DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar dikelola dengan proses peer review dan open acces. memiliki p-ISSN: 2620-5246 dan e-ISSN: 2620-6307. Terbit dua kali dalam setahun, bulan April dan September. Dipublikasikan oleh STKIP Andi Matappa Pangkep.
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar menerbitkan artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian bidang pendidikn dasar, model-model pembelajaran, strategi pembelajar.
Articles
32 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2020): April"
:
32 Documents
clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW MURID KELAS V SD INPRES BERTINGKAT MAMAJANG I MAKASSAR
Hastati, Sri
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (707.691 KB)
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.619
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar murid Dalam Pembelajaran IPS melalui penggunaan Model Pembelajaran Kooperative Learning Tipe Jigsaw Murid Kelas V SD Inpres Bertingkat Mamajang I Makassar. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang didesain melalui penelitian tindakan kelas (class room action research). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, tiap siklus dilaksanakan 4 kali pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD Inpres Bertingkat Mamajang I Makassar, dengan jumlah murid 39 orang. Sebanyak 28 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Instrument penelitian ini adalah tes dan lembar observasi. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil yang dicapai secara kuantitatif yaitu: (1) Pada siklus pertama diperoleh nilai rata-rata hasil belajar murid Kelas V SD Bertingkat Mamajang I Makassar yaitu 62,50 (2) Pada siklus kedua diperoleh nilai rata-rata hasil belajar murid kelas V Kelas V SD Inpres Bertingkat Mamajang I Makassar lebih tinggi yang mencapai 85 sehingga dapat disimpulkan peningkatannya mencapai 22,50. Terutama pada perubahan sikap, motivasi, antusias, dan hasil belajar murid dalam memahami materi. Jadi, penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada mata pelajaran IPS murid kelas V SD Inpres Bertingkat Mamajang I Makassar mengalami peningkatan.
PEMBELAJARAN FPB DAN KPK MENGGUNAKAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA DAKOTA KELAS IV SDN SUKUN 3 MALANG
Kumullah, Rahmah
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1090.35 KB)
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.578
This paper aims to describe the application of the Dakota assisted Problem Based Learning to FPB and KPK material in class IV. This activity is carried out in the form of Lesson Study covering three stages, namely: Plan, Do, See. The Plan, phase is carried out with discussion and review of the Learning Implementation Plan (RPP). The Do, phase is conducted by the model teacher learning observed by the observer. Stage See, is carried out a reflection to study the implementation of learning conducted by the model teacher. This study was held for students of class IVB elementari school Sukun 3 Malang, who numbered 35 students. Collection through observation, interviews and documentation. The results of this learning show that by applying the model of problem-based learning assisted by Dakota, students can solve the problems given by the teacher and can also understand the concepts of FPB and KPK, thus making students more active in the learning process.Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Dakota pada materi FPB dan KPK di kelas IV. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk Lesson Study mencakup tiga tahap yaitu Plan, Do, See. Tahap Plan dilakukan dengan diskusi dan mengkaji Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Tahap Do dilakukan pembelajaran oleh guru model yang diamati oleh observer. Tahap See dilakukan refleksi untuk mengkaji pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru model. Pembelaran ini dilaksanakan pada siswa kelas IVB SDN Sukun 3 Malang, yang berjumlah 35 siswa. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil pembelajaran ini menunjukkan bahwa dengan penerapan model problem based learning berbantuan media Dakota adalah siswa dapat menyelesaikan masalah yang diberikan oleh guru dan juga dapat memahami konsep FPB dan KPK, sehingga menjadikan siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP SISWA KELAS VI
Sudarmi, Sudarmi
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.955 KB)
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.345
Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA biologi melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap siswa Kelas VI SD Inpres 6/75 Pompanua Kabupaten Bone, pada konsep sistem peredaran darah pada manusia. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VI SD Inpres 6/75 Pompanua Kabupaten Bone tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Sebelum siklus I dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan observasi awal. Setiap siklus terdiri dari: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan siklus II merupakan perbaikan dari pelaksanaan siklus I. Data tentang hasil belajar dianalisis secara kuantitatif, sedangkan hasil observasi aktivitas siswa dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata penguasaaan materi atau hasil belajar siswa pada siklus I adalah 5,53 dan pada siklus II sebesar 7,55. Hasil observasi aktivitas siswa terjadi pula peningkatan. Hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA KULIAH BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
Rosmalah, Rosmalah
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (899.3 KB)
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.623
The problem in this study is the low learning outcomes in Learning and Learning Subjects, the purpose of this study is to determine the application of the Cooperative learning model Numbered Heads Together (NHT) in improving learning outcomes in Learning and Learning Subjects. The approach used in this research is descriptive qualitative with this type of research is Classroom Action Research (CAR) which includes planning, implementation, observation, and reflection. The results showed that there was an increase in lecturer learning activities and student learning activities and learning outcomes, the increase can be seen from each cycle. The conclusion in this study is through the application of the Cooperative learning model Numbered Heads Together (NHT) can improve learning outcomes in Learning and Learning SubjectsMasalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Pada Mata Kuliah Belajar dan Pembelajaran, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam meningkatkan hasil belajar pada Mata Kuliah Belajar dan Pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersiklus yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas dalam pembelajaran dosen dan aktivitas belajar mahasiswa maupun hasil belajarnya, peningkatan itu dapat dilihat dari setiap siklus. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar pada Mata Kuliah Belajar dan Pembelajaran.
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR PERISTIWA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 LILIRILAU
Haslinda, Haslinda
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (656.695 KB)
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.597
This study aims to determine (1) the existence of differences in the ability to write short stories between learning to write short stories using the media of event images and learning to write short stories that do not use media of event images in Grade VII students of SMP Negeri 1 Lilirilau (2) knowing the effectiveness of media use picture of events in improving the ability to write short stories in class VII students of SMP Negeri 1 Lilirilau. The approach in this research is quantitative research, a type of quasi experimental or quasi-experimental research. The research location is in SMP Negeri 1 Lilirilau. The object of this research is the eighth grade students of SMP Negeri 1 Lilirilau as many as two classes, One experimental class and one randomly selected control class. The study population was Grade VII students of SMP Negeri 1 Lilirilau. The samples in this study were class VIII A and VIII B of SMP Negeri 1 Lilirilau. The instruments used were test and non-test instruments. Data analysis techniques using pretest and posttest data, normality test, data homogeneity test, hypothesis testing. The effectiveness of the event image media can be seen from the results of inferential statistical analysis using t-test, t distribution table with a significant level ? = 0.05 and d = N1 + N2 - 2 = 56, then obtained t0.05 = 1.672. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) adanya perbedaan kemampuan menulis cerita pendek antara pembelajaran menulis cerita pendek yang menggunakan media gambar peristiwa dengan pembelajaran menulis cerita pendek yang tidak menggunakan media gambar peristiwa pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lilirilau (2) mengetahui keefektifan penggunaan media gambar peristiwa dalam meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lilirilau. Pendekatan dalam Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, jenis penelitian eksperimen kuasi (quasi experimental). Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Lilirilau. Objek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lilirilau sebanyak dua kelas, Satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol yang dipilih secara acak. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lilirilau. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VIII A dan VIII B SMP Negeri 1 Lilirilau. Instrumen yang digunakan yaitu instrument tes dan non tes. Teknik analisis data menggunakan data pretest dan posttest, uji normalitas, uji homogenitas data, uji hipotesis. Keefektifan media gambar peristiwa dapat dilihat dari hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji-t, tabel distribusi t dengan taraf signifikan ? = 0,05 dan d = N1 + N2 - 2 = 56, maka diperoleh t0,05=1,672. Setelah diperoleh tHitung 13,65 dan tTabel 1,672 maka diperoleh tHitung > tTabel.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MEMBACA PETA PROVINSI SULAWESI SELATAN MELALUI METODE DEMONSTRASI DI KELAS IV SD NEGERI PAI KOTA MAKASSAR
Budiman, Muhammad Indra;
Afni, Nur
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.794 KB)
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.572
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi Membaca Peta Provinsi melalui model Demonstrasi pada siswa kelas IV SD Negeri PAI Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom actiont research). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Data hasil observasi dianalisis secara kualitatif sedangkan data mengenai hasil belajar dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran demontrasi meningkatkan hasil belajar siswa pada materi membaca peta provinsi mata pelajaran IPS yang pada siklus I berada pada kualifikasi kurang dan pada siklus II berada pada kualifikasi sangat baik siswa kelas IV SD Negeri PAI Kota Makassar.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD KATOLIK 13 SANTU PAULUS MANADO
Kaunang, Bernadette J;
Sobon, Kosmas
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (848.525 KB)
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.638
The purpose of this research to describe the using of image media to improve science learning result in thirteen Chatolict elementary school of Saint Paul, Manado City. This research uses class actions research methods. The data sources are 25 students. The results showed that: (1) teacher?s skill in the first cycle are 87,5% with good criteria and in second cycle obtained 90,65% with very good criteria; (2) student activity in the first cycle are 73,75% with the criteria of active enough and in second cycle obtained 78,13% with active criteria; (3) student learning result in the first cycle 52% and the second cycle 84%. Suggestions in this researh was that using of image media could become as a teacher?s solution to improve the quality of natural science learning and they have to study the using learning methods, models and media to give learning spirit for the students.Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan tahap penggunaan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar IPA di sekolah dasar khususnya di SD Katolik 13 Santu Paulus Manado. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Sumber data dari penelitian ini adalah siswa-siswa kelas V SD Katolik 13 Santu Paulus Manado pada Tahun Akademik 2018/2019 untuk 25 siswa. Teknik pengumpulan data adalah tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: keterampilan dalam siklus I 87,5 % dengan kriteria baik dan pada siklus II 90,65 % dengan kriteria bai. Aktivitas siswa dalam siklus I 73,75% dengan kriteria cukup aktif dan dalam siklus II 78,13% dengan kriteria aktif. Hasil belajar siswa pada siklus I 52% dan siklus II 84%. Adapun saran dalam penelitian ini adalah penggunaan media gambar dapat dijadikan solusi dari pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dan guru harus belajar menggunakan metode, model dan media pembelajaran untuk memberikan semangat belajar bagi siswa-siswa.
IMPLEMENTASI TEKNIK KONSELING ISLAM MEREDUKSI KETIDAKSOPANAN BERTUTUR KATA SISWA DI SMP 1 PANGKEP
Yusuf, Ahmad
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (454.395 KB)
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.598
This study aims to describe the incivility in saying words of students in SMP Negeri 1Pangkep before and after being given Islamic counseling techniques. This study uses a quantitative approach with the True Experimental Design model of 20 people divided into two groups: 10 people in the control group and 10 people being the experimental group. The research sample was students of class Xa, Xb, and Xc. Data collection using questionnaire and observation instruments. Data analysis used descriptive statistical analysis and non parametric inferential statistics by hypothesis testing using the Wilcoxon signed ranks test. The results of the study showed that (1) the level of inconsistency in the words of students in SMP Negeri 1Pangkep based on the pretest results of both the experimental group and the control group were in the high category. But after the posttest was held on students in the experimental group who had followed the stages of Islamic counseling showed a decrease in the level of incivility in words, while for students in the control group who did not take Islamic counseling process did not show a significant lack of politeness or remained in the high category. (2) The application of Islamic counseling has an influence on the impoliteness of students' words in SMP Negeri 1 Pangkep 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketidaksopanan bertutur kata siswa di SMP Negeri 1 Pangkep sebelum dan sesudah diberikan teknik konseling islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model True Eksperimental Design terhadap 20 orang sampel yang terbagi dua kelompok yakni 10 orang pada kelompok kontrol dan 10 orang menjadi kelompok eksperimen. Sampel penelitian adalah siswa kelas Xa, Xb, dan Xc. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistic inferensial non parametris dengan uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon signed ranks test. Hasil penelitian menunjukkan yang diperoleh bahwa (1) Tingkat ketidakasopanan bertutur kata siswa di SMP Negeri 1 Pangkep berdasarkan hasil pretest baik kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol berada pada kategori tinggi. Namun setelah diadakan posttest pada siswa dalam kelompok eksperimen yang telah mengikuti tahapan konseling islami menunjukkan penurunan tingkat ketidaksopanan bertutur kata, sedangkan bagi siswa yang berada di kelompok kontrol yang tidak mengikuti proses konseling islami tidak menunjukkan penurunan ketidaksopanan bertutur kata yang signifikan atau tetap berada pada kategori tinggi. (2) Penerapan konseling islami memberikan pengaruh terhadap ketidaksopanan bertutur kata siswa di SMP Negeri 1 Pangkep.
PENGARUH PENGGUNAAN SARANA PENDIDIKAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PADA SD INPRES PACCERAKKANG KOTA MAKASSAR
Wahid, Abdul
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (513.754 KB)
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.575
Masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah kondisi sarana pendidikan yang ada pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 2) Bagaimanakah penyelenggaraan proses belajar mengajar di SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 3) Bagaimanakah Efektifitas pemanfaatan sarana pendidikan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 4) Bagaimana perkembangan hasil didik pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui kondisi sarana pendidikan yang ada pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 2) Untuk penyelenggaraan proses belajar mengajar di SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 3) Untuk mengetahui efektifitas pemanfaatan sarana pendidikan yang dimiliki SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar, dalam kegiatan proses belajar mengajar di sekolah tersebut; 4) Untuk mengetahui perkembangan hasil didik pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Mengajukan konsep pemecahan masalah jika diperlukan di lokasi penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tipe penelitian korelatif deskriptif, yaitu berupaya menggambarkan hasil korelasi antara variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Sarana pendidikan bagi murid sekolah dasar yang ada sangat besar manfaatnya bagi murid jika digunakan dalam proses belajar-mengajar. 2) Alat peraga dan alat bantu belajar lainnya masih perlu ditambah jumlahnya. 3) Walaupun jumlah dan kualitas sarana penididikan yang ada tersebut belum memadai, tetapi mampu digunakan secara efektif oleh guru-guru dalam proses belajar-mengajar di sekolah tersebut. 4) Sarana pendidikan berupa perpustakaan sekolah, belum dimanfaatkan secara maksimal.
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION
Sumampouw, Elisabeth A.;
Sobon, Kosmas
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (848.141 KB)
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.617
The purpose of this study was to describe the application of cooperative learning type of student achivement division (STAD) on mathematics subject and to improve student aktivity and student learning result in mathematics learning on fifth grade of elementary school. This research was classroom action reasearch conducted in two cycles. Each cycle consists of two meetings and each meeting consists of planning, action, observation, and reflection. The subjects of this reasearch were students at fifth grade of SD Negeri 25 Manado. There were 18 students as subjects of research. The technique of gathering data was using test, observation and documentation. The results showed that: (1) student activity in the first cycle 258.15 score or gain I 64,54% with the criteria was active enough and in second cycle obtained 303, 65 score or 75.91% with active criteria; (2) student learning result in the first cycle 44% and the second cycle 83%. Suggestions in this study was may the teacher have more creative by using learning media (audio or visual) to improve skill of teacher, student activity and learning result of student. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguraikan penerapan pembelajaran kooperatif model Student Teams Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran matematika demi peningkatan aktivitas siswa dan hasil belajar di kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan setiap pertemuan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun alur langkah-langkah PTK yang digunakan adalah langkah-langkah menurut Stephen Kemmis Robin Mctaggart Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 25 Manado. Adapun jumlah siswa yang ada adalah 18 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aktivitas siswa pada siklus I memperoleh skor 258,15 atau 64,54% dengan kriteria cukup aktif dan pada siklus II memperoleh skor 303,65 atau 75,91% dengan kriteria aktif; (2) hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 44% dan siklus II sebesar 83 %. Sedangkan yang menjadi saran yang diberikan adalah: hendaknya guru lebih kreatif dalam menggunakan media pembelajaran yang ada (baik audio maupun visual dst.) demi meningkatkan keterampilan mengajar, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa.