cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
SISTEM PENGENDALIAN INTERN KAS PADA KANTOR DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN INDRAGIRI HULU IRAWAN, TENGKOE
Menara Ilmu Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i80.656

Abstract

Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hulu membutuhkan sarana pengendalian internal agar seluruh kegiatannya terarah kepada pencapaian tujuan yang ditetapkan. Salah satu sarana yang dapat digunakan manajemen untuk mengarahkan anggota organisasinya di dalam bidang keuangan adalah pengendalian internal terhadap kas, khusunya sistem dan prosedur pengeluaran kas. Dari hasil penelitian didapat hasil bahwa sistem pengendalian intern kas yang diterapkan pada Dinas Pendidikan Kab. Indragiri Hulu khususnya pengendalian intern pengeluaran kas sudah baik dan efektif serta sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Struktur organisasi pada Dinas Pendidikan Kab. Indragiri Hulu telah menunjukkan pembagian tugas, fungsi, wewenang dan tanggungjawab yang jelas dan tepat sehingga pelaksanaan pengendalian intern kas dapat dilaksanakan dengan baik. Dinas Pendidikan Kab. Indragiri Hulu melakukan pemeriksaan pengeluaran kasnya sekali dalam sebulan. Pada akhir tahun dilakukan pengawasan ekstern oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Indragiri Hulu. Prosedur pengeluaran kas Dinas Pendidikan Kab. Indragiri Hulu sudah baik, hal ini ditandai dengan pencatatan akuntansi pengeluaran kas yang terlaksana dengan baik, dan setiap transaksi yang dicatat ke dalam pembukuan akan berhasil mengurangi terjadinya penyalahgunaan kas. Sistem otorisasi atas terjadinya transaksi yang menyangkut kas dari bagian keuangan dan pimpinan instansi terlaksana dengan baik. Dengan adanya sistem pengendalian intern yang dilaksanakan dengan baik, maka Dinas Pendidikan Kab. Indragiri Hulu dapat memperkecil setiap kesalahan yang terjadi dalam organisasi dan juga keberadaan kas Dinas Pendidikan Kab. Indragiri Hulu dapat terkoordinasi dengan baik, sehingga hal ini akan mendorong tercapainya tujuan instansi yang telah ditetapkan sebelumnya.
15. STUDY KAPASITAS BATTERY TERHADAP KAPASITAS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) Santosa, Budi
Menara Ilmu Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i73.53

Abstract

Energi surya adalah energi yang berasal dari matahari. Sel surya mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik secara langsung. Sel surya yang terdiri dari berbagai bahan semikonduktor. Semikonduktor adalah bahan, yang menjadi elektrik konduktif bila diaktifkan dengan cahaya atau panas, tetapi yang beroperasi sebagai isolator pada temperatur rendah. Ketika foton cahaya mengenai sel surya, energinya tertransfer ke pembawa muatan. Medan listrik di sepanjang   junction memisahkan pembawa muatan positif (hole) yang dibangkitkan oleh cahaya dari muatan negatif  (elektron). Arus listrik akan mengalir jika rangkaian dihubung-tertutup dengan beban eksternal.Selama ini sel surya di daerah  sudah banyak  digunakan untuk skala rumah tangga terutama untuk perumahan perumahan yang belum terjangkau listrik PLN.  Sistem pembangkit listrik tenaga surya yang digunakan pada perumahan sederhana tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca setempat, kebutuhan listrik rumah trersebut dan kapasitas serta jenis/spesifikasi PLTS yang digunakan.  Berhubung dengan adanya kemajuan teknologi tel[pon seluler di seluruh pelosok negeri, jumlah beban PLTS tersebut juga akan mengalami perubahan selain beban lampu penerangannya. Pada saat ini kecenderungan hemat energi dapat juga dilakukan di sistem beban PLTS dan penggunaan lampu LED yang sangat hemat energi dimana 5 Watt lampu LED setara dengan 40 watt lampu SL. Oleh karena itu perlu penelitian yang seksama tentang kapasitas battery terhadap kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (sel surya) untuk beban lampu perumahan. Kata kunci : battery, PLTS,beban listrik
FAKTOR RISIKO PENYAKIT KECACINGAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR Delima, Asep Irfan
Menara Ilmu Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i77.374

