULASI VEKTOR RUANG Dwi Sasmita Aji Pambudi; M. Sarwoko M. Sarwoko; Ekki Kurniawan
TEKTRIKA Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v1i1.250

Abstract

Teknik pengontrolan motor induksi tiga fasa yang digunakan pada penelitian ini adalah kontrol tegangan dan frekuensi (Volt/Hertz). Metode kontrol tersebut, mampu menjaga besarnya fluks dan nilai torsi maksimum agar tetap konstan. Metode Modulasi Ruang Vektor (Space Vector Modulation) ditanamkan pada mikrokontroler STM32F100 untuk pembangkitan pulsa PWM inverter sesuai dengan urutan pensakelaran inverter tiga fasa sumber tegangan (VSI). Lebar pulsa dari tiap pulsa PWM ditentukan oleh pengaturan variabel waktu dalam SVM. Kontrol sistem dilakukan secara loop terbuka dengan mengubahubah nilai set point kecepatan yaitu mengatur nilai frekuensi yang secara bersamaan mengatur nilai tegangan sesuai nilai indeks modulasi. Penggunaan kontrol skalar (Volt/Hertz) mampu menahan lonjakan arus mula motor saat motor mulai dijalankan secara langsung, yaitu besarnya arus mula motor sebesar 3,12 A dapat ditekan menjadi ≈ 2,9 A. Nilai rata-rata error pengukuran pada pengujian kecepatan motor sesuai dengan nilai faktor slip yaitu sebesar 6%. Nilai kecepatan motor yang dihasilkan memiliki hubungan linier dengan nilai frekuensi yang diberikan. Semakin kecil nilai tegangan keluaran inverter, maka semakin besar nilai THD dan semakin besar harmonisa yang dihasilkan oleh motor yang menyebabkan motor tidak dapat bekerja secara optimal. Implementasi dari sistem kontrol memberikan rata-rata nilai error 1,935%.Kata Kunci: motor induksi, Volt/Hertz, STM32F100, inverter, SVM
ANALISIS KEADILAN MODEL PENJADWALAN YANG DIINTEGRASIKAN DENGAN HARQ PADA SISTEM LTE Danu Dwi Sanjoyo; Rendy Munadi; Ida Wahidah
TEKTRIKA Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v1i1.241

Abstract

Penjadwalan pada Long Term Evolution (LTE) memiliki peran dalam melayani kebutuhan bandwidth yang besar. Oleh karena itu, jaringan seluler LTE membutuhkan algoritma penjadwalan yang mampu mengakomodasi informasi keluaran dari proses HARQ untuk meningkatkan fairness. Algoritma penjadwalan dikombinasikan dengan proses HARQ untuk meningkatkan keadilan throughput yang diterima oleh pengguna. Redundancy Version (RV) yang diperoleh dari proses HARQ dikombinasikan dengan nilai prioritas layanan dan Channel Quality Information (CQI) menjadi suatu nilai metrik yang digunakan untuk menentukan prioritas paket pada proses penjadwalan. Algoritma penjadwalan diujikan pada makalah ini adalah Round Robin (RR), Maximum C/I (CI), dan Proportional Fairness (PF). Proses HARQ di penerima melakukan Error Detection (ED) dan Forward Error Correction (FEC) pada paket yang diterima. User Equipment (UE) akan mengirimkan feedback ke eNode-B yang berisi informasi apakah paket berhasil diterima dengan benar atau tidak. Integrasi masing-masing algoritma penjadwalan (RR, CI, dan PF) dengan nilai CQI, rangking paket data, dan RV dapat meningkatkan nilai fairness antarpengguna. Jain’s Fairnees Index, sebagai parameter keadilan, menunjukkan adanya peningkatan keadilan throughput.Kata kunci: LTE, penjadwalan, HARQ, Jain’s Fairness Index
ANALISIS METODE CONNECTED VERTICES CLUSTERING AND STAR TOPOLOGY PADA SERANGAN GEOMETRI TERHADAP WATERMARKING OBJEK 3D Oriza Intani; Bambang Hidayat; Suryo Adhi Wibowo
TEKTRIKA Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v1i1.246

Abstract

Dalam usaha untuk melindungi hak cipta dan keaslian dari suatu objek tiga dimensi, diperlukan sebuah algoritma untuk menyisipkan informasi rahasia yang tidak nampak oleh indera penglihatan manusia namun dapat dideteksi dengan menggunakan suatu media, misalnya komputer. Oleh karena itu watermark menjadi sebuah solusi terbaik untuk permasalahan tersebut. Metode yang digunakan untuk menanamkan watermark ke dalam objek 3 dimensi adalah metode connected vertices clustering and topology star, dimana sebuah objek 3 dimensi dibagi-bagi menjadi beberapa topologi star berdasarkan vertex vertex-nya yang saling terhubung. Dari topologi star ini dipilih edge-edge untuk disisipi informasi watermark dan dengan menggunakan sebuah PN sequensial dipilih edge yang vertex-nya disisipi oleh watermark. Hasil yang diperoleh dari simulasi sitem watermarking ini adalah didapat sebuah skema penanaman watermark dengan kualitas imperceptibility yang baik karena memiliki nilai BER dan VER yang mendekati 0 serta nilai SNR yang besar. Selain itu watermark dapat diekstrak dengan sangat baik setelah diberi serangan rotasi, scaling, translasi, serta kombinasi serangan scaling dan translasi dengan nilai BER 0. Skema ini tidak robust terhadap serangan cropping.Kata Kunci: object 3D, watermarking, star topology, connected vertices clustering
PEMETAAN KONTUR LINGKUNGAN PADA MOBILE ROBOT MENGGUNAKAN WIIMOTE Randy Erfa Saputra
TEKTRIKA Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v1i1.251

Abstract

Navigasi merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh mobile robot sebelum dapat melaksanakan tugasnya dan pemetaan merupakan hal yang utama dalam permasalahan navigasi. Robot memerlukan peta sebagai dasar pengetahuan dari lingkungannya serta sensor-sensor yang berfungsi untuk mengenali keadaan lingkungannya. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem untuk membuat kontur lingkungan dengan memanfaatkan Wiimote pada mobile robot. Output yang dihasilkan berupa plot tiga dimensi dari titik-titik (x, y, z) yang diperoleh dari kontur permukaan yang dilewati robot, dengan mengimplementasikan perangkat lunak untuk komunikasi data antara laptop dengan Wiimote dan mobile robot, serta melakukan perhitungan untuk menentukan keadaan kontur lingkungan. Hasil yang diperoleh adalah sistem dapat membuat peta kontur lingkungan yang mendekati keadaan lingkungan yang sebenarnya dengan akurasi rata-rata sebesar 93%.Kata kunci: Wiimote, accelerometer, mobile robot, kontur
MESSAGE SCHEDULING ON CAN BUS FOR SHIP ENGINE SYSTEMS Favian Dewanta; Dong-Sung Kim; Rendy Munadi
TEKTRIKA Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v1i1.242

Abstract

This paper reports novel algorithm for handling real time message scheduling on CAN bus which consider buffer occupancy and message type (alarm, periodic real time and non real time). This algorithm is derived to reduce burden of the distributed control unit (DCU) which have obligation to deliver message within strict time and also manage buffer storage occupancy. The algorithm works by changing the message priority which is attached in the identifier field of message frame. The priority adjustment is performed by online calculation prior to send the message on the CAN bus. Finally, this proposed algorithm is applied on ship engine systems which consist of certain number of DCUs. In this networked control system, the proposed algorithm can decrease buffer overflow. Furthermore, the important message alarm and periodic real time message can be delivered within the deadline.Keywords: CAN Bus, message scheduling, DCU
DESAIN DAN IMPLEMENTASI AUTOMATIC VIDEO CAPTIONING DENGAN SPEECH RECOGNITION MENGGUNAKAN HIDDEN MARKOV MODEL Rama Dimasatria; Agus Virgono; R. Rumani M. R. Rumani M.
TEKTRIKA Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v1i1.247

Abstract

Seiring perkembangan teknologi informasi, proses belajar-mengajar semakin banyak menggunakan media alternatif. Salah satu media pembelajaran alternatif yang digunakan adalah video. Untuk mempermudah pemahaman, biasanya video pembelajaran dilengkapi dengan caption atau teks keterangan tentang apa yang dibicarakan oleh pembicara. Akan lebih menghemat waktu dan energi apabila caption dihasilkan secara otomatis berdasarkan apa yang diucapkan pembicara. Oleh karena itu pada penelitian kali ini akan dibangun sistem Automatic Video Captioning menggunakan teknologi Speech Recognition. Sinyal suara dari video masukan diekstrak dan diproses dengan sistem speech recognition untuk menghasilkan teks yang sesuai. Pada penelitian ini sistem speech recognition dibangun dengan Linear Predictive Coding untuk ekstraksi ciri dan Hidden Markov Model untuk pencocokan ciri. Teks yang dihasilkan dari sistem speech recognition tersebut kemudian digunakan sebagai caption dari video masukan. Pengujian sistem dilakukan dengan mengubah-ubah jumlah data latih dan parameter HMM yaitu jumlah state dan jumlah cluster untuk mencari parameter dengan akurasi paling optimal. Dari hasil pengujian, didapatkan akurasi tertinggi sebesar 75,50% pada jumlah state 6, jumlah cluster 256, dan data latih sebesar 90 untuk setiap suku kata dalam database.Kata Kunci: automatic video captioning, speech recognition, Linear Predictive Coding (LPC), Hidden Markov Model (HMM)
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MOTION DETECTOR PENGONTROL AKSI KURSOR MOUSE MENGGUNAKAN METODE COLOR TRACKING Derry Aditiya; Budhi Irawan; Muhammad Nasrun
TEKTRIKA Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v1i1.252

Abstract

Perangkat input komputer yang semakin berkembang menghadirkan bentuk interaksi baru dalam memberikan perintah kepada komputer. Hal ini berawal dari perangkat keyboard, lalu ditambah dengan perangkat mouse sebagai pointing device pada GUI (Graphical User Interface). Saat ini interaksi dengan komputer menggunakan gerak tubuh manusia adalah teknologi input terbaru. Dengan menggunakan teknologi ini, interaksi dengan komputer dirasa menjadi lebih atraktif. Sistem pendeteksi gerak dapat dibangun menggunakan perangkat sederhana, seperti webcam pada komputer untuk bisa melakukan pendeteksian gerak berdasarkan optik/citra. Dalam implementasinya, deteksi gerak berdasarkan citra bisa menggunakan beragam metode yang salah satunya adalah color tracking. Dengan menggunakan color tracking, pengamatan gerak akan tertuju hanya pada objek dengan intensitas RGB yang telah ditentukan. Aplikasi ini menyajikan bentuk interaksi baru antara pengguna dengan komputer menggantikan beberapa fungsi perangkat mouse, yaitu memindahkan posisi kursor mouse, klik, dan menahan klik.Kata Kunci: motion detector, mouse, color tracking, Java Media Framework
SIMULASI DAN ANALISIS PERFORMANSI DARI PROTOKOL ROUTING BERBASIS POSISI GPRS DAN GyTAR UNTUK VEHICLE COMMUNICATION PADA VEHICULAR AD HOC NETWORK (VANET) Irma Nurlita Dewi; Rendy Munadi; Leanna Vidya Y.
TEKTRIKA Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v1i1.243

Abstract

Vehicular Ad hoc Network (VANET) merupakan konsep subset dari Mobile Ad hoc Networks (MANET) sebagai teknologi yang memungkinkan komunikasi Inter Vehicle Communication (IVC) dan Roadside-toVehicle (RVC).VANET dikarakteristikkan dengan membangun jaringan ad hoc yang dibentuk dari nodenode berupa kendaraan bermobilitas tinggi yang dibatasi dengan aturan lalu lintas sehingga pergerakannya disesuaikan dengan pola tertentu, tidak seperti MANET yang pergerakannya bisa random tanpa ada batasan. Dengan demikian, protokol routing konvensional berbasis topologi pada MANET dinilai tidak cocok untuk VANET. Protokol routing berbasis posisi sepeti GPSR dan GyTAR dinilai cocok untuk VANET. Hal ini tak lain karena aspek dinamika topologi pada VANET yang dapat berdampak nyata pada analisis protokol routing. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa GyTAR unggul pada skenario lingkungan perkotaan dilihat dari seluruh parameter end-to-end delay, packet delivery ratio, packet loss dan normalized routing overhead yang lebih baik dari GPSR dengan rata-rata nilai masing-masing, yakni 2,294 ms, 0,958, 4,19%, dan 0,482. Sementara pada skenario lingkungan jalan tol GPSR lebih unggul dibandingkan GyTAR dengan rata-rata nilai end-to-end delay, packet delivery ratio, dan packet loss sebesar 2,639 ms, 0,920, dan 7,923%; namun dengan perolehan NRO yang lebih kecil oleh GyTAR, yakni sebesar 1,725.Kata Kunci: VANET, MANET , GPSR, GyTAR, IVC, SUMO

Page 1 of 2 | Total Record : 14