cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN KASUS MENINGITIS DI RUANG RAWAT ANAK IRNA KEBIDANAN DAN ANAK RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Alfinia Yulita, Tisnawati,
Menara Ilmu Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i77.394

Abstract

Meningitis adalah kegawatdaruratan neurologik yang mengancam jiwa yang memerlukandiagnosis dan terapi yang cepat. 90 % dari semua kasus meningitis bakterial terjadi Insidenspada anak yang berusia kurang dari 5 tahun, insiden puncak terdapat pada rentang usia 6sampai 12 bulan, di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2015 terdapat 73 orang anak dirawatdengan meningitis. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan padaanak dengan kasus meningitis. Populasi penelitian ini adalah anak yang mengalami meningitis.Jumlah sampel 2 orang yaitu An. Z dan By. F, teknik sampel yaitu purposive sampling.Penelitian dilakukan di RSUP Dr. M.Djamil Padang pada bulan Mei 2017 waktu pelaksanaanasuhan keperawatan selama 5 - 7 hari. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi,pengukuran dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian berupa peneliti sendiri dengan alatbantu sphygmomanometer, stetoskop, termometer, penlight, serta pedoman pengkajian.Analisis data pada semua temuan menggunakan konsep dan teori keperawatan. Hasilpenelitian, An.Z mengalami penurunan kesadaran, tampak lemah, nafas sesak, demam, batukberdahak dan hanya mengerang. Sedangkan By.F tampak spastik, otot kaku, kelopak matasebelah kiri tidak simetris, demam dan hanya mampu merintih. Diagnosa utama adalah Resikoketidakfektifan perfusi jaringan serebral berhubungan dengan proses inflamasi di selaput otak.Rencana keperawatan terapi oksigen, manajemen edema serebral dan monitor PTIK. Hasilevaluasi, masalah teratasi sebagian. intervensi tetap dilanjutkan dengan didelegasikan kepadaperawat ruangan.Kata Kunci: asuhan keperawatan, anak, meningitis
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MENGGUNAKAN METODE KONSELING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG IMUNISASI DASAR ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO PADANG Gusti, Dalina
Menara Ilmu Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i78.572

Abstract

Of the 194 WHO member countries, 65 of whom have included Dipteri, Pertussis and Tetanus (DPT) animations under the global target of 90%. Indonesia has a slightly lower level of emissions than 2014, at 92.3% in 2015. The achievement of this indicator in Indonesia in 2015 amounted to 86.54%. This figure has not reached the target of Renstra in 2015 which amounted to 91%. The purpose of this study is to know the influence of health promotion using counseling method to improve pregnant mother's knowledge about pregnant mother's preparation on child basic immunization in working area of puskesmas nanggalo padang in 2017. Type of research is quasi experiment with one group pretest-posttest design. This research was conducted in Puskesmas Nanggalo Puskesmas Padang in March-May 2017. The population is 232 people with sample 67 people. The results of the test using kolmogorovsmirnov showed the mean rank of respondents knowledge before counseling 15.79 ± 2.136 and after counseling18.93 ± 1.271 with nilaiselisih -3.14. From statiscwilcoxon test obtained p = 0,000 (p <0,05), it can be concluded that there is a significant difference to the level of knowledge of respondents before after counseling about basic immunization in children. The conclusion before the counseling obtained mean rank 15.79, Std. Deviation 2.136, after being given counseling18,93, Std. Deviation 1.271. The Suggestion for Puskesmas is expected to health officer at Puskesmas Nanggalo Padang to motivate and give information to mothers about basic immunization in children, especially the effect that after the giving of basic immunization and contraindication.Keywords; Immunitation , Pregnant, child
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA ANAK BALITA Rahmawati, Lisa
Menara Ilmu Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i60-65.1146

Abstract

Status gizi adalah suatu keadaan yang menggambarkan keadaan gizi seseorang berdasarkan standar yang telah ditentukan. Pneumonia merupakan suatu infeksi pernafasan yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan status gizi dengan kejadian pneumonia pada anak balita di Puskesmas Ambacang Padang.Jenis penelitian adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional, populasi sebanyak 30 orang anak balita. Sampel diambil dengan menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan selama satu bulan. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square.Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar (70,0%) responden yang terdiagnosa pneumonia dan hampir separuh (43,3%) responden yang memiliki status gizi kurang. Secara statistik terdapat hubungan bermakna antara status gizi dengan kejadian pneumonia (p=0,003).Diharapkan pada pihak puskesmas untuk bekerja sama dengan kader dalam memberikan penyuluhan yang intensif tentang pentingnya pemenuhan gizi yang baik pada balita di setiap kunjungan pasien balita dengan demikian dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi yang baik untuk mencegah penyakit pneumonia dan penyakit lainnya. Kata kunci       : Status Gizi, kejadian pneumonia
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CESARIA DI RUANG RAWAT INAP KEBIDANAN RSUD PARIAMAN -, Sari Setiarini
Menara Ilmu Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i3.548

Abstract

Sectio cesaria is a method of giving birth to the fetus through an incision in the abdominalwall and uterine wall. The result of Riskesdas 2013 was 9,8% by cesarean section with highestproportion in DKI Jakarta (19,9%) and lowest in Southeast Sulawesi (3,3%) Based on medicalrecord data of RSUD Pariaman, patients who operate in midwifery room 113 people. One ofthe sectio cesarial complications is the painful method of treating non-pharmacological painrelief in deep breath relaxation techniques. The purpose of this study was to determine theeffect of breath relaxation technique on the decrease of pain level in Patient Post SectioCesaria In Inpatient ward of Midwifery RSUD Pariaman.The type of this research is experiment conducted by using quantitative approach withexperimental quasi design with One group Pretest-postest design design. This study wasconducted in the Inpatient ward of Midwifery Pariaman Hospital population was 113 people,with sample 10 because taken by acidental sampling. Data were collected and analyzed usingWilcoxon Test.The result of the research on wilcoxon test shows the mean rank scale of the pretestrespondent's pain scale of 5.50 and the post test of 0.00, with the mean of post-test pain scaledown from pre test. Then there is the effect of deep breath relaxation technique on thedecrease of post sectio cesarial pain level with p value = 0.004 (p <0.005).Researchers suggest to health workers, especially in the Midwifery ward to teach relaxationbreath techniques in patients post sectio cesaria to reduce pain experienced by patients.Keyward : pain level, deep breath, pre and post pest.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK TENTANG JAJANAN SEHAT DI SDN 04 NANGGALO PADANG TAHUN 2016 Komalasari, Wuri
Menara Ilmu Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i75.160

Abstract

Banyak resiko yang terjadi karena minimnya pengetahuan tentang keamanan makanan jajanan seperti keracunan makanan jajanan yang tidak sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan tentang jajanan sehat pada siswa kelas V SDN 04 Nanggalo Padang Tahun 2016. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Post test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 04 Nanggalo Padang yang berjumlah 56 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Analisa secara univariat ditampilkan pada tabel distribusi frekuensi dan bivariat dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan Rata-rata pengetahuan siswa sebelum diberikan promosi kesehatan tentang jajanan sehat adalah 9,76. Rata-rata pengetahuan siswa sesudah diberikan promosi kesehatan tentang jajanan sehat adalah 16. Terdapat pengaruh promosi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan tentang jajanan sehat pada siswa. Disarankan bagi pihak se kolah agar bisa bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang untuk bisa memberikan promosi kesehatan lebih lanjut dengan media yang lengkap kepada seluruh siswa di sekolah agar bisa meningkatkan pengetahuan siswa tentang pemilihan jajanan yang sehat, serta memberikan leaflet atau spnaduk tentang pentingnya memilih jajanan yang sehat.Kata Kunci : Promosi Kesehatan, Pengetahuan Siswa
Perbedaan Efektivitas Pemberian Essensial Oil Peppermint dan Aroma Terapi Lavender terhadap Intensitas Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Baso Kabupaten Agam Tahun 2017 Elsa Desria Sari, Zuraida
Menara Ilmu Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i4.745

Abstract

Nausea and vomiting is a condition most often complained by pregnantwomen, especially trimester pregnant women I, where nausea vomitingexperienced by 60-80% of pregnant women. This study aims to differentiate theEffectiveness of Essential Oil Peppermint and Lavender Therapy on the Intensityof Nausea and Vomiting in Trimester Pregnant Women at Baso Health Center ofAgam District in 2017.This type of research is pre-experimental with one group pre-test-post testwit control group desgin. The population in this study were all of the firsttrimester pregnant women in the work area of Baso Puskesmas that is as many as14 people in September. Sampling using total sampling technique. Data collectionin this study used observation sheets of nausea and vomiting. Data analysisincluded univariate analysis and bivariate analysis performed by computerizationThe results showed that the essential oil peppermint was effective inreducing the intensity of nausea of vomiting with an average decrease of 5.42 andp = 0,000, giving aroma of lavender therapy is also effective against decreasednausea vomiting pregnant women with an average decrease in nausea vomiting3.28 and p = 0.001. Essential oil peppermint is more effective against decreasednausea of vomiting in pregnant women with p = 0,017.It can be concluded that the essential oil peppermint is more effectiveagainst decreased nausea of vomiting in pregnant women trimester I. For it isexpected to pregnant women to be able to use the essence of peppermint oil that ismore effective against the reduction of nausea of vomiting in pregnant women.Daftar Pustaka : 21 (2008-2016)Kata Kunci : Peppermint, aroma terapi lavender
PREVALENSI KARIES GIGI DAN KEBUTUHAN PERAWATAN KARIES GIGI ANAK UMUR 6-12 TAHUN STUDI MENGGUNAKAN INDEKS CAST Herawati, Nova
Menara Ilmu Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i74.1286

Abstract

Tujuan : Untuk mengevaluasi status karies gigi dan kebutuhan perawatan karies pada anak 6-12 tahun dengan menggunakan indeks CAST.Metoda : Penelitian cross-sectional, pada 87 anak umur 6-12 tahun di SDN 03 Lasi Kecamatan Canduang Kabupaten Agam dengan teknik total sampling. Data karies dikumpulkan dengan pemeriksaan klinis berdasarkan rekomendasi indeks CAST. Analisis data distribusi frekuensi dan Mann Whitney p < 0.05 (CI 95%). Hasil : Prevalensi karies gigi anak umur 6-12 tahun 98%, dan 60% anak mengalami karies gigi yang komplek mulai dari karies email, karies dentin, karies pulpa sampai abcess/fistula. Ini menunjukkan 60% anak membutuhkan perawatan karies yang komplek. Gigi decidui pada anak 6-12 tahun menunjukkan tingkat keparahan karies yang lebih berat dari pada gigi permanen. Tetapi prevalensi karies email pada gigi permanen lebih tinggi dari gigi decidui (62%). Rata-rata setiap anak memiliki 2 gigi dengan karies email dan 1 gigi dengan karies pulpa. Tidak ada perbedaan status karies laki-laki dan perempuan p > 0,05. Kesimpulan : CAST memberikan informasi tentang pengalaman perjalanan karies gigi mulai dari gigi sehat, tingkat keparahan karies sampai gigi yang hilang akibat karies, dan memberikan informasi tentang kebutuhan perawatan karies serta pentingnya pencegahan dilakukan sedini mungkin. Kata Kunci : Indeks CAST, Karies Gigi, Kebutuhan Perawatan Karies
PERUBAHAN NILAI NILAI BUDAYA DALAM PROSES MODERNISASI DI INDONESIA Yuhasnil, Yuhasnil
Menara Ilmu Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i5.1375

Abstract

Along with the rapid flow of modernization, the changes that occur in all aspects of people's lives are increasingly inevitable. Not only does this change occur within the scope of social structures and social institutions but also in the fields of ethics, morals, and cultural values of the community. Cultural values are interpreted as something abstract that is used as a guide and general principles in acting and behaving. Changes occur in the form of culture such as ideas, values, norms, rules, activities and patterns of human actions in society and objects produced by humans. In the current era of globalization which is marked by the revolution of science, technology, information and telecommunications sector, it also significantly influences changes in the culture like the values and governance of people's lives. The transformation in determining accelerative changes for some parties may result in cultural lag and can also be in the cultural shock
TINGKAT NAUNGAN PADA TEGAKAN TANAMAN KARET BELUM MENGHASILKAN DAN POTENSI PENGEMBANGAN TANAMAN SELA TUMPANGSARI Auzar Syarif, Nalwida Rozen, Hendra Aguzaen, Irfan Suliansyah
Menara Ilmu Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i6.916

Abstract

Perkebuan karet rakyat secara umum masih bersifat pertanian monokultur danbelum mengembangkan teknologi pertanian polikultur pola tumpangsari.Permasalahanutama pada sistem pola tumpangsari dibawah tegakan tanaman karet adalah intensitascahaya yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat naungantegakan tanaman karet muda pada beberapa tingkat umur,dan jenis tanaman semusim yangpotensialsebagai tanaman sela tumpangsari.Studi literatur (reviewer journal) dilakukanuntuk mendapatkan data tanaman semusin sebagai tanaman sela. Survey (purposivesampling) untuk pengukuran lilit batang dan tingkat naungan yang dilakukan pada 9lokasi,dimana 3 lokasi untuk setiap tingkatumur tanaman karet (1-2, 2-3 dan 3-4 tahun).Penelitian ini memberikan simpulan, yaitu; Pada tingkat umur karet 1 – 2, 2 – 3, dan 3 – 4tahun memiliki rerata lilit batang karet masing-masing sebesar 15.78, 24.00, dan 31.89 cm,serta menghasilkan rerata tingkat naungan masing-masing sebesar 25.16%, 44.73%, dan68.45%; Pertanaman tanaman sela masih baik diusahakan hingga umur tanaman karet3tahun (tingkat naungan < 50%); Penggunaan varietas unggul toleran naungan beberapajenis tanaman pangan (seperti padi gogo, kedele, jagung dan lainya) dapat diusahakansebagai tanaman sela di bawah tegakan tanaman karet yang belum menghasilakan, danmenguntungkan petani.Kata kunci : naungan ,karet, tanaman sela
ZAKAT PROFESI DILIHAT DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS KOTA PADANG) Desminar, Desminar
Menara Ilmu Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i11.1209

Abstract

Zakat profesi merupakan bentuk usaha-usaha yang relatif baru yang tidak dikenalpada masa pensyari’atan dan penetapan hukum Islam. Karena itu, sangat wajar bila kitatidak menjumpai ketentuan hukumnya secara jelas (tersurat) baik dalam al-Quran maupundalam al-Sunnah.Menurut ilmu ushul fiqh (metodologi hukum Islam), untuk menyelesaikan kasuskasusyang tidak diatur oleh nash (al-Quran dan al-Sunnah) secara jelas ini, dapatdiselesaikan dengan jalan mengembalikan persoalan tersebut kepada al-Quran dansunnah itu sendiri. Pengembalian kepada dua sumber hukum itu dapat dilakukan dengandua cara, yakni dengan perluasan makna lafaz dan dengan jalan qias (analogi).Khusus mengenai zakat profesi / PNS ini dapat ditetapkan hukumnya berdasarkanPerluasan cakupan makna lafaz yang terdapat dalam Firman Allah, Q.S. 2; 267, yangartinya:Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baikbaikdan sebagian dari apa yang telah Kami keluarkan dari bumi untuk kamu(apa saja yang kamu usahakan) dalam ayat di atas pada dasarnya bersifat umum,namun ulama kemudian membatasi pengertiannya terhadap beberapa jenis usaha atauharta yang wajib dizakatkan, yakni harta perdagangan, emas dan perak, hasil pertaniandan peternakan. Pengkhususan terhadap beberapa bentuk usaha dan harta ini tentu sajamembatasi cakupan lafaz umum pada ayat tersebut sehingga tidak mencapai selain yangdisebutkan tersebut. Untuk menetapkan hukum zakat profesi, lafaz umum tersebut mestilahdikembalikan kepada keumumannya sehingga cakupannya meluas meliputi segala usahayang halal yang menghasilkan uang atau kekayaan bagi setiap muslim. Dengan demikianzakat profesi dapat ditetapkan hukumnya wajib berdasarkan keumuman ayat di atas.Dasar hukum kedua mengenai zakat profesi/PNS ini adalah qias atau menyamakanzakat proesi dengan zakat-zakat yang lain seperti zakat hasil pertanian dan zakat emasdan perak. Allah telah mewajibkan untuk mengeluarkan zakat dari hasil pertaniannya bilamencapai nishab 5 wasaq (750 kg beras) sejumlah 5 atau 10 %. Logikanya bila untuk hasilpertanian saja sudah wajib zakat, tentu untuk profesi-profesi tertentu yang menghasilkanuang jauh melebihi pendapatan petani, juga wajib dikeluarkan zakatnya.

Page 45 of 214 | Total Record : 2133


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue