cover
Contact Name
Dr. Zahraeni Kumalawati, S.P.,M.P,
Contact Email
btp@polipangkep.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
btp@polipangkep.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan
ISSN : 20896166     EISSN : 26572060     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
Agroplantae adalah Jurnal Ilmu Pertanian Terapan yang menjadi sarana bagi peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bidang ilmu Budidaya Tanaman, dengan lingkup Pemuliaan Tanaman, Bioteknologi Tanaman, Teknologi Benih, Perlindungan Tanaman, dan Kesuburan Tanah.
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
PREFERENSI Conopomorpha cramerella PADA BEBERAPA KARAKTER MORFOLOGI BUAH KAKAO Andi Ridwan; Nurmiaty Nurmiaty
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 6 No 2 (2017): AgroPlantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.085 KB) | DOI: 10.51978/agro.v6i2.39

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui preferensi C. cramerella dengan melihat tingkat serangannya pada buah kakao berdasarkan karakter morfologinya. Selain itu jumlah lubang masuk dapat sebagai indikator kesukaan atau preferensi PBK (C. cramerella) terhadap buah kakao. Percobaan dilaksanakan di beberapa kebun kakao di kabupaten Polewali Mandar. Hal-hal yang diamati adalah: morfologi buah kakao, lubang keluar dan lubang masuk PBK pada buah kakao, penyebaran PBK, dan tingkat serangan PBK. Hasil percobaan menunjukan bahwa terdapat lima tipe tanaman kakao berdasarkan morfologi buahnya. Selanjutnya ditemukan bahwa tingkat serangan dan jumlah lubang masuk tertinggi pada tipe C(17,8%) dan tipe E (23,8%) yaitu buah yang memiliki alur yang dalam dan tekstur kulit buah yang kasar.
TINGKAT SERANGAN PENYAKIT VSD (Oncobasidium theobromae ) PADA LIMA KLON KAKAO DI DUSUN LAWANI KABUPATEN LUWU TIMUR Syatrawati Syatrawati
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 6 No 2 (2017): AgroPlantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.22 KB) | DOI: 10.51978/agro.v6i2.40

Abstract

Vascular Streak Dieback (VSD) yang disebabkan oleh cendawan Oncobasidium theobromae adalah salah satu penyakit penting pada tanama kakao. Percobaan ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat serangan VSD pada beberapa klon kakao lokal, (2) mengetahui beberapa metode untuk mencegah penyakit VSD dipertanaman. Percobaan ini berlokasi di pertanaman kakao di dusun Lawani, Kab. Luwu Timur, pada bulan Maret - April 2017 Percobaan ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengamatan tingkat serangan VSD pada lima klon kakao lokal pada lahan 1 ha dengan 1000 populasi tanaman kakao. Penentuan pohon sampel setiap klon dilakukan secara diangonal dengan lima pohon sampel setiap titik diagonal. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan perhitungan tingkat serangan VSD pada tanaman kakao. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tingkat serangan VSD tertinggi pada klon MCC 02 dan terendah pada klon M05. Tingkat ketahanan 5 klon kakao berturut - turut adalah M-05, BB-01, MCC-01, THR, MCC 02.
SURVEI TEKNIK PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KAKAO (Conopomorpha cramerella Snellen) DI DESA GATTARENG KECAMATAN MARIORIWAWO KABUPATEN SOPPENG Rahmad Rahmad; Muhammad Kadir; Taslim Taslim
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 6 No 2 (2017): AgroPlantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.122 KB) | DOI: 10.51978/agro.v6i2.43

Abstract

Survey bertujuan untuk mengetahui tehnik pengendalian hama penggerek buah kakao yang dilakukan oleh petani setempat. Jumlah petani responden diketahui melalui kuisioner yang berisi daftar pertanyaan tentang pengendalian hama PBK. Selanjutnya data di kelompokkan berdasarkan komponen-komponen pengendalin dan dianalisa dengan menggunakan tehnik persentase sederhana. Hasil survey menunjukkan bahwa secara umum pengendalian yang dilakukan adalah pengendalian kultur teknis meliputi lelesan, menanam varietas tahan hama, pemangkasan, pengaturan jarak tanam, panen teratur. Pengendalian lain adalah secara fisik/mekanik meliputi tindakan pembakaran sisa-sisa tanaman dan pemangkasan, dan pengendalian secara kimia dengan menggunakan insektisida matador, orivo, cholormite, rambo, halona, decis, buldok dan herbisida glifosat, faraquat.
RESPON GULMA BERDAUN SEMPIT TERHADAP APLIKASI HERBISIDA BERBAHAN AKTIF ISOPROPILAMINA GLIFOSAT PADA LAHAN KAKAO Nildayanti Nildayanti; Junaedi Junaedi
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 6 No 2 (2017): AgroPlantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.954 KB) | DOI: 10.51978/agro.v6i2.44

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui respon gulma berdaun sempit terhadap aplikasi herbisida sistemik berbahan aktif Isopropilamina Glifosat pada lahan pertanaman kakao. Penentuan lokasi digunakan dengan metode purposive sampling yaitu memilih lahan kakao yang luasannya sama yang ditumbuhi banyak vegetasi gulma dan petani intensif melakukan pengendalian dengan herbisida sistemik berbahan aktif isopropilamina glifosat. Pengamatan di laksanakan di Desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Pengamatan dilakukan dengan membuat 5 plot pada setiap lahan dengan luas plot 1 yang dilakukan pada 3 lokasi yang berbeda. Pada masing-masing lahan dihitung analisis vegetasi dan nilai SDR dari masing-masing jenis gulma. Berdasarkan hasil pengamatan perbandingan antara nilai SDR gulma sebelum dan setelah aplikasi herbisida sistemik bahan aktif isopropilamina glifosat, dapat disimpulkan bahwa herbisida tersebut mampu menekan pertumbuhan gulma baru pada lahan kakao seperti : Themede arguens L, Mimosa pudica, Digitaria ciliaris, Eleusine indica L, dan menunjukkan respon kematian total. Namun berbeda dengan gulma lama pada lahan kakao seperti : Imperata cylindrical, Paspalum conjugatum,Mimosa pudica yang menunjukan respon resistensi terhadap herbisida Isopropilamina Glifosat
KAJIAN PENGGUNAAN KLON UNGGUL KAKAO PADA PERKEBUNAN RAKYAT DI KABUPATEN BONE Junaedi Junaedi; Syahruni Thamrin; Basri Baba
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 6 No 2 (2017): AgroPlantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.991 KB) | DOI: 10.51978/agro.v6i2.45

Abstract

Bahan tanaman merupakan kunci penting keberhasilan usaha tani pekerbunan termasuk pada usaha tani kakao yang saat ini menjadi prioritas utama usaha tani perkebunan di Sulawesi Selatan. Penggunaan klon unggul kakao yang sesuai diikuti dengan kultur teknis yang baik merupakan syarat utama tercapainya produktivitas yang tinggi serta mutu produk yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pertanaman klon kakao yang telah diterapkan serta mendeskripsikan jenis-jenis klon unggul kakao pada perkebunan rakyat yang ada di Kabupaten Bone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pertanaman kakao yang diusahakan oleh petani pada umumnya dilaksanakan secara poliklonal, baik dengan menggunakan 2 (dua) klon maupun 3 (tiga) klon pada lahan yang sama. Klon-klon yang digunakan adalah MCC 02, S1 dan S2. Klon-klon ini telah dimanfaatkan masyarakat sebagai bagian dari rehabilitasi tanaman kakao melalui kegiatan sambung samping (86,67%) dan sisanya melalui penanaman kembali (replanting) (13,33%) menggunakan bibit yang berasal dari klon unggul kakao baik MCC 02, S1 maupun S2.
SURVEY TEKNIK PEMELIHARAAN TANAMAN KAKAO BELUM MENGHASILKAN DI PT. MARS COCOA DEVELOPMENT CENTER KABUPATEN LUWU TIMUR Muhammad Yusuf; Darmawan Darmawan; Irwan Efendi
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 6 No 2 (2017): AgroPlantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.094 KB) | DOI: 10.51978/agro.v6i2.46

Abstract

Penelitian ini berupa survey, bertujuan untuk mengetahui teknis pemeliharaan yang menunjang peningkatan kualitas dan kuantitas hasil produksi tanaman kakao. Serangan hama dan penyakit merupakan faktor utama penyebab menurunya tingkat kualitas dan kuantitas biji kakao. Hal ini juga merupakan kendala utama yang hadapi oleh petani kakao sehingga perlu di terapkan teknologi terbaru, guna mengantisipasi penurunan hasil yang lebih merugikan petani. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan disimpulkan bahwa teknik pemeliharaan kakao belum menghasilkan yang diterapkan di PT Mars Cocoa Development Center adalah pemangkasan, pemupukan, pengendalian gulma, pengendalian hama, pengendalian penyakit dan pengairan
TINGKAT SERANGAN BEBERAPA JENIS HAMA PADA PERTANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.)DI PT WIDYA UNGGUL LESTARI, KABUPATEN MAMUJU Sri Muliani; Andi Ridwan; Hendra Juli Saputra
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 6 No 2 (2017): AgroPlantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.498 KB) | DOI: 10.51978/agro.v6i2.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis hama dan tingkat serangannya pada tanaman belum menghasilkan dan tanaman menghasilkan. Pengambilan sampel dilakukan pada tanaman belum menghasilkan (afdeling majene) dan tanaman menghasilkan (afdeling dampela). Penentuan titik sempel dilakukan secara diagonal dan diambil 10% dari total populasi. Hasil pengamatan memperlihatkan jenis hama yang ditemukan pada tanaman belum menghasilkan (TBM) dan tanaman menghasilkan (TM) adalah tikus semak (Rattus tiomanicus), ulat api (Setora nitens), dan kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Pada tanaman belum menghasilkan tingkat serangan tikus semak 32.29%, ulat api 24.61%, kumbang tanduk 19.99%. Pada tanaman menghasilkan tingkat serangan tikus semak 33.84%, ulat api 14.61% dan kumbang tanduk 28.45%.
Pengaruh PENGARUH TEKNIK PENYUNGKUPAN TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS SAMBUNGAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) Syahruni Thamrin; Junyah Leli Isnaini; Idris Risaldi
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 8 No 1 (2019): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v8i1.7

Abstract

The study aimed to determine the effect of various sealing techniques on the growth of joint shoots on cocoa shoots. The studi was conducted in Tarengge Village, Wotu Subdistrict, East Luwu Regency, from February to April 2018. The study used a simple statistical analysis method with a Randomized Block Design (RBD) method, which calculated the mean (average) of each experimental treatment consists of 3 levels of treatment, namely: using the technique of pocong hood (P1), tie hood (P2), and ordinary hood (P3). The results of the experiment show that the use of various sealing techniques can affect the growth of joint buds in the top grafting of cocoa plants. The tie mask technique yielded the best results for shoot length (11.62 cm) and number of leaves (4.67 strands) on the bud buds compared to other hood techniques.
CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA PADA RIZOSFER TANAMAN KAKAO ( Theobroma cacao L. ) DI TIPE KEMIRINGAN LAHAN YANG BERBEDA Zahraeni Kumalawati; Andi Ridwan; Kafrawi Kafrawi
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 7 No 2 (2018): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.674 KB) | DOI: 10.51978/agro.v7i2.27

Abstract

The study aims to determine the potential diversity of arbuscular mycorrhizal fungi in cocoa plants in two different types of slope so that they can be used and developed as biological fertilizers to support cocoa productivity. The method used in this study was exploration method by randomly taking samples of mycorrhizal soil in two locations of community cocoa plantations with different types of land slopes in Polewali Mandar District, West Sulawesi. The wet filtering method was used to isolate mycorrhizal spores from soil samples to obtain mycorrhizal isolates as a source of inoculants. The mycorrhizal isolates obtained were identified based on morphological characters and their abundance in natural habitats was also calculated. The results of the study revealed that arbuscular mycorrhiza associated with cocoa plants in two types of land namely flat land and sloping land consisted of seven types of mycorrhizae belonging to 3 types of genera namely Glomeraceae, Gigasporaceae and Acaulosporaceae. Genus Glomeraceae showed higher dominance than genus Gigasporaceae, but genus Gigasporaceae can be found in both types of land. Arbuscular mycorrhiza whose spore count was limited to Sclerocytis sinousa, Scutellospora sp. and Acaulospora sp.
INVENTARISASI HAMA DAN PENYAKIT PADA PERTANAMAN KOPI ORGANIK Sri Muliani; Nildayanti Nildayanti
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 7 No 2 (2018): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.066 KB) | DOI: 10.51978/agro.v7i2.63

Abstract

Percobaan bertujuan untuk mengetahui jenis hama dan penyakit, gejala serangan serta tingkat serangan hama dan penyakit yang menyerang pada tanaman kopi organik di desa Bolokan, Lembang Tiroan, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja. Wilayah yang menjadi sampel pengamatan adalah Wilayah Asri, Barakai dan Citra. Pengamatan dilakukan pada 150 pohon sampel yang ditetapkan secara diagonal. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jenis hama yang ditemukan adalah PBKo penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei) dengan kategori serangan berat dan kutu hijau (Coccus viridis) dengan kategori serangan ringan. Jenis penyakit yang ditemukan adalah karat daun (Hemileia vastatrix) dengan kategori serangan berat dan jamur upas (Upasia salmonicolor) dengan kategori berat

Page 3 of 14 | Total Record : 134


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 14 No 1 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 13 No 2 (2024): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 13 No 1 (2024): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 12 No 2 (2023): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 12 No 1 (2023): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 11 No 2 (2022): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 11 No 1 (2022): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 10 No 2 (2021): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 10 No 1 (2021): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da Vol 9 No 2 (2020): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 9 No 1 (2020): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 8 No 2 (2019): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 8 No 1 (2019): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Agroplantae Vol 7 No 2 (2018): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 7 No 1 (2018): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Vol 6 No 2 (2017): AgroPlantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 6 No 1 (2017): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan More Issue