cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN METODE INSPEKSI VISUAL DENGAN ASAM ASETAT (IVA) DI POLI KEBIDANAN RSUD PURI HUSADA TEMBILAHAN TAHUN 2015 Astuti, Haryati
Menara Ilmu Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i77.358

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu masalah utama kesehatan di dunia, terutama di Negaraberkembang seperti Indonesia, kanker serviks atau kanker leher rahim adalah tumor ganasyang tumbuh di dalam leher rahim/serviks (bagian terendah dari rahim yang menempel padapuncak vagina). Dan dimana wanita usia subur (WUS) yang sering terinfeksi oleh kankerserviks di umur 15 – 44 tahun, merupakan masa terpenting bagi wanita untuk deteksi dini atauscreening terhadap penyakit kanker (PATH.2005). saat ini organisasi kesehatan dunia (WHO)memperkirakan terdapat 270.000 penderita kanker serviks dan 140.000 di antaranya belummelakukan deteksi dini kanker serviks dengan menggunakan metode Inspeksi visual denganasam asetat (IVA) dan inspeksi visual dengan asam asetat adalah salah satu cara melakukanscreening kanker serviks. Kelebihan dari test ini adalah kesederhanaan teknik dan kemampuanhasil yang segera kepada ibu. Dari Departemen kesehatan (DEPKES RI), juga memperkirakankanker serviks wanita usia subur 14.368 orang, sedangkan 10.823 orang melakukan deteksidini kanker seviks dengan metode IVA. Di Propinsi Riau terdapat wanita usia subur sebanyak1.485.820 orang mengalami kanker serviks 880.897 orang yang melakukan deteksi dini kankerserviks dengan metode Inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) dan kabupaten Indragiri hilirterdapat 110 orang mengalami kanker serviks dan bulan januari s/d april 2015 ada 89 orangmelakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode Inspeksi visual dengan asam asetat padatanggal 05 mei s/d 06 mei 2015 (Dinkes 2010 – 2015). Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif dengan menggunakan teknik accidental sampling dan sampel penelitian berjumlah30 orang Penelitian ini dilakukan pada tanggal 13 juli s/d 1 agustus 2015 Denganpengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian di dapatkan bahwa pengetahuanwanita usia subur tentang deteksi dini kanker serviks dengan menggunakan metode inspeksivisual dengan asam asetat adalah baik yaitu sebanyak 18 orang ( 60 % ). Berdasarkan hasilpenelitianini di harapkan kepada tenaga kesehatan RSUD Puri Husada tembilahanmempromosikan tentang kanker serviks dengan penyuluhan di poli KIA/KB, atau kunjungankerumah warga menjelaskan pentingnya deteksi dini kanker serviks. Sehingga pengetahuanwanita usia subur lebih baik lagi Dan mereka mau melakukan deteksi dini kanker serviksdengan menggunakan metode inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) di poli kebidananRSUD Puri Husada tembilahan atau di fasilitas – fasilitas kesehatan yang mampumelakukannya. Kata Kunci: kanker serviks, metode IVA, pengetahuan, wanita usia subur
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SURVIVAL RATE PADA PASIEN YANG MENDAPATKAN TERAPI HEMODIALISIS DALAM 5 TAHUN Jufrika Gusni
Menara Ilmu Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i78.578

Abstract

Hemodialisis merupakan terapi modalitas yang digunakan pada pasien gagal ginjal terminal untuk memperpanjang kehidupan. Tolok ukur keberhasilan dalam memperpanjang kehidupan pasien melihatsurvival rate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Survival rate pada pasien yang mendapatkan terapi hemodialisis dalam 5 tahun. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan retrospektif dan melibatkan 114 orang pasien yang memulai menjalani terapi hemodialisis dari tahun 2010 sampai bulan Juni tahun 2015 saat pengambilan data sertapengumpulan data dilakukan denganstudi dokumentasi melalui laporan harian ruangan hemodialisa. Sebanyak 86,8 % pasien mengalami event. Kepatuhan program hemodialisis dan dosis hemodialisis dapat mempengaruhi survival rate. Pasien yang tidak patuh menjalani program hemodialisis memiliki risiko 4,844 kali mengalami event dan pasien yang tidak sesuai dosis dalam menjalani terapi hemodialisis memiliki risiko 25,188 kali lebih mengalami event. Penelitian ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kuwalitas pelayanan keperawatan khususnya dalam menekan angkaevent pada pasien yang menjalani terapi hemodialisis sehingga pasien akansurvival dengan terapi hemodialisis dan diharapkan pada peneliti selanjutnya untuk melanjutkan penelitian survival rate pada pasien hemodialisis dengan melihat variabel kepatuhan pembatasan cairan dan nutrisi pada pasien hemodialisis. Kata Kunci: Hemodialisis,survival rate
TINDAK TUTUR GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Hasmi, Lili
Menara Ilmu Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i1.488

Abstract

Peristiwa tutur merupakan interaksi linguistik dalam satu bentuk ungkapan atau lebihyang melibatkan dua pihak, yaitu guru dan lawan tutur. Tindak tutur guru dalam prosespembelajaran bahasa Indonesia sangat ditentukan oleh kemampuan guru dalam berkomunikasi.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah: “Bentuk tindak tutur ilokusi guru dalamproses pembelajaran bahasa Indonesia. Tujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tuturilokusi yang digunakan guru dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Penelitian field researchdengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah seluruhtuturan guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang sedang melaksanakan proses pembelajaran.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dan teknik catat. Metodeanalisis data yang dipakai adalah metode padan.Hasil penelitian bentuk tuturan yang ditemukan, bentuk tindak tutur ilokusi terdapat 11buah tuturan asertif, 21 buah tuturan direktif, 3 buah tuturan ekspresif, 1 buah tuturan komisif,dan 1 buah tuturan deklarasi. Tuturan yang paling dominan dipakai dalam proses pembelajaranbahasa Indonesia adalah tuturan direktif.Kata Kunci: Tindak tutur, Guru, Pembelajaran
ANALISIS HUKUM ATAS PERJANJIAN KERJA SAMA TENTANG PEMBANGUNAN PEREMAJAAN PASAR PUSAT SUKA RAMAI ANTARA PEMERINTAH KOTA PEKANBARU SEBAGAI PEMEGANG HAK PENGELOLAAN DENGAN PT MAKMUR PAPAN PERMATA -, Hamler
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i74.76

Abstract

Pekanbaru as the capital of Riau province, in fact has a dominant position in the management of the market, not least Suka Ramai Central Market. Due to the policy that states that existing buildings in the Market Suka Ramai unfit for habitation as well as their desire to rejuvenate the building so as to add economic value, then Pekanbaru City Government has worked with investors in the construction of the rejuvenation. Cooperation was eventually contained in Syafri Muchtar notarial deed No. 42 dated 5 October 2000. There are problems in the implementation of the agreement, especially about the lack of legal protection for the trader who owns the rights to the land prior to the agreement agreed. From the research results can be explained that the cooperation agreement between the City of Pekanbaru with PT Makmur Papan Permata on Market Revitalization Development Centre Suka Ramai begins with the Memorandum of Understanding (MoU) between the Government of Pekanbaru as the Holder of management rights by PT Makmur Papan Permata. As a result of the MoU do not have legal consequences for the parties, then the next MoU followed up by the Cooperation Agreement Form is Notaril. Indeed there Pekanbaru City Government policy to engage third parties in the development, but also Pekanbaru City Government has taken steps so that a political cooperation agreement that has been agreed can be implemented.In fact, there are no legal protections as provided in cooperation and other provisions. This can be seen with the implementation of the agreement then they are 27 traders who feel unfairly treated in the process of emptying acreage. In fact, due to legal challenge made by these traders Court consequences of them do not have the right anymore to get a new building. Keywords: Memorandum of Understanding, agreement, unfairly treated.
BIOPELLET BAMBU BETUNG (Dendrocalamus asper) SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN Fakhruzy, Meylida Nurrachmania
Menara Ilmu Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i9.953

