cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
E-JUPEKhu
ISSN : 11116789     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPPEKhu: Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of special education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Early Intervention of Children with Special Needs 2) Identification and Assessment of Children with Special Needs 3) Modification of the Curriculum for Children with Special Needs in Inclusive Education Schools 4) Compensatory Education Services 5) Creative Learning 6) Assistive Technology for Children with Special Needs 7)Physical Adaptive for Children with Special Needs
Arjuna Subject : -
Articles 46 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2019)" : 46 Documents clear
Pengaruh Metode Tutorial Terhadap Keterampilan Perbengkelan Sepeda Motor Bagi Anak Tunagrahita Ringan Zikrur Rahman; Ardisal Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.72 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi di SLB N 2 Padang yaitu anak tunagrahita ringan belum terampil dalam mengganti rantai sepeda motor di kelas VII.Penelitian ini dilakukan delapan kali pertemuan tatap muka.Setiap pertemuan pembelajaran diadakan evaluasi untuk melihat tingkat kemampuan anak. Tahapan kerja dalam siklus, pertama perencanaan, kedua pelaksanaan tindakan, ketiga observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan tes perbuatan, data dianalisis dengan kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil tes kemampuan yang dimilik anak disetiap pertemuan didapatkan peningkatan keterampilan mengganti rantai sepeda motor. Adapun hasil yang didapatkan dalam delapan kali pertemuan yaitu DM siklus I 55% , 68%, 69% dan 73%, Siklus II % DM 79 % 82%, 87%, 92%dan ADsiklus I 44%, 57%, 65% dan 70%, siklus II 76%, 79%, 82% dan 88%.Berdasarkan dari data diatas, kesimpulan dari keterampilan mengganti rantai sepda motor mengalami peningkatan yang signifikan melalui metode tutorial
Game Edukasi Marbel Number untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka bagi Anak dengan Hambatan Kecerdasan Ringan Elvita Siti Sunjaya; Armaini Armaini
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.089 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan pada seorang siswa dengan hambatan kecerdasan ringan yang mengalami kesulitan dalam mengenal angka 1 sampai 10 serta kurang optimalnya guru dalam penggunaan media pembelajaran di dalam kelas. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, data diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan media game edukasi marbel number. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran berjalan dengan baik serta kemampuan siswapun meningkat. Peningkatan proses pembelajaran dapat dilihat dari hasil observasi siklus I pada peneliti mendapatkan persentase sebesar 90% sedangkan pada siswa mendapatkan persentase sebesar 80%, namun setelah diberi tindakan pada siklus II hasil observasi pada peneliti meningkat menjadi 100% dan pada siswa menjadi 90%. Untuk peningkatan kemampuan siswa dapat dilihat dari kemampuan awal siswa sebesar 40% setelah diberi tindakan pada siklus I meningkat menjadi 66.6%, kemudian setelah diberi tindakan pada siklus II kemampuan siswa meningkat menjadi 76.6%.
Efektivitas Metode Latihan Terbimbing dalam Meningkatkan Keterampilan Bercocok Tanam Kangkung Hidroponik kelas VIII di SLB Autisma YPPA Padang Rosi Juliani; Fatmawati Fatmawati; Safaruddin Safaruddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.618 KB)

Abstract

Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus tidak hanya berpusat pada akademik saja melainkan juga pada pendidikan vokasional. Salah satu keterampilan yang dapat diajarkan pada anak berkebutuhan khusus yaitu keterampilan bercocok tanam. Namun untuk keterampilan bercocok tanam belum pernah diajarkan secara langsung kepada anak dan sekolah tidak mempunyai lahan yang luas untuk bercocok tanam secara konvensional. Oleh sebab itu, peneliti melakukan percobaan yaitu “efektivitas metode latihan terbimbing dalam meningkatkan keterampilan bercocok tanam kangkung hidroponik”.  Metode yang digunakan yaitu metode pre-eksperiment dengan  one group pre-test,  post-test design. Penelitian dilaksanakan di SLB Autisma YPPA Padang, kelas VIII dengan jumlah anak lima orang anak laki-laki.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa keterampilan bercocok tanam kangkung hidroponik anak kelas VIII YPPA Padang mengalami peningkatan dapat disimpulkan bahwa metode latihan terbimbing efektif dalam meningkatkan keterampilan bercocok tanam kangkung hidroponik kelas VIII di SLB Autisma YPPA Padang.
Meningkatkan Kemampuan Merawat Diri Dalam Keterampilan Menggosok Gigi Dengan Menggunakan Model Direct Instruction Pada Anak Tunagrahita Sedang Muhammad Putra; Kasiyati Kasiyati
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.869 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peningkatan kemampuan menggosok gigi pada anak tunagrahita sedang.Permasalahannya anak tidak mampu menggosok gigi dengan langkah yang benar. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan bahwa model direct instruction dapat meningkatkan keterampilan menggosok gigi pada anak tunagrahita sedang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Hasil penelitian menunjukkan kondisi baseline (A1) sebelum diberikan perlakuan dalam peningkatan keterampilan menggosok gigi selama 5 hari dengan mean 40%, kecenderungan arah mendatar dan perubahan data mendatar. Kondisi intervensi (B) saat diberikan perlakuan dengan model direct instructionselama 8 hari dengan mean 75%, kecenderungan arah meningkat dan perubahan data meningkat. Kondisi baseline (A2) saat tidak lagi diberikan perlakuan selama 5 hari dengan mean 85%, kecenderungan arah meningkat dan perubahan data meningkat. Overlape data yang memiliki persentase rendah. Kesimpulannya model direct instruction efektif dapat meningkatkan keterampilan menggosok gigi pada anak tunagrahita sedang di SLB Limas..
Meningkatkan Kemampuan Memasang Kancing Baju Melalui Metode Peer Teaching (Tutor Sebaya) bagi Anak Tunagrahita Sedang Kelas IV di SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang Trispa Hernayansari; Ardisal Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.486 KB)

Abstract

 penelitian melatarbelakangi permasalahan yang dialami anak tunagrahita sedang dalam memasang kancing baju. Pembelajaran keterampilan bina diri yang diajarkan guru selama ini menggunakan metode demonstrasi dan latihan, dalam proses pembelajaran guru meminta anak memasang kancing baju tanpa mencontohkan tahapan kepada anak.Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan memasang kancing baju bagi anak tunagrahita sedang kelas IV di SLB Muhammadiyah Pauh IX Padang melalui metode peer teaching (tutor sebaya) . jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan dalam bentuk kolaborasi dengan tutor sebaya lainnya. Kegiatan penelitian dilakukan dua siklus dengan enam kali pertemuan.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan memasang kancing baju bagi anak tunagrahita sedang. Pada kondisi awal mendapat perolehan nilai 20%, pada siklus 1 terjadi peningkatan 60% dan pada siklus 2 terjadi peningkatan 75% .
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Kata Benda Melalui Model Pembelajaran Scramble pada Anak Tunarungu Yulianti Montesa; Ardisal Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.365 KB)

Abstract

Permasalah ini dilatar belakangi ditemukan di SLB Amal Bhakti Sicincin pada anak tunarungu kelas VIII mengalami kesulitan menganal kata benda.Dalam mengajar guru menggunakan metode ceramah dan media langsung, dengan menunjuk benda nyata dan menanyakan nama benda yang ditunjuk, lalu meminta siswa menjawab dengan menuliskannya, terlihat siswa tidak bisa menuliskan nama benda yang ditunjuk, kemudian saat guru memberikan perintah kepada siswa untuk mengambilkan benda, siswa hanya duduk diam di kursi dan berkata tidak tau. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal kata benda hidup dan benda mati yang ada dilingkungan sekolah  melalui model pembelajaran Scramble  bagi anak tunarungu kelas VIII.. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) terdiri dari II siklus, delapan kali pertemuan yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian serta data yang diperoleh dari penelitian mengingkatkan kemampuan mengenal kata benda hidup dan benda mati yang ada dilingkungan sekolah melalui model pembelajaran scramble terlihat meningkat.Adapun hasil yang didapatkan SE dalam mengenal kata benda dari sebelum diberi perlakuan sampai setelah diberi perlakuan yaitu 25%, 73%, dan 92%. Berdasarkan data diatas, kesimpulan dari kemampuan mengenal kata benda melalui model pembelajaran Scramble mengalami peningkatan yang signifikan.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Vokal melalui Alat Peraga Edukatif (Ape) Kincir Pintar bagi Anak Tunarungu Suharyati Suharyati; Zulmiyetri Zulmiyetri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.728 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil temuan masih belum bisanya anak mengenal huruf. Media / alat peraga pembelajaran yang digunakan guru belum mampu untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf. Jenis penelitian adalah tindakan kelas dilakukan dalam bentuk kolaborasi dengan guru kelas pada dua subjek penelitian yaitu anak tunarungu kelas 1 di SLB Karya Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  disiklus I siswa YN memperoleh nilai  (64), siswa GA mmperoleh nilai  (60). Sedangkan disiklus II siswa YN memperoleh nilai  (86,6), siswa GA memperoleh nilai (85,3). Ini membuktikan bahwa telah terjadi peningkatan mengenal huruf vokal. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga edukatif (APE) kincir pintar dapat meningkatkan kemampuan dalam mengenal huruf vocal pada tunarungu kelas I Di SLB Karya Padang.
Pelaksanaan Pembelajaran Keterampilan Vokasional Membuat Sandal Kulit bagi Anak Tunagrahita Ringan di SLB Negeri 2 Padang Seprinawati Seprinawati; Jon Efendi
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.061 KB)

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran keterampilan vokasional membuat sandal kulit bagi anak tunagrahita ringan. Sebagaimana kita ketahui bahwa anak tunagrahita mengalami keterbatasan dalam akademik untuk itu tidak menutup kemungkinan mereka mampu pada bidang keterampilan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru keterampilan, dan anak tunagrahita ringan yang berjumlah 3 orang serta informan penelitian berjumlah tiga orang. Penelitian dilakukan dilingkungan sekolah SLB Negeri 2 Padang dan lingkungan sekitar sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara serta studi dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa di sekolah memang telah melaksanakan pembelajaran keterampilan vokasional yaitu membuat sandal kulit tidak hanya keterampilan membuat sandal saja ada juga keterampilan yang lain seperti boga, busana (membuat tas seminar dan laptop) dan juga di fasilitasi dengan sarana dan prasarana yang lengkap baik berupa alat dan bahan, ruangan khusus serta guru khusus di bidang keterampilan masing-masing.
Meningkatkan Keterampilan Vokasional Menanam Seledri melalui Metode Explicit Instruction pada Anak Tunagrahita Ringan Octa Safera; Yarmis Hasan
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.796 KB)

Abstract

 Penelitian ini di latar belakangi oleh permasalahan di kelas IX tunagrahita ringan di SLB Perwari Padang dalam keterampilan menanam seledri disebabkan masih kurangnya keterampilan mempraktekan kegiatan menanam seledri dengan baik dan benar. Tujuan penelitiannya adalah: 1) mendeskripsikan proses pembelajaran keterampilan menanam seledri melalui metode explicit instrcution, dan 2) apakah metode explicit instrcution dapat meningkatkan keterampilan menanam seledri pada anak tunagritaringan kelas IX di SLB Perwari Padang.Jenis penelitiannya digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom Action Research), dilakukan dalam bentuk kolaborasi dengan guru kelas. Subjek penelitian yaitu lima orang anak tunagrahita ringan kelas IX C dan satu orang guru. Data diperoleh melalui observasi, dan tes. kemudian dianalisisnya secara deskriptif kulitatif.Hasil penelitian menunjukan 1) proses pembelajaran menanam seledri dengan menggunakan metode explicit instrcution dilakukannya dengan dua siklus. Siklus I dengan empat kali pertemuannya. Masing-masing siklus diawali dengan kegiatan perencanaan, pelaksanaan (kegiatan awal, inti dan akhir), observasi, analisis dan refleksi. 2) hasil dari pembelajaran dengan menggunakan metode explicit instrcution dalam menanam seledri terlihat ada peningkatannya. Hal ini dapat dilihat dari data sebelum tindakan kemampuannya anak dalam melakukan 21 langkahnya menanam seledri yaitu: B ialah 48%, V 41%, S 39%, A 36% dan E 34%. Sedangkan pada akhir siklus I kemampuan B meningkat (71%), V (69%), S (68%), A (63%) dan E (61%). Pada siklus II kemampuan B meningkat menjadi (90%), V (87%), S (85%), A (84%) dan E (84%).
Peranan Teman Sebaya dalam Orientasi dan Mobilitas Lingkungan Sekolah pada Siswa Tunanetra di SMKN 7 Padang Ayu Ermayuni; Fatmawati Fatmawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.902 KB)

Abstract

The problem examined in this study is the role of peers who are intended as an alert companion to the environment and mobility in the school environtment for blind students. This study aims to describe the implementation of relationships and mobility, what happens and how to solve problems. This study uses a qualitative descriptive method. Universal distributed data techniques, interviews, and documentation. The results of the study indicate that peer assignments and travel as a companion help in giving directions or direction to blind students. Constraints related to road conditions, stairs and mastery of techniques. An attempt is made to give an injection first. So it can be concluded that there is still a lack of mastery of techniques by blind or alert students.