Abstract

Sanitasi lingkungan yang buruk dan hygiene perorangan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi tingginya prevalensi kecacingan siswa SD di Wilayah Kerja PuskesmasBelimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko penyakit kecacingan padaanak sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Belimbing.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional study.Sampel diambil SDN 34 dan SDN 50 wilayah kerja Puskesmas Belimbing, dengan tehniksampling secara purposif (kelas I–III). Jumlah 61 orang yang diambil secara proposrional.Hasil penelitian dianalisis secara univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-square.Hasil penelitian diperoleh 52,5% siswa SDN di wilayah Kerja Puskesmas Belimbingpositif menderita penyakit kecacingan. 45,9% hygiene perorangan siswa dalam kategori burukdan 57,4% sanitasi dasar rumah tempat tinggal siswa kategori buruk. Hasil ujisatatistikdiperoleh ada hubungan hygiene perorangan siswa dan sanitasi dasar rumah tempat tinggaldengan kejadian penyakit kecacingan. Untuk mengurangi insiden penyakit kecacingan pada anak sekolah dasar melalui pihaksekolah agar mengajak siswa mencuci tangan dengan menggunakan sabun setelah melakukankegiatan seperti sebelum dan sesudah makan, setelah BAB, setelah bermain tanah dan makanjajanan disekolah pilihlah makannan yang dibungkus/ tertutup.Keywords: Kecacingan, personal higiene, sanitasi lingkungan
ANALISIS KEBUTUHAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK SISWA KELAS VIII MTS/SMP Eka Pasca Surya Bayu, Yurnalis,
Menara Ilmu Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i11.1068

Abstract

Salah satu fungsi lembar kerja siswa (LKS) menurut Prastowo (2011:206), yaitu sebagaibahan ajar yang bisa meminimalkan peran pendidik, namun lebih mengaktifkan peranpeserta didik, akan tetapi LKS yang ada saat ini belum membantu siswa dalam menemukankonsep secara mandiri sehingga siswa cenderung mengandalkan materi yang dipaparkanguru dengan metode konvensional maka diperlukanlah LKS yang mampu memfasilitasisiswa untuk menemukan konsep secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmenganalisis kebutuhan LKS yang berbasis discovery learning. Metode pengumpulan datadalam penelitian ini adalah dengan cara analisis dokumentasi, wawancara langsung kepadaguru dan penyebaran angket kepada siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelasVIII MTs Muhammadiyah Padangpanjang. Hasil dari penelitian ini adalah. 1) LKSmembantu guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran. 2) LKS yang digunakan belumberbasis discovery learning. 3) LKS berbasis discovery learning diperlukan oleh guru dansiswa dalam kegiatan pembelajaran kurikulum 13. Oleh karena itu LKS yang berbasisdiscovery learning dapat menjadi salah satu sarana belajar yang bermanfaat dalammenemukan konsep secara mandiri.Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, LKS Discovery Learning, Wawancara, Angket
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK DENGAN DEMAM TYPHOID SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN TERAPI BERMAIN MEWARNAI GAMBAR DI RSIA ANNISA JAMBI TAHUN 2017 -, Andriana Praptiwi
Menara Ilmu Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i3.532

Abstract

Saat anak dirawat di rumah sakit, anak akan mengalami berbagai perasaan yangsangat tidak menyenangkan, seperti marah, takut, cemas, sedih dan nyeri. Salah satu carayang efektif dalam mengurangi dampak hospitalisasi pada anak adalah dengan terapibermain. Menggambar bila sebagai suatu permainan yang nondirective memberikankesempatan anak untuk bebas berekspresi dan sangat therapeutic (sebagai permainanpenyembuh). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan pada anakdengan demam tipoid sebelum dan sesudah dilakukan terapi bermain mewarnai gambar diRSIA Annisa Jambi. Desain penelitian dengan eksperimental One Group Pretest-Postestdengan uji statistik T-Test. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi danmenggunakan teknik sampling consecutive sampling dengan jumlah 20 responden. Hasilpenelitian didapatkan tingkat kecemasan yang dialami anak dengan demam tipoid sebelumdilakukan terapi bermain mewarnai gambar adalah cemas sedang yaitu 60%. Setelahdilakukan terapi bermain mewarnai gambar didapatkan hasil thitung 10,274 dengan ttabel 2,093,p value 0,001 dengan korelasi 0,681. Ini ada perbedaan tingkat kecemasan pada anak dengandemam typhoid sebelum dan sesudah dilakukan terapi bermain mewarnai gambar di RSIAAnnisa Jambi tahun 2017, diharapkan diadakan program atau kegiatan bermain pada anakdengan demam typhoid di RSIA Annisa Jambi.Kata Kunci : Terapi bermain mewarnai gambar, Tingkat kecemasan
CAPILLARY ION CHROMATOGRAPHY WITH CONTACTLESS CONDUCTIVITY DETECTION FOR THE SEPARATION OF INORGANIC CATIONS USING POLYMER MONOLITHIC COLUMN Toyohide Takeuchi, Femi Earnestly, Lee Wah Lim
Menara Ilmu Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i75.144

Abstract

Since two decades ago, the innovations of many gifted analysts have brought us to a new era phase in chromatography, i.e., monolithic materials, both silica- or polymer-based. These materials have high permeability, no need to frits preparation and fast mass transfer. In this research, polymer monolithic columns were used for separation of inorganic cations by using contactless conductivity detector. Glycidyl methacrylate (GMA) and polyethylene glycol dimethacrylate (PEGDMA) were used as monomer and crosslinker. Methanol and decanol were used as binary porogenic solvents. The monolith columns were prepared by two-step procedures: polymerization and sulfonation of GMA. This polymer monolitic column could separate lithium, sodium and rubidium with the5mMMSA in 50% methanol as eluent.     Keywords: polymer monolithic column, contacless conductivity detector,separation of inorganic cations
HUBUNGAN POLA DIET DAN STATUS MEROKOK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANAK AIR KOTA PADANG Gusti, Dalina
Menara Ilmu Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i4.729

Abstract

is a blood pressure above normal where there is a disturbance inbloodvessels resulting in supplying oxygen and nutrients carried by the blood obstructed tothebody tissues that need it. Data World Health Organization (WHO) 2012 stateshypertensionaccounted for 51% of deaths from stroke and 45% of deaths from coronary heartdisease.Data from Riskesdas 2015 showed that hypertension decreased from 31.7% in 2007 to25.8%in 2015. Data from Puskesmas Anak Air showed the second most prevalence ofhypertensivedisease that was 1,002 cases. The purpose of this study to determine the relationshipbetweendietary patterns and smoking status with the incidence of hypertension in the elderly intheWork Area Puskesmas Anak Air Padang Year 2017 The type of this research is analyticresearch with cross sectional design, this researchhas been done on March until Apriel 2017, thepopulation is all elderly men in the workarea of Padang Anak Air Puskesmas, Padang city, withtotal number is 91 people. Data wascollected through interviews and questionnaires given to therespondents, then the data wereanalyzed with Univariat and Bivariat.The result of thisresearch is 93 respondents have 49 respondents (82,7%) havehypertension, 46respondent (49,5%) have bad diet pattern, 41 responden (44,1%) smoker.There was a correlationbetween dietary pattern and hypertension with p = 0,000 (p≤0,005),and there was correlationbetween smoking status and hypertension with p = 0,040 (p≤0,005).In conclusion, more than halfof respondents had hypertension and less than half hadpoor diet and smokers. There is arelationship pattern diet and smoking status with theincidence of hypertension. For that itneeds to do counseling and health education to theelderly about a good diet for people withhypertension and the danger of smoking for healthwhich will be very useful for elderly who sufferfrom hypertension and also who do notsuffer from hypertensionKeyword : hiprtension, diit pattern, smoking
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS ANEKDOT MENGGUNAKAN STRATEGI GENIUS LEARNING SISWA KELAS VII SMPN 3 KECAMATAN HARAU Ernis, Poni
Menara Ilmu Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i5.1356

Abstract

Dalam pembelajaran menulis teks anekdot berdasarkan strukturnya, merupakan media pembelajaran yang mengajak siswa untuk aktif dan bekerjasama serta bisa bertukar pikiran satu sama lainnya untuk semangat dalam belajar. Menggunakan strategi genius learning telah mampu meningkatkan keterampilan menulis dalam teks anekdot yang menuntukan strukturnya siswa kelas VII Kecamatan Harau. Hasil pra siklus pada menulis teks anekdot berdasarkan strukturnyasiswa kelas VII SMPN 3 Kecamatan Harau tanpa menggunakan strategi genius learning yaitu dapat ditinjau dari aspek menentukan struktur teks anekdot keseluruhan diperoleh nilai rata-rata 74,76 dengan kualifikasi tidak tuntas dan nilai sikap dengan kualifikasi kurang baik. Hasil penelitian pada siklus I menulis teks anekdot berdasarkan strukturnyasiswa kelas VII Kecamatan Harau tanpa menggunakan strategi genius learning yaitu dapat ditinjau dari aspek menentukan struktur teks anekdot keseluruhan diperoleh nilai rata-rata 78.83 dengan kualifikasi tuntas dan nilai sikap dengan kualifikasi baik. Hasil penelitian pada siklus II menulis teks aneldot berdasarkan strukturnyasiswa kelas VII 3 Kecamatan Harau tanpa menggunakan strategi genius learning yaitu dapat ditinjau dari aspek menentukan struktur teks anekdot keseluruhan diperoleh nilai sangat memuaskan yang dengan kualifikasi tidak tuntas hanya 2 orang dan nilai sikap dengan kualifikasi sangat baik. Kata Kunci: Menulis Anekdot, Strategi Genius Learning
ANALISIS KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH BERDASARKAN USIA DAN PARITAS IBU DI RUANGAN PERINATOLOGI INSTALASI RAWAT ANAK RSUP DR.M. DJAMIL PADANGTAHUN 2014 M.Kep, TISNAWATI
Menara Ilmu Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i60-65.101

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui  kejadian berat badan lahir rendah berdasarkan usia dan paritas ibu di ruangan perinatologi instalasi rawat anak rsup Dr.M.Djamil Padang tahun 2014. Desain penelitian case control study, penelitian dilakukan bulan Januari sampai Juni Tahun 2014. Populasi penelitian seluruh ibu melahirkan di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2013 dengan jumlah populasi sebanyak 1603 dan jumlah sampel 158 penarikan sampel menggunakan teknik  systematic random sampling. Hasil penelitian menunjukkan usia ibu kelompok kasus 54.4 % dan 21.5 % pada kelompok kontrol  berisiko terhadap kejadian BBLR. Pada paritas ibu kelompok kasus 45.6 % dan 19 % kelompok kontrol berisiko terhadap kejadian BBLR.  Terdapat hubungan yang bermakna antara usia dan paritas dengan kejadian BBLR dengan nilai p = 0.00 pada usia ibu,  dan nilai p = 0.01 pada paritas ibu. Usia ibu berisiko 4.356 kali berpeluang melahirkan bayi BBLR (nilai OR = 4.356 ) dan paritas yang berisiko berpeluang 3.572 kali lipat melahirkan bayi BBLR  (nilai OR = 3.572). Disarankan kepada tenaga kesehatan baik perawat atau bidan  untuk dapat memotivasi  ibu agar secara rutin melakukan pemeriksaan kehamilan untuk mengetahui kondisi ibu dan janin. Selain itu, dapat juga dilakukan penyuluhan kesehatan tentang perawatan bayi dengan BBLR, pemeriksaan ANC, dan menganjurkan untuk mengikuti program KB untuk meminimalisir terjadinya BBLR.
KAJIAN PENATAAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA BALAI MAKAM KECAMATAN MANDAU KABUPATEN BENGKALIS aini, Mar’
Menara Ilmu Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i8.870

Abstract

The Study of administrative structuring of Village Government aims to find the things that need tobe addressed about the administration, especially administrative administration related to thesmooth administrative process of both General Administration, Population Administration,Finance Administration, Development Administration and other administration related to theactivities of Village Consultative Agency as well as those related to the activities of otherCommunity Institutions in Balai Makam village, Mandau Sub-district, Bengkalis District, and theadministration of the Government concerning the strengthening of the Village Institution, thedelegation of authority to the village and the Village Allocation Fund.The results of the administrative study concerning public administration in general are quite goodwith the availability of complete administrative books although there are some things that need tobe addressed regarding the procedures, records and archiving as authentic documents and proofsfor the benefit of development, regulation and quick service to the community . For that the thingsthat must be done, among others, complement the facilities and infrastructure required for theactivities of Administration of the business, the guidance of the village head against the villageapparatus about the procedures and the implementation of administrative activities according totheir respective duties and functions. As for the implementation of village governance concerningthe strengthening of the Village Institution is good with the functioning of the VillagePermusyaratan Board as a partner of the Village Government, but there are things to note in orderto carry out their duties in accordance with existing procedures and laws and regulations, bothnational, preferably in the filling of institutional positions, the village selectively conductsrecruitment by selecting persons with capabilities and relevant to the village governance issue.Keywords: Administrative Structuring, Village Government

Page 43 of 214 | Total Record : 2133


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue