cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
E-JUPEKhu
ISSN : 11116789     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPPEKhu: Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of special education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Early Intervention of Children with Special Needs 2) Identification and Assessment of Children with Special Needs 3) Modification of the Curriculum for Children with Special Needs in Inclusive Education Schools 4) Compensatory Education Services 5) Creative Learning 6) Assistive Technology for Children with Special Needs 7)Physical Adaptive for Children with Special Needs
Arjuna Subject : -
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016)" : 39 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE GLOBAL PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN MEGA GUSTINA Putri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.453 KB) | DOI: 10.24036/jupe76480.64

Abstract

The background of the research is by a problem of children who have disability to read at IV/C grade. It can be seen from the observation that the children have troubled to read words wich mixed consonant letters. Based on the problem,the research has purpose to prove the global method would increase the early reading skill to minor illiterate children of IV/C grade at SLB Bina Nagari Tarusan. The research used experimental design with single subject research (SSR) method, with A B variable and technic of data analysis by visual graphic. Subject of the tesearch is illiterate children at IV C grade, they were asked to read one till three words for 10 exercises on each time of observate. The assesment of the research by write down the data that is correct. The variable measurement is within percentage. Baseline (A) condition used 7 times with mean level 28% and intervension (B) condition used 8 times with mean level 60%. The data analysis of inter and intra conditions have tendency of approximate estimation, stability tendency, data tracked and changing level which showed positive impact to the increasing of ability in early reading skill. Overlap data at the analysis of intra condition at baseline (A) and intervention (B) is 12,5%. It shows that more smaller percentage overlap will give better impact of intervention to target changing behaviors in the research. Based on the data, it proves that global method would increase the early reading skill to minor illiterate children of IV C grade at SLB Bina Nagari Tarusan.
EFEKTIVITAS MEDIA PLAY DOUGH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK BANGUN DATAR BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN INDAH PRATIWI
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.347 KB) | DOI: 10.24036/jupe75950.64

Abstract

Latar BelakangPenelitian dilatar belakangi oleh permasalahan anak tunagrahita ringan X kelas IV SD di SLB Luak Nan Bungsu Kota Payakumbuh. Anak belum mengenal bentuk bangun datar sederhana, yang terdiri dari bangun lingkaran, persegi, persegi panjang, dan segitiga. Anak tunagrahita ringan yaitu mereka yang memiliki IQ 52 – 68, tetapi masih dapat belajar membaca, menulis, dan berhitung yang sederhana dengan bimbingan dan pendidikan yang tepat sesuai dengan hambatannya. Dalam bidang penyesuaian sosial anak tunagrahita ringan, anak mampu mandiri dalam masyarakat. Dalam akademik, anak tunagrahita ringan masih mampu mengikuti mata pelajaran setara dengan tingkat sekolah dasar.Aktivitas belajar bagi anak juga dijalankan sesuai dengan kebutuhan anak, hal ini juga tidak selalu berjalan sesuai dengan harapan. Ada anak yang cenderung cepat dalam menguasai suatu materi pembelajaran dan ada pula anak yang kesulitan dalam memproses materi pembelajaran yang diberikan. Dengan begitu, sebagai pendidik ataupun calon pendidik harus mampu membuat sesuatu yang mampu membuat peserta didik untuk menerima pelajaran sesuai dengan yang diharapkan, salah satunya dengan menggunakan media.Berdasarkan karakteristik anak tunagrahita ringan, maka untuk mengajarkan konsep bagi anak tunagrahita ringan diperlukan sesuatu yang dapat menarik perhatian anak untuk menerima konsep pelajaran dan memahami materi yang diajarkan, salah satunya yaitu dengan penggunaan media. Penggunaan media adalah bertujuan untuk mendukung pembelajaran. Media dapat menyajikan informasi dan tahapan pembelajaran.Dalam penelitian ini peneliti memilih media play dough karena penggunaannya yang sangat praktis ketika dibentuk menjadi bangun datar sehingga anak nantinya akan lebih mudah untuk menerima konsep bentuk bangun datar dengan langsung membentuk bangun-bangun datar menggunakan media play dough.Play dough adalah adonan mainan atau plastisin mainan yang merupakan bentuk modern dari mainan tanah liat (tepung). Play dough atau plastisin merupakan salah satu bentuk kerajinan tangan yang unik dan menarik yang memiliki sifat kenyal oleh karena itu, bahan tersebut mudah dibentuk menjadi berbagai kreasi. Anak nantinya akan diajak untuk bermain play dough tersebut dimulai dari membentuk play dough sesuai dengan kreativitas anak, dan kemudian peneliti mengajak anak untuk membentuk menjadi macam-macam bentuk bangun datar sederhana, lalu peneliti mengajarkan anak menyebutkan macam-macam bentuk bangun datar yang telah dibentuk tersebut.Berlandaskan penjelasan diatas penulis tertarik mengadakan penelitian yang bertujuan untuk membuktikan apakah media play dough dapat meningkatkan kemampuan mengenal bentuk bangun datar bagi anak tunagrahita ringan X kelas IV di SLB Luak Nan Bungsu Kota Payakumbuh.
PENGGUNAAN SENAM OTAK (BRAIN GYM) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS D IV C DI SLB AL AZHAR BUKITTINGGI Arsi Elisa
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.155 KB) | DOI: 10.24036/jupe75860.64

