cover
Contact Name
Farizal Andriansyah
Contact Email
andriansyah.farizal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
farizal@ibn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis
ISSN : 14108992     EISSN : 26542757     DOI : -
JURNAL ESENSI adalah jurnal berkala yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan Manajemen Institut Bisnis Nusantara, dengan tujuan menyebarluaskan informasi tentang perkembangan ilmiah dalam lingkup Ekonomi, Akuntansi, Manajemen, Komunikasi, Komputer, dan Bahasa Asing.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 20 No 2 (2017): JURNAL ESENSI" : 8 Documents clear
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN IPHONE Bernard Edward Silaban; Hana Ardila
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 20 No 2 (2017): JURNAL ESENSI
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.464 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v20i2.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persepsi kualitas produk dan harga iphone, dan apakah kualitas produk, harga dan gaya hidup secara bersama-sama dan parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian serta bagaimana tingkat kepuasan pengguna pasca pembelian. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode asosiatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian menggunakan data primer yang berupa kuesioner dengan sampel sebanyak 100 responden. Analisis data yang dilakukan oleh peneliti yaitu analisis profil responden, uji validitas, uji reliabilitas, rentang skala, regresi linier berganda, koefisien determinasi (R2), uji f dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kualitas produk iphone adalah berkualitas. Sedangkan pada persepsi harga responden setuju bahwa harga iphone bersaing, sesuai manfaat yang diperoleh dan sesuai dengan kualitas. Kemudian penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas produk, harga dan gaya hidup secara bersama-sama dan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Pada analisis pasca pembelian responden setuju bahwa responden puas dan akan tetap menggunakan iphone.
ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS, STRUKTUR ASET, DIVIDEND PAYOUT RATIO, DAN LIKUIDITAS TERHADAP STRUKTUR MODAL DENGAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL SEBAGAI FAKTOR PEMODERASI Triasesiarta Nur; Dewi Aisyah Mustofa
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 20 No 2 (2017): JURNAL ESENSI
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.514 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v20i2.38

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah profitabilitas, struktur aset, dividend payout ratio dan likuiditas berpengaruh terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada periode pengamatan 2011-2014. Selain menguji pengaruh tersebut, juga akan diujikan keberadaan kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional yang dalam model ini akan digunakan sebagai faktor pemoderasi dalam memperkuat atau memperlemah pengaruh profitabilitas, struktur aset, dividend payout ratio dan likuiditas terhadap struktur modal. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling dan model analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur aset, age, size, dan growth berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal. Akan tetapi, dividend payout ratio dan likuiditas yang diproksikan dengan current ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Sedangkan keberadaan kepemilikan manajerial sebagai faktor pemoderasi memperlemah pengaruh return on asset dan struktur aset terhadap struktur modal dan memperkuat pengaruh current ratio terhadap struktur modal. Akan tetapi, kepemilikan manajerial tidak memoderasi pengaruh dividend payout ratio terhadap struktur modal. Untuk keberadaan kepemilikan institusional memperkuat pengaruh return on asset dan dividend payout ratio dan memperlemah pengaruh struktur aset terhadap struktur modal. Akan tetapi, kepemilikan institusional tidak memoderasi pengaruh current ratio terhadap struktur modal.
PENGARUH MOTIVASI KERJA, DISIPLIN KERJA, DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PT. NUR MEDINAH INTERMEDIA Albert Budiyanto; Alfaka Muhammad
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 20 No 2 (2017): JURNAL ESENSI
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.417 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v20i2.39

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor paling menentukan dalam pencapaian tujuan perusahaan. Sumber daya manusia dituntut unggul dan profesional dalam kerjanya demi kemajuan dan pencapaian tujuan perusahaan. Keberhasilan karyawan didukung oleh kinerja karyawan. Kinerja karyawan yang baik akan memberikan hasil dan produktivitas yang baik. Kinerja karyawan bisa dicapai dengan memperhatikan motivasi kerja. Disiplin kerja juga faktor yang penting untuk melihat kinerja karyawan. Disiplin yang baik menunjukkan rasa tanggung jawab yang besar terhadap tugas yang diberikan. Stres juga mempengaruhi kinerja seorang karyawan karena stres dapat menimbulkan gangguan baik secara fisik maupun psikologis karyawan yang bisa menyebabkan turunnya kinerja seseorang. Hasil penelitian didapat bahwa ada pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan stres kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. Sedangkan secara partial tidak ada pengaruh motivasi kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai, ada pengaruh disiplin kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai dan ada pengaruh stres kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai.
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBK SP Attang Soeseno; Rachmad Sukoko
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 20 No 2 (2017): JURNAL ESENSI
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.41 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v20i2.40

Abstract

Pemberian kompensasi tidak selalu memberikan pengaruh terhadap kinerja. Perusahaan perlu pula mengetahui jenis kompensasi yang memberikan pengaruh terhadap kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kompensasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian kompensasi terhadap kinerja karyawan.
PENGARUH AUDIT TENURE, KUALITAS AUDIT, MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP INTEGRITAS LAPORAN KEUANGAN F. Agung Himawan
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 20 No 2 (2017): JURNAL ESENSI
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/esensi.v20i2.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang pengaruh audit tenure, kualitas audit, mekanisme corporate governance (kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit, dan komisaris independen) terhadap integritas laporan keuangan. Integritas laporan keuangan dalam penelitian ini, menggunakan proksi C-score dengan dummy dimana nilai 0 (yaitu tidak memiliki integritas laporan keuangan) dan nilai 1 (yaitu memiliki integritas laporan keuangan) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode pengamatan 2010-2015, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 234 dari 39 perusahaan. Metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling dan penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa audit tenure (perikatan audit) yang terlalu lama dapat menurunkan integritas laporan keuangan. Hal ini ditunjukkan pada pengaruh negatif signifikan pada α = 5%. Kualitas audit yang diproksikan dengan KAP big four dan KAP non big four berpengaruh signifikan terhadap integritas laporan keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin berkualitas auditor yang digunakan maka semakin meningkatkan integritas laporan keuangan. Sedangkan kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional menunjukkan berpengaruh signifikan terhadap integritas laporan keuangan. Komite audit tidak berpengaruh dengan arah negatif sebesar 0,193 dan komisaris independen juga tidak berpengaruh dengan arah negatif sebesar 0,121 terhadap integritas laporan keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa komite audit dan komisaris independen belum dapat beperan dalam menyeimbangkan pengambilan keputusan dalam laporan keuangan.
ANALISIS PENGARUH ROE, DER DAN TATO TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012–2015 Albertus Karjono; Wijaya wijaya
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 20 No 2 (2017): JURNAL ESENSI
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.901 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v20i2.42

Abstract

Perkembangan perekonomian Indonesia mendorong para pengusaha untuk meningkatkan performa perusahaan agar menarik investor. Dari laporan keuangan dapat diketahui kinerja perusahaan, sehingga investor dapat membuat keputusan yang tepat dalam berinvestasi. Secara garis besar, informasi yang diperlukan oleh investor terdiri dari informasi yang bersifat fundamental dan informasi teknikal. Dalam analisis fundamental terdapat beberapa rasio keuangan yang dapat mencerminkan kondisi keuangan dan kinerja suatu perusahaan. Rasio-rasio yang digunakan dalam penelitian ini: Return On Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), dan Total Asset Turnover (TATO). Penelitian ini menggunakan metode asosiatif yang bertujuan mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Peneliti ingin mengetahui pengaruh ROE, DER dan TATO secara bersama-sama dan secara partial terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di BEI periode 2012–2015. Metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menggunakan uji F menunjukkan bahwa nilai ROE, DER dan TATO berpengaruh secara bersama-sama terhadap harga saham. Dari uji t untuk ROE diketahui bahwa ROE tidak berpengaruh terhadap harga saham. Berdasarkan hasil uji t bahwa DER tidak berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan dari uji t untuk TATO diketahui bahwa TATO berpengaruh terhadap harga saham
PENILAIAN KOMPETENSI LEVEL DIREKTUR PADA ASSESSMENT CENTER Susi Adiawaty
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 20 No 2 (2017): JURNAL ESENSI
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.439 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v20i2.43

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran profil kompetensi relatif terhadap profil kompetensi yang dipersyaratkan bagi tingkat Satu Level Dibawah Direktur dalam rangka Asesmen Kompetensi. Profil kompetensi individu ini didapatkan dari hasil penilaian melalui metode assessment center. Metode ini memberikan kesempatan pada masing-masing individu untuk menangani permasalahan manajerial yang biasa dihadapi oleh seorang Satu Level Dibawah Direktur. Dengan demikian, respon individu terhadap persoalan-persoalan di dalam assessment center dapat menjadi salah satu sumber informasi untuk menilai tingkat kesiapan individu untuk menjalankan peran sebagai Satu Level Dibawah Direktur. Melalui penilaian assessment center dapat dipahami kriteria penilaian, perangkat yang digunakan, acuan penilaian, serta kriteria penetapan rekomendasi. Pada bagian executive summary yang merupakan Kesimpulan Umum mengenai unjuk kerja program assessment center serta rekomendasi tim konsultan terkait dengan tujuan Asesmen Kompetensi ini. Melalui assessment center akan didapatkan informasi lebih spesifik mengenai unjuk kerja individu pada setiap kompetensi secara deskriptif. Informasi ini dapat dimanfaatkan untuk melihat kekuatan maupun catatan pengembangan yang perlu dipertimbangkan untuk mengambil keputusan Asesmen Kompetensi.Hasil asesmen ini hanya merupakan salah satu sumber informasi mengenai potensi individu dan tidak merepresentasikan kinerja yang bersangkutan secara menyeluruh. Informasi dari assessment centerpun dapat digunakan secara proporsional untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi pengembangan para calon pemimpin.
URGENSI ETIKA BISNIS DI ERA GLOBAL Moh Muslim
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 20 No 2 (2017): JURNAL ESENSI
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.292 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v20i2.44

Abstract

Etika menjadi titik sentral dalam setiap kegiatan bisnis yang berskala global karena bisnis tidak cukup dijalankan berdasarkan transaksi yang diikat oleh kontrak-kontrak formal dan legal saja, tetapi juga perlu dilandasi oleh rasa saling percaya di antara pihak-pihak yang terlibat di dalam proses transaksi tersebut. Dengan demikian, tanpa etika tidak akan ada rasa saling percaya. Tanpa rasa saling percaya, ongkos transaksi menjadi mahal dan waktu transaksi menjadi berkepanjangan sehingga risiko usaha akan naik dengan drastis. Perilaku tidak etis merupakan penyebab utama dari ekonomi biaya tinggi. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa pertimbangan etika adalah sama dengan pertimbangan ekonomi. Dengan berkembangnya kegiatan bisnis di masyarakat dan diiringi dengan globalisasi ekonomi, maka etika bisnis merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan bisnis itu sendiri. Pelaku bisnis yang ingin eksis dan mampu bersaing di era globalisasi harus mematuhi etika maupun norma serta aturan dan hukum yang berlaku. Masalah etika dan kepatuhan terhadap hukum merupakan salah satu fondasi yang harus diciptakan dan dimiliki oleh setiap pelaku bisnis, karena pelaksanaan bisnis yang beretika akan memberikan manfaat bagi perusahaan dan masyarakat. Begitu sangat pentingnya etika dalam dunia bisnis, maka masalah etika akan berpengaruh besar dengan kegiatan bisnisnya dengan pihak-pihak pemangku kepentingan. Oleh sebab itu, sehebat-hebatnya prestasi dan produktivitas, bila tidak dibarengi dengan sikap dan etika yang relevan, dampak negatifnya akan dituai di kemudian hari. Orang yang tidak menjaga sikap dan etikanya di lingkungan organisasi sudah pasti adalah orang yang tidak peka, terutama dalam mempersepsi lingkungan sosialnya. Interkoneksi pelaku bisnis dengan lingkungan terjadi melalui mekanisme hubungan dan keterpengaruhan antara sistem pengelolaan kepentingan publik (public governance system) dan sistem pengelolaan kepentingan bisnis (corporate/business governance system) beserta segala eksesnya pada sistem kendali manajemen (management control system) dan standart operating procedures yang berimplikasi pada perilaku manusia. Fakta menunjukkan berbagai praktek bisnis yang dilakukan di Indonesia khususnya dan Negara sedang berkembang sering mengedepankan sisi pragmatisme sehingga cenderung tidak memperhatikan upaya investasi nilai-nilai etika di masyarakat karena mesin rente ekonomi yang mengambil peran lebih dominan. Akibat yang ditimbulkan sering mengarah pada kecenderungan degradasi moral karena kemerosotan etika dan nilai-nilai profesional di berbagai sendi kehidupan. Tanpa disadari, kasus pelanggaran etika bisnis merupakan hal yang biasa dan wajar pada masa kini. Secara tidak sadar, kita sebenarnya menyaksikan banyak pelanggaran etika bisnis dalam kegiatan berbisnis di Indonesia. Banyak hal yang berhubungan dengan pelanggaran etika bisnis yang sering dilakukan oleh para pebisnis yang tidak bertanggung jawab di Indonesia. Berbagai hal tersebut merupakan bentuk dari persaingan yang tidak sehat oleh para pebisnis yang ingin menguasai pasar. Selain untuk menguasai pasar, terdapat faktor lain yang juga mempengaruhi para pebisnis untuk melakukan pelanggaran etika bisnis, antara lain untuk memperluas pangsa pasar, serta mendapatkan banyak keuntungan. Ketiga faktor tersebut merupakan alasan yang umum untuk para pebisnis melakukan pelanggaran etika dengan berbagai cara.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 3 (2024): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 27 No 2 (2024): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 27 No 1 (2024): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 26 No 3 (2023): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 26 No 2 (2023): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 26 No 1 (2023): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 25 No 3 (2022): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 25 No 2 (2022): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 25 No 1 (2022): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 24 No 3 (2021): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 24 No 2 (2021): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 24 No 1 (2021): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 23 No 3 (2020): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 23 No 2 (2020): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 23 No 1 (2020): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 22 No 3 (2019): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 22 No 2 (2019): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 22 No 1 (2019): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 21 No 3 (2018): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 21 No 2 (2018): JURNAL ESENSI Vol 21 No 1 (2018): JURNAL ESENSI Vol 20 No 3 (2017): JURNAL ESENSI Vol 20 No 2 (2017): JURNAL ESENSI Vol 20 No 1 (2017): JURNAL ESENSI Vol 19 No 3 (2016): JURNAL ESENSI Vol 19 No 2 (2016): JURNAL ESENSI Vol 18 No 3 (2015): JURNAL ESENSI Vol 18 No 2 (2015): JURNAL ESENSI Vol 18 No 1 (2015): JURNAL ESENSI Vol 15 No 3 (2012): JURNAL ESENSI Vol 15 No 1 (2012): JURNAL ESENSI Vol 14 No 1 (2011): JURNAL ESENSI Vol 13 No 3 (2010): JURNAL ESENSI Vol 13 No 1 (2010): Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Dividend Payout Ratio Pada Perusahaan Manufakt Vol 11 No 1 (2008): ESENSI : Jurnal Manajemen Vol 10 No 2 (2007): ESENSI:Jurnal Manajemen More Issue