cover
Contact Name
R. Agrosmadhyo
Contact Email
agrosamdhyo@staidenpasar.ac.id
Phone
+628174778645
Journal Mail Official
agrosamdhyo@staidenpasar.ac.id
Editorial Address
STAI Denpasar Bali Jl Angsoka Cargo Permai I No 12 Ubung Denpasar Bali Email : journal@staidenpasar.ac.id | Telp : 085100684868
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Widya Balina :Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
ISSN : 24776491     EISSN : 2656873X     DOI : 10.53958
Core Subject : Economy,
The contents of the journal cover the scientific fields of Education and Economics including: Economic Education (Accounting, Office Administration and Marketing) Monetary Economy Public Economy Industrial Economy International Economy Human Resource Economics Natural Resource Economics Entrepreneurship
Articles 435 Documents
KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH (KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN) Siti Farida; Fitrotin Jamilah
Widya Balina Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.337 KB)

Abstract

Dalam suatu organisasi peran kepemimpinan sangat dominan bagi maju mundurnya suatu kegiatan, karena seorang pemimpin merupakan motor penggerak atau motivator bagi orang-orang yang dipimpin. Ketercapaian tujuan pendidikan juga sangat bergantung padakompetensi manajerial dan kebijaksanaan kepemimpinan kepala sekolah yang merupakan salah satu pemimpin pendidikan. Karena kepala sekolah merupakan seorang pejabat yang profesional dalam organisasi sekolah yang bertugas mengatur semua sumber organisasi dan bekerjasama dengan guru-guru dalam mendidik siswa untuk mencapai tujuan pendidikan. Dengan kompetensi manajerial yang dimiliki kepala sekolah ini akan mampu mengembangkan profesionalisme tenaga kependidikan sehingga akan mudah diarahkan. Didalam tulisan ini akan dibahas tentang apa yang dimaksud dengan kepemimpinan pendidikan, dan apa saja kompetensi kepala sekolah dalam perspektif manajemen pendidikan.
METODE KRITIK TEKS DALAM TEMBANG SINOM (Implementasi Keilmuan di Bidang Linguistik) Novena Ade Fredyarini Soedjiwo
Widya Balina Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.452 KB)

Abstract

Abstract Language as a communication tool is very important in human life. Language is used to preserve and preserve culture, linguists need to implement their knowledge in the application of methods and theories.Cultural traditions need to be preserved through the fields of tourism, education, and social culture. Writer is interested in preserving the manuscript. A lot of manuscripts that hereditary experienced changes in the text. The writer wants to know the form of Tembang Sinom text which experiences some text changes using the text critique method. In addition, writer wants to apply methods and theories to the text of the Tembang Sinom. The data comes from one song about puberty. Data were analyzed with a qualitative descriptive analytical approach. The results of form Tembang Sinom text in puberty theme, it has an approach to the original which has three derivatives, and the author is affected by the situation at the time of singing Tembang Sinom. It changed in its derivatives. But it does not come out of the theme of puberty and still contains good advice.
PENGARUH IMPLEMENTASI ASESMEN PROJEK TERHADAP HASIL BELAJAR TIK DENGAN KOVARIABEL KEMAMPUAN NUMERIK DAN EKSPEKTASI KARIR BIDANG INFORMATIKA DI SMA DHARMA PRAJA BADUNG Rusmayani Rusmayani
Widya Balina Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.326 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional dengan kovariabel kemampuan numerik dan ekspektasi karir. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XI SMA Dharma Praja Badung tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan cara random sampling. Rancangan dalam penelitian ini adalah Post test only control group design dengan analisis statistik anakova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan (1) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional (2) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel kemampuan numerik dan kovariabel ekspektasi karir (3) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan secara simultan oleh kovariabel kemampuan numerik dan ekspektasi karir (4) Kemampuan numerik dan ekspektasi karir berkontribusi terhadap hasil belajar TIK dan (5) Terdapat kontribusi secara simultan antara kemampuan numerik dan ekspektasi karir terhadap hasil belajar TIK.
PROFESIONALISME GURU PAI DALAM PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN (Studi Kasus pada Madrasah Aliyah Al-Maruf Denpasar) Rusmayani Rusmayani
Widya Balina Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.324 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, (2) kendala guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, (3). Upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran, dan (4) upaya guru PAI dalam meningkatkan profesionalismenya dalam pemanfaatan media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah guru-guru PAI di MA Al Ma’ruf Denpasar. Objek penelitian ini adalah profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan, ialah metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner/angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, wawancara tidak terstruktur, dan lembar kuesioner/angket. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kuantitatif melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan: 1) profesionalisme guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran di MA Al Ma’ruf Denpasar dapat disimpulkan cukup profesional hal ini dapat dilihat dari sekitar 66,67% guru sudah cukup menguasai definisi, jenis dan manfaat media pembelajaran sedangkan sisanya sekitar 33,33% memiliki pengetahuan yang kurang terhadap definisi, jenis dan manfaat media pembelajaran, dalam pemanfaatan media pembelajaran, guru-guru MA Al Maruf memiliki keberagaman dalam hal intensitas penggunaan sumber belajar, 2) kendala yang dialami guru PAI dalam pemanfaatan media pembelajaran adalah kurangnya tersedianya media pembelajaran yang dapat digunakan guru PAI di sekolah, kurangnya alokasi waktu untuk mata pelajaran PAI, guru kurang kreatif dalam menyajikan materi pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran elektronik, kurangnya pemahaman guru PAI mengenai keanekaragaman media pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran, dan tidak tersedianya tempat khusus untuk menyimpan dan merawat media pembelajaran, 3) upaya yang dilakukan Kepala Sekolah MA Al Ma’ruf dalam meningkatkan profesionalisme guru-guru PAI dalam hal pemanfaatan media pembelajaran adalah mengikutsertakan guru-guru PAI dalam penataran yang diselenggarakan nantinya oleh lembaga-lembaga pendidikan khususnya LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Provinsi Bali, mendorong guru-guru PAI untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran, serta berupaya meningkatkan ketersediaan media pembelajaran baik dari pendanaan khusus dari sekolah maupun bantuan dari Kementerian Agama, dan 4) upaya yang dilakukan guru PAI untuk meningkatkan profesionalismenya dalam hal pemanfaatan media pembelajaran termasuk kategori cukup bagus, hal ini di lihat dari indikator prosentase membaca, diskusi, mengikuti kegiatan MGMP, mengikuti seminar. Hanya saja kurang dalam melakukan penelitian secara mandiri.
URGENSI MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA BERKUALITAS DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK Jumari Jumari
Widya Balina Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.012 KB)

