cover
Contact Name
Samsul Ode
Contact Email
samsul.ode@uta45jakarta.ac.id
Phone
+6282242151689
Journal Mail Official
jurnalpolinter@gmail.com
Editorial Address
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta,Jl. Sunter Permai Raya, Sunter Agung Podomoro, Jakarta 14350
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Polinter
ISSN : 24067776     EISSN : 24600903     DOI : -
Core Subject : Social,
Polinter merupakan jurnal kajian ilmu politik dan ilmu hubungan internasional yang dikelola oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Polinter terbit sebanyak dua kali dalam satu tahun, yaitu pada semester genap dan ganjil. Jurnal ini berusaha mengangkat dan mengkaji terkait Politik Indonesia maupun Politik International. Polinter didirikan pada tahun 2014, diawali dengan jurnal cetak dengan no. ISSN 2406-7776 pada tahun tersebut. Kemudian pada tahun 2015 terbentuk versi elektronik dengan no. EISSN 2460-0903.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2024)" : 5 Documents clear
Analisis Dinamika Ekonomi Korea Utara Menggunakan State-led Development Theory: Studi Kasus Artikel Berita Online Januari 2022-Juni 2024 Djawas, Satya Putri; Qulbiyah, Annisa Syifa; Nuraini, Nuraini; Ravly, Reynaldi Roskhova
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v10i1.9054

Abstract

Studi ini menganalisis strategi pembangunan ekonomi Korea Utara (DPRK) melalui kerangka state-led development, dengan fokus pada keseimbangan antara prioritas politik-keamanan dan kebutuhan ekonomi. Korea Utara mempertahankan model pembangunan yang sangat terpusat, mengutamakan sektor pertahanan, dan membatasi investasi asing serta keterlibatan pasar global. Meskipun terdapat upaya diversifikasi ekonomi dan modernisasi infrastruktur industri, efektivitas intervensi negara sering terbatas oleh sanksi internasional, pandemi, dan keterbatasan kapasitas administratif. Hasil analisis menunjukkan bahwa model state-led development di Korea Utara berhasil mempertahankan kontrol negara atas sektor strategis, namun kurang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan. Peran Tiongkok sebagai mitra dagang utama dan kerjasama dengan Rusia juga menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi negara. Studi ini menegaskan bahwa pembangunan yang dipimpin negara di Korea Utara menekankan keamanan dan kemandirian politik, sementara pencapaian ekonomi dan kesejahteraan sosial masih menghadapi tantangan struktural yang signifikan
Analisis Dinamika Ekonomi Korea Selatan Menggunakan State-led Development Theory: Studi Kasus Artikel Berita Online Januari 2022-Juni 2024 Maharani, Dewi Puspa; Pantarego, Gerald Angelo; Febianto, Febianto; Handayani, Ersa Mayori; Renaldo, Marisa Bayustin
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v10i1.9055

Abstract

Studi ini menganalisis dinamika ekonomi Korea Selatan pada periode Januari 2022 hingga Juni 2024 melalui pendekatan state-led development theory. Dengan menggunakan metode analisis konten terhadap artikel berita daring, studi ini menilai bagaimana pemerintah Korea Selatan tetap memainkan peran sentral dalam mengarahkan perekonomian, terutama melalui kebijakan industri strategis, dukungan terhadap sektor berteknologi tinggi, stabilisasi harga, dan intervensi pada sektor ekspor. Temuan menunjukkan bahwa meskipun ekonomi Korea Selatan semakin terintegrasi secara global, negara masih mempertahankan pola pembangunan yang dipimpin negara, termasuk pemberian insentif besar untuk industri semikonduktor, kendaraan listrik, energi, serta pendidikan STEM. Selain itu, studi ini mengidentifikasi sejumlah isu utama yang muncul dalam pemberitaan, seperti ketergantungan pada ekspor, tekanan geopolitik, ketimpangan pendapatan, inflasi, dan tingginya utang rumah tangga. Respons publik dan pelaku bisnis menunjukkan campuran dukungan dan kekhawatiran terhadap kebijakan tersebut. Secara keseluruhan, studi ini menegaskan bahwa kebijakan state-led development tetap menjadi pijakan penting bagi Korea Selatan dalam menghadapi dinamika ekonomi domestik dan regional.
Analisis Dinamika Ekonomi Jepang Menggunakan State-led Development Theory dan Implikasinya terhadap Ekonomi Asia Timur: Analisis Berita Online Januari 2022-Juni 2024 Samuel, Deny; Siwi, Chika Raka; Maharani, Nova Putri; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v10i1.9056

Abstract

Studi ini menganalisis dinamika ekonomi Jepang pada periode Januari 2022–Juni 2024 melalui pendekatan state-led development theory untuk memahami bagaimana negara mempertahankan peran sentral dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Penelitian ini menggunakan analisis konten terhadap artikel berita daring guna mengidentifikasi strategi pemerintah Jepang dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya melalui kebijakan moneter ultra-longgar, penguatan sektor industri strategis, dan langkah-langkah economic security. Temuan menunjukkan bahwa, meskipun Jepang menghadapi tekanan berupa pelemahan yen, inflasi impor, dan risiko distorsi pasar akibat intervensi Bank of Japan, negara tetap memprioritaskan intervensi aktif demi mempertahankan daya saing industri dan stabilitas makroekonomi. Penelitian ini juga menemukan bahwa perubahan kebijakan moneter Jepang berdampak signifikan pada dinamika ekonomi-politik Asia Timur, termasuk fluktuasi nilai tukar regional, aliran modal, dan kompetisi kebijakan antara Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Secara keseluruhan, hasil studi menegaskan bahwa model state-led development tetap relevan namun membutuhkan adaptasi terhadap tantangan ekonomi modern.
Krisis Migran di Lampedusa: Analisis Kebijakan Uni Eropa dan Dampak Sosial-Ekonomi Putri, Rana Aghisna
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v10i1.9053

Abstract

Studi ini menganalisis krisis migrasi di Lampedusa melalui perspektif keamanan multidimensi dengan menggunakan kerangka sekuritisasi Barry Buzan. Arus masuk migran melalui Mediterania Tengah, terutama dari Afrika Utara, menunjukkan kerumitan migrasi ilegal yang dipengaruhi faktor sejarah, politik, dan sosial-ekonomi. Respons Italia—mulai dari penguatan kontrol perbatasan, kerja sama dengan Libya, hingga keterlibatan dalam kebijakan Uni Eropa, menunjukkan bagaimana migrasi dikonstruksikan sebagai ancaman eksistensial yang mencakup dimensi militer, ekonomi, sosial, lingkungan, dan politik. Krisis kemanusiaan di Lampedusa, diperburuk oleh fasilitas yang padat dan minimnya layanan dasar, turut memicu ketegangan politik di Italia dan di tingkat Uni Eropa. Inisiatif Uni Eropa, termasuk rencana aksi 10 poin pada 2023, menekankan perlunya pembagian tanggung jawab dan peningkatan kerja sama dengan negara asal dan transit migran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan krisis memerlukan pendekatan holistik yang menargetkan akar penyebab migrasi serta menyeimbangkan prioritas keamanan nasional dengan kewajiban internasional. Hal ini menunjukkan dinamika antara kepentingan nasional dan integrasi Eropa dalam membentuk tata kelola migrasi.
Eropanisasi dalam Pembuatan Kebijakan Imigran di Uni Eropa Febianto, Febianto
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v10i1.9052

Abstract

Studi ini membahas tentang proses Eropanisasi dalam pembuatan kebijakan imigrasi di Uni Eropa (UE) serta kaitannya dengan kepentingan politik nasional dan bangkitnya populisme di negara-negara anggotanya. Studi ini menyoroti ketegangan antara nilai-nilai normatif Uni Eropa, khususnya perlindungan hak asasi manusia, dengan penolakan praktik dari beberapa negara anggota terhadap kebijakan kuota pengungsi dan pemberian suaka. Studi ini menggunakan literatur dan studi kasus, terutama negara-negara Grup Visegrad dan Slovakia, untuk menganalisis bagaimana sentimen anti-imigran dipolitisasi demi meraih dukungan domestik. Kebijakan seperti Common European Asylum System (CEAS), Quota Scheme, hingga New Pact on Migration and Asylum dikaji untuk menunjukkan keterbatasan tata kelola supranasional ketika berhadapan dengan agenda politik domestik. Temuan dalam studi ini menunjukkan bahwa meskipun Eropanisasi bertujuan menciptakan tanggung jawab bersama antarnegara anggota, kekhawatiran terhadap keamanan nasional, tekanan ekonomi, dan ketegangan budaya justru menghambat implementasi kebijakan serta memicu sentimen Euroskeptisisme di berbagai belahan Eropa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5