Abstract

Arsi Elisa.  2015. Penggunaan Senam Otak (Brain Gym) Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Bagi Anak Tunagrahita Ringan Kelas D IV C Di SLB Al Azhar Bukittinggi. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang.Penelitian ini dilatarbelakangi belum bisanya  anak tunagrahita ringan X menulis  permulaan khususnya menulis huruf.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis permulaan dengan menggunakan Senam Otak (Brain Gym) Bagi Anak Tunagrahita Ringan Kelas D IV C Di SLB Al Azhar BukittinggiMetode penelitian yang digunakan adalah single subyek reseach dengan menggunakan  desain A-B-A, dengan tujuan untuk melihat kemampuan anak menulis huruf sebelum diberikan perlakuan, pada saat diberikan perlakuan serta membandingkannya dengan kemampuan anak setelah perlakuaan tidak diberikan.Hasil penelitian yaitu kemampuan menulis permulaan  anak tunagrahita ringan meningkat dengan menggunakan senam otak(brain gym). Pada kondisi baseline dilakukan sebanyak enam kali pengamatan dengan persentase tertinggi  37,5%, pada kondisi intervensi dilakukan sebanyak sembilan kali pengamatan dengan persentase  tertinggi 87,5% dan pada kondisi baseline kedua denga persentase tertinggi 75%. Dengan demikian hipotesis yang diajukan sebelumnya dapat diterima. Artinya penggunan senam otak dapat meningkatkan kemampuan menulis permulaan anak tunagrahita ringan kelas D IV C di SLB Al Azhar Bukittinggi. Oleh karena itu disarankan kepada guru kelas supaya menggunakan senam otak( brain gym) dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan  pada anak tunagrahita
MENINGKATKAN MOTORIK HALUS MELALUI KETERAMPILAN MEMBUAT KALUNG PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG Roza Safitri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.455 KB) | DOI: 10.24036/jupe76800.64

Abstract

Roza Safitri. 2015. “Meningkatkan Motorik Halus Melalui Keterampilan Membuat Kalung Pada Anak Tunagrahita sedang Di Kelas IV SLB Negeri 2 Padang”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang ditemukan. Anak kelas IV/C1 mengalami kesulitan dalam motorik halus. Hal ini terlihat saat anak kesulitan mengambil manik-manik, memegang manik-manik, memasukkan benang ke dalam lubang manik-manik, dan memasukkan jari ke lubang gunting. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti berupaya untuk meningkatkan motorik halus anak tunagrahita sedang melalui keterampilan membuat kalung.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui keterampilan membuat kalung. Maka jenis penelitian yang penulis lakukan adalah Eksperimen dalam bentuk Single Subject Research (SSR), dengan desain A-B dan teknis analisis datanya berupa grafik. Penilaian penelitian ini penulis menggunakan intrumen dan pengamatan.Hasil penelitian kemampuan motorik halus pada anak tunagrahita sedang kelas IV di SLB Negeri 2 Padang, terlihat pada kondisi baseline pengamatan dilakukan sebanyak 5 kali. Kemampuan motorik halus anak meningkat dan stabil pada hari ketiga, keempat dan kelima pengamatan di tabel 4.1 Kemampuan Awal Subjek. Pada kondisi intervensi pengamatan dilakukan sebanyak 10 kali. Dan kemampuan motorik halus anak dapat meningkat dan stabil pada hari ketiga belas, keempat belas, dan kelima belas di tabel 4.2 Perkembangan Kemampuan Subjek. Hasil analisis data dalam kondisi dan antar kondisi memiliki estimasi kecendrungan arah, stabilitas, jejak data dan perubahan level yang meningkat secara positif dan overlap data pada analisis antar kondisi semakin kecil di tabel 4.15 Rangkuman Hasil Antar Kondisi Kemampuan Motorik Halus Anak. Berdasarkan analisis data tersebut, menunjukkan bahwa keterampilan membuat kalung dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak tunagrahita sedang di kelas IV SLB Negeri 2 Padang.Kata kunci: motorik halus; anak tunagrahita sedang; keterampilan membuat kalung;
MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSA KATA MENGGUNAKAN METODE TEKA TEKI SILANG PADA ANAK BERKESULITAN BELAJAR Pitrianti -
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.611 KB) | DOI: 10.24036/jupe76630.64

Abstract

Pitrianti. 2016. "Improving Vocabulary Mastery Method Using Crosswords Puzzles in Children learning disabilities" Thesis. Department of Special Education, Faculty of Education, State University of Padang.This research was motivated by the problems that the researchers found in SD Negeri 14 Koto Panjang Padang, a child is having trouble learning disabilities such as low capacity of the mastery of vocabulary. This study aims to improve the mastery of vocabulary using a crossword in children learning disabilities in SDNegeri 14 Koto Panjang Padang.This research uses experimental approach in the form of single subject research (SSR) with the design of the A1-B-A2 and analysis of research data using a visual graph analysis techniques. His research interests of a child learning difficulties Elementary third grade, children are asked to write the vocabulary of nouns, verbs and adjectives into the puzzle. Many problems are given 10 pieces about each meeting. Measurement variables by using percentages.The results of this study indicate that the method of the crossword puzzle can enhance vocabulary mastery learning disabilities in children. This is proved by the results of the baseline (A1) which is held six times observation, the percentage of the ability to master the vocabulary of the child remains in the range of 40%. The results of the intervention (B) using the method of the crossword puzzle by clue at the beginning said the observations were made eight meetings, the percentage of the ability to master the vocabulary using a crossword acquisition value varies stable capability at a meeting of 12, 13 and 14 with a score of 60% , Baseline (A2) after no longer given the clue at the beginning of a word in the puzzle to do as much as six times observation, the result is the child's ability in mastering the vocabulary increased and stabilized on the 18, 19 and 20 with a value of 80%. Based on these results we can conclude the crossword puzzle method can improve the ability of mastering vocabulary learning disabilities in children. Researchers suggest the teacher should be able to use the methods of the crossword puzzle to improve the mastery of vocabulary in children learning difficulties. Keywords: Mastery of vocabulary, methods crossword puzzles, children learning disabilities.
Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan Deret Kesamping Melalui Media Menara Hitung Bagi Anak Tunagrahita Ringan di SLB BASO KAB AGAM Ibadurrahman -
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.368 KB) | DOI: 10.24036/jupe76060.64

Abstract

Ibadurrahman (2011):Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan Deret Kesamping Melalui Media Menara Hitung Bagi Anak Tunagrahita Ringan di SLB BASO KAB AGAM (Single Subject Research Kelas DII/C SLB BASO KAB AGAM).Skripsi, Pendidikan Luar Biasa. FIP.UNPPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang peneliti temukan di SLB Baso KAB Agam. Seorang anak X  yang duduk di kelas DII/C yang berumur 10 tahun yang mengalami kesulitan dalam penjumlahan. Hal ini terbukti ketika anak disuruh  menyebutkan, menunjukkan dan menuliskan angka anak bisa, tapi ketika disuruh melakukan penjumlahan anak belum bisa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan deret ke samping melalui menara hitung di SLB Baso Kab AgamPenelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dalam bentuk Single Subject Research dengan desain penelitian A-B-A. Teknik analisis datanya menggunakan analisis visual grafik. Subjek penelitiannya adalah anak tunagrahita ringan kelas II. Pengukuran variabelnya menggunakan persentase.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penjumlahan deret kesamping  anak tunagrahita ringan meningkat menggunakan menara hitung. Pengamatan dilakukan dalam tiga kondisi yaitu kondisi baseline (A1) sebanyak tujuh kali pengamatan dengan hari yang berbeda, persentase kemampuannya pada rentang 10%, 0%, 0%, 20%, 40%, 20%, 20%. Pada kondisi intervensi (B) dilalukan sebanyak delapan kali pertemuan dengan rentang 60%, 80%, 70%, 60%, 70%, 80%, 80%,80%. Pada kondisi baseline (A2)  dilakukan sebanyak lima kali pertemuan dan kemampuan anak meningkat dengan rentang 60%, 80%, 90%, 90%,90%. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan penjumlahan anak rungrahita ringan dapat ditingkatkan melalui menara hitung DI SLB Baso Kab Agam Kata Kunci: Penjumlahan deret kesamping, menara hitung, anak tunagrahita ringan
Efektifitas Media Bangun Ruang Transparan untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bangun Ruang bagi Anak Berkesulitan Belajar Dona Febriani
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.405 KB) | DOI: 10.24036/jupe75900.64

Abstract

Dona Febriani. 2015. “Efektifitas Media Bangun Ruang Transparan untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bangun Ruang bagi Anak Berkesulitan Belajar” (Single Subject Research kelas IV SDN 17 Jawa Gadut Padang). Pendidikan Luar Biasa FIP-UNP.Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang ditemukan, yakni anak berkesulitan belajar X yang mengalami kesulitan  dalam mengenal bangun ruang. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektifitas media bangun ruang transparan dalam meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang bagi anak berkesulitan belajar kelas IV di SDN 17 Jawa Gadut Padang.Metode penelitian yang digunakan adalah Single Subject Research (SSR). Penelitian ini menggunakan desain A-B-A. Dimana kondisi A1 (baseline) adalah kondisi awal anak dalam mengenal bangun ruang sebelum perlakuan dan tindakan. Kondisi B (intervensi)  dimana anak diberikan perlakuan melalui media bangun ruang transparan. Sedangkan kondisi A2 adalah kondisi awal setelah intervensi.Hasil penelitian yaitu kemampuan mengenal bangun ruang anak berkesulitan belajar X meningkat setelah diberikan intervensi melalui media bangun ruang transparan. Pada kondisi baseline dilakukan delapan kali pengamatan diperoleh skor tertinggi yaitu 20. Pada kondisi intervensi dilakukan delapan kali pengamatan kemampuan anak meningkat dengan skor tertinggi 70, pada kondisi baseline (A2)dilakukan enam kali kemampuan anak dalam mengenal bangun ruang semakin baik dengan skor 80. Dengan demikian terbukti rumusan masalah yang dikemukakan terjawab bahwa media bangun ruang transparan efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang pada anak berkesulitan belajar X kelas IV SDN 17 Jawa Gadut Padang. Peneliti menyarankan kepada guru agar menggunakan media ini dalam pembelajaran mengenalkan bangun ruang. Kata Kunci: Bangun Ruang Transparan
Improving the skills to make a wallet manic-acrylic beads through cooperative learning for mild mental retardation child class X SLB N 1 Padang Willya Zetira
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1203.834 KB) | DOI: 10.24036/jupe76860.64

Abstract

This research is motivated by the problems found in SLB Negeri 1 Padang. A student mild mental retardation X. class of four found two students experiencing mild mental retardation problem in making skills wallet acrylic beads. The method used is action research class of II cycle. Each siklu consists of five face-to-face meetings and one meeting of the evaluation cycle conducted in several stages yaiut planning, action, observation and reflection. Data collection techniques are observation, documentation and testing. The results showed that cooperative learning can enhance the skills of making purses manic-manic acrylic for retarded children in class X in SLB Negeri 1 Padang
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA DALAM MENGOLAH KATA BAGI SISWA TUNARUNGU MELALUI METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK (Classroom Action Research di SLB YPAC Sumbar) Rendy Amora J
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.577 KB) | DOI: 10.24036/jupe76700.64

Abstract

The type of research used was classroom action research with the use of three cycles. Which aims to prove wether the structural analytic synthetic of method language skill increased in the processing  words for student deaf.  Subject in the research is the teacher and student grade VII. B. Data analysis of the result obtained from the action that are given from one to three cycles. Cycle there is a rise a persen tage of mastery against the aspects set by researchers in processing the wordd become sentence. This proves that method SAS can enhace language proficiency in word processing into sentences for student deaf. Kata Kuci : tunarungu ; keterampilan berbahasa; Mengolah kata ; metode struktural analitik sintetik (SAS)
Improving the Fine Motor Ability of a Down-syndrome Student by Playing with Clay at SDLB N 64 Surabayo Lubuk Basung Kabupaten Agam Muliar A
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.844 KB) | DOI: 10.24036/jupe76590.64

Abstract

This research was done due to the fact that a Sown-syndrome student had fine motor disorders at school. From the preliminary observation, it was seen that it was difficult for the student to from a circle and wring clay because of his weak hands. this research aimed at proving that playing clay could improve his fine motor ability. The hypothesis was that playing clay could improve the down-syndrome student’s fine motor ability at SDLB N 64 Lubuk Basung.            The design of this research was experimental approach by using the Single Subject Research. The subject of this research was a down-shindrome student. The ability of the student was determined from his ability to from clay dough. That was the baseline condition of the student in this research. After the student was given a treatment from the researcher, the ability was again measured.            Based on the result  of analysis, it was found that the student’s fine motor ability was improved. At the baseline condition, the student was only able to slam, pinch, and squeeze the clay dough. The intervention of fine motor ability improved to forming one piece of dough and continued to rise into 6 pieces spheres. Thus, the hypothesis was acceptable. It was proved that playing could improve the down-syndrome student’s fine motor ability. Keywords: clay dough, Single Subject Research, down-syndrome student

Page 1 of 4 | Total Record : 39