cover
Contact Name
Januar Dwi Christy
Contact Email
christy@griyahusada.id
Phone
+6281332211312
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Dukuh Pakis II Baru no. 110 Surabaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Midwifery Journal
ISSN : 24071676     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Midwifery Journal publishes the latest peer reviewed research to inform the safety, quality, outcomes and experiences of pregnancy, birth and maternity care for childbearing women, their babies and families. The journal’s publications support midwives and maternity care providers to explore and develop their knowledge, skills and attitudes informed by best available evidence. Midwifery Journal provides an interdisciplinary forum for the publication, dissemination and discussion of advances in evidence, controversies and current research, and promotes continuing education through publication of systematic and other scholarly reviews and updates. Midwifery articles cover the cultural, clinical, psycho-social, sociological, epidemiological, education, managerial, workforce, organizational and technological areas of practice in preconception, maternal and infant care, maternity services and other health systems.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2016): Midfiwery journal" : 15 Documents clear
PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PENUNDAAN KEHAMILAN SAMPAI BATAS WAKTU YANG DIINGINKAN Tricahyani, Desi
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya Vol 3 No 1 (2016): Midfiwery journal
Publisher : Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.018 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: kesiapan dan kesehatan psikologi sangat penting bagi istri maupun suami. Untuk mengetahuan kesiapan fisik dan psikis suami istri pasangan usia subur (PUS) sangat membutuhkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi. Peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi akan memberikan dampak kemantapan dalam pengambilan keputusan dalam penundaan kehamilan. Metode: desain penelitian yang digunakan adalah non eksperimen dengan pendekatan korelasi cross sectional, populasinya adalah semua pasangan usia subur di desa sidorejo kecamatan pare kabupaten kediri tahun 2015, dengan menggunakan teknik simple random sampling, diperoleh sampel sejumlah 45 orang. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan instrumen kuisioner. Hasil pengumpulan data kemudian dianalisis dengann menggunakan uji mann whitney U. Hasil: pengetahuan pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi sebagian besar responden yang memiliki pengetahuan cukup. Penundaan kehamilan sampai batas waktu yang diinginkan, hampir seluruh PUS menunda kehamilan. Hasil uji statistik dengan menggunakan mann whitney U diketahui bahwa nilai Z hitung adalah sebesar -5,519 dan P-Value = 0,000. Nilai P-Value < ? (5%), berarti ada hubungan antara pengetahuan pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi dengan penundaan kehamilan sampai btas waktu yang di inginkan Kesimpulan: pada pasangan usia subur diharapkan dapat membekali dirinya sebelum melakukan penundaan kehamilan sehingga dapat dengan tepat menentukan metode yang digunakan
KEBIASAAN OLAHRAGA DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI DI KOMUNITAS SENAM AEROBIK MOJOKERTO Kusmindarti, Indah
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya Vol 3 No 1 (2016): Midfiwery journal
Publisher : Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.241 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan : Menstruasi menyebabkan rasa nyeri, terutama pada awal mentruasi. Rasa nyeri ini secara khas dimulai ketika keluar darah haid atau sesaat sebelum keluar darah haid dan mencapai puncak dalam 24 jam. Kejadian dismenorea akan meningkat dengan kurangnya olahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan olahraga dengan kejadian dismenorea pada remaja putri. Metode : Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua remaja putri di Komunitas senam aerobik dr Tri Widodo Basuki Jabon Mojoanyar Mojokerto. Sampel berjumlah 30 remaja yang diambil menggunakan total. Sumber data menggunakan data primer yang dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisa data penelitian menggunakan uji chi Square. Hasil : sebagian besar responden mempunyai kebiasaan olah raga yang rutin yaitu sebanyak 18 responden (60%) dan sebagian besar responden tidak mengalami dismenorea yaitu sebanyak 18 responden (60%). Hasil uji fisher exact test dengan hasil 0,024 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat hubungan kebiasaan olah raga dengan kejadian dismenorea di Komunitas senam aerobik dr Tri Widodo Basuki Jabon Mojoanyar Mojokerto. Kesimpulan : Responden yang mengalami dismenorea mengatakan bahwa derajat kesehatan lambat laun menjadi lebih baik, selain itu mereka menyatakan derajat nyeri saat haid sebelum dan sesudah juga nampak ada perubahan. Jika sebelumnya mereka merasakan nyeri yang mengganggu aktivitas maka setelah mengikuti senam nyeri haidnya sudah berkurang dan ada responden yang menyatakan hilang sama sekali.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG BUKU KIA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN tjahjani, ely
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya Vol 3 No 1 (2016): Midfiwery journal
Publisher : Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.728 KB)

Abstract

Pendahuluan: Buku KIA merupakan alat untuk mendeteksi secara dini adanya gangguan atau masalah kesehatan ibu dan anak, alat komunikasi dan penyuluhan dengan informasi yang penting bagi ibu, keluarga, dan masyarakat mengenai pelayanan kesehatan ibu dan anak. Buku KIA bermanfaat sebagai catatan kesehatan yang lengkap sejak ibu hamil sampai anak berusia 5 tahun. Ibu hamil diharapkan dapat memiliki pengetahuan yang baik mengenai buku KIA. Adapun faktor ? faktor yang mempengaruhi pemahaman ibu antara lain : sikap, pendidikan, dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA berdasarkan tingkat pendidikan dan pekerjaan. Metode: Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Populasi 148 orang, sampel 73 orang yang diambil dengan cara Non Probability Sampling dengan teknik accidental sampling. Pengambilan data menggunakan data primer yakni koesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas ibu hamil berpendidikan rendah sebesar 47,94 %, mayoritas ibu hamil tidak bekerja sebesar  63,01%, dan dapat disimpulkan mayoritas ibu tidak bekerja memiliki pengetahuan kurang sebesar (54,35%), dibandingkan ibu yang berkerja sebesar (18,52%). Diskusi: Dari hasil penelitian disimpulkan masih banyak ibu hamil yang memiliki pengetahuan yang rendah mengenai buku KIA. Untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tugas kita sebagai tenaga kesehatan dalam memperkenalkan, memberikan informasi, dan menggunakan buku KIA dalam pelayanan kesehatan pada ibu dan anak.
TINGKAT UMUR, PARITAS DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMERIKSAAN IVA SEBAGAI DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM setyowati, endang buda
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya Vol 3 No 1 (2016): Midfiwery journal
Publisher : Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.592 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan Pemeriksaan IVA adalah pemeriksaan skrining kanker serviks dengan cara Inspeksi Visual dengan Asam asetat (IVA). Pencapaian pemeriksaan IVA di Puskesmas Manukan Kulon masih di bawah target tiap bulan (20% dari akseptor KB). Dari studi pendahuluan mayoritas umur ibu <20 tahun yang belum pemeriksaan IVA, sebagian besar seorang grandemultipara dan berpengetahuan kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gambaran umur, paritas dan pengetahuan ibu tentang pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini kanker leher rahim di Puskesmas Manukan Kulon bulan Mei 2015. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah  penelitian deskriptif. Sample yang digunakan adalah seluruh akseptor KB bulan Mei 2015 sebanyak 65 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling dengan menggunakan sampling jenuh, dimana jumlah seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data menggunakan data primer, kemudian ditabulasi frekuensi dan  tabulasi silang. Hasil : Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa mayoritas umur >35 tahun (44,62%), paritas grandemultipara (41,54%) dan berpengetahuan kurang (49,23%). Hasil tabulasi silang mayoritas yang melakukan pemeriksaan IVA berumur 20-35 tahun (33,33%), paritas grandemultipara (25,93%) dan berpengetahuan baik (50%) dibandingkan yang belum melakukan pemeriksaan IVA berumur <20 tahun, paritas primipara dan berpengetahuan kurang (93,75%).  Diskusi : Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa umur, paritas dan pengetahuan berpengaruh terhadap pemeriksaan IVA. Oleh karena itu perlu adanya langkah yang inovatif seperti sosialisasi tentang IVA pada masyarakat dan dalam upaya deteksi dini kanker serviks maka harus dilakukan pemeriksaan IVA secara rutin.
HUBUNGAN PENDAMPINGAN PERSALINAN DENGAN KELANCARAN PROSES PERSALINAN juaria, henny
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya Vol 3 No 1 (2016): Midfiwery journal
Publisher : Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Pendampingan persalinan adalah perilaku kehadiran seseorang atau teman senantiasa memberikan suatu dukungan fisik maupun psikis secara aktif terus-menerus dan berkesinambungan dalam mengikuti seluruh proses persalinan dimulai kala I sampai II terutama pendampingan suami ketika istri melahirkan. Kelancaran proses persalinan adalah seorang ibu yang dapat menyelesaikan persalinan dalam waktu yang seharusnya dan tidak terjadi masalah ataupun komplikasi selama persalinan, yang berlangsung ± 14-16,5 jam pada ibu primipara sedangkan pada multipara berlangsung ± 8-10,5 jam. Sebagian besar proses persalinan berlangsung normal, tetapi 10-15% proses persalinan mengalami masalah dalam proses persalinan. Pada bulan Desember 2014  persalinan didampingi suami di BPS Ny. Munawaroh sebasar 38,09%, angka tersebut masih jauh dari hasil P4K Propinsi Jawa Timur yaitu 58,38% . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendampingan persalinan dengan kelancaran proses persalinan di BPS Ny. Munawaroh periode Mei - Juni 2015. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah analitik jenis cross  sectional  dengan populasi 27 ibu yang melahirkan dan besar sampelnya 25 ibu yang melahirkan dipilih secara simple random sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Hasil penelitian dibuat tabel frekuensi, tabulasi silang dan dianalisis dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan a = 0,05. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas ibu yang melahirkan didampingi saat persalinan sebesar 44% dan ibu bersalin yang  tidak normal mayoritas sebesar 56%. Dari hasil uji chi-square  pendampingan persalinan didapatkan c2hitung > c2tabel (7 > 3,84), berarti Ho ditolak, maka terdapat hubungan antara pendampingan persalinan dengan kelancaran proses persalinan. Diskusi: Dapat disimpulkan ada hubungan antara pendampingan persalinan dengan kelancaran proses persalinan. Diharapkan bidan dapat menyebarluaskan informasi mengenai proses persalinan dan bisa menghadirkan seorang pendamping saat proses persalinan.
PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PENUNDAAN KEHAMILAN SAMPAI BATAS WAKTU YANG DIINGINKAN Tricahyani, Desi
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya Vol 3 No 1 (2016): Midfiwery journal
Publisher : Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.018 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: kesiapan dan kesehatan psikologi sangat penting bagi istri maupun suami. Untuk mengetahuan kesiapan fisik dan psikis suami istri pasangan usia subur (PUS) sangat membutuhkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi. Peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi akan memberikan dampak kemantapan dalam pengambilan keputusan dalam penundaan kehamilan. Metode: desain penelitian yang digunakan adalah non eksperimen dengan pendekatan korelasi cross sectional, populasinya adalah semua pasangan usia subur di desa sidorejo kecamatan pare kabupaten kediri tahun 2015, dengan menggunakan teknik simple random sampling, diperoleh sampel sejumlah 45 orang. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan instrumen kuisioner. Hasil pengumpulan data kemudian dianalisis dengann menggunakan uji mann whitney U. Hasil: pengetahuan pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi sebagian besar responden yang memiliki pengetahuan cukup. Penundaan kehamilan sampai batas waktu yang diinginkan, hampir seluruh PUS menunda kehamilan. Hasil uji statistik dengan menggunakan mann whitney U diketahui bahwa nilai Z hitung adalah sebesar -5,519 dan P-Value = 0,000. Nilai P-Value < ? (5%), berarti ada hubungan antara pengetahuan pasangan usia subur tentang kesehatan reproduksi dengan penundaan kehamilan sampai btas waktu yang di inginkan Kesimpulan: pada pasangan usia subur diharapkan dapat membekali dirinya sebelum melakukan penundaan kehamilan sehingga dapat dengan tepat menentukan metode yang digunakan
KEBIASAAN OLAHRAGA DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI DI KOMUNITAS SENAM AEROBIK MOJOKERTO Kusmindarti, Indah
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya Vol 3 No 1 (2016): Midfiwery journal
Publisher : Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.241 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan : Menstruasi menyebabkan rasa nyeri, terutama pada awal mentruasi. Rasa nyeri ini secara khas dimulai ketika keluar darah haid atau sesaat sebelum keluar darah haid dan mencapai puncak dalam 24 jam. Kejadian dismenorea akan meningkat dengan kurangnya olahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan olahraga dengan kejadian dismenorea pada remaja putri. Metode : Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua remaja putri di Komunitas senam aerobik dr Tri Widodo Basuki Jabon Mojoanyar Mojokerto. Sampel berjumlah 30 remaja yang diambil menggunakan total. Sumber data menggunakan data primer yang dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisa data penelitian menggunakan uji chi Square. Hasil : sebagian besar responden mempunyai kebiasaan olah raga yang rutin yaitu sebanyak 18 responden (60%) dan sebagian besar responden tidak mengalami dismenorea yaitu sebanyak 18 responden (60%). Hasil uji fisher exact test dengan hasil 0,024 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat hubungan kebiasaan olah raga dengan kejadian dismenorea di Komunitas senam aerobik dr Tri Widodo Basuki Jabon Mojoanyar Mojokerto. Kesimpulan : Responden yang mengalami dismenorea mengatakan bahwa derajat kesehatan lambat laun menjadi lebih baik, selain itu mereka menyatakan derajat nyeri saat haid sebelum dan sesudah juga nampak ada perubahan. Jika sebelumnya mereka merasakan nyeri yang mengganggu aktivitas maka setelah mengikuti senam nyeri haidnya sudah berkurang dan ada responden yang menyatakan hilang sama sekali.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG BUKU KIA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN tjahjani, ely
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya Vol 3 No 1 (2016): Midfiwery journal
Publisher : Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.728 KB)

Abstract

Pendahuluan: Buku KIA merupakan alat untuk mendeteksi secara dini adanya gangguan atau masalah kesehatan ibu dan anak, alat komunikasi dan penyuluhan dengan informasi yang penting bagi ibu, keluarga, dan masyarakat mengenai pelayanan kesehatan ibu dan anak. Buku KIA bermanfaat sebagai catatan kesehatan yang lengkap sejak ibu hamil sampai anak berusia 5 tahun. Ibu hamil diharapkan dapat memiliki pengetahuan yang baik mengenai buku KIA. Adapun faktor ? faktor yang mempengaruhi pemahaman ibu antara lain : sikap, pendidikan, dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA berdasarkan tingkat pendidikan dan pekerjaan. Metode: Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Populasi 148 orang, sampel 73 orang yang diambil dengan cara Non Probability Sampling dengan teknik accidental sampling. Pengambilan data menggunakan data primer yakni koesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas ibu hamil berpendidikan rendah sebesar 47,94 %, mayoritas ibu hamil tidak bekerja sebesar  63,01%, dan dapat disimpulkan mayoritas ibu tidak bekerja memiliki pengetahuan kurang sebesar (54,35%), dibandingkan ibu yang berkerja sebesar (18,52%). Diskusi: Dari hasil penelitian disimpulkan masih banyak ibu hamil yang memiliki pengetahuan yang rendah mengenai buku KIA. Untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tugas kita sebagai tenaga kesehatan dalam memperkenalkan, memberikan informasi, dan menggunakan buku KIA dalam pelayanan kesehatan pada ibu dan anak.
TINGKAT UMUR, PARITAS DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMERIKSAAN IVA SEBAGAI DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM setyowati, endang buda
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya Vol 3 No 1 (2016): Midfiwery journal
Publisher : Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.592 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan Pemeriksaan IVA adalah pemeriksaan skrining kanker serviks dengan cara Inspeksi Visual dengan Asam asetat (IVA). Pencapaian pemeriksaan IVA di Puskesmas Manukan Kulon masih di bawah target tiap bulan (20% dari akseptor KB). Dari studi pendahuluan mayoritas umur ibu <20 tahun yang belum pemeriksaan IVA, sebagian besar seorang grandemultipara dan berpengetahuan kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gambaran umur, paritas dan pengetahuan ibu tentang pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini kanker leher rahim di Puskesmas Manukan Kulon bulan Mei 2015. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah  penelitian deskriptif. Sample yang digunakan adalah seluruh akseptor KB bulan Mei 2015 sebanyak 65 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling dengan menggunakan sampling jenuh, dimana jumlah seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data menggunakan data primer, kemudian ditabulasi frekuensi dan  tabulasi silang. Hasil : Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa mayoritas umur >35 tahun (44,62%), paritas grandemultipara (41,54%) dan berpengetahuan kurang (49,23%). Hasil tabulasi silang mayoritas yang melakukan pemeriksaan IVA berumur 20-35 tahun (33,33%), paritas grandemultipara (25,93%) dan berpengetahuan baik (50%) dibandingkan yang belum melakukan pemeriksaan IVA berumur <20 tahun, paritas primipara dan berpengetahuan kurang (93,75%).  Diskusi : Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa umur, paritas dan pengetahuan berpengaruh terhadap pemeriksaan IVA. Oleh karena itu perlu adanya langkah yang inovatif seperti sosialisasi tentang IVA pada masyarakat dan dalam upaya deteksi dini kanker serviks maka harus dilakukan pemeriksaan IVA secara rutin.
HUBUNGAN PENDAMPINGAN PERSALINAN DENGAN KELANCARAN PROSES PERSALINAN juaria, henny
Jurnal Kebidanan Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya Vol 3 No 1 (2016): Midfiwery journal
Publisher : Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Pendampingan persalinan adalah perilaku kehadiran seseorang atau teman senantiasa memberikan suatu dukungan fisik maupun psikis secara aktif terus-menerus dan berkesinambungan dalam mengikuti seluruh proses persalinan dimulai kala I sampai II terutama pendampingan suami ketika istri melahirkan. Kelancaran proses persalinan adalah seorang ibu yang dapat menyelesaikan persalinan dalam waktu yang seharusnya dan tidak terjadi masalah ataupun komplikasi selama persalinan, yang berlangsung ± 14-16,5 jam pada ibu primipara sedangkan pada multipara berlangsung ± 8-10,5 jam. Sebagian besar proses persalinan berlangsung normal, tetapi 10-15% proses persalinan mengalami masalah dalam proses persalinan. Pada bulan Desember 2014  persalinan didampingi suami di BPS Ny. Munawaroh sebasar 38,09%, angka tersebut masih jauh dari hasil P4K Propinsi Jawa Timur yaitu 58,38% . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendampingan persalinan dengan kelancaran proses persalinan di BPS Ny. Munawaroh periode Mei - Juni 2015. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah analitik jenis cross  sectional  dengan populasi 27 ibu yang melahirkan dan besar sampelnya 25 ibu yang melahirkan dipilih secara simple random sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Hasil penelitian dibuat tabel frekuensi, tabulasi silang dan dianalisis dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan a = 0,05. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas ibu yang melahirkan didampingi saat persalinan sebesar 44% dan ibu bersalin yang  tidak normal mayoritas sebesar 56%. Dari hasil uji chi-square  pendampingan persalinan didapatkan c2hitung > c2tabel (7 > 3,84), berarti Ho ditolak, maka terdapat hubungan antara pendampingan persalinan dengan kelancaran proses persalinan. Diskusi: Dapat disimpulkan ada hubungan antara pendampingan persalinan dengan kelancaran proses persalinan. Diharapkan bidan dapat menyebarluaskan informasi mengenai proses persalinan dan bisa menghadirkan seorang pendamping saat proses persalinan.

Page 1 of 2 | Total Record : 15