Abstract

ABSTRAKKreativitas seorang peserta didik dapat digali dan dikembangkan melalui pembelajaran, yaitu dengan mengadakan kegiatan pembelajaran yang tidakmembosankan melalui kegiatan yang bisa mengembangkan kreativitas peserta didik, dan lingkungan pendidikan (sarana dan prasarana) berkualitas yangmemadai bagi peserta didik tersebut. Dalam hal ini, manajemen sarana dan prasarana yang berkualitas merupakan faktor urgen/sangat penting dalam setiapupaya peningkatan kreativitas peserta didik. Urgensi manajemen sarana dan prasarana dalam upaya meningkatkan kreativitas peserta didik terlebih-lebihadalah untuk menunjang keberhasilan yang maksimal dalam peningkatan prestasi dan kreativitas peserta didi baik di bidang akademik dan non akademik.Manajemen sarana dan prasarana yang berkualitas dapat ditempuh melalui prosedur: perencanaan, pengadaan, penggunaan,pemeliharaan, inventarisasi, danpenghapusan sarana dan prasarana di sekolah.
PEMENUHAN HAK PESERTA DIDIK MELALUI AKSESIBILITAS PENDIDIKAN AGAMA Yuyun Libriyanti
Widya Balina Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.772 KB)

Abstract

Abstrak Penyelenggaraan pendidikan agama sudah sewajarnya didasari pada pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan pendidikan agama sesuai agamanya masing-masing. Pemenuhan hak peserta didik dalam mendapatkan pendidikan agama mengalami sejarah panjang dalam potret pendidikan agama di Indonesia. Memahami urgensi penyelenggaraan pendidikan menjadi hal utama dalam rangka memenuhi hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan agama. Dengan merumuskan aksesibilitas pendidikan agama diharapkan pemenuhan hak peserta didik dalam mendapatkan pendidikan agama sesuai agamanya dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketersediaan pendidik, penyelenggaraan pendidikan agama serta pemenuhan sarana dan prasarana merupakan indikator kunci dalam memastikan aksesibilitas pendidikan agama telah terpenuhi. Abstrack The implementation of religious education is naturally based on fulfilling the rights of students to get religious education according to their respective religions. Fulfillment of the rights of students in getting religious education experiences a long history in the portrait of religious education in Indonesia. Understanding the urgency of organizing education is the main thing in order to fulfill the rights of students to obtain religious education. By formulating the accessibility of religious education, it is expected that the fulfillment of the rights of students to obtain religious education in accordance with their religion can be carried out in accordance with applicable laws and regulations. The availability of educators, the organization of religious education and the fulfillment of facilities and infrastructure are key indicators in ensuring the accessibility of religious education has been met.
“Kesejahteraan Sosial Islami” Sebuah Pemikiran Ekonomi Islam Imam Al-Ghazali Kusjuniati, Kusjuniati
Widya Balina Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.678 KB) | DOI: 10.53958/wb.v4i2.35

Abstract

AbstrakPemikiran sosioekonomi Al-Ghazali berakar dari sebuah konsep yang dia sebut sebagai fungsi kesejahteraan sosial islami. Seluruh karya Al-Ghazali memiliki konsep maslahat atau kesejahteraan sosial atau utilitas (kebaikan bersama). Imam Al-Ghazali mengidentifikasi semua masalah baik yang berupa masalih ( utilitas, manfaat ) maupun mafasid (disutilitas, kerusakan) dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Kesejahteraan (maslahah) dari suatu masyarakat tergantung kepada pencarian dan pemeliharaan lima tujuan dasar, yakni agama(al- dien), hidup atau jiwa (nafs), keluarga atau keturunan (nasl), harta atau kekayaan (mal) dan intelek atau akal (aql). Al-Ghazali menitikberatkan bahwa sesuai tuntuan wahyu, tujuan utama kehidupan umat manusia adalah untuk mencapai kebaikan di dunia dan di akhirat (maslahat al-din wa al-dunya) Kelima kebutuhan tersebut tidak akan terpenuhi dengan baik bila orientasi semua orang hanya terfokus pada kehidupan akhirat. Oleh karenanya melakukan aktivitas ekonomi merupakan sebuah keharusan bagi setiap orang bila mereka menginginkan keselamatan baik di dunia maupun akhirat. AbstractAl-Ghazali's socioeconomic thinking has its roots in a concept which he calls an Islamic social welfare function. All of Al-Ghazali's works have the concept of maslahat or social welfare or utility (the common good). Imam Al-Ghazali identified all the problems in the form of masalih (utility, benefits) and mafasid (disutility, damage) in improving social welfare. The welfare ( maslahah) of a society depends on the search and maintenance of five basic objectives, namely religion ( al-dien) , life or soul (nafs), family or offspring (nasl), wealth or wealth (mal) and intellect or reason (aql) ).Al-Ghazali emphasized that according to the revelation, the main purpose of human life is to achieve good in the world and in the hereafter (maslahat al-din wa al-duny a) These five needs will not be fulfilled properly if everyone's orientation is only focused on life hereafter. Therefore doing economic activity is a must for everyone if they want salvation both in the world and the hereafter.
Implementasi Mata Kuliah PAR (PARTICIPATORY ACTION RESEARCH) di TPQ AL-MAGFIROH Denpasar Bali Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini
Widya Balina Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.12 KB) | DOI: 10.53958/wb.v4i2.36

Abstract

AbstrakSebagai tugas akhir mata kuliah PAR, mahasiswa melakukan penelitian langsung ke lapangan untuk mengimplementasikan keilmuan yang telah didapat terpada masyarakat. Mereka melakukan penelitian di TPQ AL-Magfiroh di Denpasar. Kondisi TPQ yang terletak di Mushola Al-Magfiroh telah berdiri sejak tahun 2019 dengan jumlah peserta didik 145 siswa. Penelitian ini menggunakan acuan teori Zuber dan pendekatan metode PAR, dengan tahapan observasi, pengumpulan data, monitoring/aksi, dan evaluasi. PAR bersifat transformatif dan memberdayakan komunitas lokus penelitian, sehingga menghasilkan program kerja, yaitu mengajar di TPQ tersebut dengan metode Yanbua dan bersama wali murid memberikan semangat pada siswa berupa buku dan alat tulis, padakegiatan kenaikan jilid. Evaluasi penelitian adalah menemukan kondisi kelas kurang kondusif dan kurangnya tenaga pengajar. Sebagai bahan tindaklanjut, mengkondisikan penambahan dan meningkatkan kualitas tenaga pengajar. Abstract As a final assignment for PAR subject, students have done conduct research directly into the field to implement the knowledge they have gained in the community. They conducted research at the AL-Magfiroh TPQ in Denpasar. The condition of TPQ which is located in Al- Magfiroh Mosque has been established since 2019 with 145 students. This research uses Zuber's theory reference and PAR method approach, with stages of observation, data collection, monitoring / action, and evaluation. PAR is transformative and empowers the research locus community, so that it produces a work program, which is teaching at the TPQ with the Yanbua method and together with the guardians of students encourages students in the form of books and stationery, on the activities of increasing volumes. The evaluation of the research is finding the condition of the class is less conducive and the lack of teaching staff. As follow-ups are material, condition the addition and increase the quality of the teaching staff.
Integrasi Kecerdasan Holistik RASULULLAH SAW Untuk Generasi Muda Berkarakter di Pendidikan Era Industri 4.0 Farida, Siti; Jamilah, Fitrotin; Khotib, Ahmad; Joni, Joni
Widya Balina Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.181 KB) | DOI: 10.53958/wb.v4i2.37

Abstract

ABSTRAKIntegrasi adalah penggabungan suatu hal agar menjadi satu kesatuan yang utuh dalam satu tujuan. Pada Globalisasi saat ini, pengembangan teknologi dan era revolusi industry 4.0, sebuah era baru yang menekankan pada pola digital economy,artificial intelligence (kecerdasan buatan), big data, robotic. Dimana era 4.0 merupakan fenomena disruptive innovation. Istilah disruptive innovation dicetuskan pertama kali oleh Clayton M. Christensen dan Joseph Bower; inovasi yang membantu menciptakan pasar baru yang mengubah konsep pekerjaan, struktur pekerjaan, dan kompetensi yang dibutuhkan dunia pekerjaan. Era revolusi industri 4.0 juga mengubah cara pandang tentang pendidikan. Perubahan yang dilakukan tidak hanya sekedar cara mengajar, tetapi jauh lebih esensial, yakni perubahan cara pandang terhadap konsep pendidikan itu sendiri. Pendidikan karakter bukan hal yang baru di Indonesia. Tokoh-tokoh pendidik Indonesia prakemerdekaan, seperti Kartini, Ki Hajar Dewantara, Soekarno Hatta, Moh Natsir sudah memulai apa yang dinamakan pendidikan karakter sebagai semangat pembentukan kepribadian dan identitas bangsa sesuai konteks dan situasi yang terjadi saat itu. Membangun dan mencetak karakter merupakan keprihatinan pokok para tokoh tersebut. Mereka menggagas sebuah bangsa yang memiliki sebuah identitas tersendiri. Ide dan gagasan itu mulai dari hasil pengembaraan dan perantauan mental para pemikir dan cendikiawan. Dari ide dan gagasan itu, muncullah semangat karakter kebangsaan yang harus diperjuangkan dengan perjuangan tanpa akhir sehingga muncullah Negara Indonesia saat ini. Ki Hajar Dewantara misalnya, telah mengajarkan pendidikan karakter melalui praktekpendidikan yang mengusung kompetensi alam murid, bukan dengan perintah paksaan, tetapi dengan tuntunan. Cara mendidik seperti ini lebih dikenal dengan pendekatan among, yang lebih menyentuh pada tataran etika dan perilaku yang tidak terlepas dengan karakter seseorang. Membangun karakter dan watak bangsa melalui pendidikan, mutlak dibutuhkan. Mulai diri sendiri, lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat dengan meneladani para tokoh tersebut.
Analisis Pelaksanaan Akad Pembiayaan Murabahah di Baitul Maal Wat Tamwil Insan Samawa Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Irawan, Feri
Widya Balina Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.561 KB) | DOI: 10.53958/wb.v4i2.38

Abstract

Abstrak: Dalam pembiayaan murabahah fungsi BMT adalah sebagai penjual barang untuk kepentingan nasabah. Dengan cara membeli barang yang diperlukan nasabah dan kemudian menjualnya kembali kepada nasabah dengan harga jual yang setara dengan harga beli ditambah keuntungan BMT. Dan BMT harus memberitahukan secara jujur harga pokok barang berikut biaya yang diperlukan dan menyampaikan semua hal yang berkaitan dengan pembelian barang kepada nasabah. Disini penulis akan membahas BMT Insan Samawa yaitu mengenai pelaksanaan akad pembiayaan murabahah dalam perspektif ekonomi syariah, ketertarikan penulis ini dikarenakan adanya rasa ingin tahu secara lebih jelas dan lebih rinci tentang pembiayaan dengan akad murabahah di BMT Insan Samawa, dan apakah yang membedakan dalam pelaksanaan pembiayaan dengan akad murabahah di BMT Insan Samawa dengan lembaga keuangan syariah lainya.

Page 3 of 44 | Total Record : 435


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): Widya Balina - Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Widya Balina Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Widya Balina Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Widya Balina Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi More Issue