cover
Contact Name
Putri Pradnyawidya Sari
Contact Email
putr003@kominfo.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
putr003@kominfo.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika
ISSN : 23031700     EISSN : 25795899     DOI : -
Jurnal Komunika is a scientific communication media publishing research finding/critical analysis focused on communication, media, and information technology. It is published twice in a year, in June and November.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018): KOMUNIKA" : 6 Documents clear
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BAGI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DALAM MENINGKATKAN LAYANAN PADA PELANGGAN Tri Sagirani; Muhammad Edwin Diradinata
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 1 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.664 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v7i1.1363

Abstract

Kemajuan teknologi dan informasi saat ini tidak dapat dihindarkan, dan telah berkembang diberbagai sektor, salah satunya adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Revolusi industri 4.0 yang sangat erat dengan modernisasi dan kemajuan teknologi menjadi sebuah momen bagi UMKM untuk melaju dengan berbagai inovasinya untuk tetap bertahan dan tidak tergerus laju zaman.Terbatasnya pemanfaatan teknologi karena dianggap barang yang mahal dan rumit oleh UMKM harus dikikis.Pada penelitian ini dilakukan pengenalan tentang pentingnya Customer Relationship Management kepada UMKM dan melakukan perancangan sistem informasi untuk dapat membantu UMKM melakukan otomasi pada penjualan, pemasaran dan meningkatkan perhatian pada pelanggan yang pada akhirnya menghadirkan layanan yang lebih baik lagi bagi UMKM kepada pelanggan. Dengan perancangan sistem informasi ini pengelola UMKM dapat dengan mudah mengidentifikasi dan berfokus pada pelanggan, memungkinkan penyesuaian secara personal terhadap berbagai produk dan layanan atau jasa yang ditawarkan, mampu menghadirkan pengalaman yang berkesan dan layanan terbaik diseluruh bagian pelayanan dan yang terpenting adalah adanya peningkatan terhadap loyalitas dari pelanggan.Hasil evaluasi saat implementasi aplikasi, pengelola UMKM memiliki kecenderungan sangat setuju dengan hasil nilai rata-rata kuesioner sebesar 3,61 dalam skala nilai 1 sampai 4 terhadap pengukuran kemudahan, kenyamanan dan kepuasan kinerja yang diberikan oleh  sistem informasi.
PERAN MEDIA SOSIAL “FACEBOOK” DALAM MEMBENTUK SOLIDARITAS KELOMPOK PADA AKSI 411 DAN 212 Anjang Priliantini; Damayanti Damayanti
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 1 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.613 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v7i1.1359

Abstract

Aksi 411 dan 212 dilatarbelakangi oleh isi pidato Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thjahaja Purnama atau Ahok di Kepulauan Seribu dan diperparah dengan unggahan Buni Yani di facebook yang dianggap berpotensi menciptakan pergolakan publik karena proses editannya pada konten video Ahok tersebut. Kasus ini segera menjadi isu terpopuler di media sosial pada tahun 2016 menurut survey Digitroops. Salah satu reaksi yang muncul dari kasus ini adalah Aksi Damai 411 dan 212 yang melibatkan hingga jutaan partisipan dari seluruh wilayah Indonesia. Jutaan partisipan yang terlibat dalam aksi ini didorong oleh rasa solidaritas yang tinggi pada semboyan “Bela Islam” terhadap dugaan adanya upaya penistaan Al Quran oleh Ahok, sehingga mereka rela berkorban secara materil maupun moril untuk datang ke Jakarta.Aksi fenomenal ini dimotori oleh beberapa ulama kenamaan seperti Rizieq Shihab, Bachtiar Nasir, AA Gym, dan Arifin Ilham. Penelitian kuantitatif ini menguji peran media sosial facebook dalam membentuk solidaritas para partisipan Aksi Damai 411 dan 212, sehingga Agenda Setting Theory dan Contagion Theory dinilai mampu mengakomodasi tujuan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dalam facebook tokoh-tokoh yang memotori Aksi 411 dan 212 tidak memberi pengaruh pada pembentukan solidaritas partisipan aksi. Berdasarkan penelitian lebih mendalam melalui metode wawancara, diketahui bahwa solidaritas partisipan Aksi 411 dan 212 lebih dipengaruhi oleh media yang bersifat private, seperti WhatsApp Group.
PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY (AR) SEBAGAI PROTOTYPE MEDIA BELAJAR PENDUKUNG DALAM PRAKTIKUM PENYAMBUNGAN SERAT OPTIK Elisa Usada
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 1 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.076 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v7i1.1221

Abstract

Institut Teknologi Telkom Purwokerto saat ini masih mengalami kendala keterbatasan perangkat praktikum pada beberapa mata kuliah praktikum, salah satunya adalah pada penyelenggaraan praktikum penyambungan serat optik. Perangkat penyambungan yaitu fusion splicer yang dimiliki oleh laboratorium ITTP saat ini baru berjumlah satu buah. Eksplorasi mahasiswa terhadap perangkat fusion splicer hanya terbatas pada saat pertemuan praktikum saja. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dikembangkan media belajar pendukung yang memberi peluang kepada mahasiswa untuk dapat mengeksplorasi perangkat fusion splicer selain di laboratorium. Teknologi AR dapat menampilkan model 3D dari suatu perangkat beserta animasinya, sehingga mahasiswa dapat mengetahui bentuk usion splicer beserta bagian-bagiannya. AR juga dapat menampilkan video, sehingga aktifitas penggunaan fusion splicer secara nyata dapat ditampilkan kepada mahasiswa. Rumusan masalah yang akan dikaji lebih lanjut adalah bagaimana susunan muatan materi praktikum yang akan ditampilkan, interaktifitas yang akan diterapkan, dan apakah aplikasi dapat tampil dengan baik di smartphone. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah SDLC dengan siklus waterfall. Penelitian menghasilkan prototype media belajar praktikum berbasis mobile AR dengan materi yang disampaikan; persiapan praktikum, pemotongan serat optik, penyambungan serat optik, dan pengetesan. Interaksi dengan pengguna menggunakan virtual button.
MEDIA WHATS APP SEBAGAI RUANG POLITIK DALAM MENGHADAPI PILKADA SERENTAK DI KOTA MAKASSAR TAHUN 2018 Emilsyah Nur
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 1 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.532 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v7i1.1400

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu untuk memberikan gambaran pemanfaatan media Whats App sebagai ruang  politik dalam menghadapi pilkada serentak di Kota Makassar tahun 2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melakukan wawancara langsung dengan informan sebagai narasumber dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang terjadi dalam media Whats App adalah komunikasi dua arah/ interaktif dan secara realtime. Dalam kampanye politik, kandidat bisa saling berhubungan langsung dengan khalayak melalui tulisan di wall atau forum diskusi lainnya yang bisa di koment oleh tiap orang. Pemanfaatan media sosial seperti Whats App untuk kampanye politik ternyata belum merata, nampaknya belum bisa mengoptimalkan manfaat internet dan media sosial. Padahal media sosial ini selain sebagai sarana bersosialisasi atau pemasaran secara online, bisa dimanfaatkan pula sebagai alat kampanye politik yang terbilang praktis.
STRATEGI PENGUATAN IKNB MELALUI AUDIT TATA KELOLA DAN MANAJEMEN RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI PADA USAHA START UP MENGGUNAKAN COBIT FRAMEWORK (STUDI KASUS : OTORITAS JASA KEUANGAN) Fifin Sonata
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 1 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.816 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v7i1.1272

Abstract

Perkembangan sektor usaha rintisan/startup berbasis teknologi informasi (TI) dari tahun ke tahun semakin meningkat pesat. Karena itu saatnya OJK membutuhkan metode khusus yang digunakan untuk audit tata kelola dan manajemen risiko TI bisnis startup untuk dapat mengevaluasi, memanajemen dan menjamin pesatnya teknologi informasi dalam usaha rintisan/startup menjadi lebih kondusif dan kredibel. Salah satu metode yang digunakan untuk melakukan audit tata kelola dan manajemen risiko TI adalah COBIT (Control Objective for Information and Related Technology) Framework. COBIT framework berfungsi memberikan manajer, auditor, dan pengguna teknologi informasi dengan kumpulan umum tindakan, indikator, proses dan praktik terbaik untuk membantu usaha startup dalam memaksimalkankeuntungan yang diperoleh melalui penggunaan teknologi informasi dan berkembang sesuai IT Governance dan kontrol dalam sebuah perusahaan startup. COBIT yang diterapkan terhadap audit tata kelola teknologi informasi dan managemen risiko memberikan kebaruan bagi OJK dimana sebelumnya belum ada framework untuk startup yang dapat menunjang kerja audit tata kelola teknologi informasi beserta management risikonya. Dan yang dilakukan OJK masih sebatas audit managemen risiko pada intansi keuangan dan perbankan saja. Pada penelitian ini menggunakan model kuisioner terhadap 22 perusahaan startup dibawah naungan OJK. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa domain PO (Planning & Organizing), AI (Acquisition & Implementation), DS (Delivery & Support), dan ME (Monitoring and Evaluated) yang digunakan dalam COBIT terhadap 28 perusahaan berada pada level 2, yang artinya bahwa perusahaan telah memiliki pola yang berulangkali dilakukan dalam melakukan manajemen aktivitas terkait dengan tata kelola teknologi informasi, namun keberadaannya belum terdefinisi secara baik dan formal sehingga masih terjadi ketidakkonsistenan. Penelitian ini mempunyai dampak positif bagi OJK dan pelaku bisnis rintisan/startup. Selain itu, standar COBIT ini juga dapat memberikan masukan dan solusi bagi OJK untuk perbaikan pengelolaan TI di masa yang akan datang. 
IMPLEMENTASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA DOSEN DALAM BIDANG PENGAJARAN DENGAN GRAPHIC RATING SCALES Julianto Lemantara
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 1 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.734 KB) | DOI: 10.31504/komunika.v7i1.1318

Abstract

Stikom Surabaya adalah perguruan tinggi yang bergerak di bidang teknologi komputer. Dalam kegiatan operasional pengajaran, pihak Stikom Surabaya masih menemukan keluhan mahasiswa tentang dosen datang terlambat, dosen sering tidak hadir dan mengganti kuliah, dosen kurang jelas dalam mengajar, dosen terlambat mengumpulkan nilai dan soal ujian, dan lain-lain. Oleh karena itu, pihak manajemen harus mempertimbangkan faktor kinerja dosen dalam pembagian tugas mengajar. Selama ini pihak manajemen belum memiliki aplikasi yang dapat melihat kinerja dosen di bidang pengajaran. Jadi solusi yang ditawarkan adalah pembuatan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang mampu menentukan dosen-dosen yang terbaik dalam kinerja mengajar. Untuk memberikan rekomendasi dosen terbaik, penelitian ini menerapkan metode Graphic Rating Scales dari skala 1 sampai 4. Hasil penelitian menunjukkan SPK yang telah dibuat mampu memberikan peringkat dosen terbaik dalam bidang pengajaran sehingga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan pihak manajemen dalam memilih dosen untuk mengajar mata kuliah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6