cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA
ISSN : 23560215     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities,
Jurnal AL - AZHAR SERI HUMANIORA merupakan jurnal ilmiah yang memuat makalah dan artikel hasil penelitian atau kajian teoristis dalam bidang Humaniora. Kata Al-Azhar berakar dari z-h-r. Verba zahara bermakna to shine, give light, be radiant, to glow, gleam, glare, shine, to blossom, be in bloom (Wehr, 1974:384). Dengan demikian kata Al-Azhar berarti sesuatu yang bersinar, yang memberi cahaya, yang berseri-seri atau yang mekar. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan bulan September.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2013)" : 7 Documents clear
Kebutuhan Penguasaan Bahasa Budaya Jepang Berbasis Kebutuhan User di Dunia Industri Vera Yulianti
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.778 KB) | DOI: 10.36722/sh.v2i2.125

Abstract

Abstrak –  Dalam rangka penyusunan kurikulum 2013, salah satu yang menjadi kriteria adalah kebutuhan User (Pengguna) lulusan universitas di dunia kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan kebutuhan User (pengguna) dunia kerja tentang kebutuhan penguasaan bahasa dan pengetahuan budaya  yang harus dikuasai lulusan program studi sastra Jepang. Hasil penelitian menunjukkan Kemahiran berbicara sangat dituntut untuk semua jenis pekerjaan, sedangkan kemahiran mendengar, menulis dan membaca tergantung jenis pekerjaan yang ditekuni.  Abstract – In order to arrange 2013 curriculum , university should put attention on the needs  of industrial user . The aim of this study is mapping the needs of industrial user, especially on Japanese language skill and Japanese culture  knowledge. The result shows speaking skill is highly needed in every kind of job, while listening, reading and writing skills need depends on the kind of job.
Pola Guru dalam Memotivasi Anak Studi terhadap Pola Guru di TK Islam dan TK Umum Fidesrinur Fidesrinur
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.641 KB) | DOI: 10.36722/sh.v2i2.121

Abstract

Abstrak – Tujuan utama pendidikan adalah mempersiapkan peserta didik untuk belajar mandiri. Pembentukan belajar mandiri memerlukan pembiasaan baik dari orang tua, pendidik ataupun  guru. Pembiasan guru dalam pola memotivasi merupakan landasan untuk memperkenalkan cara belajar bagi anak. Pola motivasi guru yang terjadi dalam rutinitas kelas membentuk  pola belajar anak. Pola guru lembaga PAUD Islam dan guru lembaga PAUD umum dalam memotivasi merupakan suatu fenomena yang menarik untuk dikaji guna memperoleh implikasinya terhadap pembelajaran PAUD. Hasil kajian menun-jukkan bahwa: (1) pola  motivasi guru lembaga PAUD Islam dan Umum sama-sama  menekankan pola motivasi behavioristik, akan tetapi pola motivasi guru lembaga PAUD umum lebih bervariasi dalam menggunakan pola humanistik. Baik lembaga PAUD Islam dan lembaga PAUD Umum belum menerapkan  kognitif sosial dan sosiolultural, (2) perbedaan pola motivasi guru PAUD umum dengan guru PAUD Islam dapat dibedakan didasari oleh pendekatan pembelajaran klasikal dan berbasis sentra. Kelas yang berbasis klasikal lebih berorientasi guru, sementara kelas yang berbasis sentra memberikan kesempatan yang lebih luas pada anak sehingga memugkinkan penggunaan pendekatan-pendekatan baru dalam memotivasi anak. (3) latar belakang perbedaan pola guru PAUD dalam memotivasi bersifat behavioristik karena penekanan pada   membaca menulis dan berhitung yang lebih terukur dan dapat diamati. Disamping itu pendekatan pembelajaran berbasis klasikal atau berbasis sentra juga berimplikasi pada tingkat dominasi guru dalam proses pembelajaran.  Abstract – The objectives of  any  level of education is to make students to become independent learners.  To become an independent learners children  should be supported by parents, Early Childhood Education (ECE) teacher and community. At school, the   ECE Teacher’s Pattern on Motivation in daily classroom routines form students’  habit formation. The differences of institution background between  Islamic ECE teacher and  Public ECE teacher  become a phenomenon  toward their own motivating  perspectives which has its implication to children’s way of learning. The research findings show that: (1)  Both  Islamic  ECE teacher  and the Public ECE teacher stress their teaching  on behavioral  motivation and none of them apply social cognitive nor socio cultural, though ECE public teacher more vary in applying humanistic motivation,(2) the differences of motivational pattern of the two  are also characterized by whether its class is classical based  or center based. The class with classical based is teacher oriented,  where most of  teaching is guided by teachers. On the other hand the center based class gives students more choices,  so teacher may experience any approaches needed to match the students, and (3) the motivation based on  behavioristic caused by  teaching oriented on reading, writing and counting where its fit to measure and observe learning outcomes. Besides, the pattern of motivation also influenced  by whether the class classical-based or center-based where each of them vary in  whether stressing  on teacher or on students.
Pengaruh Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, Komitmen Kerja terhadap Motivasi Guru SD Islam Al Azhar I Pusat Suwardi Suwardi
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.23 KB) | DOI: 10.36722/sh.v2i2.122

Abstract

Abstrak– Dengan menciptakan suasana yang baik  terhadap budaya organisasi, kepuasan kerja dan komitmen kerja akan dapat mempengaruhi motivasi kerja guru atau pendidik. Sehingga dengan mengetahui seberapa besar pengaruh budaya organsisasi, kepuasan kerja dan komitmen kerja, maka pihak yang berkepentingan dalam hal ini pemerintah dan pengurus yayasan dapat meninjau kembali aspek mana yang perlu ditingkatkan agar kinerja guru atau pendidik termotivasi secara optimal sesuai dengan tujuan organisasi. Motivasi guru akan berdaya guna dan berhasil guna yang diakibatkan dari pengaruh  budaya organisasi, kepuasan kerja dan komitmen kerja. Obyek penelitian adalah guru SD Islam Al Azhar se-Jabodetabek dengan metode penelitian ANAVA. Hasil yang diperoleh dari analisis terdapat pengaruh signifikan budaya organisasi, kepuasan kerja dan komitmen kerja terhadah motivasi kerja guru SD Islam Al Azhar se-Jabodetabek. Abstract – By creating a good atmosphere of organizational culture, job satisfaction and work commitments will be able to affect the motivation of teachers or educators. So as to determine how much influence, organizational culture, job satisfaction and job commitment, then the interested parties in this case the government and the board of trustees to review the aspects which need to be improved so that the performance of teachers or educators motivated optimally in accordance with the objectives of the organization. Motivation will be empowered teachers and effective as a result of the influence of organizational culture, job satisfaction and job commitment. The research object is the primary teachers of Islam Al Azhar Jabodetabek with research methods ANOVA. The results of the analysis are significant influence organizational culture, job satisfaction and job commitment to the work motivation of Al Azhar Islamic elementary school teacher Jabodetabek.
Persepsi dan Motivasi Mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia terhadap Pembelajaran Mata Kuliah Universitas Zirmansyah Zirmansyah
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.683 KB) | DOI: 10.36722/sh.v2i2.123

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang persepsi dan motivasi mahasiswa terhadap pembelajaran mata kuliah umum (MKU) dosen, untuk menjawab pertanyaan, apakah terdapat pengaruh persepsi dan motivasi mahasiswa tentang  pembelajaran yang dilakukan dosen MKU terhadap hasil belajar. Sampel sebanyak 155 mahasiswa diambil dari populasi mahasiswa peserta MKU, dengan  teknik sampling multistage random sampling. Hasil analisis data menyimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan persepsi dan motivasi mahasiswa terhadap pembelajaran MKU dosen dengan hasil belajar nya,  dengan perkataan lain semakin baik dan kuat persepsi dan motivasi mahasiswa akan pembelajaran yang dilakukan dosen MKU, semakin baik daya serap mahasiswa. Diyakini melalui pembelajaran MKU di harapkan misi ke tiga UAI, dapat tercapai, karena itu perlu terus dilakukan peningkatan kompetensi   dosen MKU.   Abstract - The aim of this study was to obtain data on the perception and motivation of students towards the study of lecturer’s general subjects (MKU), to answer the question, whether there is an effect of student perception and motivation towards the study of lecturer’s general subjects (MKU) on learning outcomes. We tested 155 students drawn from the population of students participating in MKU, using multistage random sampling technique. The results of data analysis concludes that there is significant effect of student perception and motivation towards the study of lecturer’s general subject (MKU) on learning outcomes, or in other words, the better and stronger the perception and motivation of students are, the better the students’s absorbtion. Through MKU, expected the third mission of UAI can be achieved. That’s why, the competence of MKU’s lecturers need to be improved, permanently.
Efektivitas Pelatihan Anti-Bullying terhadap Pengetahuan Penanganan Kasus Bullying di Sekolah pada Guru-Guru TK Jakarta Aliah Bagus Purwakania Hasan; Masni Eka Firmiana; Emmalia Sutiasmita; Siti Rahmawati
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.644 KB) | DOI: 10.36722/sh.v2i2.119

Abstract

Abstrak - Masalah school bullying, atau tindakan kekerasan berulang yang bersifat penghinaan pada korban yang merasa tidak berdaya di sekolah, terlihat terjadi di berbagai belahan dunia dengan frekuensi yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul dan pelatihan anti bullying di sekolah, dengan melihat efektivitas pelatihan tersebut di lingkungan guru-guru TK di Jakarta. Untuk mengembangkan modul pelatihan, dilakukan analisis kebutuhan pada  6 orang informan. Untuk melihat efektivitas pelatihan anti bullying dilakukan penelitian yang menggunakan eksperimen semu, dengan rancangan satu kelompok dengan pre dan post test. Sampling dilakukan secara insidental, dengan subjek yang mengikuti pelatihan sejumlah 32 orang. Hasil uji t-test menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan peserta tentang penanganan kasus bullying antara sebelum dan sesudah pelatihan (t=2,723; α=0,05).  Dengan demikian, pelatihan yang meliputi karakteristik bullying, sistem pelaporan, deteksi dini dan sistem penangan di sekolah, masih perlu  dikembangkan.  Abstract - The school bullying, or recurrent acts of violence contempt for the victims who feel helpless at school, was happening in increasing frequency on many parts of the world. This study aims to develop at school anti bullying modules and training, by looking at the effectiveness of the training on kindergarten teachers in Jakarta.  Need analysis were conducted involving six informants to develop training modules.  This research was using quasi- experimental method with one group pre and post test design to see the effectiveness of anti- bullying training. Incidental sampling was performed, with total of 32 subjects who following the training. This experiment t -test result showed significance differences on participants knowledge of how to handle bullying cases before and after training (t=2,723; α=0.05). Therefore, the training covers the characteristics of bullying, reporting systems, early detection and management in school system of school bullying, still needs to be continously develop.
Efektifitas Papan Petunjuk Berbahasa Arab Zaqiatul Mardiah; Ulfa Ana Maria
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.052 KB) | DOI: 10.36722/sh.v2i2.124

Abstract

Abstrak – Saat ini,  signage-signage di Indonesia, terutama di bandara ditulis dalam empat bahasa, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Mandarin, dan bahasa Arab.  Fenomena penambahan bahasa Arab pada signage adalah sesuatu yang menarik untuk diamati lebih jauh, mengingat ada cukup banyak wisatawan yang berasal dari negeri Arab yang datang ke Indonesia. Penelitian ini diupayakan untuk dapat menjawab seputar penggunaan bahasa Arab pada papan petunjuk itu, antara lain; mengkaji keberterimaan penggunaan bahasa Arab tersebut oleh para wisatawan baik dari segi diksi, maupun kaidah gramatikalnya, dan mendeskripsikan aspek sintak-semantis bahasa Arab pada papan petunjuk itu. Melalui pendekatan kualitatif dan metode analisis yang deskrptif, diperoleh hasil yang menyatakan bahwa signage yang berupa kata atau frasa, pada tataran struktur lahir (surface structure) adalah sebuah kalimat minor yang unsur subjeknya dilesapkan guna efisiensi dan efektifitas, serta readibilitas sebuah signage. Kalimat yang lengkap, yang ada unsur subjek dan predikatnya justru muncul pada struktur batin (deep structure)nya. Unsur subjek yang dilesapkan tersebut adalah pronomina demonstrativa. Pada signage yang berupa kalimat, jika ditinjau dari struktur lahir dan struktur batin, tidak mengalami perbedaan seperti pada signage kata atau frasa. Dari sudut pandang semantis, makna yang muncul pada setiap signage adalah makna denotatif,  Adapun dari  analisis kesalahan penulisan dan ketepatan pemilihan kata, diperoleh kesimpulan bahwa sebagian signage sudah benar penulisannya dan sudah tepat pilihan katanya. Namun, ada sebuah kesalahan gramatika dan pemilihan diksi, yang ditemukan pada signage 2; dan ada pula penyampaian sebuah bentuk larangan yang menurut responden kurang tepat secara kultural.Abstract – Nowadays, signage-signage in Indonesia, especially in airports is written in four languages, namely Indonesian, English, Chinese, and Arabic. The phenomenon of the addition of Arabic on the signage is something that is interesting to observe further, considering there are quite a lot of tourists from Arab countries who came to Indonesia. This study attempted to answer about the use of Arabic on the user board, include; assess the acceptability of the use of the Arabic language by the tourists both in terms of diction, as well as grammatical rules, and describes the syntax-semantic aspects of Arabic on the user board. Through qualitative approach and descriptive analysis method, obtained results stating that the signage in the form of words or phrases, at the level of the surface structure is a minor sentence elements omitted subject to the efficiency and effectiveness, as well as a signage readibilitas. Complete sentences, that there are elements of the subject and the predicate it appears on the inner structure (deep structure) it. Element omitted subject is a pronoun demonstrativa. On signage in the form of the sentence, if the terms of the surface structure and inner structure, do not experience the difference as the signage word or phrase. From the point of view of semantic, meaning that appear in any signage is denotative, As of the writing error analysis and accuracy of the choice of words, the conclusion that most of the signage is correct writing and word choice are correct. However, there is a grammatical error and selection of diction, which is found on the signage 2; and there is also a ban on the delivery of a form according to respondents less culturally appropriate.
Pelayanan Konseling Islam pada Remaja yang Tinggal di Lingkungan Pekerja Seks Komersil (PSK) Tanah Abang Radhiya Bustan
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.821 KB) | DOI: 10.36722/sh.v2i2.120

Abstract

Abstrak – Pengabdian masyarakat ini berupa pelayanan konseling Islam yang diberikan kepada 20 orang remaja yang tinggal di lingkungan Pekerja Seks Komersial (PSK) Tanah Abang Jakarta Pusat. Tujuannya adalah agar dapat membantu remaja tersebut memecahkan masalah-masalah yang mereka hadapi serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap agama agar segala aktivitas mereka dapat dilandasi sesuai dengan syari'at-syari'at Islam. Hasil dari konseling Islami ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi baik dalam lingkungan tempat tinggal, keluarga, sekolah, maupun permasalahan dengan teman. Sebagian besar dari mereka sudah dapat membentuk perilaku baru yang lebih baik dan sesuai dengan nilai Islam.  Abstract - Public service in the form of Islamic counseling given to 20 adolescents who live in the neighborhood commercial sex workers in Tanah Abang, Central Jakarta. The goal is to help teenagers solve the problems they face and provide a deeper understanding of the religion, so that they all activities can be based on sharia-Islamic law. The result of this Islamic counseling can help resolve the problems they face both in the neighborhood, family, school, and problems with friends. Most of them are able to form a better behavior and in accordance with Islamic values.

Page 1 of 1 | Total Record : 7