Abstract

Biopellet merupakan salah satu sumber energi terbarukan. Nilai kerapatandiperoleh dari penelitian ini yaitu BTK 60-80 mesh sebesar 0,997 gr/cm3 dan, BTK 80-100mesh sebesar 1,080 gr/cm3 sedangkan BK 60-80 mesh sebesar 0,554 gr/cm3dan BK 80-100mesh sebesar 0,528 gr/cm3. Berdasarkan SNI 8021-2014 nilai kerapatan BK 60-80 meshdan BK 80-100 mesh belum memenuhi standar sedangkan untuk nilai kerapatan BTK 60-80 mesh dan 80-100 mesh sudah memenuhi standar. Nilai uji keteguhan tekan perlakuanBTK 60-80 mesh sebesar 4,06 kgf/cm2 dan BTK 80-100 mesh sebesar 4,23 kgf/cm2sedangkan BK 60-80 mesh sebesar 1,54 kgf/cm2 dan BK 80-100 mesh sebesar 1,60kgf/cm2. Nilai kadar air BTK 60-80 mesh sebesar 3,980%, BTK 80-100 mesh 2,354%, BK60-80 mesh 5,374%, dan BK 80-100 mesh 5,319%. Nilai kadar air sudah menenuhistandar SNI 8021-2014. Pengujian kadar zat terbang menunjukkan BTK 60-80 mesh72,45% dan BTK 80-100 mesh 71,81% sedangkan untuk BK 60-80% 73,97 dan BK 80-100mesh 73,68%. Nilai uji kadar zat terbang sudah menenuhi standar SNI 8021-2014. Nilaikadar abu sangat tinggi yaitu BTK 5,75% dan BK 6,05%. Nilai kadar zat abu belummemenuhi standar SNI 8021-2014 yaitu ≤ 1,5%. Nilai pengujian kadar karbon terikatadalah BTK 80-100 mesh sebesar 20,09% dan BK 80-100 mesh sebesar 14,96%. Nilaikadar karbon terikat sudah memenuhi standar SNI 8021-2014 yaitu ≥ 14%. Nilai kalorBTK sebesar 4216 Kkal/kg dan nilai kalor BK 4177 Kkal/kg. Hasil penelitian inimenunjukkan nilai kalor belum memenuhi standar SNI 8021-2014 yaitu sebesar 4400Kkal/kg.Kata kunci: Bambu betung, biopellet, SNI 8021-2014
GAMBARAN KADAR CD4 PENDERITA HIV/AIDS SEBELUM DAN SETELAH PEMBERIAN ANTIRETROVIRAL (ARV) DI RSUP DR M DJAMIL PADANG TAHUN 2015 Eka Seba Marta
Menara Ilmu Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i1.1163

Abstract

One treatment after infection HIV adalah Antiretroviral therapy. KeberhasilanARV indicator is the patient body weight increased, decreased viral load, does not occuropportunistic infections and increased CD4. Based on a survey conducted on 3 patientswith HIV / AIDS obtained before administration of ARV CD4 levels are very low (≤ 50mm³). Interest penelitian adalah to describe levels of CD4 HIV / AIDS before, after 6months, 1 year and 2 years of ARV provision in Dr M Djamil Padang 2015.This type of research is descriptive. The population of all HIV / AIDS patientswho also receive ARVs in January-September 2014 (205 people). The place of research inVCT clinic, sample of 67 people taken by simple random sampling, taken from thepatient's medical record using the format of the data fields, then processed and analyzedand presented in tabular form distribution.Results showed of 67 respondents, only 1 (1.5%) had a normal CD4 levels priorto the administration of ARVs. After 6 months of antiretrovirals, (80.6%) of respondentsincreased levels of CD4 and (19.4%) of respondents experienced a decline in CD4 levels.After 1 year of antiretrovirals, (83.6%) of respondents increased levels of CD4 and(16.4%) of respondents experienced a decline in CD4 levels. After 2 years ofantiretrovirals, (74.6%) of respondents increased levels of CD4 and (25.4%) of respondentsexperienced a decline in CD4 levels.Based on the above results, it can be concluded that the levels of CD4respondents experienced a good increase, but some respondents were of CD4 decline,therefore, is expected to educate health care workers about the importance of regularlytaking ARVs for people living with HIV to maintain the immune system of PLWHA.Reading List: 14 (2004-2014)Keywords: CD4 levels, ARV
PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT GIGI PADA TINDAKAN PENAMBALAN GIGI PERMANEN Minarni, Minarni
Menara Ilmu Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i74.1288

Abstract

Latar Belakang : Komunikasi keperawatan dikenal dengan komunikasi terapeutik yang bertujuan untuk mencapai kesembuhan pasien secara optimal tapi pada kenyataannya masih ada perawat yang tidak melaksanakan komunikasi terapeutik sesuai tahapan. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan komunikasi terapeutik perawat gigi pada tindakan penambalan gigi permanen di poliklinik gigi Puskesmas Kabupaten Tanah Datar. Ruang lingkup penelitian membahas tentang penerapan komunikasi terapeutik dan tahapan komunikasi terapeutik. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan “cross sectional”. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat gigi yang bekerja di Poliklinik Puskesmas Kabupaten Tanah Datar sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu “total sampling”. Alat ukur yang digunakan adalah “checklist” untuk mengetahui pelaksanaan penerapan komunikasi. Analisis data dengan menggunakan analisis univariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan komunikasi terapeutik perawat gigi pada tindakan penambalan gigi di Poliklinik Gigi Puskesmas Kabupaten Tanah Datar pada tahap orientasi paling banyak dengan kriteria sedang sebanyak 73 % (22 orang), tahap kerja paling banyak dengan kriteria baik sebanyak 90 % (27 orang), tahap terminasi paling banyak dengan kriteria kurang sebanyak 37 % (11 orang). Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan komunikasi terapeutik perawat gigi pada tindakan penambalan gigi permanen mayoritas melakukan komunikasi dengan baik berada pada tahap kerja. Disarankan pada responden untuk lebih meningkatkan pola komunikasi terapeutik khususnya pada tahap orientasi dan tahap terminasi serta mempertahankan komunikasi terapeutik pada tahap kerja agar dapat memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang lebih optimal. Kata kunci : Komunikasi, komunikasi terapeutik.
PENGENDALIAN VEKTOR LARVA AEDES AEGYPTI DENGAN MENGGUNAKAN BIJI SIRSAK (ANNONA MURICATA LINN) Mila Sari, Maisyarah
Menara Ilmu Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i6.1411

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. Kabupaten Kota di Indonesia terjangkit DBD pada tahun 2014 sebesar 84,74%, tahun 2015 sebesar 86,77%, dan tahun 2016 sebesar 90,08%. Tanaman sirsak dapat berperan repellent (penolak serangga). Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis ekstrak biji Anonna Muricata terhadap kematian larva aedes aegypty. (2) untuk mengetahui dosis yang efektif dari ekstrak biji Anonna muricata untuk mematikan larva aedes aegypty.Penelitian bersifat eksperimental dengan variabel independen konsentrasi ekstrak biji sirsak (Annona muricata L) dan variabel dependen adalah larva Aedes aegypti yang yang mati setelah diberikan ekstrak biji sirsak (Annona muricata L). Pengaruh ekstrak biji sirsak ini terhadap larva maka dibuat 5 variasi dosis yaitu 0,0125 gram, 0,01875 gram, 0,0250 gram, 0,03125 gram, dan 0,0375 gram dengan masing – masing 4 kali pengulanganHasil penelitian menunjukkan semakin besar dosis semakin besar rata – rata kematian larva dan memiliki perbedaan pada masing – masing dosis pada 5 kali perlakuan. Dari uji anova, maka dapat diketahui dosis yang efektif untuk membunuh larva Aedes Aegypty adalah 0,375, dengan persentase angka kematian 57,20%.Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa ekstrak dari biji sirsak dapat membunuh larva Aedes dalam persentase berbeda – beda menurut dosis yang digunakan. Semakin tinggi dosis yang digunakan, maka semakin besar pula angka kematianny. Saran untuk diadakan penelitian lebih lanjut dengan memperhatikan kualitas kimia dan biologi air. Dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap larva lain seperti Anopheles, Culex, dan MansoniaKata kunci : Aedes Aegypti, biji sirsak, bubuk abate
GAGASAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH PROPINSI, KABUPATEN DAN KOTA SERENTAK DI SUMATERA BARAT Edi Haskar, S.H., M.H
Menara Ilmu Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i76.280

Abstract

Tahun 2010 yang lalu Provinsi Sumatera Barat telah melaksanakan pemilihanKepala Daerah tingkat Kabupaten/Kota dalam rangka pemilihan Walikota/Wakil Walikotadan Bupati dan Wakil Bupati secara langsung dan serempak diseluruh kabupaten dan KotaProvinsi Sumatera Barat. Munculnya ide pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerahsecara serentak di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2010 yang terdiri atas 13Kabupaten/Kota ditambah dengan 1 provinsi, yakni meliputi pemilihan gubernur/WakilGubernur Sumatera Barat, Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Padang Pariaman, Agam,Pasaman, Pasaman Barat, 50 Kota, Tanah Datar dan Sijunjung. Kemudian PemilihanBupati/Wakil Bupati kabupaten Dhamasraya, Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, SolokSelatan dan Pemilihan Wali kota/Wakil Walikota serta Kota Solok.Mencermati hasil penelitian terdahulu bahwa pelaksanaan Pemilukada serentakpada tanggal 30 Juni 2010 telah berjalan dengan baik, maka untuk lebih efektif danefisiennya pelaksanaan Pemilukada di Sumatera Barat perlu kiranya adanya gagasan untukpelaksanaan pemilu serentak antara pemilihan Guberbur dan wakil Gubernur dengan 19(Sembilan) Kabupaten dan Kota se Sumatera Barat. Selanjutnya diharapkan dapatdijadikan model pelaksanaan pemilu kepala daerah serentak untuk seluruh Indonesia.Penelitian tentang gagasan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Serentakdi seluruh kabupaten dan Kota dengan Gubernur di Sumatera Barat sebagai model untukpelaksanan pemilu Kepala daerah serentak Seluruh Indonesia maka penelitiannya bersifatNormatif dan Empiris. Penelitian empiris dimaksudkan untuk memperoleh data dilapangan terhadap Pemilihan Kepala Daerah yang tidak serentak di Sumatera Barat,sedang penelitian normative dimaksud untuk melakukan penelusuran kajian teroi dankajian peraturan perundang-undangan sehubungan dengan gagasan pelaksanaan PemilihanUmum Kepala Daerah Serentak di seluruh kabupaten dan Kota dengan Gubernur diSumatera Barat sebagai model untuk pelaksanan pemilu Kepala daerah serentak SeluruhIndonesi.
5. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH DENGAN KEPUASAN DAN KEPERCAYAAN SEBAGAI VARIABEL INTERVERING PADA BANK NAGARI CABANG UTAMA PADANG Aulia Azman, Nesie Noprilisa Habibah Muharmi
Menara Ilmu Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i73.44

Abstract

This research is conducted to determine the influence of service quality on loyalty with satisfaction and trust as mediator variables. The location of this research is the main branch of Bank Nagari which is  located in Padang, West Sumatera. The population is all customers of Bank Nagari. The sample is saving customer who meet the criteria as customers who have saved their money in the saving account namely Simpeda in the past 3 months by as many as 100 respondents.The sampling technique used is purposive sampling. The analysis used in this research is the Sructural Equation Modeling (SEM), specifically Partial Least Square PLS . The results of this study are The results showed no significant relationship between the quality of customer service and satisfaction, trust and loyalty of customers. Meanwhile, satisfaction did not significantly affect loyalty, as well as the trust has no significant effect on customer loyalty, so that in this study there was no correlation mediation. Keywords         : Loyalty, satisfaction, Trust, Service quality

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue